Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Learning Strategy of Pancasila and Citizenship Education on Students’ Character Development Julkifli, Julkifli; Masrukhi, Masrukhi; Susilaningsih, Endang
Journal of Primary Education Vol 9 No 1 (2020): January 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.599 KB) | DOI: 10.15294/jpe.v11i1.35601

Abstract

This study aimed to analyze and describe the characters that can be developed in Pancasila and citizenship education. The research method used descriptive qualitative with a phenomenological design. The research subjects were the principal, teachers, and students. data analysis used Miles and Huberman, namely data collection, data reduction, display data and conclusions or verification. The results of the research showed that the learning implementation strategy of the Pancasila and citizenship education through habituation, communication, and role models which can develop religious, nationalist, independent, cooperation and integrity characters was very well in every process of teaching and learning in the classroom. Supporting and inhibiting factors in the implementation of Pancasila and citizenship education with character development include; supporting factors due to the existence of learning tools, the cooperation of the teacher component, the existence of student independence in every teaching and learning activity. The inhibiting factor was due to a number of learning tools could not provided in learning, many students in the classroom can hamper the process of teaching and learning activities in classroom.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PPKN DALAM MENGEMBANGKAN MINAT BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Julkifli
SEHRAN (Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kewarganegaraan) Vol 1 No 1 (2022): SEHRAN
Publisher : Amal Insani Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.953 KB) | DOI: 10.56721/shr.v1i1.88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam mengembangkan minat belajar siswa Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan desain fenomenalogi. Subyek penelitian adalah guru dan siswa. Analisis data menggunakan Miles dan Huberman, yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data dan kesimpulan atau verifikasi. Pertama, PPKn adalah salah satu mata pelajaran yang penting di Sekolah Dasar (SD). Kedua, permasalahan dalam pembelajaran PPKn di Sekolah Dasar (SD), di antaranya; Pembelajaran PPKn dianggap sangat membosankan dan sangat sulit, karena pada umumnya tingkat minat para siswa untuk membaca sangat rendah, selain itu juga karena pendidik dalam penyajian materi PPKn, hanya menggunakan buku teks dan metode ceramah serta evaluasi terlalu menekan pada aspek kognitif. Ketiga, solusinya, pendidik harus menggunakan, RPP, metode dan model pembelajaran yang bervariatif, sehingga siswa merasa nyaman dan menganggap pembelajaran PPKn adalah pelajaran yang sangat menyenangkan
Penerapan Pembelajaran Tematik dalam Membentuk Karakter Gotong Royong pada Siswa Sekolah Dasar Julkifli Julkifli; Muh. Irfan
Tematik: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/tem.v2i1.1056

Abstract

This study aims to describe the application of thematic learning in forming the mutual cooperation character of elementary school students. The research method uses a qualitative descriptive with a phenomenological design. The research subjects were school principals, teachers, and students. Data analysis uses Miles and Huberman, namely data collection, data reduction, data display and conclusion or verification. The results of the research show that the application of thematic learning in forming the character of mutual cooperation through habituation, communication and exemplary activities can form the mutual cooperation character of students very well in every process of teaching and learning activities in class. Factors supporting and inhibiting the application of thematic learning in shaping the character of students' mutual cooperation include Supporting factors due to the existence of complete infrastructure, the cooperation of the teacher component, the independence and cooperation of students in each teaching and learning activity. Inhibiting factors are due to the large number of learning tools provided in learning, many students in the class, the lack of infrastructure can hinder the process of forming the character of mutual cooperation and teaching and learning activities in class.
Penerapan Pembelajaran Tematik dalam Membentuk Karakter Gotong Royong pada Siswa Sekolah Dasar Julkifli Julkifli; Muh. Irfan
Tematik: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/tem.v2i1.1056

Abstract

This study aims to describe the application of thematic learning in forming the mutual cooperation character of elementary school students. The research method uses a qualitative descriptive with a phenomenological design. The research subjects were school principals, teachers, and students. Data analysis uses Miles and Huberman, namely data collection, data reduction, data display and conclusion or verification. The results of the research show that the application of thematic learning in forming the character of mutual cooperation through habituation, communication and exemplary activities can form the mutual cooperation character of students very well in every process of teaching and learning activities in class. Factors supporting and inhibiting the application of thematic learning in shaping the character of students' mutual cooperation include Supporting factors due to the existence of complete infrastructure, the cooperation of the teacher component, the independence and cooperation of students in each teaching and learning activity. Inhibiting factors are due to the large number of learning tools provided in learning, many students in the class, the lack of infrastructure can hinder the process of forming the character of mutual cooperation and teaching and learning activities in class.
Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Student Facilitator And Explaining Terhadap Motivasi Belajar IPS Siswa Kelas V SD N 08 Woja Julkifli
SEHRAN (Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kewarganegaraan) Vol 2 No 2 (2023): September
Publisher : Amal Insani Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56721/shr.v2i2.232

Abstract

This research is to determine the effect Cooperative Learning Model Student Facilitator and Explaining Types of Social Science Learning Motivation for Students. This research was conducted at SD N 08 Woja using only one class, namely class V. This research method is a pre-experimental design method with the type of One Group Pre-test and Post-test design. Data collection in this study was in the form of a questionnaire or questionnaire and documentation. Based on the data analysis that has been done it can be concluded that the use of the Cooperative Learning model of the Student Facilitator and Explaining type can influence student learning motivation in class V SD N 08 Woja. Whereas based on the calculation of the t-test that has been carried out on the pretest value and posttest value, it is obtained that tcount obtains a value of 11.96 and ttable is 1.670 so that the result is tcount > ttable which means H1 is accepted and H0 is rejected. So, it can be concluded that there is an influence of social science learning motivation using the Cooperative Learning model of the Student Facilitator and Explaining Type.
Pengembangan Media Kartun Berbasis Cerita Rakyat Mbojo pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Siswa Kelas X SMAN 1 Dompu Irfan, Muh; Julkifli, Julkifli; Candra, Aby
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan media kartun berbasis cerita rakyat Mbojo pada mata pelajaran bahasa Indonesia untuk siswa kelas X SMAN 1 Dompu. Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D (Research and Development) yang berjenis pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari 6 prosedur pengembangan. sampel penelitian adalah 24 siswa kelas X di SMA Negeri 1 Dompu. Penelitian ini menggunakan tiga validator ahli yaitu ahli materi, ahli Bahasa dan ahli media. Instrumen penelitian menggunakan lembar angket dan soal tes. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar angket yang berjenis skala likert dan soal tes yang berjenis esai. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan aplikasi SPSS vs 29.0. Penelitian memperoleh hasil validasi ahli media memperoleh nilai 77.33333% kategori sangat layak. Hasil validator ahli dari ahli Bahasa 97.5% dengan kategori sangat layak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan sangat layat untuk digunakan. Implementasi media yang dilakukan pada siswa memperoleh hasil analisis data menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan bahwa nilai Two-Sided p kurang dari 0,001 (< 0,001). Yang menunjukkan bahwa nilai Two-Sided p lebih kecil dari nilai signifikansi 0,05 (0,001 < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan dari nilai pre-test dan post-test hasil belajar siswa. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh dan perbedaan penggunaan media kartun berbasis cerita rakyat Mbojo terhadap hasil belajar siswa kelas X di SMA Negeri 1 Dompu
Desain Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Bermuatan Karakter Siswa SD Negeri 07 Woja Julkifli; Sofyan Syamratulangi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.4121

Abstract

Character is a serious concern for all components of education, because recently there have been frequent cases of immoral acts carried out by society, especially students themselves, so that in every scope of education units must be able to design and implement a curriculum with character. The purpose of this research is to determine the design of learning planning for Pancasila and citizenship education containing character. The research method used in this research uses a qualitative descriptive research design, namely a phenomenological type of research. The research subjects were school principals, teachers and students. Miles and Huberman data analysis: data collection, data reduction, data presentation, and verification/ drawing conclusions. The research results show that the design of the Pancasila and Citizenship Education learning plan takes the form of a learning implementation plan based on the curriculum, the use of visual media and the provision of teaching materials based on learning indicators, the assessment includes affective, cognitive and skills aspects according to the student's character based on the 2013 curriculum. In conclusion, the design of the Pancasila and citizenship education learning plan has shown character content, namely learning implementation plans, use of media, provision of teaching materials and assessment according to student character based on the 2013 curriculum.
Strategi Pembelajaran Deep Learning dalam Mengembangkan Karakter Bernalar Kritis Berbasis Profil Pelajar Pancasila pada Siswa Kelas V SDN 1 Dompu Nurlailah, Nurlailah; Julkifli, Julkifli
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 2 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i2.2120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran deep learning yang diterapkan oleh guru dalam mengembangkan karakter bernalar kritis berbasis Profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas V di SDN 1 Dompu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran deep learning melalui model Problem-Based Learning (PBL), diskusi reflektif, dan penugasan proyek yang mendorong siswa berpikir kritis. Siswa menunjukkan perkembangan karakter bernalar kritis, seperti kemampuan mengemukakan pendapat, memberikan alasan, serta menganalisis situasi pembelajaran. Namun, implementasi strategi ini masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu, kurangnya sumber belajar kontekstual, serta belum adanya pelatihan khusus terkait integrasi dimensi Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan sistemik bagi guru agar strategi deep learning dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Pengaruh PBL Berbasis Deep Learning terhadap Penguatan Karakter Profil Pelajar Pancasila Dimensi Kritis dan Mandiri dalam Kurikulum Merdeka di SDN 01 Dompu Julkifli, Julkifli; Syamratulangi, Sofyan
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v6i4.3427

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Problem Based Learning (PBL) berbasis deep learning terhadap penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila pada dimensi Bernalar Kritis dan Mandiri di SDN 01 Dompu. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain Non-Equivalent Control Group Design pada dua kelas V, masing-masing 26 siswa. Kelas eksperimen menerapkan PBL berbasis deep learning, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data diperoleh melalui pretest–posttest, observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelas eksperimen setelah penerapan PBL berbasis deep learning. Rata-rata nilai karakter kritis meningkat dari 62,3 pada pretest menjadi 84,7 pada posttest, sedangkan pada kelas kontrol peningkatannya hanya dari 61,9 menjadi 72,5. Pada karakter mandiri, kelas eksperimen meningkat dari 61,8 menjadi 86,1, sedangkan kelas kontrol hanya dari 62,0 menjadi 71,4. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung 4,82 untuk dimensi kritis dan 5,11 untuk dimensi mandiri, keduanya lebih besar dari t tabel 2,00, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan. Penelitian menyimpulkan bahwa PBL berbasis deep learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian siswa, sekaligus mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka.
EcoRevolusi Sungai: Education, Innovation, and Circular Economy Approaches to Address Flooding and Waste Issues in Wawonduru Village Julkifli, Julkifli; Ardiansyah, Ardiansyah; Aidin, Aidin
Abdi Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v7i2.9726

Abstract

Flooding and river pollution in Wawonduru Village, Woja District, Dompu Regency are primarily caused by low public awareness of waste management and the absence of an integrated waste sorting and management system. This condition motivated the implementation of a community service program entitled EcoRevolusi Sungai, which aims to enhance community capacity and participation in waste management based on circular economy principles and technological innovation. The program employed a participatory approach encompassing socialization activities, training, workshops, the provision of waste-sorting facilities, mentoring, and evaluation. The target groups included Karang Taruna ASWAD, the Wawonduru Student and Youth Association (KEMAP-W), and the surrounding community. The results indicate the availability of waste-sorting facilities in the form of Five-Category Waste Bins (T-5K), the implementation of the SIMAS SAKIKU Digital Waste Bank System, the utilization of organic waste composters, and an improvement in the knowledge and skills of partners in community-based waste management. Socialization and mentoring activities encouraged behavioral changes from indiscriminate waste disposal toward more responsible waste sorting and management practices. Furthermore, the role of youth organizations as managers of the waste bank and digital system was strengthened, leading to the establishment of a sustainable community-based waste management system that contributes to reducing environmental pollution and flood risks in Wawonduru Village. The EcoRevolusi Sungai program demonstrates potential as a community engagement model for village-level environmental management and flood risk reduction.