Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP MEDIA PEMBELAJARAN MATAKULIAH USAHATANI SI-CANTIK PADA PROGRAM STUDI AGRIBISNIS Elys - Fauziyah; Mokhammad Rum; Fuad Hasan; Sri Ratna Triyasari
JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Vol 5, No 1 (2020): JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1867.778 KB) | DOI: 10.34125/kp.v5i1.446

Abstract

Media pembelajaran merupakan sarana yang dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan kegiatan pembelajaran. Perkembangan teknologi informasi dapat dimanfaatkan untuk mendesain media pembelajaran kekinian, seperti yang telah dilakukan oleh tim pengampu matakuliah usahatani di Program Studi Agribisnis Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Dosen pengampu mendesain media pembelajaran berbasis teknologi informasi, dengan nama Si-Cantik (Sistem Informasi Perencanaan Usahatani Lahan Kering). Media ini telah diaplikasikan pada matakuliah usahatani semester ganjil 2019/2020. Dalam rangka mengetahui persepsi atau penilaian mahasiswa terhadap media pembelajaran ini, maka dilakukan survey dengan menggunakan 7 indikator. Jumlah sampel sebanyak 33 orang. Hasil analisis menunjukkkan, sebagian besar responden menyetujui bahwa media pembelajaran Si-Cantik dapat memberikan pemahaman yang lebih detail tentang materi perencanaan usahatani, dan dapat meningkatkan keterampilan dalam pembuatan perencanaan usahatani.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani kopi (Studi kasus di Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang) Yuniar Humairoh; Amanatuz Zuhriyah; Sri Ratna Triyasari; Isdiana Suprapti
Agriscience Vol 3, No 2: November 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i2.15626

Abstract

Usaha meningkatkan penerimaan dan kesejahteraan petani sering kali dihadapkan pada beberapa persoalan yakni ketidakpastian pendapatan yang diperoleh petani yang disebabkan oleh beberapa faktor- faktor yang dapat mempengaruhi penerimaan petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Karakteristik petani kopi di Kecamatan Wonosalam, 2) Menganalisis bagaimana pengaruh luas lahan, tenaga kerja, biaya, dan harga jual atas pendapatan petani kopi di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Penentuan lokasi menggunakan metode purposive. Penentuan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Metode analisis data memakai model regresi linier berganda dengan variabel dependen yaitu pendapatan petani kopi dan variabel independen yaitu luas lahan, tenaga kerja, biaya dan harga. Hasil penelitian mengatakan sepenuhnya mayoritas petani kopi di Kecamatan Wonosalam Desa Wonosalam berjenis kelamin laki-laki, berada pada rentang usia 36-40 tahun, mempunyai pendidikan yang tergolong cukup tinggi, dengan pengalaman usahatani sekitar 5-10 tahun, perolehan pendapatan petani kopi berkisar antara Rp. 1.000.000-5.000.000. Variabel luas lahan, tenaga kerja, biaya dan harga berpengaruh secara bersama-sama atas pendapatan petani kopi. Variabel tenaga kerja dan harga berpengaruh secara parsial atas pendapatan petani kopi dan variabel luas lahan dan biaya tidak berpengaruh secara parsial atas pendapatan petani kopi di Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam.Kata kunci: kopi, pengaruh, pendapatan,petani, regresi.
Penggunaan input produksi dan tingkat efisiensi usahatani jagung di Desa Keleyan, Kabupaten Bangkalan Sri Ratna Triyasari; Moh. Wahyudi Priyanto; Dian Eswin Wijayanti
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.19553

Abstract

Jagung adalah salah satu sub sektor pangan yang mengandung karbohidrat sehingga tanaman jagung ini bisa dijadikan sebagai bahan makanan pokok substitusi beras. Kabupaten Bangkalan pada tahun 2017 tercatat memiliki luas panen sebesar 60.624,6 ha. Namun, produksi dan produktivitasnya mengalami penurunan. Desa Keleyan adalah salah satu desa yang menjadi daerah yang memproduksi jagung paling banyak di Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap penggunaan faktor produksi serta mengetahui tingkat efisiensi usahatani jagung di Desa Keleyan Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan. Metode analisis menggunakan analisis stochastic frontier dengan pendekatan metode estimasi kemungkinan maksimum. Penelitian ini menggunakan sampel 30 responden dan diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap produksi jagung di Desa Keleyan adalah luas lahan, benih, dan pupuk urea. Pada hasil analisis lain diperoleh hasil bahwa tingkat efisiensi teknis produksi jagung di Desa Keleyan Kecamatan Socah sebesar 77% sudah efisien.
Strategi Pengembangan BUMDes Pemuda Berkarya Sana Daja melalui Pemetaan Potensi Desa Maulina Fatih Aulia Zafi; Sri Ratna Triyasari
Agriscience Vol 4, No 1: Juli 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i1.19703

Abstract

Pemerintah Indonesia menjadikan desa sebagai subjek pembangunan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat desa dengan strategi pembentukan BUMDes. Desa Sana Daja adalah salah satu desa yang telah memiliki BUMDes namun belum berkembang hingga saat ini. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi potensi Desa Sana Daja, mengkaji faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman terhadap BUMDes dan merumuskan alternatif strategi pengembangan BUMDes. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode ABCD dan Analisis SWOT. Berdasarkan pemetaan potensi desa, ditemukan empat potensi dan dua kelemahan pada potensi sumber daya manusia, serta lima potensi dan satu kelemahan pada potensi sumber daya alam. Selanjutnya pada Diagram SWOT, BUMDes Pemuda Berkarya Sana Daja berada pada kuadran III dengan kondisi yang mendukung strategi WO. Strategi yang dapat diambil BUMDes Pemuda Berkarya Sana Daja yaitu meningkatkan pengelolaan potensi unggulan menjadi produk utama, meningkatkan sarana prasarana dan fasilitas yang berkualitas, mengadakan kegiatan pendampingan tenaga ahli atau pelatihan bagi pengurus/pengelola BUMDes, memanfaatkan potensi desa untuk membentuk unit usaha. Rekomendasi yang diberikan yaitu BUMDes Pemuda Berkarya Sana Daja dapat meningkatkan kualitas SDM dan melakukan inovasi untuk dapat berkembang dengan melibatkan partisipasi masyarakat.
Minat Gen Z terhadap Sekolah Pertanian di Desa Kembang Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati di Tengah Disrupsi Teknologi dan Sosial Ahmad Alfan Anwaruddin; Amanatuz Zuhriyah; Sri Ratna Triyasari; Isdiana Suprapti
Agriscience Vol 4, No 1: Juli 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i1.16617

Abstract

Perkembangan sektor pertanian di pedesaan yang seiring dengan perkembangan teknologi, telah memberikan peluang bagi generasi muda yang dianggap lebih mudah menerima perubahan dan beradaptasi dengan perkembangan jaman, namun demikian pemuda kurang berminat untuk bekerja di sektor pertanian  hal ini dikarenakan adanya stigma bahwa pekerjaan di bidang pertanian identik dengan panas, kotor, dan harus menggunakan tenaga ekstra. Pandangan tersebut juga tampak pada rendahnya minat Gen Z untuk memilih sekolah pertanian sebagai pilihan pendidikan mereka. Rendahnya minat generasi Z pada sekolah pertanian dikarenakan prospek studi lanjutan yang terbatas dan anggapan bahwa sektor pertanian kurang menjanjikan. SMK Manbau’ul Huda merupakan satu-satunya sekolah yang berbasis pertanian yang berada di Desa Kembang, Pati, Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah  (1) Mengetahui profil SMK Manba’ul Huda (2)Mengetahui minat gen Z pada SMK Manbau’ul Huda (3) Menganalisis dampak disrupsi teknologi dan sosial terhadap minat gen Z pada SMK Manbau’ul Huda. Metode analisis yang di gunakan adalah analisis kualitatif deskriptif menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan : (1) profil sekolah SMK Manbau’ul Huda memiliki visi,misi, dan tujuan yang berpedoman pada ajaran ahlussunnah wal jama’ah (2) minat gen Z pada sekolah pertanian memperoleh rata-rata skor 2,10 yang masuk dalam kategori sedang (3) Dampak disrupsi teknologi dan sosial terhadap minat gen Z pada sekolah pertanian  memperoleh rata-rata skor 2,46 yang masuk dalam kategori tinggi.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP MEDIA PEMBELAJARAN MATAKULIAH USAHATANI ”SI-CANTIK” PADA PROGRAM STUDI AGRIBISNIS Elys Fauziyah; Mokhammad Rum; Fuad Hasan; Sri Ratna Triyasari
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 5 No. 1 (2020): Maret
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning media is a tool that can be used to optimize learning activities. The development of information technology can be utilized to design contemporary learning media, as has been done by lecturers of farming course in the Agribusiness Study Program at the University of Trunojoyo Madura (UTM). The lectures designed an information technology-based learning media, named Si-Cantik. This media has been applied to farming courses on odd semester 2019/2020. In order to find out students' perceptions of this media, a survey was conducted using seven indicators. The number of samples is 33 respondents. The results of the analysis showed that most respondents agreed that Si-Cantik learning media could provide a more detailed understanding of farming plan material, and could improve skills in farming plan made.
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Bioslurry Cair dan Lama Perendaman terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Jagung (Zea mays L.) Mia Margarita Andriyani; Yuni Nurfiana; Sri Ratna Triyasari
Agroteknika Vol 9 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v9i2.728

Abstract

Jagung (Zea mays L.) termasuk salah satu komoditas pangan strategis yang berpotensi untuk terus dikembangkan karena menjadi sumber utama karbohidrat dan protein setelah padi. Penurunan produksi jagung di Indonesia menjadi salah satu kendala dalam pemenuhan kebutuhan domestik, salah satunya disebabkan oleh rendahnya mutu fisiologis benih, sehingga diperlukan upaya peningkatan mutu benih melalui teknik invigorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi konsentrasi bioslurry dan lama perendaman yang paling efektif terhadap viabilitas dan vigor benih jagung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri atas empat taraf kepekatan bioslurry, yaitu tanpa perendaman (A0), air (A1), air:bioslurry 2:1 (A2), dan air:bioslurry 1:1 (A3), serta tiga taraf lama perendaman, yaitu 12 jam (L1), 24 jam (L2), dan 48 jam (L3). Setiap perlakuan diulang empat kali sehingga diperoleh 40 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi indeks vigor, daya berkecambah, potensi tumbuh maksimum, benih segar tidak tumbuh, berat basah kecambah normal, dan berat kering kecambah normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa priming benih menggunakan bioslurry efektif meningkatkan viabilitas dan vigor benih jagung. Perlakuan air:bioslurry (2:1) selama 12 jam dan air:bioslurry (1:1) selama 24 jam merupakan kombinasi yang paling potensial untuk diterapkan dalam peningkatan mutu fisiologis benih jagung.
Inovasi Bioslurry Refill untuk Penguatan Ekonomi Kelompok Tani Jaya Abadi Gunung Tangis Sri Ratna Triyasari; Nurul Hidayati; Choirul Umam; Zaky Aditya; Muhammad Nur Fa'id
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v4i4.7137

Abstract

The farmer empowerment program through the Bioslurry Refill innovation was implemented to address the low utilization of livestock waste in Dusun Gunung Tangis, Rek Kerrek Village, Pamekasan. The program integrated Participatory Rural Appraisal (PRA), technical production training, and the development of a refill-based organic fertilization business model. Interventions included technology dissemination, installation of bioslurry handling facilities, training in production and packaging, and assistance in distribution. The results indicate improved farmer knowledge and perceptions regarding biogas technology and the use of bioslurry as an organic fertilizer, reflected in the growing interest in applying bioslurry to agricultural fields. The Jaya Abadi Farmer Group demonstrated the ability to independently manage bioslurry, covering collection, storage, and distribution processes. Barter and cash transaction models were successfully developed according to commodity characteristics, while the Bio Refill system expanded accessibility, strengthened user loyalty, and created microenterprise opportunities at the village level. Institutional support through village mandates further enhanced distribution governance and the sustainability of organic fertilization practices. Overall, the findings show that bioslurry serves not only as a waste management solution but also as an instrument for strengthening the local economy and promoting environmentally friendly agricultural practices.