Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Farmaka

Kausalitas dalam Farmakoepidemiologi NUJAIMAH RAHMAWATI SHOLEH; Sofa D. Alfian
Farmaka Vol 14, No 2 (2016): Suplemen
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.218 KB) | DOI: 10.24198/jf.v14i2.10836

Abstract

Studi epidemiologi memiliki tujuan untuk mencari penyebab dari suatu penyakit yang didasarkan pada asosiasi dengan berbagai macam faktor risiko. Untuk membuat kesimpulan mengenai penyebab penyakit, pertama-tama perlu mengklasifikasi arti kausalitas. Dalam hubungan kausal terdapat kriteria yang dapat menunjukkan hubungan antara paparan dengan hasil dalam suatu penelitian. Selain itu, dalam penelitian terdapat pula faktor-faktor yang dapat mengurangi  validitas yang berasal dari bias dan kerancuan. Digunakan beberapa metode untuk mengatasi bias dan kerancuan dalam penelitian serta untuk mengontrol kerancuan tersebut.Metode pencarian pada artikel review ini melalui situs NCBI (http://www.ncbi.nlm.nih.gov/) dengan berdasarkan kata kunci,identify causation andassociation in pharmacoepidemiology, criteria for determination of causation, biasin  pharmacoepidemiology, dan methodology used to address potential bias.Berdasarkan hasil review, kriteria kausal dalam farmakoepidemiologi meliputi kekuatan, konsistensi, spesifisitas, temporalitas, gradien biologi, theoritical plausability, coherence, bukti eksperimental dan analogi. Selain itu terdapat tiga sumber bias, yaitu bias informasi, bias seleksi dan faktor perancu. Untuk mengendalikan kerancuan terdapat beberapa metode yang meliputi randomisasi (pengocokan), restriksi (pembatasan), matching (pencocokan), stratifikasi, dan multivariate models.Kata kunci: Kriteria kausal, bias, metode pengendalian bias, perancu
ARTIKEL REVIEW: SUMBER DATA DALAM FARMAKOEPIDEMIOLOGI Oryza Sativa Sinuhaji; Sofa D. Alfian
Farmaka Vol 14, No 2 (2016): Suplemen
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.727 KB) | DOI: 10.24198/jf.v14i2.10839

Abstract

Sumber data dalam farmakoepidemiologi adalah informasi optimal dari subjek mengenai penggunaan obat dan efek obat dalam populasi yang dapat diintegrasikan pada pemahaman tentang data dan metode analisis. Artikel review ini berisi informasi sumber data dalam studi farmakoepidemiologi dengan tujuan mendapatkan perbandingan kerugian dan keuntungan penggunaan setiap sumber data. Jenis sumber data yang dimaksud yaitu, pelaporan langsung (spontaneous reporting), database pelayanan kesehatan (automated healthcare database), catatan medis (surveillance), rekam medis (electronic medical records), survei nasional (national survey), dan pemantauan resep (prescription-event monitoring). Referensi yang digunakan berupa jurnal ilmiah dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan sumber data dalam farmakoepidemiologi melalui situs NCBI (http://www.ncbi.nlm.nih.gov/). Hasil artikel review ini adalah perbandingan keuntungan dan kerugian dari setiap sumber data dalam farmakoepidemiologi. Setiap sumber data memudahkan peneliti dalam memperoleh data dan hasil yang sesuai dengan kondisi dari populasi, waktu dan lokasi penelitianKata kunci: sumber data, farmakoepidemiologi.