Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Behongang

ANALISIS KELAYAKAN PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT.5 STUDI KASUS: Pemerintah Kampung Kuma 1 Oktavianus Lumasuge; Alfrianus Papuas; Ella H. Israel
Jurnal Ilmiah Behongang Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Behongang
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, POLITEKNIK NEGERI NUSA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.978 KB)

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Informasi di desa (kampung) selama ini seakan luput dalam kajian ketertinggalan pembangunan, akibatnya desa atau kampung mengalami ketertinggalan informasi yang sangat besar dibandingkan kota. Keterkaitan pentingnya penerapan teknologi informasi di pedesaan, pemerintah pusat telah mengupayakan bebeberapa sistem aplikasi berbasis database baik berjalanan pada jaringan internet online maupun berbasis dekstop offline Local Area Network. Akan tetapi belum mampu menjawab permasalahan pada sistem pemerintahan Kampung. Hal tersebut dipengaruhi oleh tidak adanya perencanaan dalam pengembangan serta minimnya infrastruktur pendukung serta kurangnya sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dibidang teknologi informasi. Pemerintah kampung belum mampu mengkaji sumberdaya yang dimiliki dalam perencanaan teknologi informasi. Hal tersebut menjadi dasar kajian penelitian untuk menganalisis penerapan teknologi informasi menggunakan kerangka kerja Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT5). Kriteria penilaian difokuskan pada domain pendefenisian rencana strategis (PO1), domain arsitektur teknologi informasi (PO2) dan domain proses teknologi infomasi (PO4) tingkat kelayakan atau kematangan (maturity level). Hasil penilaian tingkat kematangan dari tiga domain tersebut menunjukan bahwa penerapan teknologi informasi di kantor pemerintah Kampung Kuma 1 dikategorikan pada level 0 (Non Existent). Jika dikonversikan kedalam maturity skala level 0 (non-existent) hingga level 5 (optimised), Level 0 (Non Existent) memiliki arti kekurangan yang menyeluruh terhadap proses apapun yang dapat dikenali. Perusahaan dalam hal inipemerintah Kampung Kuma 1 tidak mengetahui bahwa terdapat permasalahan yang harus diatasi. Hasilpenilaian ini menjadi rekomendasi untuk perubahan dan perencanaan pengembangan master planteknologi informasi,dalam menyusun rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMD) dan menyusun rencana anggaran pengadaan infrastruktur TIK.
CLUSTERING SEBARAN ALUMNI PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI POLITEKNIK NEGERI NUSA UTARA Noldy Sinsu; Oktavianus Lumasuge; Steve Arthur Sehang
Jurnal Ilmiah Behongang Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Behongang
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, POLITEKNIK NEGERI NUSA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi database saat ini memungkinkan untuk menyimpan sejumlah data dalam jumlah yang sangat besar dan terakumulasi namun disinilah awal timbulnya persoalan dengan semakin banyaknya data, seperti pada Program Studi Sistem Informasi Politeknik Negeri Nusa Utara. Oleh sebab itu sangat penting untuk mengetahui sebaran mahasiswa dengan menggunakan tracer alumni, sehingga data yang ada dapat dipakai guna mengelompokkan sebaran mahasiswa berdasarkan kesamaan ciri dari data menggunakan metode k-means clustering. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan menganalisis pengelompokan sebaran mahasiswa. Data tracer tersebut diperoleh data alumni yang ada pada Program Studi Sistem Informasi, berdasarkan data alumni yang ada informasi yang tersembuyi dapat diketahui dengan cara melakukan pengolahan terhadap data tersebut sehingga berguna bagi pihak Program Studi Sistem Informasi. Penelitian ini mengenalisis Tracer Alumni Program Studi Sistem Informasi dari angkatan 2006 sampai dengan angkatan 2015 dengan menggunakan algoritma k-means clustering menggunakan microsoft excel. Attribut yang digunakan adalah domisili, waktu masuk, waktu wisuda dan waktu tunggu kerja. Cluster yang terbentuk adalah dua cluster. Hasil dari penelitian ini digunakan sebagai salah satu dasar pengambilan keputusan untuk menentukan strategi promosi berdasarkan cluster yang terbentuk oleh pihak Program Studi Sistem Informasi Politeknik Negeri Nusa Utara. In this era database technology makes it possible to store a large amount of data and accumulates, but this is where the beginning of the problem arises with the increasing number of data, such as in Polytechnic State of Nusa Information System Study Program. That’s way it I was very important to know the distribution of students use alumni tracers, so the available data can be used to classify student distribution based on the similarity of features of the data using the K-means Clustering Method. This study aims make easy analyze distribution of student distribution. Tracer data is obtained alumni data in the Information Systems Study Program, based on existing alumnus, and the hidden data about information can be known by processing it so it is useful for the Information Systems Study Program. This research introduces Information Systems Study Program Alumni Tracer from class of 2006 to the class of 2015 used the K-Means Clustering Algorithm by used Microsoft Excel. The attributes were used domicile, time of entry, graduation time and waiting time for work. Clusters were formed two clusters. The results of this study were used as a basic to made decision to determine promotion strategies based on clusters formed by the Polytechic State of Nusa Utara in Information System Study Program.