Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Robot Avoider Beroda untuk Siswa SMKN 2 Salatiga Iwan Setyawan; Hartanto Kusuma Wardana; Eva Yovita Dwi Utami
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i2.913

Abstract

Penggunaan teknologi robotika menjadi sangat penting dalam Revolusi Industri 4.0. Teknologi ini tidak lagi digunakan hanya pada bidang-bidang seperti otomatisasi proses produksi di pabrik, tetapi juga sudah merambah bidang-bidang lain seperti dunia medis. Oleh karena itu, pemahaman mengenai dunia robotika perlu diberikan bagi para pelajar, termasuk pelajar di sekolah vokasi seperti SMK. Belum semua SMK dapat memberikan pelatihan atau pengajaran dalam bidang ini. Oleh karena itu, instansi pendidikan yang memiliki kepakaran dan pengalaman dalam bidang robotika, seperti Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer UKSW, perlu berpartisipasi mengatasi masalah ini. Pada artikel ini, kami melaporkan kegiatan pelatihan pembuatan robot bagi siswa SMK. Melalui kegiatan ini, siswa SMK akan mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai prinsip kerja komponen-komponen penyusun sebuah robot. Selain itu para siswa juga akan mendapatkan pengalaman hands-on dalam melakukan perakitan robot avoider beroda. Pengetahuan dan pengalaman ini akan semakin mempersiapkan para siswa menghadapi tantangan di dunia kerja pada masa depan.
Unjuk Kerja Jaringan Seluler 2G dan 3G PT. XL Axiata di Area Jawa Tengah Bagian Utara setelah Proyek Swap dan Modernisasi Eva Yovita Dwi Utami; Pravita Ananingtyas Hanika
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 11, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1872.558 KB) | DOI: 10.17529/jre.v11i3.2246

Abstract

The increasing number of customers and the need for reliable communication require the availability of coverage, sufficient capacity and good quality of mobile communications networks. New BTS implementation is required to cover a wider area with good network quality. However, it often requires high cost and long time to get permission from the government and local residents. Swap and Modernization Project is a project that swap the previous 3G equipment using BTS 3900 Huawei with Ericsson RBS 6000 and modernize the 2G RBS 2000 to RBS 6000 and then carry out parameter settings to optimize the network. In this paper, we report the results of mobile network performance after Swap and Modernization projects had been done in terms of the signal strength improvements, which are showed by Rx Level, RSCP and CDD Dump parameters. The study was conducted in PT XL Axiata Northern Areas of Central Java with D5 cluster as a sample. The results show improvement of Rx Level that increased by 89.93 %, and RSCP value increased by 58.36 %. The swap and modernization of the BTS and parameter settings are able to improve CDD Dump parameters. These improvements are able to expand the coverage area of cluster D5 sites.
Simulasi Perancangan Antena Mikrostrip Lingkaran, Persegi Panjang dan Elips pada Frekuensi 2,3 GHz Eva Yovita Dwi Utami; Ayu Diani Aquarista
Edu Elektrika Journal Vol 11 No 2 (2022): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eej.v11i2.61966

Abstract

Antena merupakan suatu komponen yang memiliki peranan penting dalam system telekomunikasi. Salah satunya, yaitu antena mikrostrip, antena dengan perkembangan yang sangat pesat, sehingga banyak diap-likasikan pada peralatan telekomunikasi modern pada saat ini. Untuk mendukung kinerja dan daya guna antena maka ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan seperti Voltage Wave Standing Ration (VSWR), gain (penguatan) ataupun dimensi antena (ukuran patch) itu sendiri. Makalah ini akan membahas perbandingan dari 3 bentuk patch yaitu patch lingkaran, persegi panjang dan elips. Aspek yang akan dibandingkan yaitu koefisien refleksi, VSWR, impedansi, gain, bandwidth serta pola radiasi. Antena mikrostrip patch lingkaran, persegi panjang, dan elips ini dirancang dengan patch dan ground berbahan tembaga dengan ketebalan 0,035 mm, memiliki substrat berbahan FR-4 Epoxy dengan ketebalan 1,6 mm dan permitivitas relatif bernilai 4,6. Setelah dirancang dan disimulasikan, didapatkan antena patch lingkaran memiliki nilai VSWR terkecil yaitu 1,0475, dan memiliki nilai koefisien refleksi terkecil yaitu -32,662 dB sedangkan patch persegi panjang memiliki nilai gain terbesar yaitu 2,958 dB dan bandwidth terbesar dimiliki oleh patch lingkaran yaitu sebesar 76 MHz.
Perancangan Antena Mikrostrip Dual Band Patch Persegi Panjang dengan Slot pada Frekuensi 2,6 dan 5 GHz Eva Yovita Dwi Utami; Nadia Permatasari Syailendra; Andreas Ardian Febrianto
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol. 8 No. 4 (2023): Jurnal Fokus Elektroda Vol 8 No 4 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this study, a dual-band rectangular patch microstrip antenna with slot was designed at frequency 2.6 GHz and 5 Ghz. The antenna was simulated and realized using Duroid 5880 material with dielectric constant of 2.2 and a thickness of 1.57 mm. The rectangular antenna is designed at frequency of 2.6 GHz then frequency of 5 GHz is obtained by adding two strip slots on the patch. The simulation results show that for frequency of 2.6 GHz, VSWR value is 1.0807, reflection coefficient is -28.225 dB, gain is 7.34 dBi, and for frequency of 5 GHz, VSWR obtained is 1.0684, reflection coefficient is -29.607 dB, and gain is 7.68 dBi. Antenna is fabricated and measured. The measurement results show that for 2.6 GHz the antenna has VSWR of 1.092, reflection coefficient of -27.1 dB, and gain of 10,6 dBi. As well as the results for 5 GHz show the antenna has VSWR of 1.411, reflection coefficient of -15.3 dB, gain of 8.1 dBi and bandwidth of 124 MHz. Both simulation and measurement results show slotted dual-band rectangular patch microstrip antenna with frequency of 2.6 GHz and 5 GHz can be realized.
Simulasi Perbandingan Konfigurasi Patch EMA dengan EMB pada Antena Mikrostrip Elips untuk Pembaca RFID Frekuensi UHF Cahyaningtyas, Fransiska Melathi; Utami, Eva Yovita Dwi
Jurnal Telematika Vol. 14 No. 2 (2019)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v14i2.270

Abstract

This research aims to design and analyze the comparison of ellipse patch microstrip antennas in EMA and EMB configurations for RFID reader in the UHF frequency band (923-925 MHz). Ellipse patch have two types of configurations, namely EMA (major axis) and EMB (minor axis). This research will discuss the results of the comparison of the two configurations by using two kinds of feeds, namely feed line and inset feed. Therefore, in this research, four configurations of ellipse microstrip antenna was developed and compared. They are EMA configuration with feed line, EMA configuration with inset feed, EMB configuration with feed line, and EMB configuration with inset feed. The lowest return loss parameter value with a result of - 13,451 dB, the lowest VSWR with a value of 1.54, and the widest bandwidth with a result 36.7 MHz is obtained from the EMB configuration with an inset feed. While the maximum gain that can be generated is the EMA configuration with an inset feed with a value of 1.234 dB. All four comparisons have the same radiation pattern, that is the bidirectional radiation pattern.Penelitian bertujuan untuk merancang dan menganalisis perbandingan antena mikrostrip patch ellipse konfigurasi EMA dan EMB untuk aplikasi pembaca RFID pada pita frekuensi UHF (923-925 MHz). Bentuk patch elips memiliki dua jenis konfigurasi, yaitu EMA (pencatuan pada sumbu mayor) dan EMB (pencatuan pada sumbu minor). Pada penelitian ini akan dibahas hasil perbandingan dua konfigurasi tersebut dengan ditambahkan menggunakan dua macam saluran pencatu, yaitu feed line dan inset feed. Sehingga penelitian ini menghasilkan empat macam perbandingan: konfigurasi EMA dengan saluran pencatu feed line, konfigurasi EMA dengan saluran pencatu inset feed, konfigurasi EMB dengan saluran pencatu feed line, konfigurasi EMB dengan saluran pencatu inset feed. Nilai parameter return loss terbaik dengan hasil -13,451 dB, VSWR paling rendah dengan nilai 1,54, dan bandwidth paling lebar sebesar 36,7 MHz didapatkan dari konfigurasi EMB dengan saluran pencatu inset feed. Sedangkan gain maksimal yang dapat dihasilkan yaitu pada konfigurasi EMA dengan saluran pencatu inset feed sebesar 1,234 dB. Keempat perbandingan tersebut memiliki pola radiasi yang sama, yaitu pola radiasi bidirectional.
Perancangan Antena MIMO Rectangular Patch Double Layer pada Frekuensi 2,35 GHz Utami, Eva Yovita Dwi; Gupita, Muhamad Asra; Wahyu, Yuyu
Jurnal Telematika Vol. 19 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Petra Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61769/telematika.v19i1.649

Abstract

A MIMO microstrip antenna 2x2 with a double layer at a working frequency of 2.35 GHz is designed and realized in this study. The structure of the proposed MIMO antenna consists of two symmetrical rectangular patches made of copper and a substrate made of FR4 Epoxy, which has a relative permittivity of 4.3 and a thickness of 1.6 mm. The proposed 2x2 MIMO antenna is designed with two layers, one main layer and one parasitic layer above the main layer, with a particular air gap. The single-layer and double-layer antenna designs are simulated with software. The simulation results show that the gain of the single-layer antenna is 2.8 dB, while the double-layer antenna reaches 4.55 dB. The bandwidth obtained on the single-layer antenna is 69.8 MHz, and on the double-layer is 102.64 MHz. Thus, there is an increase in gain of 62.5% and an increase in bandwidth reaching 47% on the double-layer antenna. The designed and simulated antenna has been successfully fabricated at a frequency of 2.35 GHz. The measurement results of the fabricated antenna show an increase in gain of 12.5% and an increase in bandwidth of 18.84%.
Edukasi Elektronika Dasar dan Pengenalan Energi Baru kepada Siswa SD Kanisius Gendongan Salatiga Dwi Utami , Eva Yovita; Timotius, Ivanna K.; Setyawan, Iwan; Onix Setyawan, Revivo; Farica, Jevan; Enggar Santika, Maria
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3332

Abstract

Teknologi, khususnya di bidang teknik elektronika berkembang pesat dan sering memiliki dampak yang merugikan terhadap lingkungan. Oleh karena itu, literasi teknologi di bidang teknik elektronika serta energi baru dan terbarukan sangat penting diberikan kepada anak-anak sedini mungkin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada bidang elektronika dasar dan energi baru/terbarukan. Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi SD kelas 3 - 6 di SD Kanisius Gendongan, Salatiga. Tujuan kegiatan ini adalah agar siswa-siswi yang berpartisipasi memperoleh pengetahuan dasar mengenai teknik elektronika dan sumber energi baru. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam bentuk pemberian materi di kelas yang disertai dengan kegiatan praktek. Evaluasi terhadap penyerapan materi dilakukan dengan cara pengamatan dan penilaian sumatif berupa kuis. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa para peserta dapat menyerap materi yang diberikan dengan sangat baik yang dibuktikan dengan hasil penilaian kuis yang mencapai nilai rata-rata 87,1 dari 100 untuk kelas elektronika dasar dan 88 dari 100 untuk kelas energi baru dan terbarukan. Selain itu, pengamatan yang dilakukan selama kegiatan juga menunjukkan antusiasme para peserta yang sangat tinggi.