Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Pasundan Informatika

Pengukuran Kualitas Antarmuka Aplikasi Web Menggunakan Heuristic Evaluation: (Studi Kasus : if.unpas.ac.id) Alysa Yuandra Pratiwi; Sali Alas Majapahit; Asep Somantri
JURNAL PASUNDAN INFORMATIKA Vol. 1 No. 02 (2022): PasInformatik Edisi 02 Juli 2022
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.278 KB) | DOI: 10.23969/pasinformatik.v1i02.7153

Abstract

Website Teknik Informatika Universitas Pasundan (if.unpas.ac.id) merupakan company profile yang digunakan sebagai media untuk memperkenalkan identitasnya kepada dunia luar. Tujuan dibuatnya website ini adalah untuk menjawab kebutuhan akan pengenalan program studi kepada seluruh masyarakat, tanpa batasan ruang dan waktu. Website Teknik Informatika Universitas Pasundan memuat informasi mulai dari sejarah, visi misi, profil dan kegiatan di Program Studi Teknik Informatika. Halaman interface website merupakan bagian terpenting dimana pengguna sering menilai suatu sistem dari interface website. Salah satu aspek terpenting untuk kualitas situs web adalah kegunaan (usability), terutama dalam hal interaksi dengan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi interface yang diterapkan pada website, pengukuran dilakukan dengan menganalisis website, serta mewawancarai pengelola website. Dengan menggunakan salah satu metode usability yaitu heuristic evaluation yang bertujuan untuk menilai usability atau kualitas dari website dan untuk menilai apakah aplikasi tersebut layak untuk digunakan atau perlu ditingkatkan bahkan dapat dikembangkan menjadi aplikasi yang lebih baik. Metode ini memiliki 10 variabel yang menjadi parameter untuk menentukan kualitas antarmuka website. Cara kerja metode ini adalah dengan menentukan 3 responden yang akan dijadikan evaluator, kemudian evaluator mengisi kuesioner yang berisi beberapa pertanyaan terkait dengan 10 variabel tersebut. Dari metode ini akan diperoleh kesimpulan dan saran. Hasil akhir dari penelitian ini adalah tingkat kualitas website Teknik Informatika Universitas Pasundan berdasarkan 10 prinsip evaluasi heuristik yang akan digunakan sebagai rekomendasi perbaikan website.
Model Evaluasi Persyaratan Sistem Informasi Menggunakan Uji Hipotesis Sali Alas Majapahit
JURNAL PASUNDAN INFORMATIKA Vol. 2 No. 1 (2023): PasInformatik Edisi 01, Januari 2023
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.571 KB) | DOI: 10.23969/pasinformatik.v2i1.7173

Abstract

Persyaratan sistem informasi merupakan fitur atau fasilitas yang harus dimiliki oleh sistem yang akan dibangun. Persyaratan ini akan menjadi acuan untuk tahapan selanjutnya yaitu perancangan, sehingga persyaratan akan serta merta mempengaruhi hasil dari perancangan sistem. Persyaratan yang baik akan mengurangi risiko-risiko kegagalan pembangunan atau pengembangan sebuah sistem. Tingkat risiko yang akan didapat untuk kesalahan persyaratan lebih kecil jika dibandingkan dengan tingkat risiko yang akan didapat jika pengembangan sistem sudah mencapai pada tahapan-tahapan berikutnya. Model penilaian persyaratan sistem informasi dibangun untuk menilai sebuah persyaratan, apakah sudah sesuai dengan kriteria persyaratan yang baik yang telah ditetapkan atau belum. Model dibuat dengan menetapkan sejumlah varibel penilaian dan dibuatkan pengaruh-pengaruh antar variabelnya menggunakan model hipotesis. Model penilaian ini akan mengurangi risiko-risiko kesalahan pada persyaratan yang akan berdampak pada hasil rancangan yang memiliki tingkat resiko yang lebih tinggi.
Model Arsitektur Informasi BumDes Menggunakan Business System Planning: Kasus : Bumdes Sinar Remaja Desa Cimenyan Alas Majapahit, Sali
JURNAL PASUNDAN INFORMATIKA Vol. 3 No. 2 (2024): Pasinformatik Edisi 02, Juli 2024
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/pasinformatik.v3i2.18290

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah suatu lembaga publik yang bertugas untuk mengelola aset-aset desa, meningkatkan perekonomian desa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Kegiatan usaha di unit bisnis pada BUMDes Sinar Remaja memanfaatkan informasi sebagai salah satu sumber daya utama yang harus ada dalam setiap kegiatan. Tujuan dibuatnya perancangan ini adalah untuk menghasilkan kualitas pengelolaan data dan informasi lebih terstruktur yang sesuai dengan kebutuhan data dan informasi BUMDes Sinar Remaja di Desa Cimenyan. Arsitektur informasi dapat dirancang dengan menggunakan sebuah metodologi Business System Planning (BSP). Business System Planning (BSP) adalah metodologi dengan tahapan utama yang mengacu pada proses bisnis, karena apabila organisasi menginginkan suatu pengembangan sistem informasi secara mendasar, harus diawali dengan kejelasan alur proses dan aliran data sehingga dalam pemanfaatannya dapat menyediakan dan memprioritaskan informasi bagi masing-masing bagian dalam organisasi. Tahapan utama yang dilakukan dalam metodologi Business System Planning (BSP) adalah mendefinisikan tujuan bisnis, proses bisnis, kelas data, dan arsitektur informasi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah pedoman pemanfaatan informasi berupa model Arsitektur Informasi di unit bisnis pada lembaga publik BUMDes Sinar Remaja, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pengelolaan data dan informasi yang lebih baik, serta informasi tersebut digunakan untuk mendukung strategi yang ditetapkan BUMDes Sinar Remaja.
Model UTAUT Untuk Pendekatan Evaluasi Penerimaan E-Learning di Perguruan Tinggi : Kajian Literatur Sali Alas Majapahit
JURNAL PASUNDAN INFORMATIKA Vol. 4 No. 1 (2025): Pasinformatik Edisi 01, Januari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas implementasi sistem akan selalu berhubungan dengan tingkat penerimaan penggunanya, baik secara sukarela maupun tidak. Sampai saat ini pemanfaatan sistem dan aplikasi e-learning di organisasi pendidikan sudah banyak. Namun sejauh mana tingkat penerimaan penggunanya masih memerlukan suatu penelitian tersendiri. Pendekatan evaluasi yang dilakukan harus mampu menyelidiki faktor-faktor penentu penerimaan e-learning secara tepat. Selain itu diperlukan pengetahuan tentang karakteristik implementasi e-learning disejumlah perguruan tinggi serta menggali persoalan yang muncul. Model unified theory of acceptance and use of technology (UTAUT) adalah sebuah model penerimaan teknologi yang tepat digunakan sebagai model evaluasi e-learning. Model evaluasi penerimaan e-learning dapat dilakukan dengan menekankan pada empat kunci konstruk dari UTAUT, yaitu: harapan kinerja, harapan usaha, pengaruh sosial, dan kondisi fasilitas terhadap niat untuk menerima e-learning. Studi ini merupakan studi awal yang diharapkan dapat menjadi acuan dalam perumusan kebijakan mengenai implementasi dan pengembangan e-learning yang berkelanjutan di Perguruan Tinggi.
Analisis Keamanan Fitur Login Aplikasi: Studi Kasus Sistem Manajemen Mutu Sekolah OWASP Top 10 dengan OWASP ZAP Miftahul Fadli Muttaqin; Doddy Ferdiansyah; Sali Alas Majapahit; Rita Rijayanti
JURNAL PASUNDAN INFORMATIKA Vol. 4 No. 2 (2025): Pasinformatik Edisi 02, Juli 2025
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan aplikasi web menjadi aspek krusial dalam pengembangan sistem informasi, terlebih pada sistem yang digunakan di lingkungan pendidikan seperti Sistem Manajemen Mutu Sekolah. Fitur login merupakan salah satu komponen paling vital karena berfungsi sebagai gerbang utama autentikasi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kerentanan pada fitur login menggunakan alat bantu pengujian keamanan OWASP ZAP, dengan pendekatan passive scan dan active scan. Seluruh temuan kemudian dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan standar OWASP Top 10:2021. Hasil pengujian menunjukkan adanya sejumlah kelemahan mendasar, seperti tidak diterapkannya atribut keamanan pada cookie (Secure, HttpOnly), absennya token anti-CSRF, penggunaan pustaka JavaScript yang rentan, serta tidak adanya header keamanan standar. Selain itu, ditemukan indikasi potensi open redirect, parameter pollution, dan pengungkapan informasi teknis melalui timestamp dan komentar HTML. Temuan-temuan tersebut masuk ke dalam kategori Identification and Authentication Failures (A07), Security Misconfiguration (A05), dan Vulnerable Components (A06). Penelitian ini menyimpulkan bahwa fitur login belum memenuhi standar keamanan modern dan berisiko menjadi titik masuk serangan. Hasil ini dapat menjadi dasar bagi pengembang dan pengelola sistem untuk melakukan perbaikan berkelanjutan dalam upaya peningkatan postur keamanan aplikasi web pendidikan.
Pembangunan Aplikasi Otomatisasi E-Sales: Studi Kasus : Penjualan Tempat Sampah Medis Di CV Internusa Logistik Syahnan Afifah Zahra; Sali Alas Majapahit
JURNAL PASUNDAN INFORMATIKA Vol. 5 No. 1 (2026): Pasinformatik Edisi 01, Januari 2026
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV Internusa Logistik sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penjualan produk tempat sampah medis masih menerapkan proses penjualan secara manual, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan seperti keterlambatan pembukuan, kesalahan pencatatan transaksi, serta belum terintegrasinya data antar divisi secara real-time. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya efisiensi operasional, akurasi laporan penjualan, dan koordinasi internal perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan suatu solusi berupa aplikasi yang mampu mengotomatisasi proses e-sales guna mendukung peningkatan kinerja dan produktivitas perusahaan. Pengembangan aplikasi pada penelitian ini menggunakan metodologi Agile karena dinilai fleksibel dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan pengguna. Penerapan Agile dilakukan secara inkremental dan iteratif, di mana pengembangan sistem dibagi ke dalam beberapa fitur utama yang dikerjakan secara bertahap, seperti pembuatan dan pengelolaan purchase order, proses generate invoice secara otomatis, manajemen stok produk, manajemen kontrak dan data pelanggan, serta modul pelaporan penjualan. Setiap inkrementasi diawali dengan identifikasi kebutuhan pengguna, dilanjutkan dengan perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML) yang meliputi use case diagram dan class diagram, kemudian diimplementasikan menggunakan framework Laravel, serta diuji pada setiap iterasi untuk memastikan kesesuaian fungsional dengan kebutuhan pengguna. Hasil dari tugas akhir ini adalah sebuah aplikasi e-sales berbasis web yang mampu mengotomatisasi proses pencatatan transaksi penjualan, pengelolaan data pelanggan, serta pemantauan stok produk secara terintegrasi. Selain meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi kesalahan pencatatan manual, aplikasi e-sales yang dikembangkan juga memberikan manfaat dalam penyediaan data penjualan yang lebih akurat dan real-time, sehingga dapat membantu manajemen dalam pengambilan keputusan, seperti perencanaan stok, evaluasi kinerja penjualan, serta penyusunan laporan penjualan yang lebih cepat dan tepat. Aplikasi ini telah melalui pengujian fungsional menggunakan metode blackbox testing dan user acceptance test, sehingga diharapkan dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mendukung proses bisnis perusahaan secara optimal.