Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Keterampilan Komunikasi Interpersonal Tenaga Kefarmasian di RSUD Batara Siang Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Fitri Rahmadani Darwis; Tuti Bahfiarti; Muhammad Farid
J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Vol. 12 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jika.v12i1.11587

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan komunikasi interpersonal tenaga kefarmasian di RSUD Batara Siang Kabupaten Pangkajene dan Kepualauan. Dengan pendekatan dekriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis tematik dan analisis naratif untuk menggali lebih dalam keterampilan komunikasi interpersonal dalam pelayanan kefarmasian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi interpersonal tenaga kefarmasian bermanfaat menjelaskan informasi obat dengan bahasa yang dipahami pasien, penggunaan alat bantu komunikasi, serta keterlibatan keluarga pasien dalam terapi obat. Temuan ini menegaskan komunikasi yang baik tidak hanya bemanfaat pada pemahaman pasien, tetap juga membentuk kepatuhan terhadap pengobatan. Kendala utama yang dihadapi adalah perbedaan bahasa, keterbatasan pemahaman pasien, serta waktu interaksi yang terbatas akibat jumlah pasien yang banyak. Penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan komunikasi bagi tenaga kefarmasian untuk membangun kualitas layanan kefarmasian. Temuan ini memiliki signifikansi dalam standar komuniaksi tenaga kefarmasian guna memberikan pelayanan yang lebih baik kepasa pasien.
Analysis of Vaccine Hoax Information in Facing the Covid-19 Crisis on Twitter Muh. Syaiful; Muh. Akbar; Tuti Bahfiarti
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 6 No. 2 (2023): JUNE
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/elsjish.v6i2.26799

Abstract

Present the new media (internet) as a new challenged in the world of information, especially on hoax information. The increase in hoax messages has also been a challenge in managing the Covid-19 crisis, with social media becoming the new venue for the spread of hoax messages. The objective of the research was to analyze information on the Covid-19 vaccine on Twitter to be more careful in choosing and to reveal the disseminating information. This research used qualitative content analysis methods according to Philip Mayring and utilized the search engine on Twitter to collect data within a certain time span. The result of this research, found some hoax information on Twitter such as: Sinovac vaccine was haram, vaccine was killed, vaccine was spayed, and vaccines changed human DNA.
Emotional Communication And Self-Disclosure In The Album "Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya" By Nadin Amizah Muhammad Alfian Setiawan; Tuti Bahfiarti; Andi Ahmad Hasan Tenriliweng
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 11, No 2 (2026): MetaCommunication: Journal of Communication Studies
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mc.v11i2.27592

Abstract

Penelitian ini mengkaji komunikasi emosional dan pengungkapan diri dalam lirik lagu album Nadin Amizah Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya melalui kerangka analisis semiotik Roland Barthes. Album ini merupakan salah satu rilisan musik independen paling berpengaruh di Indonesia pada tahun 2023, yang secara autentik dan mendalam mewakili pengalaman emosional generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan kerangka semiotik dua tingkat Barthes yang meliputi denotasi, konotasi, dan mitos. Teori pengungkapan diri Sidney Jourard dan konsep komunikasi emosional dalam studi interpersonal berfungsi sebagai landasan teoritis. Lima lagu dipilih sebagai objek analisis utama: 'Semua Aku Dirayakan', 'Rayuan Perempuan Gila', 'Berpayung Tuhan', 'Tawa', dan 'Ah'. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima lagu tersebut mewakili dimensi pengungkapan diri yang mendalam yang meliputi perasaan, opini, dan kepribadian, sekaligus mengkomunikasikan spektrum emosional yang luas mulai dari kegembiraan yang naif, kemarahan yang terpendam, harapan transendental, kesedihan, hingga penerimaan diri. Pada tingkat mitologis, album ini mereproduksi sekaligus menantang konstruksi budaya mengenai perempuan, cinta, dan spiritualitas dalam masyarakat Indonesia kontemporer. Studi ini berkontribusi untuk memperluas kajian komunikasi musik sebagai arena pengungkapan diri dan ekspresi identitas emosional di kalangan pemuda Indonesia.
The Relationship Between Fear of Missing Out (FOMO) and Academic Concentration Among Social Media-Using University Students Nurul Miftahurrahmah Ria; Tuti Bahfiarti; Jeanny Maria Fatimah
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 11, No 2 (2026): MetaCommunication: Journal of Communication Studies
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mc.v11i2.27632

Abstract

This study examines the relationship between Fear of Missing Out (FOMO) and academic concentration among 96 university students who actively use social media. FOMO refers to a pervasive apprehension that others are having rewarding experiences from which one is absent, which drives compulsive social media checking and potentially disrupts learning by lowering concentration during lectures, reading, or assignments (Przybylski et al., 2013). Using a quantitative correlational design, data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire measuring FOMO (15 items) and academic concentration (15 items), with the sample size determined using the Lemeshow et al. (1990) formula. Data were analyzed descriptively using Mean ± SD categorization and through simple linear regression using IBM SPSS Statistics. Results showed that both FOMO (M = 41.84, SD = 5.84) and academic concentration (M = 44.02, SD = 3.78) were at moderate levels. Simple linear regression revealed a statistically significant negative relationship between FOMO and academic concentration (B = -0.139, t = -2.124, p = 0.036), with FOMO explaining 4.6% of the variance in academic concentration (R = 0.214, R² = 0.046). These findings indicate that higher FOMO is associated with lower academic concentration, consistent with the Working Memory Model, which explains that social media notifications create extraneous cognitive load that depletes the capacity needed for effective learning. It is concluded that FOMO is a relevant risk factor for academic concentration among social-media-using university students, and future research should examine mediating variables such as sleep quality and learning motivation.