Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

DAMPAK STRATEGI KAMPANYE SOSIAL MINAT BACA DI KOTA MAKASSAR Syahraeni Syahraeni; M. Iqbal Sultan; Tuti Bahfiarti
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v7i1.16006

Abstract

This research presents the impact of the social campaign strategy for reading interest in the city of Makassar. This research uses descriptive quantitative research methods with frequency distribution data analysis, the concept used is the campaign strategy and indicators of students' reading interest. The results showed that based on quantitative data, 71% agreed if they cared about information obtained about reading interest or anything related to reading, and also 59% of them strongly agreed that they got new knowledge and information after reading.
Expanding The Boundaries of Tolerance in Indonesia Bono Setyo; M. Iqbal Sultan; Lelita Azaria Rahmadiva; Muhammad Syarkawi
Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi VOL 9, No.02 (2025): LENTERA
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/lentera.v9i02.11664

Abstract

Conflict originates from differences that develop in society. These differences include gender, ethnicity, nationality, culture, social and economic strata, politics, religion, and beliefs, including religious sects. This study aims to determine the resolution of conflicts arising from differences in khilafah between Sunni and Wahhabi schools in East Lombok, Indonesia. This research uses a qualitative approach. Researchers obtain both primary and secondary data related to the problem by going directly to the research object (field research). Data collection techniques included observation, interviews, and documentation for qualitative data analysis in this study, using the flow model proposed by Miles and Huberman. The study's results show differences between the Sunni and Wahhabi schools of thought that developed in the village of Bebidas, Wanasaba, East Lombok, where adherents of each school hold that their respective religions' teachings and practices are authentic. This difference in understanding and practice of religion is the source of conflict. Conflict resolution is necessary to identify solutions that prevent or minimise disputes, thereby avoiding escalation to physical violence. Among other things, disputes are handled through negotiation, mediation, arbitration, and by the local village government. Additionally, efforts were made to resolve the conflict by raising the tolerance threshold between the parties. This finding also has implications for conflicts originating from other differences that develop in society. Researchers also emphasise the importance of conducting research from multiple scientific perspectives.
THE POLITICS OF REPRESENTATION AND FEMALE LEADERSHIP IN GANGUBAI KATHIAWADI: A ROLAND BARTHES SEMIOTIC ANALYSIS Siti Nurul Hidayah; Muhammad Akbar; M. Iqbal Sultan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 3 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i3.2026.735-751

Abstract

This study examines the representation of female leadership in film Gangubai Kathiawadi and its role in challenging patriarchal ideology within the Indian socio-cultural context. Employing a qualitative interpretive method, this reseach applies Roland Barthes’s semiotic analysis to explore denotative, connotative, and mythical meanings embedded in key scenes depicting the protagonist’s transformation from a marginalized woman into a community leader. The findings reveal that female leadership is constructeed through a system of visual and narrative signs, including white attire, assertive bodily gesture, control of public space, empathetic interpersonal relations, and engagement with male-dominated power structures. At the connotative level, these signs signify moral legitimacy, courage, and social authority beyond formal institutional power or elite status. At the mythical level, the film produces an alternative narrative of leadership rooted in solidarity, care, and collective resistance emerging from marginalized social groups. The study concludes that Gangubai Kathiawadi operates as a cultural text that deconstructs patriarchal myths and redefines female leadership as a legitimate and transformative force in contemporary social and political discource.
MEKANISME DAN POLA KOMUNIKASI POLITIK TIM SUKSES PARTAI DAN RELAWAN DALAM KAMPANYE DANNY-FATMAWATI (PILKADA MAKASSAR 2020) Awang Dermawan; M. Iqbal Sultan; Muhammad Muhammad; Muhammad Wahyuddin Hardi
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i1.1806

Abstract

Penelitian ini mengkaji komunikasi politik dalam Pilkada Makassar 2020 yang ditandai oleh keterlibatan simultan antara tim sukses partai koalisi dan jaringan relawan pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto–Fatmawati Rusdi. Fokus penelitian adalah menganalisis pola komunikasi formal dan informal yang dijalankan secara terpadu dalam upaya memenangkan dukungan publik di tingkat lokal. Kajian ini penting karena menyoroti strategi komunikasi politik yang mengombinasikan media digital, media massa, dan komunikasi berbasis komunitas, yang masih relatif jarang diteliti dalam konteks pilkada di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposif dan fleksibel sesuai dengan kebutuhan penelitian. Lokasi penelitian adalah Kota Makassar sebagai salah satu daerah penyelenggara Pilkada serentak 2020. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola komunikasi politik terpadu, di mana tim partai koalisi mengelola komunikasi formal melalui media massa dan kampanye digital, sementara relawan menjalankan komunikasi informal melalui blusukan dan jaringan komunitas. Koordinasi dilakukan secara berjenjang dari tingkat DPD hingga TPS dengan dukungan laporan lapangan dan analisis survei. Komunikasi formal berfungsi menjangkau khalayak luas, sedangkan komunikasi relawan memperkuat kedekatan emosional dan kepercayaan pemilih. Temuan ini memperkaya kajian komunikasi politik lokal serta menegaskan peran strategis relawan dalam kampanye politik di luar struktur formal partai.
MINAT MEMBACA DI ERA QUICK CONSUMPTION: STUDI MAHASISWA DI KOTA MAKASSAR TERHADAP PORTAL BERITA ONLINE Lisdayanti; Arianto; M. Iqbal Sultan
RELASI Vol 6 No 02 (2026): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v6i02.2755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat minat mahasiswa dalam membaca berita pada portal berita online serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif terhadap 347 mahasiswa dari enam perguruan tinggi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat membaca mahasiswa berada pada kategori sedang (89,0%), yang mengindikasikan bahwa aktivitas membaca belum menjadi kebiasaan yang kuat. Meskipun mayoritas responden menilai berita online menarik, bermanfaat, dan layak dibaca, intensitas dan durasi membaca masih rendah, mencerminkan pola konsumsi cepat (quick consumption). Faktor utama yang memengaruhi minat membaca adalah kebutuhan informasi terkini dan kebutuhan tugas perkuliahan, sementara faktor hiburan memiliki kontribusi yang relatif kecil. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku membaca mahasiswa lebih bersifat utilitarian dibandingkan intrinsik. Dibandingkan penelitian terdahulu, penelitian ini menegaskan bahwa minat membaca tidak hanya dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti clickbait dan gaya penyajian, tetapi lebih dominan oleh faktor internal dan akademik. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian komunikasi digital melalui pendekatan Uses and Gratifications serta memberikan pemahaman kontekstual mengenai perilaku konsumsi berita mahasiswa di wilayah Indonesia Timur.