Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Ambiguity of Television’s Religious Broadcasting Programs: Between Education or Reality Bono Setyo; Lelita Azaria; Khoiro Ummatin
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24329/aspikom.v7i1.1071

Abstract

A peaceful life is one of the essential hopes of every individual. This hope was captured as an opportunity by the media industry to produce religious broadcast television programs. Religious programs get viewers’ attention shown through high ratings that can attract advertisers. The problem that occurs is related to broadcast quality. The function of the media is as a means of education and information. This study uses a qualitative approach with a descriptive study to describe the results of the study. The results showed an imbalance of religious broadcast content, which tended to Islamic content. Some programs even display horror and mystical which is not in accordance with the religious content. Almost all religious program broadcasters are stuck on the strength of the program name and the figure of the messenger. This imbalance shows the ambiguity of the function of mass media as an educational medium.
Upaya Pemerintah Melawan Infodemic dengan Membangun Informasi Akurat Lelita Azaria Rahmadiva; Alia Bihrajihant Raya; Dina Ruslanjari
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i2.8342

Abstract

Pandemi COVID-19 tidak hanya membawa permasalahan terkait persebaran virus saja tetapi juga fenomena infodemik yang mengiringinya. Infodemik menjadi lebih berbahaya dari virus itu sendiri karena dapat merusak respon kesehatan masyarakat dan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap otoritas pemerintah dan kesehatan. Hal ini terjadi akibat disinformasi yang dikonsumsi masyarakat. Informasi akurat menjadi suatu urgensi yang perlu diupayakan oleh pemerintah sebagai pemilik dan pembuat kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya Pemerintah Kabupaten Klaten dalam membangun informasi akurat untuk melawan infodemik. Metode penelitian ini merupakan studikualitatif dengan observasi dan wawancara mendalam pada Humas Pemerintah di Kabupaten Klaten yang memiliki tingkat fatalitas tertinggi selama kuartal awal PPKM Darurat Level 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima kriteria informasi akurat yaitu sumber, waktu, kaidah jurnalistik, berbasis wilayah, dan paraf pimpinan yang diterapkan sebagai salah satu upaya dalam membangun informasi akurat COVID-19. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam merumuskan implikasi kebijakan yang berpotensi berguna dalam penanganan infodemik di tingkat lokal dan nasional.
Enhancing digital literacy in early childhood school teachers: Technology and analysis approaches based on social cognitive theory Purworini, Dian; Pamungkas, Endang Wahyu; Naidoo, Gedala Mulliah; Rahmadiva, Lelita Azaria; Maryam; Chasana, Rona Rizkhy Bunga; Setyawan, Sidiq; Astuti, Wili; Haryanti, Yanti
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2024): Transformasi Desember
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v20i2.10605

Abstract

[Bahasa]: Era digital yang berkembang pesat berpengaruh terhadap penyelenggaraan pembelajaran di semua level pendidikan. Guru yang memiliki peran krusial dalam pembelajaran harus memiliki kemampuan yang adaptif terhadap perubahan tersebut. Namun, banyak guru khsusunya pada level Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran dan pengajaran. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital pada guru anak usia dini. Metode pelaksanaan pengabdian yaitu dengan melakukan workshop yang berisi deskripsi pemahaman literasi digital dan praktik membuat materi ajar melalui software digital. Eskperimen yang melibatkan 49 partisipan dari 20 PAUD dilakukan untuk mengukur efektivitas implementasi workshop literasi digital. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket pretest dan posttest, observasi dan wawancara. Hasil program pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan literasi digital memberikan peningkatan literasi digital pada guru. Temuan pengabdian ini menunjukkan bahwa efikasi diri dan faktor sosial memberikan kontribusi terhadap keberhasilan training dalam program. Pelaksanaan training digital literasi dengan mempertimbangkan elemen-elemen teori kognitif sosial menjadi alternatif untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam praktik mengajar. Kata Kunci: guru PAUD, literasi digital, pelatihan, kompetensi [English]: The rapid development of the digital era affects teaching and learning practices at all levels of education. Teachers who play a crucial role in learning must have adaptive skills to respond to these changes. However, integrating technology into the learning and teaching process remains challenging for teachers of Early Childhood Education (ECED). This community service program aims to improve digital literacy in early childhood teachers. The workshop method was used in this program through the introduction of digital literacy understanding and practice of creating teaching materials through digital software. An experiment involving 49 participants from 20 PAUD was conducted to measure the effectiveness of the digital literacy workshop implementation. Data were collected through pretest and posttest questionnaires, observations, and interviews. The results show that the training in this community service program can improve digital literacy in teachers. The findings show that self-efficacy and social factors contribute to the effectiveness of the training program. The findings show that self-efficacy and social factors contribute to the effectiveness of the training program. Digital literacy training for early childhood education teachers involving elements of social cognitive theory is an alternative way to improve their teaching and learning practice competence. Keywords: early childhood teacher, digital literacy, training, competency
ANALISIS PENGGUNAAN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PEMASARAN ONLINE (STUDI DESKRIPTIF PADA AKUN @beautyhijab.sukoharjo) Puspita Sari, Dela; Purwo Saputro, Edy; Purworini, Dian; Azaria Rahmadiva, Lelita
Linimasa : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Ilmu Komunikasi, FISIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/linimasa.v8i2.26162

Abstract

This study aims to determine and describe the use of Instagram as an online marketing communication media carried out by @beautyhijab.sukoharjo, in this study using the AIDA theory (Attention, Interest, Desire, Action), this study uses a descriptive qualitative approach, with data collection through interviews, observations and documentation of 2 people and documentation of the @beautyhijab.sukoharjo account, this study uses a purposive sampling sample with the criteria of the owner and admin of Instagram @beautyhijab.sukoharjo who have an understanding and participate in the process of managing Instagram as an online marketing communication media @beautyhijab.sukoharjo. the results of this study indicate that the use of Instagram is very effective in promoting @beautyhijab.sukoharjo products by implementing marketing communication strategies and applying the AIDA theory through the stages of Attention, Interest, Desire and Action @beautyhijab.sukoharjo can attract consumer attention to products through attractive offers until consumers take action to purchase products.
Digital Communication Campaign on Instagram @Gigigo.Id: Oral Health Education Wakhyuningtyas, Harini; Rahmadiva, Lelita Azaria
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 3 (2025): July
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.47803

Abstract

This study examines a digital communication campaign conducted by Gigigo Clinic through its Instagram account, @gigigo.id, aimed at improving public education and awareness of the importance of maintaining oral health. Using a qualitative approach and case study method, this study aims to describe the campaign strategy, evaluate the effectiveness of the educational content delivered, and identify audience engagement in the campaign. Data was collected through in-depth interviews with the social media team and clinic owners, direct observation of Instagram content, and visual documentation. Findings were analyzed using the RACE (Research, Action, Communication, Evaluation) model to identify the strategic stages in the campaign's implementation. The results of the study indicate that Instagram is used by Gigigo as an educational platform, especially in reaching the target audience aged 1835 years. Consistent, interactive, and relevant content strategies were proven effective in increasing engagement and driving behavioral changes among the audience regarding oral health. This digital campaign serves as a concrete example of structured and impactful digital communication in the context of health promotion
Upaya Pemerintah Melawan Infodemic dengan Membangun Informasi Akurat Rahmadiva, Lelita Azaria; Raya, Alia Bihrajihant; Ruslanjari, Dina
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i2.8342

Abstract

Pandemi COVID-19 tidak hanya membawa permasalahan terkait persebaran virus saja tetapi juga fenomena infodemik yang mengiringinya. Infodemik menjadi lebih berbahaya dari virus itu sendiri karena dapat merusak respon kesehatan masyarakat dan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap otoritas pemerintah dan kesehatan. Hal ini terjadi akibat disinformasi yang dikonsumsi masyarakat. Informasi akurat menjadi suatu urgensi yang perlu diupayakan oleh pemerintah sebagai pemilik dan pembuat kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya Pemerintah Kabupaten Klaten dalam membangun informasi akurat untuk melawan infodemik. Metode penelitian ini merupakan studikualitatif dengan observasi dan wawancara mendalam pada Humas Pemerintah di Kabupaten Klaten yang memiliki tingkat fatalitas tertinggi selama kuartal awal PPKM Darurat Level 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima kriteria informasi akurat yaitu sumber, waktu, kaidah jurnalistik, berbasis wilayah, dan paraf pimpinan yang diterapkan sebagai salah satu upaya dalam membangun informasi akurat COVID-19. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam merumuskan implikasi kebijakan yang berpotensi berguna dalam penanganan infodemik di tingkat lokal dan nasional.
ANALISIS PERSONAL BRANDING STREAMER DEANKT TERHADAP KESUKSESAN AKUN MEDIA SOSIAL YOUTUBE Prinogya, Naufal Hisyam; Rahmadiva, Lelita Azaria
JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jlmk.v9i2.6424

Abstract

Penelitian ini menganalisis personal branding streamer DeanKT dan pengaruhnya terhadap kesuksesan akun YouTube miliknya. YouTube telah berkembang menjadi salah satu platform utama yang memungkinkan individu membangun karier profesional melalui pembuatan konten digital. Meningkatnya popularitas live streaming menegaskan pentingnya personal branding yang kuat dan konsisten dalam menarik serta mempertahankan keterlibatan audiens. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi personal branding yang diterapkan DeanKT memengaruhi engagement audiens serta berkontribusi terhadap keberhasilannya sebagai kreator konten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap lima anggota aktif kanal YouTube DeanKT yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data berfokus pada enam aspek yang umumnya digunakan dalam penilaian personal branding, meliputi keunikan, relevansi, konsistensi, kompetensi, kualitas penyajian, dan gaya komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan DeanKT didukung oleh persona yang autentik, jadwal streaming yang konsisten, kualitas produksi tinggi, serta gaya komunikasi yang interaktif dan humoris. Faktor-faktor tersebut memperkuat hubungan emosional dengan audiens, meningkatkan loyalitas, serta membuka peluang monetisasi melalui membership dan sponsor. Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan bahwa kreator konten dapat meningkatkan keberhasilan di media digital dengan menerapkan strategi personal branding secara operasional, seperti menjaga jadwal unggahan yang rutin, menggunakan gaya komunikasi yang sesuai karakter audiens, meningkatkan kualitas teknis produksi, serta membangun interaksi dua arah yang aktif dengan pengikut untuk memperkuat loyalitas dan engagement jangka panjang. Kesimpulannya, personal branding yang diterapkan secara konsisten dan mencerminkan karakter kreator berperan dalam membentuk citra positif, meningkatkan keterlibatan audiens, serta berkontribusi pada perkembangan kanal streamer di platform digital.
Strategi Content Marketing Syariah Toko Abata Donat Melalui Media Sosial Instagram @Abatadonuts dalam Membangun Brand Awareness Infantri, Riski Saeful; Rahmadiva, Lelita Azaria
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 11 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v11i2.5007

Abstract

The development of social media as a digital marketing platform encourages culinary businesses to implement content marketing strategies that enhance brand awareness. In sharia-based businesses, a key challenge lies in consistently integrating Islamic values into digital marketing practices. This study aims to analyze the sharia-based content marketing strategy implemented by the Instagram account @abatadonuts in building brand awareness. The research employs a qualitative method with a case study approach. Data were collected through Instagram content observation, in-depth interviews with the informants consisting of the business owner and social media management staff, and documentation. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman, with data validity ensured through source triangulation. The findings indicate that sharia-based content marketing is manifested through transparent product promotion, the delivery of da’wah and Islamic values, the use of testimonials, educational content, and behind-the-scenes posts. The integration of honesty, trustworthiness, and information transparency contributes to strengthening brand recognition and brand recall. This study provides theoretical and practical contributions to the development of sharia-based content marketing for culinary MSMEs utilizing social media.
DISCLOSING BEHIND MOSQUE AND MUSALLA LOUDSPEAKER POLICY REPORT: ANALYSIS OF KOMPAS.COM AND DETIK.COM M Iqbal Sultan; Bono Setyo; Lelita Azaria Rahmadiva
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol. 16 No. 2 (2023)
Publisher : Faculty of Social Sciences and Humanities Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/pjk.v16i2.2628

Abstract

Mosques and Musalla Loudspeakers Policy, and the analogy of the azan with barking dogs by the Minister of Religion, Yaqut Cholil Qoumas has drawn pros and cons from various party. The pros and cons are inseparable from the influence of online news media. This study tries to answer questions related to news tendencies and the background of the pros and cons of the Policy Guidelines for Using Loudspeakers in Mosques and Musalla. This study analyzes news related to Mosques and Musalla's loudspeaker Policy on the two most influential online news media in Indonesia based on SEMRUSH, namely Kompas.com, and Detik.com. Content analysis is used for this study, carried out two weeks after the policy was issued, from February 21 to March 6, 2022. The study results found that The informant's affiliation greatly contributes to providing a pro or con statement. News tendency is influenced by who and what interests are behind these two big media. This reporting trend is shown through the appointed Informants, the titles and narratives presented, and the topics of news discussion. The causes of the pros and cons of the Minister of Religion's policy are due to differences in perceptions in interpreting the policies and statements of the Minister of Religion Yaqut Cholil Qoumas by the informants.
Strategi Konten Edukasi Perkembangan Anak di Instagram: Studi Kasus @bicarasikecil Nabila Alysa Rahma Surya; Lelita Azaria Rahmadiva
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 5 No 2 (2026): Juli - Desember 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/pmxsfk60

Abstract

Perkembangan teknologi digital, khususnya media sosial, telah merubah cara orang tua mendapatkan informasi tentang pengasuhan anak. Akun Instagram @bicarasikecil hadir sebagai inovasi media edukasi perkembangan anak yang mengedepankan dua pilar utama: edukasi dan engaging. Pilar edukasi menyampaikan informasi ilmiah dan praktis tentang tumbuh kembang anak, sedangkan pilar engaging membangun kedekatan emosional dengan audiens, khususnya ibu muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi kualitatif dan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi konten yang diterapkan pada @bicarasikecil mampu memberikan informasi yang relevan dan praktis mengenai parenting, perkembangan anak, dan kesehatan anak. Konten yang disajikan menggabungkan storytelling, visual autentik, dan call to action (CTA) untuk mendorong interaksi serta komunikasi dua arah dengan audiens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa @bicarasikecil berhasil memanfaatkan Instagram sebagai sarana edukasi digital yang efektif dalam menyampaikan pesan perkembangan anak, menjadikan media sosial sebagai ruang edukasi yang inovatif dan relevan bagi orang tua muda.