Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penyuluhan Partisipasi Politik Pemilih Pemula pada Pemilihan Umum 2024 Ika Murtiningsih; Toni Harsan; Siti Fatimah; Ainur Febriyanti; Rizka Handayani
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 2 (2024): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i2.5071

Abstract

Penyuluhan partisipasi politik pemilih pemula dalam pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar pemuda sebagai pemilih pemula mempunyai pengetahuan dan kesadaran berpartisipasi politik dalam pelaksanaan demokrasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan kepada Ikatan Eksekutif Pemuda Pulosari di Dukuh Pulosari RT 01/04 Gayam, Sukoharjo, Sukoharjo. Penyuluhan di laksanakan pada Minggu 28 Januari 2024 sampai 04 Februari 2024. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Kepada masyarakat adalah metode ceramah dan diskusi. Penyuluhan dilakukan selama 2 jam dan diikuti oleh pemuda-pemudi sebanyak 25 orang. Bentuk evaluasi yang digunakan adalah pre test dan post test. Hal ini dilakukan untuk mengetahui pemahaman materi yang telah diberikan kepada pemuda-pemudi guna menjadikan mereka generasi yang demokratis. Penyuluhan Partisipasi Politik Pemilih Pemula dalam Pemilu 2024 di Dukuh Pulosari RT 01/04 Gayam, Sukoharjo, Sukoharjo dapat dikatakan berhasil, sebab ada peningkatan pengetahuan dan sikap atau perilaku pemilih pemula dalam menyikapi partisipasi pemilihan umum. Tim pengabmas mampu menyadarkan pemilih pemula dalam berpartisipasi aktif dalam pemilu. Mereka menyadari bahwa satu suara sangat menentukan kemajuan Indonesia. Tentu dengan adanya kesadaran partisipasi politik ini dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas demokrasi Indonesia yang lebih baik. Hasil pre test terlihat pengetahuan dan kemampuan awal dalam berpartisipasi politik peserta yakni sebesar 35%. Sedangkan, hasil post test menunjukkan pengetahuan dan sikap pemilih pemula dalam berpartisipasi aktif dalam pemilihan umum yakni sebesar 92%. Hal ini artinya terdapat peningkatan pengetahuan dan partisipasi aktif pemilih pemula dalam penyuluhan pengabdian ini sebesar 57%. Kata Kunci: Partisipasi, Politik, Pemilu
PENANAMAN CIVIC DISPOSITION DALAM MEMBENTUK GENERASI CERDAS BERKARAKTER Ika Murtiningsih; Toni Harsan; Siti Fatimah; Anggun Cinta Zahva Y.R; Anastasya Putri Wijaya
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 2 No 1 (2022): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v2i1.2521

Abstract

AbstrakPenyuluhan penanaman civic disposition bertujuan untuk menanamkan civic disposition kepada pemuda-pemudi agar dapat menjadi warga negara yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang setia kepada bangsa dan negara Indonesia dengan merefleksikan dirinya dalam kebiasaan berikir kritis dan bertindak sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD 1945. Kegiatan pengabdian dilakukan di Dukuh Prayan, Planggu, Trucuk, Klaten. Adapun target kegiatan pengabdian yaitu: 1. Meningkatkan pengetahuan tentang civic disposition; 2. Terbentuknya kesadaran tentang pentingnya peran aktif pemuda-pemudi sebagai generasi yang berkarakter; 3. Dapat mengidentifikasi masalah karakter yang dilakukan oleh pemuda-pemudi agar solusi yang ditawarkan sesuai dengan karakter masalah yang dihadapi. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Kepada masyarakat adalah metode ceramah dan diskusi. Penyuluhan dilakukan selama 2 jam dan diikuti oleh pemuda-pemudi sebanyak 20 orang. Bentuk evaluasi yang digunakan adalah pre test dan post test. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa hasil pre test pengetahuan dan sikap atau watak  pemuda-pemudi mengenai civic disposition sangat minim yaitu 30%. Sedangkan hasil setelah dilakukan post test, maka pengetahuan dan keterampilan serta sikap perilaku sadar dan peduli pemuda meningkat menjadi 90%. Keberhasilan ini dapat diukur dengan banyaknya pemuda yang berperan aktif dalam penyuluhan dan kegiatan-kegiatan karang taruna, serta juga bisa dilihat dari kepuasan pemuda setelah mengikuti kegiatan. Kata Kunci: Penanaman, Civic Disposition, Karakter