Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KERAGAMAN GENETIK 16 PLASMA NUTFAH KENTANG HITAM (Solenostemon rotundifolius (Poir.) J. K. Morton) BERDASARKAN KARAKTER MORFOLOGI DAN AGRONOMI DI JATINANGOR Leni Nuraeni; Citra Bakti; Yudithia Maxiselly; Agung Karuniawan
Zuriat Vol 23, No 1 (2012)
Publisher : Breeding Science Society of Indonesia (BSSI) / PERIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/zuriat.v23i1.6865

Abstract

Kegiatan pemuliaan tanaman terhadap plasma nutfah kentang hitam di Indonesia belum berkembang Pemuliaan kentang hitam baru hanya sebatas perbanyakan dalam kultur jaringan, sedangkan untuk analisis keragaman genetik kentang hitam di Indonesia berdasarkan karakter morfologi dan karakter hasil belum pernah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang keragaman genetik pada 16 aksesi kentang hitam asal Indonesia berdasarkan karakter morfologi dan agronominya. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Ciparanje Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran dari bulan Oktober 2010 – Juli 2011 Materi genetik yang digunakan berupa stek dari 16 aksesi kentang hitam. Metode percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang diulang sebanyak dua kali. Keragaman yang diperoleh dari dendogram menunjukan jarak euclidian  0,71 – 3,39. Dari analisi PCA yang didapatkan bahwa terdapat 20 karakter yang mempengaruhi variasi pada populasi kentang hitam. Sedangkan pada grafik biplot  terdapat satu kelompok aksesi yang memiliki kemiripan yang jauh dari kelompok aksesi yang lainnya. Sehingga dapat dikatakan bahwa keragaman genetik dari 16 aksesi kentang hitam luas dengan 20 karakter yang mempengaruhi variasi pada populasi kentang hitam.
Perbandingan Indeks Perilaku Anti Korupsi Di Indonesia Antara Tahun 2020 Sampai Dengan Tahun 2023 Nandhita Neysa Riadi; Muhammad Adli; Dewi Septiani; Windi Seftiyani; Leni Nuraeni; Reka Ramadhan
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 7 (2024): Juli 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/5g8c6k23

Abstract

Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) adalah alat ukur yang digunakan untuk menilai persepsi dan pengalaman masyarakat terhadap korupsi. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mengalami fluktuasi dalam nilai IPAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan IPAK di Indonesia dari tahun 2020 hingga 2023. Data yang digunakan bersumber dari laporan tahunan yang mengukur persepsi dan pengalaman masyarakat terkait korupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IPAK mengalami fluktuasi selama periode tersebut, dengan peningkatan pada tahun 2021 dan penurunan tipis pada tahun 2023. Analisis lebih lanjut memperlihatkan adanya perbedaan signifikan antara masyarakat perkotaan dan perdesaan, serta berdasarkan tingkat pendidikan dan kelompok usia. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya upaya kontinu dalam memperkuat kesadaran anti korupsi di semua lapisan masyarakat
Meningkatkan Keterlibatan Siswa Madrasah Tsanawiyah dalam Pembelajaran Fiqih melalui Model Pembelajaran Kooperatif Leni Nuraeni
Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): Februari : Harmoni Pendidikan : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/hardik.v1i1.1552

Abstract

The implementation of the Independent Curriculum in Indonesia has encouraged various innovations in learning methods, including in the Fiqh subject at the Madrasah Tsanawiyah level. The cooperative learning model is one approach that is considered effective in improving conceptual understanding, students' application skills, and supporting the strengthening of the Pancasila Student Profile. This study aims to examine the implementation of the cooperative learning model in the Fiqh subject at MTs Al Jihadiyah, with a focus on challenges, supporting factors, and its impact on student learning outcomes. The method used is a qualitative approach with a case study design. Data collection techniques include participatory observation, in-depth interviews with teachers and students, and analysis of learning documents. Data were analyzed thematically with triangulation techniques to ensure the validity of the findings. The results of the study indicate that the implementation of the cooperative learning model is able to increase student active involvement and understanding of the Fiqh material. Some of the challenges faced include limited learning time and differences in student abilities. The supporting factors for the success of the implementation of this model include support from the school and training for teachers. Other positive impacts are seen in improving students' application skills in daily life and strengthening character according to the dimensions of the Pancasila Student Profile, especially in the aspects of collaboration and critical thinking.
INVESTIGASI PENERAPAN TEORI MANAJEMEN PENDIDIKAN MODERN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI SEKOLAH ISLAM Rasya Khairunnida; Dea Sri Rahayu; Leni Nuraeni; Atikah Ainul Faroidh; Nurhayati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14030

Abstract

This study aims to investigate the implementation of modern educational management theory in decision making within Islamic schools, emphasizing the integration of rational based managerial approaches with Islamic values. The research employs a qualitative approach using a library research method through the analysis of relevant and up to date scholarly sources. The findings indicate that the application of modern management, particularly through the POAC framework, has been adapted in the context of Islamic schools by incorporating values such as shura (consultation), amanah (trustworthiness), justice, and public welfare (maslahah). Furthermore, the decision making model does not solely rely on bounded rationality but is also enriched by participatory and spiritual approaches. However, a gap remains between theory and practice, caused by limitations in resources, leadership capacity, an intuition-based work culture, and high administrative demands. Therefore, this study recommends strengthening leadership competencies, developing an Islamic organizational culture, and optimizing data utilization in decision making to achieve more adaptive, professional, and sustainable educational governance.