Erik Wahyu Pradana
Universitas Sebelas Maret

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH CROSS-BRACE PADA BAGIAN UJUNG STRUKTUR RANGKA BATANG (TRUSS) GERBANG TOL SEMARANG-BATANG TERHADAP PERIODE NATURAL, LENDUTAN, DAN BERAT SENDIRI STRUKTUR Kusdiman Joko Priyanto; Erik Wahyu Pradana
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 26 No. 1 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v26i1.1241

Abstract

Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), hingga tahun 2020 terdapat 57 ruas jalan tol (dengan panjang total 1961.91 km) yang telah terbangun dan beroperasi di Indonesia dimana terdapat 472 gerbang tol dalam ruas jalan tol tersebut. Secara umum sistem struktur yang digunakan pada gerbang tol berupa portal baja dengan rangka atap menggunakan sistem rangka batang (truss). Pada standar desain, ditetapkan bahwa struktur gerbang tol harus memenuhi kondisi batas kekuatan (strength) dan layan (serviceability). Pada kondisi batas layan (serviceability), struktur harus didesain agar lendutannya lebih kecil dibanding lendutan izin. Jika kondisi batas layan (serviceability) belum terpenuhi, ada beberapa metode yang dapat dilakukan untuk mengurangi lendutan struktur seperti memperbesar dimensi profil baja, menambahkan pengaku (bracing) untuk meningkatkan kekakuan struktur, mengubah geometri struktur, dll. Dalam penelitian ini akan dikaji pengaruh penggunaan cross-brace pada bagian ujung struktur rangka batang dalam mengurangi lendutan struktur. Selain itu juga akan diteliti pengaruh cross-brace terhadap periode natural dan berat sendiri struktur. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil studi kasus pada struktur gerbang tol pada ruas jalan tol Semarang-Batang dengan panjang bentang 31 m. Berdasarkan analisis yang dilakukan, disimpulkan bahwa penggunaan cross-brace dapat menurunkan periode natural dan lendutan di tengah bentang struktur berturut-turut sebesar 0,002 s/d 0,091 detik dan 0,9 s/d 1,5 mm. Namun demikian, penggunaan penggunaan cross-brace meningkatkan berat sendiri struktur sebesar 0,247 s/d 3,755 ton.
PENGARUH CROSS-BRACE PADA BAGIAN UJUNG STRUKTUR RANGKA BATANG (TRUSS) GERBANG TOL SEMARANG-BATANG TERHADAP PERIODE NATURAL, LENDUTAN, DAN BERAT SENDIRI STRUKTUR Kusdiman Joko Priyanto; Erik Wahyu Pradana
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 26 No. 1 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v26i1.1241

Abstract

Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), hingga tahun 2020 terdapat 57 ruas jalan tol (dengan panjang total 1961.91 km) yang telah terbangun dan beroperasi di Indonesia dimana terdapat 472 gerbang tol dalam ruas jalan tol tersebut. Secara umum sistem struktur yang digunakan pada gerbang tol berupa portal baja dengan rangka atap menggunakan sistem rangka batang (truss). Pada standar desain, ditetapkan bahwa struktur gerbang tol harus memenuhi kondisi batas kekuatan (strength) dan layan (serviceability). Pada kondisi batas layan (serviceability), struktur harus didesain agar lendutannya lebih kecil dibanding lendutan izin. Jika kondisi batas layan (serviceability) belum terpenuhi, ada beberapa metode yang dapat dilakukan untuk mengurangi lendutan struktur seperti memperbesar dimensi profil baja, menambahkan pengaku (bracing) untuk meningkatkan kekakuan struktur, mengubah geometri struktur, dll. Dalam penelitian ini akan dikaji pengaruh penggunaan cross-brace pada bagian ujung struktur rangka batang dalam mengurangi lendutan struktur. Selain itu juga akan diteliti pengaruh cross-brace terhadap periode natural dan berat sendiri struktur. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil studi kasus pada struktur gerbang tol pada ruas jalan tol Semarang-Batang dengan panjang bentang 31 m. Berdasarkan analisis yang dilakukan, disimpulkan bahwa penggunaan cross-brace dapat menurunkan periode natural dan lendutan di tengah bentang struktur berturut-turut sebesar 0,002 s/d 0,091 detik dan 0,9 s/d 1,5 mm. Namun demikian, penggunaan penggunaan cross-brace meningkatkan berat sendiri struktur sebesar 0,247 s/d 3,755 ton.