Claim Missing Document
Check
Articles

KONVERSI CITRA LABIRIN KE DALAM EDGE DAN VERTEX Angga Septi Suyanto; Muhammad Aswin; Adharul Muttaqin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1271.255 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu sistem yang dapat digunakan untuk mengolah suatu bentuk citra labirin dua dimensi kedalam edge dan vertex. Pada suatu citra labirin yang terdiri dari dinding dan jalan, sistem ini akan dapat merepresentasikannya kedalam bentuk edge dan vertex yang nantinya digunakan oleh algoritma pencari jalur terbaik.Penelitian ini dilakukan dengan cara mengambil suatu citra labirin dari file. Dari citra tersebut, kemudian dilakukan perbaikan citra dengan mengubah citra ke dalam citra abu – abu (grayscale) dan selanjutnya mengubahnya ke dalam bentuk citra biner atau hitam – putih. Operasi selanjutnya adalah dengan mencari titik tengah dari masing – masing dinding dan jalan yang nantinya akan diseleksi untuk mendapatkan vertexnya. Pencarian edge dilakukan melalui pengecekan dua vertex yang saling berdekatan untuk mengetahui vertex tersebut saling berhubungan atau tidak dan dilanjutkan dengan mengurangkan koordinat vertex tersebut untuk memperoleh weight dari edge tersebut. Hasil akhir berupa graph yang nantinya disimpan dalam bentuk plaintext. Pengujian sistem dilakukan dengan membandingkan hasil edge dan vertex dari perhitungan manual dengan hasil dari sistem yang dibuat. Serta melakukan pengujian hasil output dengan melakukan load data output ke dalam aplikasi yang telah dibuat.Kata Kunci— Digital Image Processing, Grayscalling, Threshold, Graph.
Komputasi Paralel Integral Definit Rangkap Tiga dengan Metode Monte Carlo di Cluster Bewoulf Muhammad Zulhaj Aliyansyah; Mahfudz Shidiq; Muhammad Aswin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.983 KB)

Abstract

Komputasi paralel adalah proses pengoperasian aritmatikatau logik terhadap bilangan-bilangan yang sejenis secarabersamaan pada prosesor majemuk. Cluster Beowulfmengimplementasikan sistem komputasi paralel denganperangkat komputer comsumer-grade dengan perangkatlunak berlisensi free/open-source.Komputasi integral dengan metode Monte Carlo bersifatpleasingly parallel sehingga dapat dengan sankildiimplementasikan pada cluster Beowulf.Ketelitian dan kecepatan komputasi integral rangkap tigadengan metode Monte Carlo dibandingkan dengan metodebalok, di mana metode Monte Carlo memiliki ketelitianyang lebih baik namun dengan kecepatan yang lebihlambat.Kecepatan komputasi paralel integral rangkap tigametode Monte Carlo berbanding lurus dengan cacah prosesyang berjalan paralel iika cacah proses tidak melebihi cacahcore.Kesangkilan penggunaan energi sistem komputasi paralelcenderung konstan pada cluster dengan spesifikasi nodeyang homogen dan menurun saat terdapat node denganspesifikasi yang inferior.Kata Kunci—cluster Beowulf, integral numerik, integralrangkap tiga, komputasi paralel, metode Monte Carlo.
Implementasi Pseudo Random Number Generator (PRNG) Menggunakan Algoritme Mersenne Twister (MT) Wahyu Adhitiya Rachman; Muhammad Aswin; Adharul Muttaqin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Mersenne Twister merupakan salah satu algoritme Pseudo Random Number Generator (PRNG) yang sudah dianggap cukup acak meskipun nilai-nilai awal pembangkitnya masih rendah tingkat ke acakannya. Pada skripsi ini ditunjukan salah satu upaya untuk meningkatkan ke acakan PRNG Mersenne Twister dengan menggabungkan dua Mersenne Twister menjadi PRNG yang baru.Pembangkitan dilakukan dengan melewatkan dua buah keluaran Mersenne Twister dengan seed yang berbeda ke dalam sebuah multiplexer dua input. Berdasarkan bit terakhir yang dihasilkan oleh Mersenne Twister kedua, dipilih keluaran Mersenne Twister yang mana yang menjadi keluaran multiplaxer dan menjadi bilangan random yang di bangkitkan. Dengan menggunakan pengujian autokorelasi multi Mersenne Twister ini menunjukan nilai yang lebih random terutama sejak pembangkitan pada lag ke 1200 dengan nilai autokorelasi yang tidak pernah melwati 0,0023. Dengan pengujian dengan jumlah yang sama, Mersenne Twister single menghasilkan nilai autokorelasi sebesar 0,0102. Pada lag yang kurang dari 1200 pengujian pada multi Mersenne Twister menunjukan nilai autokorelasi sebesar 0,0124 sedangkan single Mersenne Twister menghasilkan 0,0235. Keluaran dari multi Mersenne Twister ini juga berhasil diujikan untuk proses enkripsi dan deskripsi sederhana pada plaintext dengan menggunakan operasi XOR.Keywords— Autokorelasi, Mersenne Twister, Random Number, PRNG.
Pengoreksi Kesalahan Ejaan Bahasa Indonesia Menggunakan Metode Levenshtein Distance Rachmania Nur Dwitiyastuti; Adharul Muttaqin; Muhammad Aswin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.59 KB)

Abstract

Penggunaan komputer, khususnya word processor, sebagai alat bantu dalam penulisan bisa meringankan kerja manusia. Meskipun demikian, kadang masih terjadi kesalahan dalam penggunaan word processor. Kesalahan yang dimaksudkan adalah kesalahan ejaan yang disebabkan oleh kelalaian pengguna. Kesalahan ejaan terjadi jika kata yang dituliskan pengguna tidak tercantum dalam kamus kata Bahasa Indonesia. Penyebab kesalahan ejaan yang umum terjadi antara lain: penggantian satu huruf, penyisipan satu huruf, penghilangan satu huruf, maupun penukaran dua huruf berdekatan. Cara untuk mengatasi terjadinya kesalahan ejaan adalah dengan membuat sistem pengoreksi ejaan. Sistem dimulai dengan memeriksa keberadaan kata dalam kamus, lalu memberikan sugesti untuk kata yang tidak terdapat pada kamus. Metode yang digunakan dalam pemberian sugesti adalah metode Levenshtein Distance, yaitu metode untuk mencari jumlah perbedaan yang terdapat dalam dua buah string. Pengujian dilakukan dengan memasukkan kata-kata secara acak untuk dikoreksi ejaannya. Dari hasil pengujian pencarian kata, sistem bisa menentukan apakah kata-kata tersebut ejaannya benar atau tidak. Dari hasil pengujian pencarian sugesti didapatkan bahwa sistem sudah bisa mendeteksi kesalahan dan memberi sugesti untuk tiap kategori kesalahan ejaan.   Kata Kunci—kesalahan ejaan, pengoreksi ejaan, Levenshtein Distance, sugesti.
Perangkat Pembacaan Data Analog Peralatan Industri Dengan Komunikasi Standard RS-485 Stephanus Budi Sutikno; Muhammad Aswin; Mochammad Rusli
Jurnal EECCIS (Electrics, Electronics, Communications, Controls, Informatics, Systems) Vol. 1 No. 1 (2007)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.928 KB) | DOI: 10.21776/jeeccis.v1i1.352

Abstract

Perekaman data-data parameter atau variabel di perangkat kendali jaring tertutup di  industri dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Dengan menggunakan programmbale Logic controller (PLC), perekaman data-data parameter berbasis waktu telah dilakukan. Namun keterbatasan memori PLC mempersulit pembacaan dan meningkatkan biaya perekaman. Perekaman dngan pena bergerak di industri, juga sering ditemui. Kelemahan cara ini adalah pemborosan kertas dan pengamatan variabel yang cukup sulit, sehingga tumpukan kertas hasil rekaman semakin banyak dan semakin mempersulit dokumentasi proses kendali industri. Oleh karena itu diperlukan perangkat yang fleksibel dengan memori yang dapat diekspansi dengan biaya murah dan tanpa kertas. Paper ini menjelaskan desain perangkat perekam dengan menggunakan komputer PC untuk data-data di lapangan industri.   
DETEKSI PERGERAKAN UNTUK PENENTUAN ARAH KAMERA PENGAWAS OTOMATIS DENGAN SENSOR HC-SR501 DAN ARDUINO Ion Caesar Oktoga; Muhammad Aswin; Adharul Muttaqin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKAplikasi Sensor Pasif Inframerah HC-SR501 dan Arduino Uno pada Kamera Pengawas (CCTV) dapat menciptakan suatu kemampuan deteksi pergerakan otomatis pada Kamera Pengawas Statis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan suatu alat yang memungkinkan kemampuan deteksi pergerakan otomatis pada Kamera Pengawas yang sudah ada. Dengan sensor HC-SR501, Arduino Uno dan motor stepper 28BYJ-48, alat dapat mendeteksi gerakan sumber inframerah hingga jarak tujuh meter (7m) dan menggerakkan Kamera Pengawas sesuai arah sumber pergerakan dengan pemasangan sensor yang sesuai; mencakup 360° sekitar alat pada satu dimensi. Penggunaan mikrokontroler Arduino Uno memungkinkan alat untuk tidak hanya memberikan perintah untuk menggerakkan Kamera Pengawas sesuai dengan posisi sensor yang mendeteksinya, namun juga memberikan kemampuan komputasi untuk empat posisi tambahan yang merupakan perpotongan dari keempat sensor HC-SR501. Empat posisi perpotongan ini memberikan alat dengan delapan posisi secara menyeluruh dan meningkatkan akurasi deteksi pergerakan. Hasil pengujian alat dalam penelitian ini sesuai dengan perancangan untuk deteksi per sensor dengan waktu respons yang rendah, namun performa untuk deteksi perpotongan antara dua sensor mengalami kendala pada jarak maksimum. Kata kunci — Deteksi Pergerakan, Kamera Pengawas, HC-SR501, Arduino Uno ABSTRACT Application of Passive Infrared (PIR) Sensor HC-SR501 can create movement detection capability on Static CCTV. This research aims to design and develop a device that allows movement detection capability on existing CCTV cameras. With HC-SR501 sensor, Arduino Uno, and 28BYJ-48 stepper motor, the device can detect movements of an infrared source up to seven meters (7m) maximum range and move the CCTV camera according to the source of the movement with appropriate sensor arrangement; spanning 360° around the device in one dimension. The usage of Arduino Uno microcontroller allows the device to not only give commands to move the CCTV camera following the detecting sensor(s), but also give additional four positions with its computing capabilities, which are convergent positions in between the four HC-SR501 sensors. These additional four positions give the device eight total positions to move to and increase the device’s movement detection accuracy. Test results of the device’s capabilities in this research are as designed, however the response time needed to detect movement in the convergent angles between two sensors have detection problems in its maximum range. Keywords— Movement Detection, CCTV Camera, HC-SR501, Arduino Uno
IMPLEMENTASI PENCOCOKAN PIXEL GAMBAR DENGAN METODE CROSS CORRELATION PADA KOMPUTER KLASTER PARALEL ALin Ricky Rahmatullah; Muhammad Aswin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 6, No 7 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

High Parallel Computing merupakan salah satu solusi yang diajukan untuk kebutuhan pengolahan Big Data seperti data saintifik, data eksperimen maupun data simulasi sistem berskala besar. Sebagian besar data yang dihasilkan dari Big Data merupakan gambar yang disimpan pada suatu database. Dua pendekatan yang dipakai untuk pengambilan gambar pada database tersebut adalah dengan mencocokkan konteks gambar yang telah di index oleh pengguna dengan menggunakan kata kunci pada nama berkas gambar dan dengan pencocokan gambar berdasarkan konten isi gambar, dimana gambar di indeks menggunakan karakteristik gambar berdasarkan warna, bentuk, tekstur, dan lain-lain pada database. Dalam jurnal ini hasil penelitian akan menunjukkan kinerja yang diperoleh oleh sistem paralel dalam melakukan pencocokan gambar. Pengujian dilakukan menggunakan program pencocokan gambar dengan algoritma Cross-Correlation pada lingkup pengembangan MPI. Kata Kunci— Big Data, Cross-Correlation, Paralel Computing, Pemprosesan Gambar, Pencocokan Gambar, MPI
Enhancement Obyek Pada Citra Digital Dengan Metode Penggeseran Kurva Histogram Kartika Milayanti; Muhammad Aswin; Waru Djuriatno
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.135 KB)

Abstract

Peningkatan kebutuhan terhadap penggunaan citra digital yang demikian pesat perlu didukung oleh suatu pengolahan citra yang dapat meningkatkan mutu citra. Salah satu cara untuk meningkatkan mutu citra tersebut adalah memperjelas bagian obyek pada citra. Tugas akhir ini bertujuan untuk membuat sistem untuk memperjelas obyek dengan menggunakan metode penggeseran kurva histogram. Penggeseran kurva histogram citra dilakukan menggunakan algoritma peregangan kontras yang bekerja pada ranah kontras citra lokal. System akan mencari kontras pada citra global dan citra lokal, selanjutnya sistem akan membandingkan kontras citra lokal terhadap citra global yang digunakan sebagai parameter perenggangan dan pemampatan kontras pada citra lokal. Dari hasil pengujian sistem dapat dilihat perbedaan intensitas kontras citra hasil pemrosesan sistem dengan citra sebelum diproses proses oleh sistem.Kata Kunci-citra digital, kontras, perubahan intensitas, kurva histogram
IMPLEMENTASI PEMROSESAN PARALEL PADA PERMAINAN CATUR DI CLUSTER BEOWULF Indra Haris Syaifullah; Waru Djuriatno; Muhammad Aswin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.85 KB)

Abstract

Pemrosesan paralel merupakan salahsatu upaya agar beban komputasi dapatdilakukan oleh beberapa sumber daya secarabersamaan. Salah satu masalah yang bisadilakukan secara bersamaan adalah prosespencarian. Shannon Type-A merupakanpencarian brute-force yang melihat seluruhkemungkinan dengan kedalaman yangbervariasi. Dengan adanya pemrosesan paralel,pencarian brute-force ini dapat dilakukan secarabersamaan dan mempersingkat waktupencarian. Perancangan perangkat lunak inimenggunakan bahasa pemrograman C danOpen MPI yang terhubung dengan clusterBeowulf sebagai sistem pemrosesan paralel.Pengujian dilakukan dengan membandingkanproses yang berjalan pada 1 komputer dengan 4komputer dan dengan kedalaman yang berbeda.Dari hasil pengujian, saat menggunakan 2komputer slave dengan 2, 4, dan 6 depth,peningkatan kecepatannya sebesar 0,998, 3,307,dan 0,762. Saat menggunakan 4 komputer slavedengan 2, 4, dan 6 depth, peningkatankecepatannya sebesar 1,151, 3,180, dan 0,799.Kata Kunci – Program Catur, PemrosesanParalel, Cluster Beowulf, Shannon Type-A,Minimax.
DESAIN PERANGKAT LUNAK PENGUKURAN JARAK ANTARA BIDANG KAMERA DAN OBJEK TARGET MENGGUNAKAN METODE TRIANGULASI COMPUTER STEREO VISION Andri Bangun Raharjo; Muhammad Aswin; Ali Mustofa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1102.549 KB)

Abstract

Keberadaan komputer telah banyak membantu manusia dalam menyelesaikan berbagai macam permasalahan.Pada saat ini hampir semua orang memiliki perangkat tersebut. Perkembangan ini pun diiringi dengan teknologi pengolahan citra digital sebagai pendukung supaya komputer mampu melihat citra seperti manusia menggunakan kamera. Suatu citra dapat dihasilkan dari kamera untuk diolah menjadi kode digital dan dianalisa sehingga komputerdan kamera layaknya otak dan mata manusia.Studi ini memiliki dua tujuan yang berkaitan. Pertama, untuk mendukug proyek akhir; kemudian kedua, adalah karena ini bidang futuristik maka bidang ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk keperluan yang berkaitan tentang robotika. Untuk tujuan khusus dalam penelitian ini adalah untuk mengukur jarak antara objek target dan bidang dua kamera yang disusun secara paralel.Dengan dikembangkannya penelitian mengenai pengukuran jarak dengan menggunakan Stereo Vision ini maka sensor – sensor dalam robot yang banyak dipakai dapat di-reduksi minimal sehingga robot lebih kompak dan lebih simple dan dapat mengurangi beban kerjanya terutama apabila dipakai dalam medan outdoor karena prinsip dari penelitian ini adalah mengenai kemiripan dengan mata Manusia.Skripsi ini membahas tentang bagaimana cara mengambil citra objek target berupa kubus hitam dari latar belakang putih dengan menggunakan webcam. Inisialisasi device kamera menggunakan Direct Show, yaitu komponen yang berperan untuk mengakses inti driver Windows Device Modul (WDM) kamera web. Selanjutnya, kamera web ini akan digunakan sebagai pendeteksi obyek berupa kubus hitam yang berlatar belakang putih.Kata kunci: kubus hitam, latar belakang putih, pengolahan citra, webcam, directshow