Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Raya Jepara-Bangsri Km 05 Desa Mambak Sari, Novita; Hidayati, Nor; Saputro, Yayan Adi; Qomaruddin, Mochammad; Mushthofa, Mushthofa; Roehman, Fatchur; Roesdiana, Tira
Pasak: Jurnal Teknik Sipil dan Bangunan Vol 1 No 1 (2023): September
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Sains Al-Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/pasak.v1i1.5576

Abstract

Kondisi jalan yang menikung curam serta terdapat banyak kerusakan juga menjadi salah satu factor penyebab terjadinya kecelakaan di Jalan Raya Jepara-Bangsri Km 05 Desa Mambak ini, selain itu mayoritas pengguna jalan ini adalah truck bermuatan besar serta container yang mana sering menjadi penyumbang kerusakan jalan. Berdasarkan beberapa factor yang telah dijelaskan diatas, maka perlu diadakan penelitian analisis kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Jepara-Bangsri Km 05 Desa Mambak yang mampu menyediakan sebuah sistem dan cara yang dapat menjadi evaluasi terhadap kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di Jalan Raya Jepara-Bangsri Km 05 Desa Mambak ini. Metode yang digunakan dalam analisa ini adalah metode Kuantitatif Descriptive atau survey lapangan yang mana akan digunakan untuk mengevaluasi Geometrik jalan, nilai accident rate (tingkat kecelakaan), accident cost (biaya kecelakaan) dan juga menetukan titik Black Spot (daerah rawan kecelakaan).
ANALISIS KERUSAKAN JALAN PADA RUAS JALAN RAYA JEPARA – BANGSRI KABUPATEN JEPARA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA DAN PCI ( PAVEMENT CONDITION INDEX ) Rendy, Oktarisa Aviska; Umam, Khotibul; Saputro, Yayan Adi; Qomaruddin, Mochammad; Roesdiana, Tira
Pasak: Jurnal Teknik Sipil dan Bangunan Vol 1 No 1 (2023): September
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Sains Al-Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/pasak.v1i1.5593

Abstract

Jalan Raya Jepara - Bangsri merupakan Jalan Provinsi dan termasuk jalan yang mengalami kerusakan jalan yang cukup parah. Sehingga diperlukan adanya analisis yang mengkaji tentang beberapa jenis kerusakan jalan tersebut serta penanganan yang sesuai dengan kerusakan jalan tersebut. Berdasarkan hasil analisis yang didapat jenis kerusakan yang terjadi pada ruas Jalan Raya Jepara-Bangsri KM 16 s/d KM 18 jika ditinjau dengan metode PCI dan Bina Marga memiliki peresentasi kerusakan sebesar Retak buaya (38,75%), Retak Blok (17,39%), Retak Pinggir (8,89%), Lubang (17,49%), Tambalan (12,99%), Pengausan (10,89%), dan amblas (3,59). Untuk penilaian kondisi jalan dengan metode PCI diperoleh rata-rata sebesar 55,523 yang termasuk dalam kategori sedang (Fair), sedangkan untuk metode Bina Marga diperoleh rata-rata nilai urutan prioritas sebesar 7,2. Hasil dari keduanya memiliki jenis penanganan yang sama yaitu Pemeliharaan Rutin. Untuk menghindari kerusakan jalan yang semakin parah maka perlu adanya perhitungan mengenai rencana tebal lapis tambahan perkerasan lentur. Berdasarkan hasil jenis nomogram 3 dengan Ipt = 2,0 dan Ipo = 4 sehingga diperoleh tebal perkerasan laston AC-WC (lapis aus) tebal 7,5 cm, AC-BC (lapis antara) tebal 10 cm, dan Lapis pondasi Sirtu kelas A tebal 12 cm.
Abu Gergaji Kayu Dan Fly ash Sebagai Bahan Tambah Semen Terhadap Kuat Tekan Dan Penyerapan Air Paving block Adib, Muhammad; Saputro, Yayan Adi; Rochmanto, Decky; Qomaruddin, Mochammad; Roesdiana, Tira
Pasak: Jurnal Teknik Sipil dan Bangunan Vol 1 No 1 (2023): September
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Sains Al-Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/pasak.v1i1.5643

Abstract

Jepara yang banyak bergerak di industri furniture yang mencakup pengelolaan kayu dan yang lain di jepara juga terdapat pltu tanjung b jepara yang mana hasil dari pembakaran batu bara menghasilkan limbah yang berupa fly ash, banyak nya limbah yang berupa fly ash dan serbuk gergaji kayu dalam upaya mengurangi limbah tersebut dimanfaatkan sebagai bahan tambah pada semen dalam proses pembuatan paving block, penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengukur tingkat kekuatan tekan dan tingkat penyerapan air dari paving block yang dihasilkan. Pada penelitian yang telah di lakukan dengan variasi campuran 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10% mengalami kenaikan dari umur 7 hari kuat tekan tertinggi nya di variasi 10% dengan nilai 31,8 MPa, di umur 14 hari kuat tekan tertinggi nya di variasi 10% dengan nilai 37,1 MPa, umur 28 hari kuat tekan tertinggi nya di variasi 10% dengan nilai 39,1 MPa, dikategorikan menurut SNI 03-0691-1996 masuk kedalam mutu B. Untuk penyerapan air nya mengalami pemadatan jadi penyerapan air nya menurun dari 0% ke 10% dengan nilai 3,393 – 3,192 dikategorikan menurut SNI 03-0691-1996 masuk kedalam mutu B karena nilai nya lebih dari 3%.
Mechanical Performance of Mortar with Partial Replacement of Cement by Laterite Stone Powder Gani, Moh Hari Febriana; Aidulghani, Bachtiar; Pangestu, Agung; Roesdiana, Tira
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 7 No. 2 (2025): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v7i2.223

Abstract

Background: Cement is a key component in mortar production due to its calcium-rich composition, which plays an essential role in pozzolanic reactions. However, the extensive use of cement contributes to high carbon emissions and limestone exploitation. The incorporation of laterite stone powder as a partial cement replacement offers a potential alternative to enhance mortar performance while promoting sustainable construction practices. Aims: This study aims to evaluate the effect of laterite stone powder as a partial substitute for cement on the compressive strength and density of mortar. Methods: A quantitative experimental approach was employed through laboratory testing. Laterite stone powder passing a 200-mesh sieve was used as a partial cement replacement at substitution levels ranging from 0% to 10% by weight of cement. The mortar mixture was prepared with a cement-to-sand ratio of 1:3 and a water–cement ratio of 0.5. Compressive strength and density tests were conducted on 50 mm × 50 mm × 50 mm cube specimens at curing ages of 7, 14, 21, and 28 days. Result: The results showed that the highest compressive strength, reaching 20.33 MPa, was obtained at a 3% laterite stone powder substitution after 28 days of curing. Substitution levels exceeding 3% resulted in a gradual decrease in compressive strength, indicating a reduction in mortar performance at higher replacement ratios. Conclusion: The study concludes that laterite stone powder can be effectively utilized as a partial cement replacement in mortar at an optimum level of 3%. This substitution not only improves compressive strength but also contributes to sustainable construction by reducing cement consumption and minimizing limestone exploitation in Indonesia.