Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERSEPSI MAHASISWA KEPERAWATAN TENTANG LIBERALISASI JASA KEPERAWATAN PADA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN DI INSTITUSI PENDIDIKAN KEPERAWATAN DI KOTA BANDUNG DAN CIMAHI Windasari Aliarosa; Muhammad Ari Fardiansyah; Aan Somana
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutual Recognition Arrangement (MRA) dalam jasa keperawatan merupakan salah satu nota pengakuan yang disusun dalam rangkaian Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN Economy Community/AEC). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi mahasiswa keperawatan tentang liberalisasi jasa keperawatan (Nursing Services) pasca pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di institusi pendidikan keperawatan di Kota Bandung dan Cimahi. Adapun hal-hal yang diteliti, meliputi 1) MRA ASEAN pada jasa keperawatan, 2) sumber daya manusia pada pelayanan jasa keperawatan, 3) tata kelola/registrasi pada pelayanan jasa keperawatan, 4) infrastruktur pendukung pada pelayanan jasa keperawatan. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang diikuti 455 responden dari 3 institusi pendidikan, di mana analisis data menggunakan SPSS, dan excel dalam mengkalkulasi mean, standar deviasi, dan rentang nilai skala untuk univariat dan Mann-Whitney U untuk meihat perbedaan persepsi antara mahasiswa D3 dan S1 Keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi mahasiswa program sarjana dengan diploma tiga keperawatan tentang liberalisasi jasa keperawatan pasca pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN, namun mayoritas mahasiswa memiliki persepsi yang positif tentang liberasi jasa keperawatan pada Masyarakat Ekonomi Asean. Modul pembelajaran tentang Jasa Keperawatan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN telah disusun sebagai hasil luaran penelitian ini. Kata Kunci : mahasiswa keperawatan, MEA, persepsi, nursing services
Pendekatan Research-Based Learning Mahasiswa Terhadap Peningkatan Pengetahuan Anak Jalanan Usia Sekolah Tentang Pencegahan Kekerasan Seksual di Kota Bandung Mona Megasari; Windasari Aliarosa
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research-based learning merupakan metode yang menggunakan riset sebagai latar belakang metodologi dan memiliki hasil eksperimental yang positif. RBL melibatkan tenaga pendidik spesialis untuk mengembangkan keterampilan seperti problem solving, critical thinking dan kreativitas mahasiswa. Salah satu mata kuliah yang tepat untuk menerapkan RBL sebagai metode pembelajaran adalah Child Abuse dalam Keperawatan dengan topik kekerasan seksual pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peningkatan pengetahuan anak jalanan tentang pencegahan kekerasan seksual di Kota Bandung melalui pendekatan Research-Based Learning mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain quasy-experiment: pretest-posttest control group dengan jumlah responden sebanyak 15 responden untuk kelompok intervensi dan 16 responden untuk kelompok kontrol yang ditentukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan software komputer untuk menghitung frekuensi pada analisis univariat dan paired t-test untuk analisis bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa retensi pengetahuan responden pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan retensi pada kelompok kontrol sehingga kegiatan RBL mahasiswa secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan anak jalanan usia sekolah tentang pencegahan kekerasan seksual di Kota Bandung. Pendekatan Research Based Learning ini dapat menjadi strategi pembelajaran pada mata kuliah Child Abuse, agar dapat dilanjutkan pada tahun ajaran selanjutnya dengan harapan angka kejadian kekerasan seksual pada anak, khususnya anak rentan (anak jalanan), dapat berkurang atau bahkan dapat dicegah. Kata Kunci : Kekerasan Seksual, Anak, Research-Based Learning
PENGARUH PENDEKATAN REFLECTIVE JOURNALING TERHADAP NILAI EVALUASI MAHASISWA PADA MATA KULIAH KEPERAWATAN ANAK DI STIKES BUDI LUHUR CIMAHI Windasari Aliarosa
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keperawatan anak merupakan salah satu mata kuliah dalam keperawatan di mana mahasiswanya perlu dilatih untuk meningkatkan kemampuan critical thinking agar mampu memberikan asuhan keperawatan kepada anak dan keluarganya dengan tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh pendekatan reflective journaling terhadap nilai mahasiswa pada mata kuliah Keperawatan Anak di STIKes Budi Luhur Cimahi. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy experiment posttest only. Jumlah responden sebesar 28 orang mahasiswa. Analisis data digunakan dengan teknik analisis untuk univariat dan bivariate. Tahap penelitian dimulai dai proses administrasi, informed consent, dan pengumpulan data selama 4 minggu. Diikuti dengan analisis data, diskusi hasil, dan pembuatan laporan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setengah responden pada kelompok intervensi memiliki nilai lulus pada mata kuliah Keperawatan Anak, hampir semua responden pada kelompok control memiliki nilai tidak lulus pada mata kuliah keperawatan anak. Sedangkan untuk hasil bivariate ditemukan adanya pengaruh pendekatan reflective journaling dengan nilai evaluasi pada mata kuliah keperawatan anak di STIKes Budi Luhur. Dari penelitian ini dikembangkan 3 buah modul pembelajaran dengan pendekatan reflective journaling. Keywords : reflective journaling, keperawatan anak, mahasiswa keperawatan
POLA PELAPORAN MAHASISWA KEPERAWATAN TERHADAP KEJADIAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK Rudi Karmi; Windasari Aliarosa
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual pada anak menjadi masalah global di semua negara, khususnya di Indonesia, di mana angka kejadiannya selalu meningkat. Di Indonesia dan di semua negara di dunia, kekerasan pada anak merupakan hal yang tersembunyi namun terjadi di hampir semua tempat, yaitu di rumah, di sekolah, di panti dan di jalanan. STIKes Budi Luhur sebagai institusi pendidikan keperawatan di Kota Cimahi memegang peranan yang penting sebab menjadi salah satu pihak yang berperan di garda depan dalam penanggulangan kekerasan seksual pada anak, termasuk di antaranya pelaporan dan pencegahan kejadian kekerasan seksual. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pola pelaporan mahasiswa terhadap kejadian kekerasan seksual  sebelum dan sesudah pemberian intervensi RBL (Research-Based Learning) serta mengidentifikasi pengaruh RBL terhadap pola pelaporan mahasiswa terhadap kejadian kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan two group posttest only with control. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 30 orang mahasiswa dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan statistic mean dan frekuensi untuk analisis univariat dan t-test untuk analisis bivariat. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan RBL tidak berpengaruh terhadap pola pelaporan mahasiswa tentang kejadian kekerasan seksual pada anak jalanan dalam Mata Kuliah Child Abuse di STIKes Budi Luhur Cimahi. Pelaksanaan perkuliahan Child Abuse dengan menggunakan metode Research-Based Learning agar dapat diterapkan secara berkelanjutan sebagai upaya pihak akademisi dalam menangani kejadian kekerasan pada anak khususnya di Wilayah Kota Bandung dan Cimahi.Kata Kunci : Pola pelaporan, Kekerasan seksual anak, Research-Based Learning