Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Stimulasi Critical Thinking Mahasiswa Melalui Pendekatan Concept Mapping-Vignette Pada Mata Kuliah Keperawatan Anak Aliarosa, Windasari; Megasari, Mona
JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Vol 6, No 1 (2020): VOL 6, NO 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpki.v6i1.21551

Abstract

ABSTRAKPermasalahan dalam pendidikan keperawatan adalah dibutuhkannya pengembangan strategi pembelajaran yang secara aktual dapat membantu meningkatkan keterampilan critical thinking mahasiswa, khususnya dalam mata kuliah keperawatan anak. Salah satu pendekatan yang dapat diaplikasikan adalah concept mapping-vignette. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh pendekatan concept mapping-vignette dalam stimulasi critical thinking mahasiswa pada mata kuliah keperawatan anak. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment post-test only  with control group. Pengambilan responden menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 37 orang yang terbagi menjadi kelompok intervensi sebanyak 19 orang dan kontrol sebanyak 18 orang melalui pemilihan acak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah California Critical Thinking Skills Test (CCTST). Hasil perhitungan statistik menunjukkan bahwa nilai p-value(0.283) lebih besar dari nilai α (0.05) yang menandakan tidak ada pengaruh signifikan pendekatan concept mapping-vignette terhadap stimulasi critical thinking mahasiswa pada mata kuliah keperawatan anak, namun responden pada kelompok intervensi memiliki nilai critical thinking relatif lebih tinggi dibandingkan dengan responden pada kelompok kontrol, khususnya pada item analisis, inferensial, evaluasi, dan deduksi. Sedangkan pada item induksi, responden pada kelompok intervensi memiliki nilai critical thinking yang lebih rendah dari kelompok kontrol. Berdasarkan pada hasil yang didapatkan, pendekatan concept mapping-vignette perlu diaplikasikan sebagai strategi pembelajaran di kelas khususnya pada mata kuliah keperawatan anak dan dapat dikembangkan untuk mata kuliah keperawatan yang lainnya. Penelitian lain perlu dilakukan dengan menggunakan instrumencritical thinking yang lain, dengan jumlah responden yang lebih besar, dan menggunakan desain pretest-posttest with control group. ABSTRACTThe problem in nursing education is the need to develop learning strategies that can help improve students' critical thinking skills, especially in pediatric nursing course. One approach that can be applied is concept mapping-vignette. The purpose of this study was to identify the effect of the concept mapping-vignette approach in the stimulation of students' critical thinking in child nursing courses. This study was used a quasi-experiment design post-test only with a control group. The respondents were taken by purposive sampling as many as 37 people who are divided into two groups, 19 respondents as intervention group and 18 respondents as control group through random selection. The instrument used in this study was the California Critical Thinking Skills Test (CCTST). The results of statistical calculations showed that the p-value is greater than the α value (0.05), which indicates that there is no significant effect of the concept mapping-vignette approach to the stimulation of students' critical thinking in pediatric nursing course, but respondents in the intervention group have relatively higher critical thinking values compared to respondents in the control group, especially in the items of analysis, inference, evaluation, and deduction. Whereas in the induction item, respondents in the intervention group had lower critical thinking values than the control group. Based on the results, the concept mapping-vignette approach needs to be applied as a learning strategy in the classroom especially in pediatric nursing course and can be developed for other nursing courses. Another research needs to conducted using other critical thinking instruments, with a larger number of respondents and using a pretest-posttest with control group design.
Nursing Students’ Skills Level of Promote Safety, Physiology Integrity, Psychosocial Integrity, and Health Promotion in Pediatric Care in a Selected Health Institute in Indonesia Windasari Aliarosa
Health Notions Vol 2, No 8 (2018): August
Publisher : Humanistic Network for Science and Technology (HNST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.853 KB) | DOI: 10.33846/hn.v2i8.268

Abstract

This study aimed to determine the level of skills of nursing students in term of promote safety, physiology integrity, psychosocial integrity, and health promotion in pediatric care in a selected health institute in Indonesia. The study made used of descriptive correlational research design. The participants of the study were nursing students and their clinical instructors. Universal sampling technique was used which encompassed the total twenty-three (23) nursing students and two (2) clinical instructors who directly supervised the students in the clinical area. Frequency, percentage statistical treatment, weighted mean, T-test, and Pearson-r were used to process the result of the study. Nursing students are moderately competent in area of skills in rendering pediatric care. There were significant differences between the ratings of the nursing students level of skills in pediatric care in all of variables as rated by nursing students themselves and by their clinical instructors. And there was no significant relationship between the nursing students’ age and gender and their level of skills in pediatric care. On the contrary, there was a significant relationship between the nursing students’ GPA and their level of skill in pediatric care. The proposed pediatric care clinical focus can be adopted to enhance nursing students’ level of skills in pediatric care. Keywords: Pediatric care, Nursing student, Skill’s clinical focus
PERSEPSI MAHASISWA KEPERAWATAN TENTANG LIBERALISASI JASA KEPERAWATAN PADA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN DI INSTITUSI PENDIDIKAN KEPERAWATAN DI KOTA BANDUNG DAN CIMAHI Windasari Aliarosa; Muhammad Ari Fardiansyah; Aan Somana
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutual Recognition Arrangement (MRA) dalam jasa keperawatan merupakan salah satu nota pengakuan yang disusun dalam rangkaian Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN Economy Community/AEC). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi mahasiswa keperawatan tentang liberalisasi jasa keperawatan (Nursing Services) pasca pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di institusi pendidikan keperawatan di Kota Bandung dan Cimahi. Adapun hal-hal yang diteliti, meliputi 1) MRA ASEAN pada jasa keperawatan, 2) sumber daya manusia pada pelayanan jasa keperawatan, 3) tata kelola/registrasi pada pelayanan jasa keperawatan, 4) infrastruktur pendukung pada pelayanan jasa keperawatan. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang diikuti 455 responden dari 3 institusi pendidikan, di mana analisis data menggunakan SPSS, dan excel dalam mengkalkulasi mean, standar deviasi, dan rentang nilai skala untuk univariat dan Mann-Whitney U untuk meihat perbedaan persepsi antara mahasiswa D3 dan S1 Keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi mahasiswa program sarjana dengan diploma tiga keperawatan tentang liberalisasi jasa keperawatan pasca pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN, namun mayoritas mahasiswa memiliki persepsi yang positif tentang liberasi jasa keperawatan pada Masyarakat Ekonomi Asean. Modul pembelajaran tentang Jasa Keperawatan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN telah disusun sebagai hasil luaran penelitian ini. Kata Kunci : mahasiswa keperawatan, MEA, persepsi, nursing services
Pendekatan Research-Based Learning Mahasiswa Terhadap Peningkatan Pengetahuan Anak Jalanan Usia Sekolah Tentang Pencegahan Kekerasan Seksual di Kota Bandung Mona Megasari; Windasari Aliarosa
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research-based learning merupakan metode yang menggunakan riset sebagai latar belakang metodologi dan memiliki hasil eksperimental yang positif. RBL melibatkan tenaga pendidik spesialis untuk mengembangkan keterampilan seperti problem solving, critical thinking dan kreativitas mahasiswa. Salah satu mata kuliah yang tepat untuk menerapkan RBL sebagai metode pembelajaran adalah Child Abuse dalam Keperawatan dengan topik kekerasan seksual pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peningkatan pengetahuan anak jalanan tentang pencegahan kekerasan seksual di Kota Bandung melalui pendekatan Research-Based Learning mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain quasy-experiment: pretest-posttest control group dengan jumlah responden sebanyak 15 responden untuk kelompok intervensi dan 16 responden untuk kelompok kontrol yang ditentukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan software komputer untuk menghitung frekuensi pada analisis univariat dan paired t-test untuk analisis bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa retensi pengetahuan responden pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan retensi pada kelompok kontrol sehingga kegiatan RBL mahasiswa secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan anak jalanan usia sekolah tentang pencegahan kekerasan seksual di Kota Bandung. Pendekatan Research Based Learning ini dapat menjadi strategi pembelajaran pada mata kuliah Child Abuse, agar dapat dilanjutkan pada tahun ajaran selanjutnya dengan harapan angka kejadian kekerasan seksual pada anak, khususnya anak rentan (anak jalanan), dapat berkurang atau bahkan dapat dicegah. Kata Kunci : Kekerasan Seksual, Anak, Research-Based Learning
PENGARUH PENDEKATAN REFLECTIVE JOURNALING TERHADAP NILAI EVALUASI MAHASISWA PADA MATA KULIAH KEPERAWATAN ANAK DI STIKES BUDI LUHUR CIMAHI Windasari Aliarosa
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keperawatan anak merupakan salah satu mata kuliah dalam keperawatan di mana mahasiswanya perlu dilatih untuk meningkatkan kemampuan critical thinking agar mampu memberikan asuhan keperawatan kepada anak dan keluarganya dengan tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh pendekatan reflective journaling terhadap nilai mahasiswa pada mata kuliah Keperawatan Anak di STIKes Budi Luhur Cimahi. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy experiment posttest only. Jumlah responden sebesar 28 orang mahasiswa. Analisis data digunakan dengan teknik analisis untuk univariat dan bivariate. Tahap penelitian dimulai dai proses administrasi, informed consent, dan pengumpulan data selama 4 minggu. Diikuti dengan analisis data, diskusi hasil, dan pembuatan laporan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setengah responden pada kelompok intervensi memiliki nilai lulus pada mata kuliah Keperawatan Anak, hampir semua responden pada kelompok control memiliki nilai tidak lulus pada mata kuliah keperawatan anak. Sedangkan untuk hasil bivariate ditemukan adanya pengaruh pendekatan reflective journaling dengan nilai evaluasi pada mata kuliah keperawatan anak di STIKes Budi Luhur. Dari penelitian ini dikembangkan 3 buah modul pembelajaran dengan pendekatan reflective journaling. Keywords : reflective journaling, keperawatan anak, mahasiswa keperawatan
POLA PELAPORAN MAHASISWA KEPERAWATAN TERHADAP KEJADIAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK Rudi Karmi; Windasari Aliarosa
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual pada anak menjadi masalah global di semua negara, khususnya di Indonesia, di mana angka kejadiannya selalu meningkat. Di Indonesia dan di semua negara di dunia, kekerasan pada anak merupakan hal yang tersembunyi namun terjadi di hampir semua tempat, yaitu di rumah, di sekolah, di panti dan di jalanan. STIKes Budi Luhur sebagai institusi pendidikan keperawatan di Kota Cimahi memegang peranan yang penting sebab menjadi salah satu pihak yang berperan di garda depan dalam penanggulangan kekerasan seksual pada anak, termasuk di antaranya pelaporan dan pencegahan kejadian kekerasan seksual. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pola pelaporan mahasiswa terhadap kejadian kekerasan seksual  sebelum dan sesudah pemberian intervensi RBL (Research-Based Learning) serta mengidentifikasi pengaruh RBL terhadap pola pelaporan mahasiswa terhadap kejadian kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan two group posttest only with control. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 30 orang mahasiswa dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan statistic mean dan frekuensi untuk analisis univariat dan t-test untuk analisis bivariat. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan RBL tidak berpengaruh terhadap pola pelaporan mahasiswa tentang kejadian kekerasan seksual pada anak jalanan dalam Mata Kuliah Child Abuse di STIKes Budi Luhur Cimahi. Pelaksanaan perkuliahan Child Abuse dengan menggunakan metode Research-Based Learning agar dapat diterapkan secara berkelanjutan sebagai upaya pihak akademisi dalam menangani kejadian kekerasan pada anak khususnya di Wilayah Kota Bandung dan Cimahi.Kata Kunci : Pola pelaporan, Kekerasan seksual anak, Research-Based Learning
THE COMPARISON OF HEALTH EDUCATION THROUGH TELEHEALTH (WHATSAPP) AND BOOKLET ON HIV/AIDS PREVENTION BEHAVIOR IN PROSPECTIVE BRIDES BASED ON THE HEALTH BELIEF MODEL Khoirunnisa, Khoirunnisa; Ambarsari, Wulan Novika; Aliarosa, Windasari
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 7, No 1 (2024): Journal of Maternity Care Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v7i1.12288

Abstract

Background : HIV/AIDS is a sexually transmitted disease that is currently a disease with a high prevalence in Indonesia with the majority of sufferers in the age range of 25-49 years old. Health education is one of the primary prevention efforts in suppressing the incidence of HIV / AIDS. Currently, there are many media that can be used in delivering health education such as booklets and telehealth. Objectives : The purpose of this study was to determine the most effective media in providing health education on HIV/AIDS prevention behavior in prospective brides based on the health belief model. Methods : The study method used a type of quantitative study with a quasy-experiment. This study has a total sample of 54 respondents with accidental sampling technique. This study instrument used AHBS (AIDS Health Belief Scale) as a questionnaire. Result : There is a significant difference between health education through telehealth and booklets on HIV / AIDS prevention behavior in prospective brides based on the health belief model through the Mann Whitney statistical test obtained the results of p value (0.000 <0.05). Conclusions : It can be concluded that telehealth media is a fairly effective tool with the resulting N-gain score of 59.8% in delivering health education. Through this research, it is hoped that Religious Affairs Office Cimahi can use telehealth (whatsapp) and booklets as a media for HIV/AIDS health education for prospective brides
PENGARUH PENDEKATAN REFLECTIVE JOURNALING TERHADAP NILAI EVALUASI MAHASISWA PADA MATA KULIAH KEPERAWATAN ANAK DI STIKES BUDI LUHUR CIMAHI Aliarosa, Windasari
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v12i2.62

Abstract

Keperawatan anak merupakan salah satu mata kuliah dalam keperawatan di mana mahasiswanya perlu dilatih untuk meningkatkan kemampuan critical thinking agar mampu memberikan asuhan keperawatan kepada anak dan keluarganya dengan tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh pendekatan reflective journaling terhadap nilai mahasiswa pada mata kuliah Keperawatan Anak di STIKes Budi Luhur Cimahi. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy experiment posttest only. Jumlah responden sebesar 28 orang mahasiswa. Analisis data digunakan dengan teknik analisis untuk univariat dan bivariate. Tahap penelitian dimulai dai proses administrasi, informed consent, dan pengumpulan data selama 4 minggu. Diikuti dengan analisis data, diskusi hasil, dan pembuatan laporan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setengah responden pada kelompok intervensi memiliki nilai lulus pada mata kuliah Keperawatan Anak, hampir semua responden pada kelompok control memiliki nilai tidak lulus pada mata kuliah keperawatan anak. Sedangkan untuk hasil bivariate ditemukan adanya pengaruh pendekatan reflective journaling dengan nilai evaluasi pada mata kuliah keperawatan anak di STIKes Budi Luhur. Dari penelitian ini dikembangkan 3 buah modul pembelajaran dengan pendekatan reflective journaling. Keywords : reflective journaling, keperawatan anak, mahasiswa keperawatan
PERSEPSI MAHASISWA KEPERAWATAN TENTANG LIBERALISASI JASA KEPERAWATAN PADA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN DI INSTITUSI PENDIDIKAN KEPERAWATAN DI KOTA BANDUNG DAN CIMAHI Aliarosa, Windasari; Fardiansyah, Muhammad Ari; Somana, Aan
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v12i2.65

Abstract

Mutual Recognition Arrangement (MRA) dalam jasa keperawatan merupakan salah satu nota pengakuan yang disusun dalam rangkaian Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN Economy Community/AEC). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi mahasiswa keperawatan tentang liberalisasi jasa keperawatan (Nursing Services) pasca pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di institusi pendidikan keperawatan di Kota Bandung dan Cimahi. Adapun hal-hal yang diteliti, meliputi 1) MRA ASEAN pada jasa keperawatan, 2) sumber daya manusia pada pelayanan jasa keperawatan, 3) tata kelola/registrasi pada pelayanan jasa keperawatan, 4) infrastruktur pendukung pada pelayanan jasa keperawatan. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang diikuti 455 responden dari 3 institusi pendidikan, di mana analisis data menggunakan SPSS, dan excel dalam mengkalkulasi mean, standar deviasi, dan rentang nilai skala untuk univariat dan Mann-Whitney U untuk meihat perbedaan persepsi antara mahasiswa D3 dan S1 Keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi mahasiswa program sarjana dengan diploma tiga keperawatan tentang liberalisasi jasa keperawatan pasca pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN, namun mayoritas mahasiswa memiliki persepsi yang positif tentang liberasi jasa keperawatan pada Masyarakat Ekonomi Asean. Modul pembelajaran tentang Jasa Keperawatan dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN telah disusun sebagai hasil luaran penelitian ini. Kata Kunci : mahasiswa keperawatan, MEA, persepsi, nursing services
PENDEKATAN RESEARCH-BASED LEARNING MAHASISWA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN ANAK JALANAN USIA SEKOLAH TENTANG PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI KOTA BANDUNG Megasari, Mona; Aliarosa, Windasari
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2020): Januari 2020
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v0i0.84

Abstract

Research-based learning merupakan metode yang menggunakan riset sebagai latar belakang metodologi dan memiliki hasil eksperimental yang positif. RBL melibatkan tenaga pendidik spesialis untuk mengembangkan keterampilan seperti problem solving, critical thinking dan kreativitas mahasiswa. Salah satu mata kuliah yang tepat untuk menerapkan RBL sebagai metode pembelajaran adalah Child Abuse dalam Keperawatan dengan topik kekerasan seksual pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peningkatan pengetahuan anak jalanan tentang pencegahan kekerasan seksual di Kota Bandung melalui pendekatan Research-Based Learning mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain quasy-experiment: pretest-posttest control group dengan jumlah responden sebanyak 15 responden untuk kelompok intervensi dan 16 responden untuk kelompok kontrol yang ditentukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data menggunakan software komputer untuk menghitung frekuensi pada analisis univariat dan paired t-test untuk analisis bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa retensi pengetahuan responden pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan retensi pada kelompok kontrol sehingga kegiatan RBL mahasiswa secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan anak jalanan usia sekolah tentang pencegahan kekerasan seksual di Kota Bandung. Pendekatan Research Based Learning ini dapat menjadi strategi pembelajaran pada mata kuliah Child Abuse, agar dapat dilanjutkan pada tahun ajaran selanjutnya dengan harapan angka kejadian kekerasan seksual pada anak, khususnya anak rentan (anak jalanan), dapat berkurang atau bahkan dapat dicegah. Kata Kunci : Kekerasan Seksual, Anak, Research-Based Learning