Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

USING CHAIN STORY GAME IN TEACHING WRITING NARRATIVE TEXT TO SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Vira Hidayani; Muhammad Al-Hafizh
Journal of English Language Teaching Vol 2, No 3 (2014): Serie A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jelt.v2i3.4291

Abstract

Abstrak Pada makalah ini, penulis membahas tentang penggunaan permainan berbentuk cerita berantai atau chain story, sebagai strategi dalam pembelajaran writing narrative text. Permainan ini bisa dilaksanakan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih terhadap materi yang telah dipelajari. Pada permainan ini siswa akan dibagi kedalam 4 kelompok. Sebelum permainan dimulai guru menjelaskan aturan main terlebih dahulu. Tiap-tiap kelompok harus menulis cerita secara bergiliran dengan mengikuti alur cerita yang telah ditulis terlebih dahulu oleh anggota kelompoknya. Dengan waktu yang dibatasi, tiap-tiap mereka akan berlomba menyelesaikan cerita mereka dengan kreativitas mereka sendiri. Cerita yang dibuat haruslah koheren satu dengan yang lain dan mendapatkan reward bagi yang mendapatkan skor tertinggi. Selama permainan ini seluruh siswa tidak hanya sekedar berpartisipasi, tapi juga mengasah daya berpikir mereka dalam membuat cerita atau menulis dan tanpa mereka sadari mereka pun belajar sambil bermain sehingga tidak adanya timbul rasa bosan atau jenuh dalam belajar writing.
TEACHING VOCABULARY TO JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS THROUGH SNAKE -WORD GAME Delmayanti Delmayanti; Muhammad Al-Hafizh
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 3 (2013): Serie A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.201 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v1i3.2361

Abstract

AbstrakSnake word Game adalah sebuah permainan kata berantai yang mana guru menulis huruf, kemudian siswa pertama harus menulis kata yang awalnya harus sama dengan kata yang di tulis guru. Siswa selanjutnya menulis kata yang awal katanya dimulai dari huruf akhir kata sebelumnya. Snake word game diharapkan membantu guru dalam mengajar kosa kata bahasa Inggris dan membuat siswa mengingat kosa kata dengan lebih mudah. Permainan ini membutuhkan kerja sama kelompok.Kata kunci: Snake -Word Game, teaching vocabulary at junior high school.
TEACHING WRITING A NARRATIVE TEXT BY USING COMIC CREATOR (BITSTRIPS) AS A MEDIUM TO SECOND GRADE STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL Fakhrun Nisa; Muhammad Al-Hafizh
Journal of English Language Teaching Vol 3, No 1 (2014): Serie A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.499 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v3i1.4305

Abstract

Abstrak Pengajaran menulis narrative text untuk siswa menengah pertama bukanlah hal yang mudah karena siswa sering kali mengalami kesulitan dalam mengekspresikan ide dan kurangnya motivasi untuk meningkatkan kemampuan dalam keterampilan menulis. Comic creator adalah salah satu aplikasi website yang dapat meningkatkan motivasi siswa dalam pengajaran menulis narrative teks. Pada aplikasi ini siswa dapat membuat cerita sendiri karena comic creator telah menyediakan karakter-karakter, latar-latar, tulisan-tulisan, dan sebagainya untuk mempermudah siswa dalam membuat dan merancang cerita yang mereka inginkan. Langkah-langkah dalam pengajaran menulis dengan comic creator yaitu preparation, pre-teaching, whilst-teaching dan post-teaching. Pada preparation guru mempersiapkan materi, media ajar dan rancangan pelaksanaan pembelajaran yang akan digunakan. Pada pre-teaching guru mengaktifkan latar belakang pengetahuan murid dengan memperlihatkan video atau gambar yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan. Pada whilst-teaching guru menerangkan lebih lanjut tentang narrative teks dan bagaimana langkah-langkah dalam menulis cerita yang baik melalui comic creator pada situs Bitstrips tersebut. Pada post-teaching guru menyimpulkan pelajaran dan memberikan tugas kepada siswa untuk memantapkan materi pembelajaran.   Kata kunci: Narrative text, Comic creator, Bitstrips.
TEACHING WRITING A NARRATIVE TEXT TO JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS BY USING PROBABLE PASSAGE STRATEGY Masvani Marulafau; Muhammad Al-Hafizh
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 3 (2013): Serie A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.248 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v1i3.1761

Abstract

Abstrak Makalah ini bertujuan untuk memperkenalkan cara pengajaran writing narrative text dengan menggunakan  probable passage strategy. Strategi probable passage merupakan cara yang komunikatif dalam pengajaran writing. Seorang guru membimbing siswa untuk memulai menulis teks naratif dengan memperkenalkan beberapa kosa kata inti yang terdiri dari kata kerja, kata sifat, tokoh, latar, masalah, penyelesaian masalah, dan akhir cerita. Guru menjelaskan setiap kata kunci yang diberikan, baik itu arti kata maupun penggunaannya dalam kalimat. Guru juga perlu mengelompokkan beberapa kata yang bisa digunakan dalam satu kalimat, seperti yang ada dalam teks naratif sebenarnya. Berdasarkan kata kunci tesebut, siswa mencoba menulis sebuah teks naratif berdasarkan apa yang mereka pahami dari kata kunci yang diberikan oleh guru. Dengan menggunakan strategi probable passage, siswa akan lebih mudah untuk menulis sebuah teks naratif.
THE EFFECT OF USING SELF REGULATED STRATEGY DEVELOPENT TOWARD SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS’ WRITING ABILITY IN HORTATORY EXPOSITION Dwi Bayu Saputra; Ratmanida Ratmanida; Muhammad Al-Hafizh
Journal of English Language Teaching Vol 3, No 1 (2014): Serie C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.382 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v3i1.4370

Abstract

Abstrak   Kemampuan menulis siswa kelas XI SMA Adabiah Padang masih rendah. Salah satu kesulitan yang dihadapi siswa ketika menulis teks adalah  membuat topic kalimat yang benar dan mengembangkan topic kalimat tersebut menjadi kalimat-kalimat yang benar secara tatabahasa. Membuat kalimat yang lengkap dan benar secara tata bahasa merupakan hal yang penting dalam menulis. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba untuk mengatasi masalah tersebut dengan menggunakan Self-Regulated Strategy Development. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari penggunaan Self-Regulated Strategy Development terhadap kemampuan menulis teks hortatory exposition siswa kelas XI SMA Adabiah Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang dilaksanakan di SMA Adabiah Padang. Self-Regulated Strategy Development ini memiliki enam proses dalam penggunaannya. Keenam proses ini adalah developing background knowledge, discussing, modeling, memorizing, supporting, dan write independently. Melalui pendekatan ini, siswa akan menulis dengan bantuan dirinya sendiri. Siswa akan bertanya kepada dirinya untuk membantu mengembangkan kalimat perkalimat dalam tulisannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata yang dihasilkan kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yaitu 70.23 : 63.63. Dengan menggunakan rumus t-test, diperoleh t-hitung sebesar 3.87 dan t-tabel sebesar 1.68. Hasil tersebut menyatakan bahwa t-hitung > t-tabel pada taraf signifikan 0.05, yang dapat disimpulkan bahwa penerapan Self-Regulated Strategy Development terhadap pengajaran hortatory exposition text memberikan dampak yang  baik terhadap kemampuan menulis siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran yang biasa digunakan guru di sekolah. Kata kunci: Self Regulated Strategy Development, Hortatory exposition.
TEACHING WRITING RECOUNT TEXT TO JUNIOR HIGH-SCHOOL STUDENTS BY USING FACEBOOK PEER-COMMENT Lina Marza; Muhammad Al-Hafizh
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie H
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.859 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v1i2.2006

Abstract

Abstrak Media dan aktivitas menulis yang diterapkan guru mempengaruhi kemampuan menulis siswa. Guru perlu menyediakan media yang dapat membuat mengajar dan belajar menulis teks menjadi lebih menyenangkan dan memberi siswa kesempatan untuk banyak berlatih menulis. Salah satunya dengan memanfaatkan situs jejaring sosial internet. Dengan Facebook, guru dapat membuka sebuah halaman kelompok dimana anggota kelasnya dapat berdiskusi secara online.  Melalui facebook, guru dapat menerapkan peer-comment dengan lebih mudah. Untuk meningkatkan kemampuan menulis, guru dapat memberi siswa tugas untuk mengunggah tulisannya di Facebook, dan tulisan tersebut akan dikomentari atau diperbaiki oleh siswa lainnya. Terakhir, menulis di facebook akan membuat kegiatan belajar menulis menjadi menyenangkan karena facebook adalah situs yang mereka akses hampir setiap hari. Keywords: writing, recount text, facebook, peer-comment
USING PICTORIAL STORY MEDIA IN TEACHING WRITING RECOUNT TEXT AT JUNIOR HIGH SCHOOL Amanda Yefi Bastian; Muhammad Al-Hafizh
Journal of English Language Teaching Vol 3, No 1 (2014): Serie A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.211 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v3i1.4301

Abstract

Abstrak Makalah ini membahas tentang penggunaan Pictorial Story sebagai media pengajaran dalam menulis sebuah recount text yang difokuskan pada siswa kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP). Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada umumnya kesulitan dalam membuat sebuah recount text. Hal ini disebabkan karena siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) kesulitan mencari ide yang akan dikembangkanmenjadisebuahteks. Tidak adanya aktivitas dan media pembelajaran yang menuntun dan memotivasi siswa untuk menggunakan imajinasi dalam menemukan dan menyusun ide-ide tersebut juga menjadi penghalang dalam membuat recount text. Maka dari itu makalah ini mengusulkan penggunaan Pictorial Story untuk membantu siswa mengumpulkan ide-ide dan meningkatkan motivasi siswa dalam menulis sebuah recount text. Pictorial Story adalah salah satu media yang bisa membantu siswa dalam menulis bahasa Inggris. Pictorial Story ini terdiri dari beberapa gambar dan dijelaskan oleh sebuah cerita sehingga siswa akan termotivasi untuk menulis. Dengan memanfaatkan Pictorial Story sebagai media pembelajaran menulis recount text, siswa akan termotivasi untuk membuat cerita yang lebih menarik. Selain itu guru dapat membuat recount text sendiri sebagai materi pembelajaran dengan menggunakan Pictorial Story sehingga pembelajaran akan lebih menarik. Kata Kunci: pengajaran menulis, teks recount, pengajaran di SMP, pictorial story media
USING CDO STRATEGY IN TEACHING WRITING A NARRATIVE TEXT Kartini Siregar; Muhammad Al-Hafizh
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie E
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.355 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v1i2.1974

Abstract

AbstrakArtikel  ini  membahas  penggunaan  suatu  strategi  pengajaran  dalam menulis narrative text dengan menggunakan stategi CDO (Compare, Diagnose, and Operate) yang difokuskan pada siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama. CDO  merupakan  strategi  menulis  teks  naratif   melalui  tiga  langkah,   yaitu Compare, Diagnose, dan Operate. Strategi dalam mengajar merupakan salah satu masalah yg umum dijumpai oleh para guru dalam pengajaran menulis narrative text. Strategi CDO mencakup kegiatan dalam memandu para siswa untuk menulis dengan  benar  melalui  proses  sehingga  akan  mempermudah  para  siswa  dalam menulis  narrative  text  dengan  mengikuti  ketiga  langkah  dalam  CDO  tersebut. Strategi ini akan membantu guru dalam mengajarkan penulisan narrative text.Keywords: writing, narrative text, compare, diagnose, operate
TEACHING WRITING A HORTATORY EXPOSITION TEXT TO SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS BY USING AN ADVERTISEMENT Vivi Alfatia; Muhammad Al-Hafizh
Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie B
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.3 KB) | DOI: 10.24036/jelt.v1i2.1737

Abstract

The use of advertisement can assist students in writing hortatory exposition text. The advertisementis given to students at the pre-writing stage. The type of advertisement that is used is electronic products that show a new product such as mobile phone, television, laptop etc. By looking at the advertisement, the students will be easier to get ideas to write. Then, the teacher makes the hortatory exposition text based on the ideas of the students on the topic in the advertisement. After that, the teacher gives another advertisement with the different topics. Then, the teacher divides the students in a group to write a hortatory exposition text based it provided. After finishing writing, the teacher checked the students' writing with other groups. At the end of the teaching, the teacher concludes material. ABSTRAK Penggunaan iklan untuk membantu siswa dalam menulis teks hortatory  exposition. Iklan diberikan kepada siswa pada tahap pra-menulis. Iklan yang digunakan adalah iklan produk electronik yang menunjukkan suatu produk terbaru seperti iklan mobile phone, televisi, laptop, dan lain-lain. Dengan melihat iklan, siswa akan lebih mudah untuk mendapatkan ide-ide untuk menulis. Kemudian guru membuat teks hortatory exposition berdasarkan ide-ide dari siswa tentang topik dalam iklan tersebut. Setelah itu, guru memberikan iklan dengan topik yang berbeda. Kemudian, guru membagi siswa dalam bentuk kelompok untuk menulis teks hortatory exposition berdasarkan iklan yang diberikan. Setelah selesai menulis, guru memeriksa hasil tulisan siswa bersama kelompok lainnya. Di akhir pengajaran, guru menyimpulkan materi. Kata kunci: an Advertisement, produk teknologi, writing at Senior High School