Mislinawati Mislinawati.
Unknown Affiliation

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KENDALA GURU MEMOTIVASI SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 46 BANDA ACEH Indah Purnama; Nurhaidah nurhaidah.; Mislinawati Mislinawati.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2018): JULI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.509 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kendala Guru Memotivasi Siswa Dalam Proses Pembelajaran di SD Negeri 46 Banda Aceh”. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Apa sajakah upaya yang dilakukan guru dalam memotivasi siswa belajar di SD Negeri 46 Banda Aceh? dan (2) apa sajakah kendala guru dalam memotivasi siswa pada proses pembelajaran di SD Negeri 46 Banda Aceh.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru memotivasi siswa dalam proses pembelajaran dan kendala guru memotivasi siswa dalam proses pembelajaran di SD Negeri 46 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini guru kelas berjumlah 6 orang.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan wawancara kegiatan guru dalam proses pembelajaran di kelas. Sedangkan pengolahan data menggunakan skala Guttman dengan menggunakan 3 tahap analisis data kualitatif, yaitu, data reduksi, data display, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dapat disimpulkan adanya upaya guru dalam melakukan motivasi pada siswa seperti, Melakukan komunikasi yang baik antar siswa dan orangtua, Memberi penguatan verbal dan nonverbal secara jelas, Menjalin hubungan emosional yang dalam pada siswa. Kendala yang dialami oleh guru diantaranya, Pertama, kendala verbalistik yaitu kurangnya pemahaman dari siswa. Kedua, kendala antarindividu yaitu tidak semua siswa aktif. Ketiga, hambatan lingkungan yaitu kurangnya kerjasama antar orangtua dan guru. Disarankan kepada guru untuk membangun hubungan yang baik dengan siswa dan orangtua.
KESIAPAN GURU KELAS TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA PROSES PEMBELAJARAN DI SDN 14 BANDA ACEH KECAMATAN ULEE KARENG BANDA ACEH Suci Nazirah; Mislinawati Mislinawati.; Said Darnius
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Kurikulum 2013  merupakan  pengembangan  atas  kurikulum  KTSP yang mempunyai ciri khastersendiri yaitu menggunakan pendekatan saintifik juga penilaian autentik. Perubahan kurikulum ini menuntut kesiapan guru yaitu kesiapan dalam mempraktekkan pendekatan saintifik dan penilaian autentik pada proses pembelajaran. Dalam penelitian ini yaang menjadi rumusan masalahnya adalah bagaimana kesiapan dan kendala guru kelas terhadap implementasi kurikulum 2013 pada proses pembelajaran  di SDN 14 Banda Aceh yang bertujuan untuk mengetahui kesiapan dan kendala guru kelas terhadap implementasi kurikulum 2013 pada proses pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek berjumlah 6 orang guru SDN 14 Banda Aceh. Data yang dikumpul menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil pengumpulan data kemudian dianalisis dengan dirangkum, penyajian dalam bentuk uraian baru kemudian di simpulkan.Hasil penilitian menyatakan bahwa kesiapan guru kelas terhadap implementasi kurikulum  2013 pada proses pembelajaran  di SDN 14 Banda Aceh pada aspek  pendekatan saintifik dan penilaian autentik masih berada di kategori kurang siap, hal tersebut dibuktikan dengan sebagian besar guru mengalami kendala dalam implementasi kurikulum 2013 pada saat menerapkan pendekatan saintifik dan penilaian autentik karena belum memahaminya secara mendalam.            Simpulannya adalah kesiapan guru kelas terhadap implementasi kurikulum 2013 pada proses pembelajaran  di SDN 14 Banda Aceh dilihat dari aspek pendekatan saintifik dan penilaian autentik masih berada di kategori kurang siap dalam artian guru belum sepenuhnya mengenal dan memahami tentang langkah pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Sedangkan pada penilaian autentik guru juga masih keterbatasan waktu dalam mengevaluasi seluruh aspek penilaian siswa. Disarankan kepada guru untuk banyak mengikuti pengembangan yang berbasis kurikulum  2013 melalui KKG yang di adakan oleh gugus di SDN 14 Banda Aceh.
PEMBINAAN AKHLAK TERHADAP SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SD NEGERI UNGGUL LAMPENEURUT ACEH BESAR Fatimah Juraini; Syarifah Habibah; Mislinawati Mislinawati.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penanaman akhlak sangat penting bagi siswa, selama ini masih banyak siswa yang kurang dalam berakhlak serta beretika. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana pembinaan akhlak di SDN Unggul lampeneurut dan faktor apa saja yang menghambat dalam pembinaan akhlak di SDN Unggul Lampeneurut. Adapun  penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  pembinaan akhlak terhadap siswa di Sekolah Dasar Negeri Unggul Lampeneurut Aceh Besar dan faktor yang menghambat dalam pembinaan akhlak.Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.  Pengumpulan data dengan teknik observasi dan wawancara. Subjek yang akan di observasi dan diwawancarai yaitu 6 guru. Pengolahan data dilakukan dengan tahapan analisis data yaitu mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah membina akhlak siswa dengan berbagai macam cara pembinaan yaitu melalui  metode pembiasaan,  keteladanan ,  nasehat, hukuman, peristiwa. Aspek pembinaan pembiasaan dan keteladan yang sering di terapkan di Sekolah Dasar Negeri Unggul Lampeneurut dalam bentuk kegiatan membiasakan siswa untuk mengucapkan salam terlebih dahulu ketika masuk kelas, membiasakan siswa untuk berdoa sebelum belajar, selanjutnya metode keteladanan dalam aspek guru mengucap salam sebelum ketika masuk kelas, guru berdoa sebelum mengajar dan guru berpakaian sopan.Adapun faktor yang menghambat dalam proses pembinaan akhlak ini ialah (1) faktor lingkungan masyarakat, (2) faktor lingkungan keluarga yang sering bertengkar, (3) pengaruh media sosialAdapun kesimpulannya pembinaan akhlak melalui metode pembiasaan, keteladan, nasehat, hukum dan peristiwa sudah dilakukan dengan baik. 
KEMAMPUAN MENULIS PENGALAMAN PRIBADI SISWA KELAS II SD NEGERI 46 BANDA ACEH Muhammad Aqsha; Bukhari Bukhari.; Mislinawati Mislinawati.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.946 KB)

Abstract

Dalam penilaian mecatat kepandaian individu sebagai konfigurasi daya kreasi, ada sejumlah standard atau aspek yang akan menjadi pembahasan yaitu aspek pemanfaatan tutur kata yang digunakan, meluaskan ide, keterbaruan karya, dan keharmonisan dalam mengembangkan karya. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Kemampuan menulis pengalaman pribadi siswa kelas II SD Negeri 46 Banda Aceh?. Khususnya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kemampuan menulis pengalaman pribadi siswa kelas II SD Negeri 46 Banda Aceh.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Adapun yang menjadi topik dalam kajian ini adalah pelajar tingkat II SD Negeri 46 Banda Aceh yang berjumlah 13 pelajar. penghimpunan bukti dibuat dengan cara membuat uji terhadap 13 pelajar tingkat II SD Negeri 46 Banda. penghimpunan bukti dibuat bersamaan dengan prosedur penghimpunan bukti setelah bukti terhimpun maka bagian bukti ditelaah dengan menggunakan persentase.Hasil penelitian terhadap siswa kelas II SD Negeri 46 Banda Aceh dalam menulis diperoleh yaitu sebanyak 1 orang siswa sebesar (7,59%) sangat mampu, 4 orang siswa (30,77%) mampu, 3 orang siswa (23,08%) cukup mampu dan sebanyak 5 orang siswa (38,46%) tergolong ke dalam kategori kurang mampu dalam mengikuti tes kemampuan menulis pengalaman pribadi.Dari hasil pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa dalam proses belajar mengajar terlihat siswa masih kurang paham dalam menulis seperti: penempatan tanda baca, ejaan, penggunaan kalimat yang efektif, serta masih ada sebagian siswa yang malas menulis dan ada yang belum dapat membaca dengan lancar, hal ini berdampak terhadap sebahagian besar siswa masih kurang mampu dalam memahami dengan benar terhadap unsur ejaan, tanda baca, huruf besar kecil, penggunaan kalimat yang efektif, kesesuaian isi suatu tulisan dengan judul dalam menulis pengalaman pribadi. Penyebab Kurangnya kemampuan siswa dalam menulis pengalaman pribadi di akibatkan guru kurang membiasakan menulis dan memberikan tugas kepada siswa tentang cerita atau menulis pengalaman pribadi.
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH DI SD NEGERI 1 SAREE KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR Agus Tya Sary; Mislinawati Mislinawati.; Adnan Adnan.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.679 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Upaya Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Sekolah Di SD Negeri 1 Saree Kecamatan Lembah Selawah Kabupaten Aceh Besar”. Rumusan masalah adalah bagaimanakah upaya kepala sekolah dalam meningkatkan mutu sekolah di SD Negeri 1 Saree Kecamatan Lembah Selawah Kabupaten Aceh Besar?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan kepala sekolah untuk meningkatkan mutu Sare. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari pemimpin dan para guru pegawai negeri sipil yang ada di SD tersebut. Metode yang digunakan  deskriptif. Teknik pengumpulan data di lakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. analisis data adalah  reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil data menunjukan bahwa upaya yang dilakukan kepala sekolah  dalam meningkatkan mutu di SD Negeri 1 saree belum optimal terlaksana, ada tiga ranah pencapian peningkatan mutu yaitu membangun kapasitas level birokrat, membangun kapasitas tingkat sekolah dan membangun kapasitas  kelas. Pencapaian yang telah dilakukan oleh kepala sekolah hanya pada tingkat membangun kapasitas pada level birokrat yang meliputi hubungan kepala sekolah dengan warga sekolah dan pengembangan tenaga pendidik khususnya guru sebagai inti pelaksanaan kegiatan yang harus di laksanakan, sedangkan dalam meningkatkan mutu melalui pencapaian level sekolah dan kelas belum optimal. Penyimpulan dalam penelitian ini ialah upaya kepala sekolah dalam meningkatkan mutu sekolah di belum berhasil. Dan disarankan agar kepala sekolah memiliki kebijakan dalam penggebrakan mutu di satuan pendidikannya.
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI SD NEGERI 1 KUALASIMPANG Dwi Permata Astria Z; Mislinawati Mislinawati.; Intan Safiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 4 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

x ABSTRAK            Pendidikan menjadi salah satu kunci masa depan bangsa Indonesia sehingga diperlukannya upaya dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja guru. Pentingnya peranan guru dalam pembelajaran, maka guru membutuhkan bimbingan, dorongan dan evaluasi dari kepala sekolah. Pembinaan kepala sekolah kepada guru dalam hal kegiatan belajar mengajar disebut supervisi akademik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah supervisi akademik kepala sekolah berpengaruh pada kinerja guru di SD Negeri 1 Kualasimpang. Penelitian ini memakai penelitian kuantitatif dan berjenis penelitian yang sifatnya korelasional. Sampel pada penelitian ini terdapat 20 orang guru di SD Negeri 1 Kualasimpang. Teknik akumulasi data yang dipakai saat melaksanakan penelitian ini yaitu survei kuesioner. Teknik dalam menganalisa data yang dipakai yaitu uji korelasi Pearson Product Moment.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik kepala sekolah berpengaruh yang signifikan pada kinerja guru di SD Negeri 1 Kualasimpang dengan nilai signifikansi 0,00 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya adanya pengaruh supervisi akademik pada kinerja guru. Dan nilai pearson correlation adalah 0,912 menunjukkan kedua variabel terdapat tingkat hubungan yang cukup kuat dan bersifat positif.            Simpulan dalam penelitian ini adalah supervisi akademik kepala sekolah memiliki pengaruh pada kinerja guru di SD Negeri 1 Kualasimpang dengan tingkat hubungan yang sangat kuat dan bersifat positif. Saran pada penelitian ini adalah pelaksanan supervisi akademik diharapkan kedepannya menjadi fokus kepala sekolah, guru, dan berbagai pihak yang terlibat di bidang pendidikan sehingga terwujudnya kinerja guru yang bermutu. Jika kinerja guru ditingkatkan, maka kualitas pendidikan akan meningkat. Dan diharapkan agar pelaksanaan supervisi akademik kedepannya lebih baik lagi.
PENERAPAN MODEL NUMBERED HEADS TOGETHER TERHADAP AKTIVITAS PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK PADA TEMA 9 SUBTEMA 3 DI KELAS V SD NEGERI 33 BANDA ACEH Suci Auda Safira; Mislinawati Mislinawati.; Nurhaidah Nurhaidah.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 4 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Model Numbered  Heads  Together  Terhadap Aktivitas Pembelajaran Peserta Didik Pada Tema 9 Subtema 3 di Kelas V SD Negeri 33 Banda Aceh”. Rumusan masalah : Bagaimana penerapan model Numbered Heads Together terhadap aktivitas pembelajaran peserta didik pada tema 9 subtema 3 di kelas V SD Negeri 33 Banda Aceh?. Pokok penelitian ini : menggambarkan penerapan model Numbered Heads Together pada aktivitas pembelajaran di tema 9 subtema 3.Jenis penelitian  yaitu deskriptif  pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas V yang berjumlah 33 orang. Teknik mengumpulkan data penelitian ini:pengamatan dan wawancara. Data pengamatan dianalisis melalui  presentase dan data wawancara menggunakan  analisis kualitatif dengan penurunan informasi, tampilan informasi, dan akhir.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Numbered Heads Together Terhadap Aktivitas Belajar Peserta Didik Pada Tema 9 Subtema 3 di Kelas V SD Negeri 33 Banda Aceh telah berjalan dengan sangat baik. Hal ini terlihat dari estimasi tindakan pendidik mencapai 95% khususnya tindakan kelas sangat baik dan siswa mencapai 92,5% klasifikasi sangat baik.