Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

BATASAN ITIKAD BAIK DALAM DOKTRIN BUSINESS JUDGEMENT RULE BAGI DIREKSI PERSEROAN TERBATAS (Studi Perbandingan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas dengan Australian Corporation Act (2001)) Adam Ramadhan
Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Sarjana Ilmu Hukum, Desember 2018
Publisher : Kumpulan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adam RamadhanFakultas Hukum Universitas Brawijaya ABSTRAK Dalam suatu Perseroan terbatas diwakili oleh Direksi sebagai organ perseroan yang diberikan kewenangan bertindak atas nama perseoran, dimuka maupun di luar pengadilan. Dalam tugasnya direksi bertugas dan mengambil segala keputusannya dengan itikad baik dan semata-mata hanya untuk kebaikan perseroan bukan untuk kepentingan pribadinya, maka jika perseroan mengalami kerugian maka tidak serta merta direksi dinyatakan bersalah dan harus bertanggung jawab secara pribadi terhadap kerugian yang dialami perseroan. Namun perkembangan ilmu hukum dikenal Business Judgment Rule ini, yang timbul dari praktik pengadilan dinegara-negara common law. Yang dimana prinsip ini mengatakan bahwa bila direksi telah mengambil keputusan yang sebelumnya telah mempertimbangkan keputusan bisnis dengan itikad baik maka keputusan tersebut mendapat kekebalan dan tak dapat dimintakan pertanggung jawaban pribadinya bila hasil dari keputusan tersebut tidak menguntungkan perseroan. Namun, belum ada undang-undang yang menjelaskan secara eksplisit mengenai batasan itikad baik tersebut, sehingga menjadi rancu untuk memutuskan apakah seorang direksi dapat dianggap telah mengambil keputusan dengan itikad baik atau tidak. Dengan menggunakan metode yuridis normatif dengan jenis pendekatan perundang-undangan, pendekatan komparatif dan pendekatan intepretasi penulis ingin mengkaji dan mencari batasan itikad baik bagi direksi dalam pengambilan keputusan nya dengan membandingkan hukum yang berlaku di negara Indonesia dan Australia. Kata kunci: Batasan Itikad Baik, Business Judgement Rule, Direksi, Perseroan Terbatas. ABSTRACT A limited liability company must have a representative called a director serving as an organ of the company who is authorised to execute tasks on behalf of the company, either inside or outside the court. The director has an authority to make decisions with good faith and is only aimed for the sake of the company, not for the personal interest. When, for example, the company encounters a financial loss, it is not quite appropriate for the director to be blamed for the loss. When such an issue takes place, business judgement rule will be applied, and it has been used in judiciary practice in several countries that follow common law. In this case, despite the fact that the financial loss occurs, the director of the company still gains immunity and is not subject to any liability since he/she has made the decision in good faith and he made it not for his/her own personal interest. However, there is no law that regulates the definition scope of good faith, meaning that it is not quite clear to see whether an individual executes a task with or without good faith. This research employed normative juridical method with statute, comparative, and interpretation approaches to find out the scope of definition of good faith in decision making by the director, in which the law applying in Indonesia and that in Australia was compared. Keywords: definition scope of good faith, business judgement rule, director, limited liability company 
Analisis Faktor-Faktor Aspek Pengetahuan Mahasiswa Pada Penggunaan ChatBot Berbasis AI Ilma Wulansari Hasdiansa; Hajar Dewantara; Adam Ramadhan; Akmar Akilah Kautsar; Al Maududi Bahmar
Jurnal Pendidikan Terapan Vol 2, No 2 May (2024)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/jupiter.v2i2.205

Abstract

Penelitian ini mendetailkan peran penting aspek pengetahuan dan akuisisi pengetahuan dalam meningkatkan efektivitas penggunaan ChatBot oleh mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 90% dalam konteks pembelajaran, ChatBot yang didesain khusus perlu menyajikan informasi yang akurat dan relevan guna memperkaya pemahaman mahasiswa. Faktor-faktor seperti konfirmasi ekspektasi, tingkat kepuasan, dan manajemen pengetahuan juga terbukti memiliki dampak signifikan terhadap penggunaan ChatBot secara berkelanjutan. Metode penelitian yang mendukung abstrak ini mencakup metode kuantitatif seperti survei dan analisis statistik untuk mengukur tingkat kepuasan dan konfirmasi ekspektasi pengguna terhadap ChatBot. Rekomendasi dari studi ini mencakup perbaikan desain ChatBot untuk memenuhi harapan pengguna, serta optimalisasi peran ChatBot dalam manajemen materi kuliah di lingkungan universitas. Analisis ini memberikan kontribusi penting bagi pengembang, desainer, penyedia layanan, dan instruktur untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas ChatBot dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa.
Analisis Pengaruh Work Stress dan Work Load Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Manufaktur dan Eksportir Furniture Bekti Setiadi; Adam Ramadhan; Silvy Sondari Gadzali; Okma Yendri; Rhena J
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 4 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4439

Abstract

Abstrak Penelitian ini dimaksudkan agar dapat memperoleh data tentang pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Indoexim International, serta melihat seberapa besar pengaruh yang diberikan oleh variabel independen terhadap variabel dependen yaitu kinerja karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan kepada staf kantor PT. Indoexim International yang berjumlah 33 karyawan. Untuk memperoleh data primer, peneliti menyebarkan kuesioner kepada staf kantor PT. Indoexim International dengan sedangkan untuk data sekunder diperoleh dari pihak PT. Indoexim International, buku-buku, dokumen, dansumber lain yang dapat mendukung penelitian ini. Dalam menganalisi data, peneliti menggunakan aplikasi SPSS Statistics 2.5, dengan menggunakan persamaan regresi linier berganda, serta untuk menguji hipotesis penulis menggunakan uji t, uji F. berdasarkan dari hasil uji t pada variabel beban kerja dan stress kerja terdapat pengaruh secara negatif signifikan terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan dari hasil uji tersebut maka hipotesis dalam penelitian ini diterima. Kata Kunci: Beban Kerja, Stres Kerja, dan Kinerja Karyawan
TANTANGAN PENEGAKAN HUKUM DALAM PEMBERANTASAN MAFIA TANAH: ANALISIS PRAKTIK PENIPUAN SERTIFIKAT TANAH DI INDONESIA Adam Ramadhan
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 12 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v10i12.11501

Abstract

Penegakan hukum dalam pemberantasan praktik mafia tanah di Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang kompleks. Mafia tanah, yang didefinisikan sebagai individu, kelompok, atau badan hukum yang melakukan tindak pidana yang menghambat penanganan sengketa pertanahan, telah menjadi masalah serius yang terjaring dalam sistem hukum. Sejak era reformasi, kerjasama antara aparat dan pejabat tertentu menyebabkan terjadinya praktik penipuan sertifikat tanah, yang tidak hanya mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap administrasi pertanahan tetapi juga berakibat pada kerugian material bagi pemilik tanah yang sah. Kelompok rentan, seperti petani dan masyarakat adat, sering kali menjadi korban utama, mengalami hilangnya akses terhadap lahan yang berujung pada konflik agraria dan ketidakadilan sosial. Kendala dalam penegakan hukum meliputi budaya impunitas, kurangnya koordinasi antar lembaga, dan adanya praktik korupsi yang meresap di berbagai tingkat birokrasi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif untuk mengevaluasi efektivitas regulasi serta mengidentifikasi akar permasalahan dalam praktik mafia tanah. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum telah ada, implementasi di lapangan masih mengalami banyak celah yang dimanfaatkan oleh jaringan mafia tanah. Oleh karena itu, diperlukan reformasi menyeluruh dalam regulasi dan peningkatan kapasitas institusional, termasuk integrasi teknologi digital dan penguatan mekanisme penegakan hukum. Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan hak kepemilikan tanah masyarakat yang sah dapat terlindungi dengan lebih baik, serta tercipta sistem pertanahan yang transparan dan adil demi mewujudkan keadilan sosial dan kepastian hukum di Indonesia.
Peramalan Harga Emas Berbasis Time Series Menggunakan Arsitektur LSTM Deep Learning Diva Arifal Adha; Adam Ramadhan; Habil Maulana; Patlan Putra Humala Harahap; Edi Ismanto
Computer Science and Information Technology Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Computer Science and Information Technology (CoSciTech)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/coscitech.v6i2.9980

Abstract

Gold is one of the most influential commodities in the global economy. Its high price volatility poses a significant challenge for investors, financial analysts, and policymakers in formulating effective strategies and making accurate decisions. Therefore, an accurate prediction method is needed to forecast future gold price movements. This study aims to forecast gold prices using a deep learning approach with the Long Short-Term Memory (LSTM) algorithm. The LSTM model is capable of learning long-term dependencies in time-series data, making it highly suitable for modeling complex and dynamic financial data. The data used in this study consists of daily historical gold prices obtained from reliable sources. A preprocessing phase was carried out to clean and normalize the data before training the model. Furthermore, this study compares the performance of the LSTM model with the Multilayer Perceptron (MLP) model to examine differences in prediction accuracy. Evaluation metrics such as Mean Squared Error (MSE) and Root Mean Squared Error (RMSE) were used to assess model performance. The results show that the LSTM model provides more accurate predictions compared to MLP, with lower error values and better model stability. In conclusion, the deep learning approach, particularly the LSTM model, can serve as an effective alternative for gold price forecasting and support data-driven decision-making in the financial sector.
Analisis Pengaruh kemiskinan, pertumbuhan penduduk, dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Jawa Timur tahun 2015 – 2023 Adam Ramadhan; Wahyu Hidayat; Wahyudi
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 6 No. 9 (2024): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v6i9.4564

Abstract

This research focuses on Population Growth, Human Development Index Level and Poverty Level in Economic Growth in East Java Province. Proper human development will enable the maximization of production factors, so HDI is considered to play an important role in contemporary economic development planning. The research method used, namely a certain type of quantitative research, was used in this research. Meanwhile, the methodology used in this research is a quantitative descriptive approach for research that tries to describe or characterize numbers that have been processed according to certain standards—not a qualitative descriptive methodology. The location of this research was carried out in East Java Province, whose capital is the city of Surabaya through the Central Statistics Agency (BPS) of East Java Province, while at that time the research was carried out in the XIV semester of 2023. The data collection methods used in this research were documentation and field studies. Regression analysis using panel data and the Eviews 9 program is the analysis method used in this research. The research results in this study are that the Poverty variable only has a negative and significant effect on HDI, which means that if the amount of poverty increases, the HDI value will also decrease, while for the variables Economic Growth Rate and Population Growth both have a significant positive effect on HDI, meaning that if As economic and population growth rates increase, the HDI value will also increase.
Analisis Sentiment Gambar pada Media Sosial dengan Pendekatan Deep Learning Muhammad Ridha Darwis; Adam Ramadhan; Diva Nurul Azila; Siti Fatimah Azzahrah Namar; Rafiqah Amelia Kasim; Marwan Ramdhany Edy
Jurnal MediaTIK Volume 7 Issue 2, Mei (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v7i2.2767

Abstract

Media sosial telah menjadi platform penting untuk berbagi konten dan interaksi, dengan jutaan gambar diposting setiap hari yang mencerminkan berbagai pengalaman dan emosi pengguna. Namun, analisis sentimen tradisional lebih sering dilakukan pada teks dibandingkan gambar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model deep learning, khususnya Convolutional Neural Network (CNN), untuk melakukan analisis sentimen pada gambar. Model ini dirancang untuk mengekstraksi fitur visual dan mengklasifikasikan gambar berdasarkan sentimen (positif, negatif, atau netral). Metode yang digunakan meliputi pengumpulan 50 gambar dari platform media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Facebook, yang diberi label sentimen secara manual oleh anotator terlatih. Data kemudian diproses dengan membaginya menjadi data latih (40 gambar), validasi (5 gambar), dan uji (5 gambar). Pengembangan model menggunakan arsitektur CNN seperti VGG16 dengan teknik transfer learning, diikuti dengan evaluasi performa menggunakan data uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model deep learning yang dikembangkan mampu memprediksi sentimen gambar dengan akurasi 80%, menggunakan metrik seperti precision, recall, dan F1-score. Confusion matrix memberikan gambaran rinci mengenai prediksi yang benar dan salah untuk setiap kategori sentimen. Kesimpulannya, pendekatan deep learning, khususnya CNN, menunjukkan potensi besar dalam analisis sentimen gambar di media sosial. Meskipun ada beberapa kesalahan prediksi, model ini mampu memberikan wawasan berharga tentang reaksi pengguna terhadap konten. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk memperbaiki kesalahan prediksi dan meningkatkan akurasi model dengan metode pelabelan data dan pemilihan fitur yang lebih efektif. Teknologi ini juga dapat digunakan untuk mendukung pemantauan konten media sosial guna menciptakan lingkungan online yang lebih aman dan sehat bagi pengguna.