Said Darnius
Unknown Affiliation

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

IDENTIFIKASI KESULITAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 DENGANPENDEKATAN SAINTIFIK DI KELAS TINGGI GUGUS MANGGA KECAMATAN JAYA BARU BANDA ACEH Suhartini. Suhartini; Fauzi. fauzi; Said Darnius
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Perubahan  kurikulum 2013 bertujuan untuk memperbaharui kurikulum menjadi lebih baik, namun dalam mengimplementasikan kurikulum 2013, guru masih mengalami kesulitan seperti dalam menerapkan Pendekatan Saintifik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa sajakah kesulitan guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifik di kelas tinggi Gugus Mangga Kecamatan Jaya Baru Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kesulitan guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 dengan pendekatan saintifik di kelas tinggi Gugus Mangga Kecamatan Jaya Baru Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif jenis deskriptif.Data bersumber pada guru yang mengajar.Subjek penelitian ini adalah seluruh guru kelas tinggi yang ada di Gugus Mangga Kecamatan Jaya Baru Banda Aceh.Pengumpulan Data di lakukan dengan angket, observasi dan wawancara.Data angket diolah dengan deskriptif persentase.Data wawancara dan observasi diolah dengan reduksi, display dan verification.Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan bahwa dalam menerapkan pendekatan saintifik guru masih mengalami kesulitan dalam menanya sebanyak 33,% dan kesulitan dalam menalar sebanyak 33%.Kesimpulan penelitian ini adalah guru kelas tinggi di Gugus Mangga Kecamatan Jaya Baru Banda Aceh masih kesulitan dalam menerapkan pendekatan saintifik, khususnya pada langkah menanya dan menalar. Sehingga proses pembelajaran tidak sesuai dengan yang diharapkan. Disarankan untuk para guru agar lebih  banyak lagi menekankan kegiatan-kegiatan yang berkaitan menanya dan menalar, namun dengan cara yang dapat membuat siswa merasa tertarik, termotivasi, serta berlomba untuk memberikan gagasan/ide (menalar). Kata Kunci :Identifikasi, Kurikulum, Pendekatan Saintifik, Kesulitan Guru
KEMAMPUAN MEMBACA CEPAT SISWA KELAS V SDN 1 ALUE DUA KECAMATAN LANGSA BARO Fona Farah Diba; Bukhari Bukhari.; Said Darnius
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca merupakan salah satu standar kemampuan dalam bahasa dan sastra Indonesia yang harus dicapai pada semua jenjang pendidikan, termasuk di jenjang SD. Melalui kemampuan membaca siswa diharapkan mampu membaca dan memahami teks bacaan dengan kecepatan yang memadai. Dengan membaca bagaikan membuka jendela dunia dengan membaca akan memperoleh berbagai pengetahuan dan informasi, karena semakin banyak membaca maka semakin banyak pula hal yang diketahui, sehingga untuk membantu dan untuk mempermudahkan mengetahui segala sesuatu, salah satu cara adalah melalui kegiatan membaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan membaca cepat pada siswa kelas V SDN 1 Alue Dua Kecamatan Langsa Baro. Hipotesis Penelitian ini adalah Tidak ada  kemampuan membaca cepat siswa kelas V SDN 1 Alue Dua Kecamatan Langsa Baro, Ada Kemampuan Membaca Cepat Siswa Kelas V SDN 1 Alue Dua Kecamatan Langsa Baro. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Adapun populasi dalam penelitian seluruh siswa kelas V SDN 1 Alue Dua Kecamatan Langsa Baro berjumlah 55 siswa. Data yang dikumpulkan menggunakan post tes, kemudian dianalisis secara deskriptif. Dari 55 siswa, yang mempunyai kecepatan efektif membaca  terdapat  8 orang siswa (14,8 %) di kategorikan sedang, dan 47 orang siswa (87,3 %) di kategorikan lambat.                                  Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh pada bab sebelumnya dan berdasarkan tujuan dari penelitian ini, maka dapat disimpulkan sebagai berikut. Dari Hasil tes kecepatan kelas V, Dari 55 siswa kelas V mempunyai kecepatan efektif membaca di antaranya 8 orang siswa (14,8 %) di kategorikan sedang dan 47 orang siswa (87,3 %) di kategorikan lambat. Jumlah siswa seluruhnya 55 siswa, dan hasil persentase seluruhnya 100 %.
KESIAPAN GURU KELAS TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA PROSES PEMBELAJARAN DI SDN 14 BANDA ACEH KECAMATAN ULEE KARENG BANDA ACEH Suci Nazirah; Mislinawati Mislinawati.; Said Darnius
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Kurikulum 2013  merupakan  pengembangan  atas  kurikulum  KTSP yang mempunyai ciri khastersendiri yaitu menggunakan pendekatan saintifik juga penilaian autentik. Perubahan kurikulum ini menuntut kesiapan guru yaitu kesiapan dalam mempraktekkan pendekatan saintifik dan penilaian autentik pada proses pembelajaran. Dalam penelitian ini yaang menjadi rumusan masalahnya adalah bagaimana kesiapan dan kendala guru kelas terhadap implementasi kurikulum 2013 pada proses pembelajaran  di SDN 14 Banda Aceh yang bertujuan untuk mengetahui kesiapan dan kendala guru kelas terhadap implementasi kurikulum 2013 pada proses pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek berjumlah 6 orang guru SDN 14 Banda Aceh. Data yang dikumpul menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil pengumpulan data kemudian dianalisis dengan dirangkum, penyajian dalam bentuk uraian baru kemudian di simpulkan.Hasil penilitian menyatakan bahwa kesiapan guru kelas terhadap implementasi kurikulum  2013 pada proses pembelajaran  di SDN 14 Banda Aceh pada aspek  pendekatan saintifik dan penilaian autentik masih berada di kategori kurang siap, hal tersebut dibuktikan dengan sebagian besar guru mengalami kendala dalam implementasi kurikulum 2013 pada saat menerapkan pendekatan saintifik dan penilaian autentik karena belum memahaminya secara mendalam.            Simpulannya adalah kesiapan guru kelas terhadap implementasi kurikulum 2013 pada proses pembelajaran  di SDN 14 Banda Aceh dilihat dari aspek pendekatan saintifik dan penilaian autentik masih berada di kategori kurang siap dalam artian guru belum sepenuhnya mengenal dan memahami tentang langkah pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Sedangkan pada penilaian autentik guru juga masih keterbatasan waktu dalam mengevaluasi seluruh aspek penilaian siswa. Disarankan kepada guru untuk banyak mengikuti pengembangan yang berbasis kurikulum  2013 melalui KKG yang di adakan oleh gugus di SDN 14 Banda Aceh.
KEMAMPUAN MENULIS NARASI BERDASARKAN MEDIA KARIKATUR SISWA KELAS IV SDN NEUSOK TEUBALUI ACEH BESAR M. Iqbal D. Tumanggor; Adnan Adnan.; Said Darnius
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.518 KB)

Abstract

Tidak semua siswa mampu menulis karangan narasi dengan baik dan benar. Sebab  itu, wajib tersedianya usaha guna meningkatkan keterampilan menulis anak didik. Usaha yang sanggup menolong anak didik dalam menggores sebuah karya cerita adalah menggunakan media karikatur. Ringkasan kasus waktu pengkajian ialah macam manakah fase keahlian menggores karya cerita berdasarkan sarana parodi anak didik tingkat IV SDN Neusok Teubalui Aceh Besar. Pengkajian ini bermaksud memaparkan tingkat kemampuan menggores sebuah karya cerita berdasarkan sarana parodi anak didik kelas IV SDN Neusok Teubalui Aceh Besar.Pengkajian ini menggunakan ancangan kualitatif dengan jenis pengkajian deskriptif. Pengkajian ini dilakukan di tingkat IV SDN Neusok Teubalui Aceh Besar dengan pokok pengkajian berjumlah 20 anak didik yang terdiri dari 12 pria dan 8 wanita. Instrumen yang digunakan adalah tes menulis narasi dari sebuah gambar karikatur. Bahan yang terkumpul dari perolehan uji ditelaah melalui bagan kelompok keahlian anak didik, akhirnya menentukan persentase dihitung dengan cara memakai formula persentase. Landasan produk penelitian yang terdapat dari 20 anak didik yang menjejaki uji sebanyak 6 anak didik dengan persentase 30% tergolong ke dalam kategori baik sekali, sebanyak 7 siswa masing-masing tergolong ke dalam kategori baik dan cukup sebesar 35%. Maka secara keseluruhan, diperoleh nilai sebesar 1290 dengan nilai rata-rata kemampuan siswa menulis narasi adalah 65% berlandaskan keahlian evaluasi diterima ke dalam kelompok bagus, maka dapat dijalinkan kemampuan menulis narasi berdasarkan media karikatur siswa kelas IV SDN Neusok Teubalui berada pada kategori baik.
HUBUNGAN KEMAMPUAN MENYIMAK DENGAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA SISWA KELAS III SD NEGERI 26 BANDA ACEH Aisyah Sukma; Bukhari Bukhari.; Said Darnius
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan pemahaman siswa terhadap menyimak dan berbicara masih tergolong rendah. Kurangnya kemampuan menyimak dan berbicara siswa SD ini harus segera diatasi, karena akan berakibat fatal untuk dalam menempuh jenjang pendidikan selanjutnya. Adapun Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu” adakah hubungan antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara pada siswa kelas III SD Negeri 26 Banda Aceh. Bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara. Hipotesis penelitiannya terdapat hubungan antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara pada siswa kelas III SD Negeri 26 Banda Aceh.Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Dilaksanakannya penelitian di SD Negeri 26 Banda Aceh dengan populasinya 29 siswa dan sampelnya 29 siswa. Menggunakan Instrumen tes berbentuk soal uraian dan tes lisan. Hasil tes kemudian dianalisis menggunakan tabel kategori kemampuan siswa. Pengujian hipotesis menggunakan uji statistik korelasi Product Moment.Hasil analisis data diperoleh diketahui menyimak siswa pada kategori baik dengan rata-rata 70,3 dan kemampuan berbicara pada kategori baik dengan rata-rata 69,6. Dari hasil analisis korelasi antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara diperoleh nilai korelasi r hitung sebesar 0,370 yang termasuk kriteria rendah dan diperoleh r tabel sebesar 0,367. Dengan demikian, r hitung lebih besar dari r tabel, maka  dinyatakan ditolak dan  dinyatakan diterima kebenarannya, artinya terdapat hubungan antara kemampuan menyimak dengan kemampuan berbicara pada siswa kelas SDN 26 Banda Aceh
KEMAMPUAN MEMBACA CEPAT SISWA KELAS V SDN 1 ALUE DUA KECAMATAN LANGSA BARO Fona Farah Diba; Bukhari Bukhari; Said Darnius
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2019): jurnal ilmiah mahasiswa pgsd
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca merupakan salah satu standar kemampuan dalam bahasa dan sastra Indonesia yang harus dicapai pada semua jenjang pendidikan, termasuk di jenjang SD. Melalui kemampuan membaca siswa diharapkan mampu membaca dan memahami teks bacaan dengan kecepatan yang memadai. Dengan membaca bagaikan membuka jendela dunia dengan membaca akan memperoleh berbagai pengetahuan dan informasi, karena semakin banyak membaca maka semakin banyak pula hal yang diketahui, sehingga untuk membantu dan untuk mempermudahkan mengetahui segala sesuatu, salah satu cara adalah melalui kegiatan membaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan membaca cepat pada siswa kelas V SDN 1 Alue Dua Kecamatan Langsa Baro. Hipotesis Penelitian ini adalah Tidak ada  kemampuan membaca cepat siswa kelas V SDN 1 Alue Dua Kecamatan Langsa Baro, Ada Kemampuan Membaca Cepat Siswa Kelas V SDN 1 Alue Dua Kecamatan Langsa Baro. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Adapun populasi dalam penelitian seluruh siswa kelas V SDN 1 Alue Dua Kecamatan Langsa Baro berjumlah 55 siswa. Data yang dikumpulkan menggunakan post tes, kemudian dianalisis secara deskriptif. Dari 55 siswa, yang mempunyai kecepatan efektif membaca  terdapat  8 orang siswa (14,8 %) di kategorikan sedang, dan 47 orang siswa (87,3 %) di kategorikan lambat. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh pada bab sebelumnya dan berdasarkan tujuan dari penelitian ini, maka dapat disimpulkan sebagai berikut. Dari Hasil tes kecepatan kelas V, Dari 55 siswa kelas V mempunyai kecepatan efektif membaca di antaranya 8 orang siswa (14,8 %) di kategorikan sedang dan 47 orang siswa (87,3 %) di kategorikan lambat. Jumlah siswa seluruhnya 55 siswa, dan hasil persentase seluruhnya 100 %.
PENGARUH MEDIA E-LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN 20 BANDA ACEHPENGARUH MEDIA E-LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN 20 BANDA ACEH Maya Rahmatia; Monawati. Monawati; Said Darnius
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) telah membawa perubahan pesat dalam aspek kehidupan manusia. Salah satu bidang yang mendapatkan dampak cukup berarti dalam perkembangan IPTEK adalah bidang pendidikan. Salah satu produk IPTEK untuk pembelajaran adalah media e-learning. Penelitian ini berupaya untuk melihat apakah terdapat pengaruh media e-learning terhadap hasil belajar matematika siswa di kelas IV SD Negeri 20 Banda Aceh. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media e-learning terhadap hasil belajar matematika siswa di kelas IV SD Negeri 20 Banda Aceh. Hipotesis penelitian ini ada pengaruh media e-learning terhadap hasil belajar matematika siswa di kelas IV SD Negeri 20 Banda Aceh.            Pendekatan yang digunakan dalam penelian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimental semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 20 Banda Aceh yang terdiri dari 3 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang siswa kelas IV-3 yang terdiri dari 18 orang perempuan dan 14 orang laki-laki. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pemberian tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik Uji-t pada taraf 5% (α=0,05).Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian, karena thitung ≥ ttabel yaitu 4,8  ≥  2,042, sehingga H0 ditolak atau H1 diterima maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh media e-learning terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi pecahan di kelas IV SDN 20 Banda Aceh. Kemampuan siswa menyelesaikan soal tes yang berhasil yaitu 78,12%. Kata kunci: Kecerdasan Logika Matematika, Kedisiplinan Belajar 
Pelaksanaan Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Sekolah Dasar Negeri 8 Kota Sabang M Iqbal; Said Darnius; Mahmud Mahmud
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 3 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan program usaha kesehatan sekolah mempunyai 3 komponen, yaitu pendidikan, pelayanan, dan lingkungan yang bersih. masalah yang ada di penelitian ini yaitu pelaksanaan program (UKS) di Sekolah Dasar Negeri 8 Kota Sabang, Faktor apa saja yang mendukung pelaksanaan program (UKS) Apa saja kendala pelaksanaan program (UKS). Maksud dari adanya adalah penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program UKS, faktor yang mendukung pelaksanaan program UKS, kendala yang dihadapi oleh guru dalam pelaksanaan program (UKS) di Sekolah Dasar Negeri 8  Kota  Sabang.            Pendekatan yang digunakai adalah kualitatif dan jenis penelitiannya adalah metode deskriptif. Data yamg diperoleh dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya semua data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penerapan program usaha kesehatan sekolah di SD Negeri 8 Kota Sabang dilaksanakan oleh pihak Sekolah Dasar Negeri 8 Kota Sabang. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan UKS di sekolah ini sudah dilaksanakan sebaik mungkin, baik dari kepala sekolah, pelaksana UKS dan beserta para pendidik. Faktor yang mendukung pelaksanaan program (UKS) adalah puskesmas, sekolah beserta wali murid. kendala yang terjadi dilapangan adalah terkandalanya jarak yang yang telalu jauh sehingga peserta didik yang sakit dan memerlukan penanganan lebih serius tidak tertangani dengan cepat. Jadwal yang tidak menentu dari pihak puskesmas terhadap penyuluhan disekolah. Tidak terstrukturnya jadwal penyuluhan dari puskesmas dengan sekolah. Kendala bisa di atasi karena adanya hubungan yang baik dari pendidik, wali murid, serta pihak puskesmas. 
UPAYA GURU MEMOTIVASI SISWA PADA PEMBELAJARAN PERMAINAN SEPAKBOLA DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI SUNGAI LIMPAH SIBREH, ACEH BESAR Erwin Syahputra; Said Darnius; Masri Masri
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.11 KB)

Abstract

Permainan sepakbola merupakan salah satu  dari materi pembelajaran pendidikan jasmani yang berada dalam ruang lingkup mata pelajaran permainan bola besar yakni pembelajaran cabang olahraga beregu. Olahraga permaian bola besar ini sangat membutuhkan keterampilan dasar, kerjasama tim, dan pengetahuan yang cukup untuk bisa memainkan permainan sepakbola, selain itu kemauan atau minat dalam memainkan permainan ini sangat mendukung berlangsungnya tingkat kemampuan permainannya, maka motivasi merupakan aspek terpenting dalam proses belajar dan mengajar memainkan sepakbola., Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dan sekolah dalam memotivasikan siswa belajar permainan sepakbola pada MIN sungai limpah sibreh. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik propusive sample atau sampel bertujuan yakni siswa putra kelas 4 (empat), kelas 5 (lima) dan kelas 6 (enam) yang berjumlah 27 orang siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan menggunakan Angket sebagai intrumen kunci dan lembar observasi serta wawancara sebagai instrumen pendukung. Hasil analisis penelitian diketahui peranan guru dalam mengajar, mengfasilitasi sarana permainan sepakbola serta  meningkatkan Motivasi Siswa Terhadap Permainan Sepakbola pada MIN sungai limpah mengambarkan masih banyak kendala yang harus di optimalkan dan dipertimbangkan hal ini untuk meningkatkan potensi siswa khusunya pada pelajaran permainan sepakbola. Motivasi siswa yang di upayakan oleh guru pendidikan jasmani pada MIN Sungai Limpah sudah menunjukan hasil yang baik dilihat dari upaya sekolah yang mengfasilitasi pembelajaran khususnya permainan sepakbola serta upaya guru dalam mengembangkan pembelajran permainan sepakbola untuk meningkatkan potensi siswa. Kata Kunci : Motivasi, Sepakbola
Peningkatan Hasil Belajar Mahasiswa melalui Forum Diskusi Online di Jurusan PGSD FKIP Universitas Syiah Kuala Mislinawati Mislinawati; Linda Vitoria; Intan Safiah; Said Darnius
Pesona Dasar : Jurnal Pendidikan Dasar dan Humaniora Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Pesona Dasar Vol.10 No.1 (April 2022)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pear.v10i1.25990

Abstract

The use of online discussion is an alternative mode of learning during the pandemic. The purpose of this study was to determine the effect of online discussion forums on the learning outcomes of the students at PGSD FKIP Universitas Syiah Kuala, especially in the Lesson Planning course. This study used a pre-experimental research method with a One-Group Pretest-Posttest Design. The research was conducted in the Even Semester of the 2020/2021 Academic Year. 17 students participated in the study. Through hypothesis testing using a paired sample t-test with a significance level of 5%, it was found that there was a significant difference between students’ learning outcome before and after the use of online discussion. Thus, it can be concluded that there is a significant effect of the use of online discussion forums on students’ learning outcomes at PGSD FKIP Universitas Syiah Kuala.