Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PkM: Penyuluhan dan Pelatihan Teknologi Robotika dan Animasi Ibnu Rasyid Munthe; Ramadani Pane; Budianto Bangun; Ali Akbar Ritonga; Inez Chania Panjaitan
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 4 No. 1 (2021): Mei: TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan pada Siswa/i Ibay Komputer Rantauprapat dengan baik peserta dan staf yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 35 orang dimana siswa yang mengikuti penyuluhan dan pelatihan dari tingkat SMA Sebanyak 10 orang dengan persentase 29%, pelajar tingkat SMK sebanyak 20 orang dengan persentase 57%, kemudiaan Diploma sebanyak 5 orang dengan persentase 14%, siswa dan staf yang mengikuti penyuluhan dan pelatihan tersebut. Hasil Post Test yang dilakukan diakhir acara siswa dan staf yang memahami materi penyuluhan dan pelatihan teknologi robotika dan animasi yang menyatakan paham sebanyak 29 orang dengan persentase 83% dan 6 orang yang menyatakan tidak paham dengan persentase 17%. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa animo terhadap acara penyuluhan dan pelatihan teknologi robotika dan animasi sangat baik. Hal ini mengindikasikan bahwa para Siswa/I dan staff ibay komputer menyambut positif kegiatan yang telah dilakukan. Sesuai dengan harapan mereka sangat mengharapkan adanya kegitan-kegiatan yang sifatnya memberikan edukasi dan pelatihan memberi pengetahuan yang baru dan inovasi
Rancangan Card Door Lock Sensor RFID Berbasis Arduino Uno Pada Kelas TI-VII Universitas Labuhanbatu Windo Tan; Ali Akbar Ritonga; Budianto Bangun
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 22, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v22i1.7465

Abstract

Rancangan Card Door Lock Sensor RFID berbasis Arduino Uno pada Kelas TI-VII Universitas Labuhanbatu merupakan sebuah proyek yang bertujuan untuk menciptakan sebuah sistem kunci pintu yang dapat digunakan dengan menggunakan kartu RFID. Proyek ini menggunakan Arduino Uno sebagai mikrokontroler yang akan digunakan untuk mengontrol sistem kunci pintu tersebut. Rancangan ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam penggunaan sistem kunci pintu di Kelas TI-VII Universitas Labuhanbatu.
Pelatihan Pengetahuan Teknologi Informasi Desa N7 Aek Nabara Budianto Bangun; Mila Nirmala Sari Hasibuan; Irmayanti Irmayanti; Budi Febriani; Fitri Aini Nasution; Ali Akbar Ritonga
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 3, No 2: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JULI 2023
Publisher : IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v3i2.4722

Abstract

Pelatihan pengetahuan teknologi informasi dalam rangka pengabdian di Masyarakat sangat berperan penting dengan adanya pelatihan  di Desa N-7 Aek Nabara yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 02 Desember 2019, dengan jumlah peserta yang mengikuti pelatihan pengetahuan teknologi berupa internet sebanyak 10 orang. Dalam penyampaian materi yang dipaparkan sangat baik. Sebelum melangsungkan kegitan pelatihan pengetahuan teknologi informasi tersebut di adakan tes, ternyata diketahui yang tidak mengetahui memakaipelatihan pengetahuan teknologi informasi Penggunaan internet dengan tujuan pengabdian kepada masyarakat di Desa N-7 Aek Nabara sangatlah direspon positif dan membawa transformasi terhadap warga Desa N-7 Aek Nabara yang mengikuti pelatihan pengetahuan teknologi informasi tentang intenet tersebut dilakukan post-test disaat akhir pemaparan materi oleh tim pengabdian pada warga oleh dosen dan mahasiswa fakultas sains dan teknologi universitas labuhanbatu diketahui sungguh bagus perubahan warga tersebut ditinjau dari hasil adapun kekurangan yang diperoleh dalam pelatihan serta pembelajaran itu disebabkan dengan adanya faktor- faktor lain misalnya tidak ketersedian alat prasarana disaat pelatihan itu, dan kemampuan peserta yang berbeda-beda maka perlu dicoba pelatihan dan pendidikan Penggunaan internet pada warga Desa N-7 Aek Nabara dimasa-masa-masa yang akan datang.
Sistem Pendukung Keputusan Penerapan Metode MOOSRA dan Pembobotan ROC dalam Penilaian Kinerja Laboran Kimia Deby Lorensyah Rambe; Ali Akbar Ritonga; Elysa Rohayani Hasibuan; Iwan Purnama
JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Vol 7, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/mib.v7i3.6381

Abstract

Laboran is a designation for technical personnel who operate in a laboratory environment or a place related to scientific, research or testing activities. A chemical worker is a technical worker who has specific knowledge and skills in the chemical field. In schools, chemical workers have a role as workers who supervise and manage chemical laboratories. His main duties include sampling, material testing, data processing and maintenance of laboratory equipment. The school needs to know the performance of each chemical worker, so an assessment of the performance of each chemical worker is needed so that the school knows the best performance of the chemical worker, an additional salary will be added. The performance assessment includes several criteria namely Technical Expertise, Professional Ethics, Problem Solving, Punctuality, Safety and Health, Maintenance of tools and materials, Report Quality, Self-Development, Accuracy, Teamwork and Communication. To simplify the evaluation system for the performance of chemical workers and find out who is the best, a decision-making system is needed, namely a decision support system (DSS). SPK is a system designed to assist decision makers in solving problems or choosing the best option from various available alternatives. In this study the authors used the MOOSRA (Multi-Objective Optimization on the Basis of Simple Analysis) method and ROC (Rank Order Centroid) weighting. The MOOSRA method is a stable, consistent, and reliable multi-criteria comparison method that can provide an accurate assessment of chemical workforce performance. From the application of the ROC and MOOSRA methods, it was obtained an assessment of the performance of the chemical workforce with the chemical workforce alternative with the highest performance, namely the LK07 alternative on behalf of Gueen with a value of 207.95261.
INTEGRASI CODING DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI DIGITAL PESERTA DIDIK Ali Akbar Ritonga; Elysa Rohayani Hasibuan; Rohani Rohani
Jurnal Informatika Vol 14, No 2 (2026): INFORMATIKA
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/informatika.v14i2.9633

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi dalam dunia pendidikan, termasuk melalui integrasi Coding dan Artificial Intelligence (AI) sebagai bagian dari proses pembelajaran. Penguasaan kedua kompetensi tersebut tidak hanya mendukung kemampuan teknis peserta didik, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan berpikir komputasional, kreativitas, pemecahan masalah, serta kompetensi digital yang dibutuhkan pada abad ke-21. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran integrasi Coding dan AI dalam pembelajaran serta kontribusinya terhadap peningkatan kompetensi digital peserta didik. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai sumber ilmiah, meliputi artikel jurnal, buku, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi Coding dan AI mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Selain meningkatkan literasi digital, implementasi Coding dan AI juga mendorong kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, kreativitas, serta kesiapan menghadapi tantangan transformasi digital. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kompetensi pendidik, infrastruktur teknologi, dan kesiapan kurikulum. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan, penguatan kapasitas guru, serta penyediaan sarana pembelajaran yang memadai agar integrasi Coding dan AI dapat diterapkan secara optimal dan berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi digital peserta didik.
Implementasi Sistem Smart Tracking Berbasis IoT pada Mobil Pembersih Otomatis Menggunakan ESP32 dan GPS Aldipan Azry; Ali Akbar Ritonga; Sahat Parulian Sitorus
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 3 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i3.16590

Abstract

Mobil pembersih otomatis memerlukan sistem yang mampu memberikan informasi posisi terbaru selama alat beroperasi. Masalah utama penelitian ini adalah belum tersedianya mekanisme pemantauan sederhana dan mandiri untuk mengetahui posisi serta status kerja kendaraan tanpa bergantung pada server eksternal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe pemantauan tertanam pada kendaraan otonom dengan menggunakan mikrokontroler, modul penentuan posisi satelit, dan tampilan lokal. Penelitian menggunakan metode Research and Development yang dipadukan dengan model analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Evaluasi meliputi pengujian fungsional, pengujian kestabilan selama tiga puluh menit, pengujian penentuan posisi satelit pada area terbuka, semi terbuka, dan tertutup, pengujian tampilan, pengoperasian kendaraan, serta simulasi interval pencatatan. Pengendali berhasil memproses data posisi dan menampilkan lintang, bujur, waktu pembacaan, serta status sinyal. Pada area terbuka, seluruh sepuluh percobaan menghasilkan data valid dalam waktu dua puluh sembilan sampai enam puluh lima detik. Area semi terbuka membutuhkan waktu enam puluh satu sampai seratus lima belas detik dan menghasilkan dua percobaan yang kurang stabil. Area tertutup menghasilkan data tidak stabil atau tidak valid dalam waktu seratus tiga puluh sampai dua ratus dua puluh detik. Interval lima detik menghasilkan 120 data simulasi selama sepuluh menit. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hambatan lingkungan sangat memengaruhi kinerja penentuan posisi satelit, sedangkan daya stabil dan sambungan kuat mendukung pengoperasian berkelanjutan. Prototipe sesuai untuk pemantauan posisi umum, tetapi belum sesuai untuk navigasi berpresisi tinggi. Penelitian selanjutnya perlu menguji penyimpanan jangka panjang dan pemantauan berbasis peta.