Akie Rusaktiva Rustam
Unknown Affiliation

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISA RASIO UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN PERATURAN MENTERI KOPERASI DAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH NOMOR 06/PER/M.KUKM/2006 (Studi Kasus pada Kopkar Mapan Sejahtera di Malang) Bobby Rizky Irawan; Akie Rusaktiva Rustam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 2: Semester Genap 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.794 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kinerja keuangan Koperasi Primer Karyawan (Kopkar) Mapan Sejahtera PT. PLN APP Malang di Malang-Jawa Timur dengan kriteria berpedoman pada Peraturan Menteri Koperasi dan UKM No. 06/Per/M.KUKM/V/2006 tentang “Kriteria Penilaian Koperasi berprestasi” yang menilai aspek produktifitas koperasi dari segi keuangan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif-deskriptif bersumber dari laporan keuangan periode tahun 2011 sampai dengan tahun 2014 ditinjau dari 9 (sembilan) rasio, antara lain (1) rasio lancar, (2) rasio total hutang terhadap aset, (3) rasio total hutang terhadap modal, (4) rasio net profit margin, (5) rasio transaksi anggota terhadap transaksi koperasi, (6) rasio return of asset, (7) rasio asset turn over, (8) rasio rentabilitas modal sendiri, dan (9) rasio perputaran piutang. Hasil penelitian ini menggambarkan kinerja keuangan Kopkar Mapan Sejahtera dinilai (1) ‘baik/sehat’ untuk rasio lancar dan rasio transaksi anggota (2) ‘kurang baik’ untuk rasio total hutang dengan aset dan total hutang dengan modal (3) ‘tidak sehat’ untuk rasio net profit margin, return of asset, asset turn over, dan nilai (4) ‘buruk’ untuk rasio perputaran piutang. Hal tersebut mengindikasikan Kopkar Mapan Sejahtera dapat menanggung hutang yang dimilikinya, namun koperasi ini masih harus menurunkan biaya operasional bisnis sekaligus meningkatkan pendapatan bruto agar kinerja keuangannya semakin membaik.   Kata Kunci: Analisa Rasio, Kinerja Keuangan Koperasi
AUDIT MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA SEBAGAI ALAT EVALUASI EFEKTIVITAS SUMBER DAYA MANUSIA PADA PG. KREBET BARU MALANG Ninda Ayu Ardilli; Akie Rusaktiva Rustam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 2, No 2: Semester Genap 2013/2014
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengenai audit manajemen fungsi sumber daya manusia pada PG. Krebet Baru Malang bertujuan untuk mengetahui efektivitas fungsi sumber daya manusia yang diterapkan perusahaan. Selanjutnya menemukan kelemahan-kelemahan terkait fungsi sumber daya manusia, agar dapat memberikan rekomendasi atau alternatif perbaikan kelemahan yang ditemukan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan metode analisis kualitatif dengan membandingkan tiga elemen yaitu criteria, causes, dan effect ke dalam fungsi sumber daya manusia. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui sembilan fungsi dari sumber daya manusia terdapat tujuh fungsi yang efektif yaitu Perencanaan SDM; Seleksi, orientasi dan penempatan; Pelatihan dan pengembangan Karyawan; Penilaian Kerja; Kompensasi dan Balas Jasa; Hubungan karyawan; dan pemutusan hubungan kerja (PHK). Sedangkan fungsi yang tidak efektif yaitu Penerimaan karyawan, Pengembangan karier. Berdasarkan temuan kelemahan pada fungsi sumber daya manusia PG. Krebet Baru, maka penulis memberikan rekomendasi agar perusahaan dapat mencapai efektivitas dalam penyelenggaraan fungsi sumber daya manusia. Kata kunci : Audit Manajemen, Efektivitas, Fungsi Sumber Daya Manusia, Rekomendasi.
The Analysis Of the Effect of Carbon Emission Disclosure, Company Growth, And Leverage on Firm Value During and After the Covid-19 Pandemic Rambe, Fitria Intan Miranda; Akie Rusaktiva Rustam
Reviu Akuntansi, Keuangan, dan Sistem Informasi Vol. 4 No. 1 (2025): REAKSI
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/reaksi.2025.4.1.431

Abstract

For its importance, optimizing firm value is conducted through environmental disclosures and overcoming environmental damage. This study aims to determine and examine the effect of carbon emission disclosure, company growth, and leverage on firm value during and after the COVID-19 pandemic. The population includes all mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange between 2020 and 2023, from which the samples of 76 data from 19 companies based on established criteria are selected through purposive sampling and analyzed by multiple regression. The results show that company growth has a positive effect on firm value in the overall period and the period after the COVID-19 pandemic but has no effect during the COVID-19 pandemic. Carbon emissions and leverage disclosure do not affect firm value during and after the COVID-19 pandemic. Abstrak Mengoptimalkan nilai perusahaan merupakan hal penting yang dapat dilakukan dengan melakukan pengungkapan lingkungan dan langkah-langkah untuk mengatasi kerusakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh pengungkapan emisi karbon, pertumbuhan perusahaan, dan leverage terhadap nilai perusahaan saat dan setelah pandemi Covid-19. Metode content analysis digunakan untuk mengukur variabel pengungkapan emisi karbon dengan mengamati dan menganalisis laporan tahunan atau laporan keberlanjutan perusahaan yang dipilih untuk penelitian ini. Penelitian ini menggunakan debt ratio sebagai metrik untuk mengukur leverage dan Total Asset Growth Ratio untuk pertumbuhan perusahaan.  Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2023. Dengan metode purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 76 data dari 19 perusahaan yang memenuhi kriteria. Data analisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan pada periode keseluruhan dan periode setelah pandemi Covid-19, tetapi tidak berpengaruh pada periode saat pandemi Covid-19. Pengungkapan emisi karbon dan leverage tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan saat dan setelah pandemi Covid-19.
Amortization Analysis Of Toll Road Concession Assets After The Implementation Of Pmk 72 Of 2023 And Its Effect On Financial Statements Ghea Ernanda Hapsari; Akie Rusaktiva Rustam
Telaah Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan Vol. 3 No. 3 (2025): TIARA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This qualitative case study examines changes in fiscal amortization policy for toll road concession rights assets following the implementation of Minister of Finance Regulation (PMK) Number 72 of 2023, using PT XYZ, a company in the toll road management sector, as the case study. The regulation introduces an alternative for determining the useful life of intangible assets: either the fourth asset group’s useful life (20 years) or the actual useful life based on the company’s accounting records. PT XYZ opted to align its fiscal amortization with the actual useful life, replacing its previous policy. This study uses primary and secondary data obtained through triangulation techniques, including interviews, observations, and document analysis. The analysis, conducted using the Miles and Huberman model, shows that the change in amortization policy reduced fiscal amortization expenses by 57%, resulting in a decrease in temporary differences from IDR 57.2 billion to IDR 13.5 billion. This led to a 702% increase in fiscal profit and a 76% decrease in deferred tax. These effects significantly influence the company’s current-year profit, equity, and liabilities. This study fills a gap in the literature by providing empirical insight into the regulatory implications for accounting and taxation practices in the toll road sector.