Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KONSUMSI AIR KELAPA (COCOS NUCIFERA) TERHADAP PH SALIVA PADA MASYARAKAT DESA WATU KECAMATAN MARIORIWAWO KABUPATEN SOPPENG R Ardian Priyambodo; Rizka Rahmadani
Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar Vol 19, No 1 (2020)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mkg.v19i1.1575

Abstract

Saliva merupakan salah satu faktor yang berperan terhadap perkembangan karies. Saliva mempengaruhi proses terjadinya karies karena saliva selalu membasahi gigi geligi sehingga mempengaruhi lingkungan dalam rongga mulut.  Derajat Keasaman (pH) saliva merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam karies gigi, kelainan periodontal, dan penyakit lain di rongga mulut. Kadar derajat keasaman (pH) saliva yang normal di dalam mulut berada di angka 7 dan bila nilai pH saliva jatuh ≤ 5,5 berarti keadaannya sudah sangat kritis. Buah kelapa muda merupakan salah satu produk tanaman tropis yang unik karena disamping komponen daging buahnya dapat langsung dikonsumsi, juga komponen air buahnya dapat langsung diminum tanpa melalui pengolahan. Air kelapa muda, sudah sejak lama dikenal sebagai minuman yang menyehatkan dan sebagai minuman yang banyak khasiatnya. Letaknya yang terlindung oleh tempurung keras dan sabut kelapa yang tebal, membuat air kelapa menjadi minuman steril, bebas dari segala bentuk kontaminasi, serta mengandung gula reduksi, kalium, natrium, kalsium, vitamin C dengan pH 5,5. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh konsumsi air kelapa muda terhadap perubahan pH saliva. Jenis penelitian ini ialah true experimental design dengan pretest and post test group design. Sampel penelitian ini sebanyak 30 orang. Pengukuran pH saliva dilakukan sebanyak dua kali pada tiap sampel, yaitu saliva normal dan saliva setelah meminum air kelapa. Pengumpulan saliva dengan metode spitting dan pengukuran pH saliva menggunakan pH meter digital. Hasil penelitian mendapatkan air kelapa dapat  menurunkan derajat pH saliva karena pH kelapa yang bersifat asam.
Pengaruh Metode Tasmi’ Terhadap Kualitas Hafalan Al-Qur’an Siswa Di MTsN 4 Madina Rizka Rahmadani
-
Publisher : AR-RASYID : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/arrasyid.v3i1.14774

Abstract

This study aims to determine the results of the quality of students' Al-Quran memorization and the effect of the Tasmi' method on the quality of memorization.  The method used in this research is quasi-experimental with a sample of 30 students.  As for the data measuring devices used are observation sheets, questionnaires and documentation.  The results of this study were analyzed using the SPSS version 25 application. The results showed that the average score in the experimental class was that the class using the Tasmi' method was higher than the average value in the control class.  both in terms of fluency of memorization, fluency of letters, signs of waqaf, tajwid and memorization of rote readings.  so that it can be concluded that there is a difference between users of the Tasmi' method and classes that do not use the Tasmi' method on the results of the quality of students' memorization of the Qur'an in Al-Quran subjects at MTsN 4 Madina, Siabu district.
Pengaruh Pendekatan Rasional Emotif Behavior Terapi Terhadap Penyesuaian Sosial Remaja Di Jorong Padang Cantiang Kapau, Kabupaten Agam Rizka Rahmadani; Budi Santosa; Afrinaldi Afrinaldi; Fadhilla Yusri
Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 2 (2023): April : Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/tabsyir.v4i2.105

Abstract

Penyesuaian sosial merupakan salah satu dari tugas perkembangan diusia remaja. Salah satu tugas perkembangan masa remaja yang tersulit yaitu berhubungan dengan penyesuaian sosial. Remaja harus menyesuaikan diri dengan lawan jenis dalam hubungan yang sebelumnya belum pernah ada dan harus menyesuaikan dengan orang dewasa di luar lingkungan keluarga dan sekolah. Penelitian ini dilatar belakangi dari masalah yang terjadi kepada remaja di Jorong Padang Cantiang Kapau, yang mana remaja tersebut sulit untuk melakukan penyesuaian sosial dengan masyarakat sekitar. Penelitian ini tergolong penelitian Pre-Eksperimen model One Group Pretest Posttest Design. Populasi adalah remaja yang berusia 14-19 tahun yang berjumlah 20 orang, sedangkan sampel penelitian adalah remaja yang terindikasi memiliki penyesuaian sosial yang rendah yang diambil berdasarkan teknik purposive sampling dan hasil pretest yang berjumlah 10 orang. Instrumen pengumpulan data adalah skala Likert. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon, dan dalam pengkorelasian variabel penelitian menggunakan Statistical and Service Solution (SPSS) versi 21. Hasil penelitian diperoleh bahwa berdasarkan hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai sig. p-value sebesar 0,005 lebih kecil dari nilai α yaitu 0.05 yang artinya Hi diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara penyesuaian sosial remaja di lingkungan sekitar sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Artinya, pendekatan Rational Emotif Behavior Terapi (REBT) berpengaruh untuk meningkatkan penyesuaian sosial remaja. Dengan demikian pendekatan Rational Emotif Behavior Terapi (REBT) dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan penyesuaian sosial di Jorong Padang Cantiang Kapau, Kabupaten Agam.