Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Keuangan Di Keluarga, Sosial Ekonomi Orang Tua, Dan Pengetahuan Keuangan Terhadap Manajemen Keuangan Pribadi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian Ingga Liamsi; Fefti Yulian Mela; Nurhayati
Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jira.v12i1.1252

Abstract

A total of 150 active students at the Faculty Economics Pasir Pengaraian University studying financial management, class of 2022, were given a questionnarie to colect data. The aim was to identify and analyze the influence of family financial education, parental socioeconomic and financial knowledge on students’s personal financial management. The variables were tested using SPSS version 24. The research findings indicate that family financial education (X1) and financial knowledge (X3) have a positive and significant effect on personal financial management (Y), parental socioeconomic (X2) has a negative and significant effect on personal financial management (Y), and simultaneously, the variables of family financial education (X1), parental socioeconomic (X2), and financial knowledge (X3) have a positive and significant effect on personal financial management (Y).
Pengaruh Relative Advantage, Complexity, Compatibility, Trialability dan Observability terhadap adopsi Cloud accounting pada UMKM di Kecamtan Rambah. Julia Rosadi; Fefti Yulian Mela; Nurhayati
Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Raflesia Akuntansi
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jira.v12i1.1254

Abstract

Abstrak— The purpose of this study was to determine the influence of Relative Advantage, Complexity, Compatibility, Trialability, and Observability on cloud accounting adoption among MSMEs in Rambah District. This study used primary data collected directly from primary sources, namely respondents, thus the data were derived from direct field information acquisition.The method used was quantitative. The population in this study consisted of 6,884 MSMEs in Rambah District, while the sample size was 32 MSMEs. The sampling technique used was purposive sampling. The research variables were Cloud Accounting (Y), Relative Advantage (X1), Complexity (X2), Compatibility (X3), Trialability (X4), and Observability (X5). The analytical methods used were descriptive analysis, validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression, coefficient of determination testing, and hypothesis testing using SPSS version 25. The results showed that Relative Advantage and Compatibility had a positive and significant effect on cloud accounting adoption. Meanwhile, Complexity, Trialability, and Observability do not significantly influence cloud accounting adoption.
Pengaruh Pendapatan Dan Biaya Operasional Terhadap Laba Bersih Dengan Volume Orderan Sebagai Variabel Intervening : Studi Kasus Pada PT. Puti Adi Karya Di Kecamatan Ujung Batu Periode 2023-2025 Sepriyadi; Nurhayati; Fefti Yulian Mela
AKPEM : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan Vol. 7 No. 2 (2025): Akpem : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan (Desember 2025)
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/akpem.v7i2.4373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan dan biaya operasional terhadap laba bersih dengan volume orderan sebagai variabel intervening pada PT Puti Adi Karya di Kecamatan Ujung Batu periode 2023–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan perusahaan selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih dengan nilai p-value 0,000, sedangkan biaya operasional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap laba bersih dengan nilai p-value 0,000. Volume orderan tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan nilai p-value 0,812. Selain itu, pendapatan dan biaya operasional tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih melalui volume orderan sebagai variabel intervening, masing-masing dengan nilai p-value 0,816 dan 0,944. Temuan ini menunjukkan bahwa laba bersih perusahaan lebih dipengaruhi secara langsung oleh pendapatan dan biaya operasional dibandingkan melalui volume orderan. Keywords : Pendapatan,Biaya Operasional,Laba Bersih,Volume Orderan
Faktor - faktor yang mempengaruhi penggunaan informasi akuntansi pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kecamatan Rambah Nurbaiti; Fefti Yulian Mela; Nurhayati
AKPEM : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan Vol. 7 No. 2 (2025): Akpem : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan (Desember 2025)
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/akpem.v7i2.4395

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi penggunaan informasi akuntansi. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari sumber asli atau responden. Populasi dalam penelitian ini adalah Pelaku UMKM yang ada diKecamatan Rambah. Total sampel yang terkumpul adalah 39 responden, dan metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengambilan sampel yang dilakukan dengan teknik purposive sampling yang menggunakan kriteria tertentu sebagai acuan dalam pengambilan sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda / uji hipotesis menggunakan statistical program for social science (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi variabel pendidikan pemilik usaha sebesar 0,834 nilai tersebut lebih besar dari 0,05 yang artinya bahwa pendidikan pemilik usaha tidak berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi. Nilai signifikansi variabel umur usaha sebesar 0,016 nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 yang artinya umur usaha berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi. Dan signifikansi variable skala usaha sebesar 0,787 nilai tersebut lebih besar dari 0,05 yang artinya skala usaha tidak berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi. Sedangkan variabel pelatihan akuntansi sebesar 0,160 nilai tersebut lebih besar dari 0,05 yang artinya pelatihan akuntansi tidak berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi.
Analisis Penerapan E-Bupot Unifikasi Berbasis Coretax Dalam Mendukung Kemudahan Administrasi Perpajakan Pada OPD Kabupaten Rokan Hulu Dian Puji Lestari; Nurhayati; Fefti Yulian Mela
AKPEM : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan Vol. 7 No. 2 (2025): Akpem : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan (Desember 2025)
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/akpem.v7i2.4396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan e-Bupot Unifikasi berbasis Coretax dalam mendukung kemudahan administrasi perpajakan pada OPD Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis data menggunakan Nvivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan efisiensi waktu, menghasilkan informasi perpajakan yang akurat dan aman, serta mengurangi proses administrasi manual. Meskipun masih terdapat kendala teknis berupa gangguan jaringan, downtime server, dan keterbatasan akses akun, dukungan layanan dan sosialisasi dari Direktorat Jenderal Pajak berperan penting dalam menjaga keberlanjutan penggunaan sistem. Secara keseluruhan kesimpulan dari penelitian ini, e-Bupot Unifikasi berbasis Coretax dinilai efektif dalam meningkatkan kemudahan administrasi perpajakan di lingkungan OPD Kabupaten Rokan Hulu.
Pengaruh Biaya Produksi Dan Harga Jual Terhadap Pendapatan Petani Buah Semangka Kecamatan Tambusai Utara: Pengaruh Biaya Produksi Efi Rahayu Ningsih; Susanti; Nurhayati
AKPEM : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan Vol. 8 No. 1 (2026): Akpem : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan (Juni 2026)
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/akpem.v8i1.4410

Abstract

Saat ini, pendapatan petani semangka di Kecamatan Tambusai Utara tergolong rendah. Persoalan ini disebabkan oleh ketidakstabilan dan rendahnya harga buah semangka, serta hasil panen yang lebih rendah dibanding dana produksi yang dihabiskan petani. Hal tersebut menjadi faktor penyebab rendahnya pendapatan mereka. Kajian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh biaya produksi dan harga jual terhadap penghasilan petani semangka secara simultan dan parsial. Melalui kajian ini mengimplementasikan jenis penelitian kuantitatif melalui pengamatan terhadap para petani semangka di Kecamatan Tambusai Utara. Perolehan hasil dari kajian ini memperlihatkan bahwa harga jual dan biaya produksi secara bersamaan memengaruhi dengan signifikan yang sifatnya positif terhadap penghasilan petani semangka di Kecamatan Tambusai Utara, baik secara parsial dan simultan. Kata Kunci: Biaya Produksi, Harga Jual, dan Pendapatan Petani ABSTRACT Currently, the income of watermelon farmers in North Tambusai District is relatively low. This problem is caused by unstable and low watermelon prices, as well as lower harvests compared to the production costs spent by farmers. These are factors causing their low income. This study aims to examine the influence of production costs and selling prices on watermelon farmers' income simultaneously and partially. This study implemented a quantitative research type through observations of watermelon farmers in North Tambusai District. The results of this study show that selling prices and production costs simultaneously have a significant and positive influence on the income of watermelon farmers in North Tambusai District, both partially and simultaneously.
Analisis Perbandingan Harga Pokok Produksi dengan Metode Full Costing dan Variabel Costing pada UMKM Santan Kelapa Cik Nirwana: Analisis Perbandingan Harga Pokok Produksi Muhammad hafis; Susanti; Nurhayati
AKPEM : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan Vol. 8 No. 1 (2026): Akpem : Jurnal Akuntansi Keuangan dan Pemerintahan (Juni 2026)
Publisher : Program Studi Akuntansi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/akpem.v8i1.4414

Abstract

Temuan pada kajian ini membuktikan bahwa perhitungan HPP dengan metode full costing memberikan hasil nilai yang lebih tinggi dibanding metode variabel costing, karena metode ini melibatkan total biaya produksi baik tetap dan juga variabel. Pada bulan Oktober, HPP per Kg dengan metode full costing sebesar Rp12.298, metode variabel costing Rp12.257, dan metode perhitungan UMKM Rp12.213. Pola yang sama juga terjadi pada bulan November dan Desember, di mana metode full costing selalu menghasilkan HPP tertinggi. Perbedaan tersebut terutama diakibatkan oleh biaya overhead tetap seperti penyusutan peralatan pada metode full costing. Tujuan dilaksanakannya kajian ini yakni untuk menganalisis perbandingan hitungan harga pokok produksi (HPP) mengunakan full costing dan variabel costing sebagai landasan penentu harga jual pada UMKM Santan Kelapa Cik Nirwana. Latar belakang penelitian ini adalah masih banyak pelaku UMKM yang membuat ketentuan terkait harga jual atas dasar perkiraan tanpa memperhitungkan setiap komponen biaya produksi secara cepat, sehingga berpotensi memengaruhi tingkat keuntungan usaha. Dalam hal ini, metode yang diterapkan yakni kuantitatif deskriptif melalui teknik penghimpunan data seperti wawancara, dokumentasi, dan dan observasi terhadap data biaya produksi periode Oktober-Desember 2025 Kata kunci: Harga Pokok Produksi, Full Costing, Variabel Costing, Harga Jual ABSTRACT The results of the study indicate that calculating COGS using the full costing method produces a higher value than the variable costing method, as this method incorporates all production costs, both fixed and variable. In October, COGS per kg using the full costing method was Rp12,298, while the variable costing method was Rp12,257, and the MSME calculation method was Rp12,213. The same pattern also occurred in November and December, where the full costing method consistently produced the highest COGS. This difference is primarily due to the recognition of fixed overhead costs, such as equipment depreciation, in the full costing method. This study aims to analyze the calculation of COGS using full costing and variable costing as the basis for determining selling prices for the Cik Nirwana Coconut Milk MSME. The background of this study is that many MSMEs still set selling prices based on estimates without quickly considering all production cost components, potentially impacting business profitability. The research method used was descriptive quantitative, with data collection techniques consisting of interviews, documentation, and observations of production cost data for the period October-December 2025
PENINGKATAN PENGETAHUAN WAJIB PAJAK DALAM PELAPORAN PERPAJAKAN PADA BUMDES KUMU JAYA BERSAMA DESA RAMBAH: PERPAJAKAN Nurhayati; Arma Yuliza; Nofrianty Nofrianty; Sri Yunawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 1 (2023): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan suatu negara dengan menggunakan pajak sebagai sumber pembiayaan menunjukkan ciri negara yang mandiri, karena tidak bergantung pada pinjaman luar negeri. Oleh karena itu pajak merupakan unsur penting dan menjadi sumber utama pendapatan negara. Semakin tinggi potensi pendapatan negara yang bersumber dari hasil pajak maka akan membantu pemerintah dalam melakukan pembiayaan pembangunan. Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Merupakan Jenis Pajak Badang Usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola asset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan desa. Berbadasarkan survey dari beberapa BUMDes Kumu Jaya Bersama ditemukan akar permasalahan diantaranya, Pengelola BUMDes belum mampu tata cara pengelolaan pajak, khususnya pajak Usaha BUMDes. Metode pelaksanaan yang dilakukan agar solusi yang ditawarkan dapat disalurkan dengan baik kepada mitra sesuai yang diharapkan, maka perlu dilakukan penyuluhan, Pendampingan dan pelatihan dalam bentuk kegiatan pengabdian. Kegiatan pada tanggal 09 November 2022, yaitu berupa pemberian materi Pelaporan Perpajakan BUMDes, Mulai dari login ke www.pajak.go.id sampai  submit hasil perhitungan dan pelaporan pajak BUMDes. Materi ini diberikan kepada pengurus BUMDes, agar pengurus BUMDes paham dan pandai melakukan perhitungan dan pelaporan pajak BUMDes secara self-assessment. Sebelum melakukan pelaporan pajak, pengurus BUMDes diberikan materi terkait cara Pelaporan Pajak BUMDes dengan SPT 1771. Kata Kunci: Pengetahuan, Wajib, Pajak, Pelaporan Perpajakan