Arsunan Arsin
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JKMM

KETAHANAN HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR Mardhatillah Mardhatillah; Arsunan Arsin; Muhammad Syafar; Andi Hardianti
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 3 No. 1: Maret 2020
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jkmm.v3i1.10282

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan suatu kondisi terjadinya kerusakan pada ginjal atau tidak mampunya ginjal menyaring darah dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi serta faktor prognosis yang berpengaruh terhadap ketahanan hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan metode cohort retrospektif dengan mengambil data sekunder dari rekam medik RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Data yang diambil meliputi data pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis tahun 2015-2017 dengan melihat umur, lama terapi dan komorbiditas pasien. Analsis data menggunakan Kaplan Meier dan Cox Regression. Hasil penelitian menujukkan proporsi ketahanan hidup satu, dua dan tiga tahun pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis masing – masing sebesar 82%, 13% dan 10%. Hasil uji Kaplan Meier menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan pada ketahanan hidup pasien pada variabel umur sebesar p=0.047 dan lama terapi p=0.000 ,sedangkan variabel komorbiditas tidak signifikan secara statistik (p>0.05). Berdasarkan uji cox regression, faktor prognosis yang paling berpengaruh terhadap ketahanan hidup pasien yaitu lama terapi. Pasien dengan lama terapi > 6 bulan memiliki risiko 4.217 kali lebih tinggi dibanding pasien dengan lama terapi ≤ 6 bulan.
FAKTOR RISIKO KASUS DIABETES MELLITUS TIPE 2 DENGAN ULKUS DIABETIK DI RSUD KABUPATEN SIDRAP Khaeriyah Adri; Arsunan Arsin; Ridwan M Thaha
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 3 No. 1: Maret 2020
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jkmm.v3i1.10298

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit yang rentan menyebabkan komplikasi. Angka kejadian DM tipe 2 semakin meningkat disebabkan peningkatan komplikasi. Kasus komplikasi DM tipe 2 dengan ulkus diabetik salah satu yang terbanyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kasus diabetes mellitus tipe 2 dengan ulkus diabetik di RSUD Kabupaten Sidrap. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan kasus kontrol (case control study). Penarikan sampel pada kelompok kasus dilakukan dengan teknik exhaustive sampling, sedangkan pada kelompok kontrol dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan menggunakan aplikasi Random Number Generator (RNG). Analisis data menggunakan Chi Square dan Cox Regression. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa umur, pekerjaan IRT dan pensiunan berisiko terhadap kasus DM tipe 2 dengan ulkus diabetik (OR = 11,183, OR=3,477). Berdasarkan uji Cox Regression umur menjadi faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kasus DM tipe 2 dengan ulkus diabetik. DM tipe 2 dengan ulkus diabetik berisiko meningkat 9,846 kali.