Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTASI LOAD BALANCING WEB SERVER DENGAN HAPROXY MENGGUNAKAN ALGORITMA ROUND ROBIN Muhammad Arigoh Waluyo; Fery Antony; Candra Setiawan
Journal Of Intelligent Networks and IoT Global Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jinig.v1i1.3074

Abstract

Ketika banyak orang yang menggunakan atau login ke platform online atau website pada saat yang bersamaan, akan membebani server hosting website karena tidak dapat memproses request yang masuk. Masalah ini biasanya terjadi ketika server web adalah mesinnya sendiri atau server tunggal yang menghosting situs web yang harus berbagi sumber dayanya seperti prosesor dan memori. Untuk mengatasi masalah tersebut digunakan teknik load balancing untuk mengatasi beban server yang diakses secara bersamaan dengan jumlah akses yang tinggi. Salah satu aplikasi load balancing yang digunakan adalah Haproxy. Pengujian ini dilakukan menggunakan simulasi beban server web dengan 100, 500, 1000, 2000, 2500 hingga 3000 pengguna secara bersamaan. Untuk membebani server dengan jumlah akses yang telah ditentukan, digunakan aplikasi penghasil lalu lintas, Apache JMeter. Hasilnya, web server berjalan normal dan mampu melayani akses dari pengguna. Pengujian dilakukan dengan menghitung throughput dan responses time antara web server dan haproxy server. Melalui Haproxy beban throughput dibagi antara satu server dan lainnya. Pengujian membuktikan bahwa Haproxy mampu membagi beban antar server web
SISTEM KENDALI PENGGERAK SEL FOTOVOLTAIK MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY DENGAN SENSOR LUX BERBASIS INTERNET OF THINGS Fikri Dayu Arachman; Fery Antony; Rachmansyah
Journal Of Intelligent Networks and IoT Global Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jinig.v1i1.3079

Abstract

Pembangkit listrik tenaga surya merupakan pembangkit listrik alternatif yang sangat aman bagi lingkungan. Sel fotovoltaik yang dipasang menghadap sisi yang sama tidak akan mendapatkan daya yang maksimal, untuk mendapatkan daya yang maksimal sel fotovoltaik harus digerakkan mengikuti arah matahari. Penggerak sel fotovoltaik merupakan sebuah perangkat yang digunakan untuk membuat sel fotovoltaik selalu menghadap matahari. Sel fotovoltaik yang digunakan berkapasitas 10WP yang dimana energi yang dihasilkan disimnpan ke dalam AKI (accu) dengan kapasitas 12 volt 7,5 Ah. Dalam penelitian ini digunakan mikrokontroler arduino UNO dengan menggunakan metode pengambilan keputusan yaitu logika Fuzzy bertipe fuzzy sugeno dengan masukan dua buah nilai sensor TEMT6000 timur dan TEMT6000 barat menggunakan fungsi keanggotaan bertipe trimf dengan nilai range 0 sampai 1050 lalu menghasilkan keluaran yang berupa nilai servo dengan range 0 sampai 10 yang digunakan sebagai penentu gerak motor servo MG996R sebagai penggerak sel fotovoltaik. BH1750 digunakan sebagai pengukur intensitas matahari sebagai untuk menentukan cuaca sekitar, untuk mendapatkan nilai arus dan tegangan digunakan sensor INA219, lalu diproses oleh NodeMCU sebagai mikrokontroler untuk mengirim data intensitas cahaya, tegangan, arus, serta daya yang dari sel fotovoltaik ke database yang berupa google spreadsheet, dan juga firebase sebagai database monitoring dan dilanjutkan oleh aplikasi monitoring sel fotovoltaik yang dibuat menggunakan software android studio untuk menampilkan data yang di dapat NodeMCU secara realtime. Penelitian dilakukan selama tujuh hari mulai dari pukul 08:00 hingga pukul 16:00 WIB dan menghasilkan data dari sel fotovoltaik beragam dari hujan yang mendapatkan penurunan data hingga cuaca cerah yang menghasilkan peningkatan data
SISTEM PENYIRAMAN BUDIDAYA TANAMAN CABAI BERDASARKAN PENGUKURAN SUHU DAN KELEMBABAN TANAH Puji Lestari; Tasmi; Fery Antony
Journal Of Intelligent Networks and IoT Global Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jinig.v1i1.3080

Abstract

The process of growing peppers requires extra attention important to maintaining soil moisture. The intensity of temperature and humidity in chili plants can make it easier for farmers to measure soil conditions and make it easier for farmers to monitor the quality of the chili they grow. In this study, the progression of an Internet of Things (IoT)-based system was performed out. To monitor and find out the temperature and humidity and can carry out the plant watering system automatically. NodeMcu ESp32 microcontroller as a data center, with temperature values taken from DHT11 sensors and humidity values from Soil Moisture sensors. This soil moisture control system works at temperatures of more than 20°C and humidity levels of more than 70% so that the system can control the water pump according to the measured level of soil moisture. From the results of experiments that have been carried out testing chili plants with a Soil Moisture sensor, the dry soil output value is >=70% with a temperature from the DHT11 sensor of 33.30 °C and a wet soil output value of <=60% with a temperature from the DHT11 sensor of 29.00°C has an accurate value with what has been tested with several conditions that have been made previously