Rendy Kurnia Dewanta
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asphalt Modification Using Low Liniear Density Polyethylene (LLDPE) Plastic And Cigarette Butt Filter Waste Joshua Edward Rolando Sutantio; Yosef Cahyo Setianto Poernomo; Ahmad Ridwan; Rendy Kurnia Dewanta; Haris Wicaksono
Civilla : Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan Vol 6, No 1 (2021): March
Publisher : Litbang Pemas - Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/cvl.v6i1.546

Abstract

The development of technology in the transportation sector is increasingly advanced, many renewable innovations are continuously being developed. Various studies have been carried out to find the best solution for finding new innovations. The management of LLDPE plastic waste and cigarette filters into a modified asphalt mixture is an example of a renewable technology. The purpose of this study was to determine the impact of adding LLDPE plastic waste and cigarette filters into the modified asphalt mixture, with a variation of 20% LLDPE and cigarette filters 5%, 10%, 15%. The results showed that the addition of the mixture to the modified asphalt, there was a decrease in the value of Stability, MQ, VIM, VMA, VFB, and Flow.
Analisa Kemacetan Arus Lalu Lintas Persimpangan Jl. Bendo – Trenggalek di Kabupaten Trenggalek Rendy Kurnia Dewanta; Ashabul Yamin; Faiz Muhamad azhari; Fitry Rahmawaty; Imam Mustofa; Sony Susanto; Abdul Rosid Ma'ruf
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 13 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v13i2.2048

Abstract

Simpang empat di simpang Jl. Bendo – Pogalan Di Kabupaten Trenggalek merupakan salah satu persimpangan di Kabupaten Trenggalek, kawasan ini merupakan titik pertemuan kendaraan dari luar daerah untuk menuju kawasan komersial. Oleh karena itu, lalu lintas di ruas ini tinggi, sehingga mengakibatkan kemacetan dan tundaan kendaraan yang lama, terutama pada jam sibuk. Penelitian ini untuk mengetahui kinerja simpang bersinyal, serta mencari alternatif lalu lintas untuk mengatasi permasalahan kemacetan. Metode yang digunakan berdasarkan MKJI 1997. Berdasarkan hasil penelitian, panjang antrian dan derajat kejenuhan pada simpang ini cukup tinggi, beberapa alternatif dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Alternatif II dianggap paling optimal dengan mengurangi fase sinyal, sehingga mengurangi derajat kejenuhan (DS). Berdasarkan hasil analisis perubahan fasa didapatkan bahwa derajat kejenuhan dari semua arah pendekatan mengalami penurunan dan peningkatan. Untuk tundaan simpang rata-rata sebesar 46,36 detik/smp. Maka alternatif yang tepat saat ini adalah dengan mengurangi fasa sinyal.