Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

SOSIALISASI MANAJEMEN BANK SAMPAH YANG EFEKTIF SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN PLAMONGANSARI KECAMATAN PEDURUNGAN KOTA SEMARANG Ummi Chasanah; Patricia Dhiana Paramita
Jurnal Egaliter Vol 5, No 9 (2021): Jurnal Egaliter Vol.5 No.9 Oktober 2021
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bank sampah adalah tempat menabung sampah yang telah terpilih menurut jenis sampah. Sampah yang ditabung pada bank sampah adalah sampah yangmempunyai nilai ekonomis. Cara kerja bank sampah pada umumnya hampir samadengan bank lainnya, ada nasabah, pencatatan pembukuan dan manajemenpengelolaannya, apabila dalam bank yang biasa kita kenal yang disetorkannasabah adalah uang akan tetapi dalam bank sampah yang disetorkan adalahsampah yang mempunyai nilai ekonomis, sedangkan pengelola Bank sampahharus orang kreatif dan inovatif serta memiliki jiwa kewirausahaan agar dapatmeningkatkan pendapatan masyarakat. Sistem kerja bank sampah pengelolaansampahnya berbasis rumah tangga, dengan memberikan reward kepada yangberhasil memilah dan menyetorkan sejumlah sampah. Bank sampah menjadi metode alternatif pengelolaan sampah yang efektif,aman, sehat dan ramah lingkungan. Hal ini dikarenakan pada bank sampah,masyarakat dapat menabung dalam bentuk sampah yang sudah dikelompokkansesuai jenisnya, sehingga dapat memudahkan pengelola bank sampah dalammelakukan pengelolaan sampah seperti pemilahan dan pemisahan sampahberdasarkan jenisnya, sehingga tidak terjadi pencampuran antara sampah organikdan non organik yang membuat bank sampah lebih efektif, aman, sehat dan ramahlingkungan. Konsep bank sampah ini tidak jauh berbeda dengan konsep 4R(Reduse, Reuse, Recycle and Replace). Jika dalam konsep 4R ditekankanbagaimana agar mengurangi jumlah sampah yang ditimbulkan denganmenggunakan atau mendaur ulangnya, dalam konsep bank sampah ini, palingditekankan adalah bagaimana agar sampah yang sudah dianggap tidak bergunadan tidak memiliki manfaat dapat memberikan manfaat tersendiri dalam bentuk uang, sehingga masyarakat termotivasi untuk memilah sampah yang mereka hasilkan. Konsep pengelolaan bank sampah yang efektif ini menjadi salah satu solusi bagi pengelolaan sampah di Kelurahan Pamongansari Kecamatan PedurunganKota Semarang yang diupakan oleh tim pengabdian kepada masyarakatUniversitas Pandanaran Semarang, dimana konsep ini tidak hanya bertumpu padapendekatan akhir sebagaimana yang telah berjalan selama ini. Perlu adanyapartisipasi dari warga Kelurahan Plamongansari agar dapat melakukanpengelolaan terhadap bank sampah yang sudah ada secara maksimal sertamemanfaatkan barang-barang bekas menjadi produk yang bernilai jual tinggi.Kata Kunci : Sampah, Bank Sampah, Manajemen Bank Sampah
PENGUJIAN KUAT LENTUR DAN KUAT TEKAN SEMEN MORTAR MATERIAL KONSTRUKSI (PENGUJIAN PADA LABORATORIUM PT. NUSANTARA BUILDING INDUSTRIES) Ummi Chasanah; Sri Kiswati; Soehartono Soehartono
urn:nbn:de:00001miji.v2i027
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mortar merupakan salah satu bahan konstruksi yang penting dan berfungsi sebagai bahan pokok, perekat suatu bangunan. Dengan perkembangan teknologi terdapat beraneka ragam mortar beserta fungsi, diantaranya mortar thin bed (CM-100), mortar plesteran (CM-200), dan mortar acian (CM-300). Penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui kuat tekan dan kuat lentur mortar tersebut dengan menggunakan standar acuan EN 998-2:2021 dan standar pengujian BS EN 1015-11. Benda uji mortar ukuran 160 mm x 40 mm x 40 mm untuk kuat lentur, dan luas penampang 1600 mm untuk kuat tekan, dengan umur benda uji 28 hari. Kuat tekan merupakan kemampuan suatu mortar untuk dapat memikul dan menambah beban serta gaya-gaya mekanis terjadi kegagalan, sedangkan Kuat lentur adalah kemampuan benda uji yang diletakkan pada perletakan untuk menahan gaya dengan arah tegak lurus sumbu benda uji, sampai benda uji patah dengan satuan MPa, dan MOR (Modulus of Repture) yang merupakan kemampuan bahan dalam menahan deformasi yang berada di bawah beban hingga material tersebut patah maupun hancur.
Desain Alternatif Intake Embung Kasih Desa Kasiyan Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati Jawa Tengah Yordan Wijaya; Ummi Chasanah; Soehartono Soehartono; Eny Apriyanti
Neo Teknika Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Neoteknika Volume 9 No 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37760/neoteknika.v9i1.2055

Abstract

Desain alternatif ini membahas pada pekerjaan bangunan intake, pekerjaan kantong lumpur serta pintu penguras pada saluran intake. Tujuan dari desain alternatif intake embung kasih adalah membuat desain alternatif intake pada intake, memodifikasi desain alinyemen kantong lumpur pada intake embung kasih, serta merencanakan dimensi pintu penguras pada saluran intake. Berdasarkan hasil analisis yang sudah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa desain alternatif pekerjaan bangunan intake memiliki 2 pintu intake, salah satu dari pintu intake akan diganti dengan struktur bendung sederhana untuk mengurangi resiko kerusakan pada pintu intake, kemudian desain alinyemen kantong lumpur yang semula berbentuk persegi panjang diubah menjadi radial/melengkung agar sedimen tanah dapat berjalan dengan lebih baik serta pintu pembilas pada saluran intake akan dibuat sesuai standard agar debit air yang menuju pada kolam tampungan bisa mengalir dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan. Dari desain alternatif tersebut di dapat kestabilan angka geser saat air normal sebesar 1,64, angka geser saat air banjir sebesar 1,42, angka guling untuk air normal sebesar 1,84, dan angka guling air banjir sebesar 1,70. Kata kunci : Embung, Intake, Kantong Lumpur, Saluran Intake
Desain Alternatif Struktur Atas 4 Lantai Pembangunan/Revitalisasi Sentra I KM Batik Warna Alam Malon Gunungpati Semarang – Jawa Tengah Yesayo Heri Permadi; Arief Eko Purnomo; Soehartono Soehartono; Ummi Chasanah
Neo Teknika Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Neoteknika Volume 9 No 1 Juni 2023
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37760/neoteknika.v9i1.2054

Abstract

Kolom merupakan elemen vertikal suatu struktur yang berfungsi menahan beban aksial dan momen sebagai akibat dari beban gravitasi dan beban lateral yang bekerja pada struktur. Perbedaan yang ada pada kolom persegi dan kolom bulat sangat mendasar. Jika ditinjau dari tulangan dan sengkang, kolom bulat berpenampang spiral memilik jarak sengkang yang berdekatan dibandingkan dengan kolom persegi yang mempunyai bentuk sengkang tunggal dan jarak antara yang relatif besar. Kolom persegi dan kolom bulat masing - masing menghasilkan kapasitas penampang, gaya - gaya dalam seperti gaya aksial; gaya geser; gaya momen yang berbeda sehingga dalam penelitian ini dilakukan analisa perhitungan untuk mengetahui desain Kolom Bulat apakah lebih efisien didalam perencanaan. Berdasarkan pada hasil penelitian dan perhitungan yang telah dilakukan, diperoleh ukuran tulangan yang dapat digunakan untuk perencanaan plat lantai pembangunan/revitalisasi Sentra Ikm Batik Warna Alam Malon Gunungpati yaitu tulangan lapangan arah x  12 – 100 mm, tulangan lapangan arah y  12 – 100 mm, tulangan tumpuan arah x  10 – 100 mm, dan tulangan tumpuan arah y  10 – 100 mm. Kata kunci : Plat Lantai, Tulangan Lapangan Arah x, Tulang Lapangan Arah y, Tulang Tumpuan Arah x, Tulang Tumpuan Arah y
Construction Planning Design Of A 5-Storey Building With SAP 2000 v14.0.0 Program In Central Java Soehartono, Soehartono; Ummi Chasanah
Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Vol. 15 No. 01 (2025): Informatika dan Sains , 2025
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The structure of multi- storey buildings basically refers to SNI 1726-2012, SNI 03-1726-2019, SNI 03-2847-2019 and PPPURG 1987. This research aims to determine the calculation of beams and columns using SAP 2000 v14.0.0 and taking into account Earthquake spectrum in Central Java. Central Java is included in the moderate earthquake category, so to avoid structural failure, it is necessary to take into account beam-column connections, and structure modeling as well as calculating the forces acting on the structure with the SAP 2000 v14.0.0 application. The type of material used is concrete f'c = 25 MPa, and reinforcing steel is fy 400 MPa and 240 MPa.