Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Perangkat Gampong Cot Lampise Melalui Pelatihan Microsoft Office Dalam Meningkatkan Keterampilan Administrasi Surat Menyurat Zulyaden Zulyaden; Teuku Farizal; Azhar Azhar; Mahmuddin Mahmuddin; Rinaldy Rinaldy; Rita Fazlina; Zakir Husin; Bambang Tripoli; Veranita Veranita; Maidi Saputra; Zuhrami DE Zuhrami DE
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1631

Abstract

Perangkat komputer dalam berbagai bidang pada masa sekarang tidak dapat dihindari lagi dari setiap aktiftas dalam bidang surat menyurat dan lain lain. Terlebih pada dunia kerja, maka sudah searusna pemanfaatan komputer menjadi satu hal yang sangat krusial. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan adalah untuk memberikan pembekalan pengetahuan kepada para pegawai dan perangkat gampong Cot Lampise dalam rangka pemanfaatan teknologi informasi dan pengetahuan dasar tentang aplikasi Microsoft Office dengan sederhana namun tepat guna. Pelatihan ini akan menyajikan pengenalan berbagai fungsi dan cara kerja bagaimana mengoperasikan sistem operasi Windows sebagaimana yang terinstal dalam perangkat komputer yang tersedia dan program aplikasi Microsoft Office Word 2010, Microsoft Office PowerPoint 2010 dan Microsoft Office Excel 20010. Software-software ini merupakan program yang paling umum digunakan oleh setiap instansi pemerintah maupun swasta. Metode yang dipakai dalam kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah metode ceramah penyuluhan dan praktek Pelatihan Pengoperasian Mixrosoft Office dengan dilengkapi alat bantu LCD Proyektor. evaluasi diperoleh hasil dan manfaat dari kegiatan pengabdian ini diantaranya adalah meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam mengintegrasikan teknologi informasi sebagai pengembangan ilmu yang dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar, karena berbagai pendukung terutama partisipasi peserta yang cukup antusias dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan lokakarya ini.
Penguatan Kapasitas Perangkat Gampong Cot Lampise Melalui Pelatihan Microsoft Office Dalam Meningkatkan Keterampilan Administrasi Surat Menyurat Zulyaden Zulyaden; Teuku Farizal; Azhar Azhar; Mahmuddin Mahmuddin; Rinaldy Rinaldy; Rita Fazlina; Zakir Husin; Bambang Tripoli; Veranita Veranita; Maidi Saputra; Zuhrami DE Zuhrami DE
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1631

Abstract

Perangkat komputer dalam berbagai bidang pada masa sekarang tidak dapat dihindari lagi dari setiap aktiftas dalam bidang surat menyurat dan lain lain. Terlebih pada dunia kerja, maka sudah searusna pemanfaatan komputer menjadi satu hal yang sangat krusial. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan adalah untuk memberikan pembekalan pengetahuan kepada para pegawai dan perangkat gampong Cot Lampise dalam rangka pemanfaatan teknologi informasi dan pengetahuan dasar tentang aplikasi Microsoft Office dengan sederhana namun tepat guna. Pelatihan ini akan menyajikan pengenalan berbagai fungsi dan cara kerja bagaimana mengoperasikan sistem operasi Windows sebagaimana yang terinstal dalam perangkat komputer yang tersedia dan program aplikasi Microsoft Office Word 2010, Microsoft Office PowerPoint 2010 dan Microsoft Office Excel 20010. Software-software ini merupakan program yang paling umum digunakan oleh setiap instansi pemerintah maupun swasta. Metode yang dipakai dalam kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah metode ceramah penyuluhan dan praktek Pelatihan Pengoperasian Mixrosoft Office dengan dilengkapi alat bantu LCD Proyektor. evaluasi diperoleh hasil dan manfaat dari kegiatan pengabdian ini diantaranya adalah meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam mengintegrasikan teknologi informasi sebagai pengembangan ilmu yang dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar, karena berbagai pendukung terutama partisipasi peserta yang cukup antusias dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan lokakarya ini.
Membangun Budaya Siaga Bencana melalui Simulasi Gempa Bumi dan Tsunami di Lingkungan Madrasah Aliyah Negeri 2 Suak Timah Raina Parmitalia Dinda; Rita Fazlina; Rezqi Malia; Alvisyahri Alvisyahri; Veranita Veranita; Astiah Amir; Fadli Idris; Dewi Purnama Sari; Fitry Hasdanita; Rahmat Djamaluddin; Rinaldy Rinaldy; Zulyaden Zulyaden; Fachruddin Fachruddin
Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Mei : Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/solusibersama.v3i2.3235

Abstract

This community service activity aimed to build a disaster preparedness culture through earthquake and tsunami simulation activities at Madrasah Aliyah Negeri 2 Suak Timah, West Aceh Regency. The activity was motivated by the high risk of earthquake and tsunami disasters in the coastal area of West Aceh and the limited understanding of students regarding disaster mitigation and evacuation procedures. This program was carried out through collaboration between the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of West Aceh Regency, lecturers from the Civil Engineering Department of Teuku Umar University, the Samatiga Community Health Center, and the school. The methods used included education, socialization, demonstrations, and direct simulations regarding self-rescue actions during earthquakes and tsunamis. The simulation was conducted at Suak Timah Football Field as the evacuation gathering point. The results showed an increase in students’ and school members’ knowledge and preparedness in facing disasters. Participants were able to understand evacuation routes, perform self-protection actions, and follow evacuation procedures in an orderly and rapid manner. Evaluation results indicated that disaster mitigation understanding reached 85%, self-rescue ability 88%, accuracy in following evacuation routes 90%, discipline during simulation 92%, and participant involvement reached 95%. This activity also encouraged the formation of a disaster awareness culture and the emergence of active student roles as preparedness pioneers within the school environment. Therefore, disaster simulation proved to be an effective educational medium in improving the capacity and preparedness of school communities toward earthquake and tsunami risks.