Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Midwifery Health Journal

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA ABORTUS INKOMPLIT DI RSUD. DR. M. YUNUS BENGKULU Choralina Eliagita; Suhita Tri Oklaini; Elza Wulandari; Cahaya Puspita
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 5 No 1 (2020): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.99 KB) | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v5i1.97

Abstract

Abortus inkomplit merupakan abortus pengeluaran hasil konsepsi yang tidak lengkap/ ekspulsi parsial dari hasil konsepsi. Pada abortus inkomplit, perdarahan umumnya masih berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor usia, jarak kehamilan dan riwayat abortus yang berhubungan dengan kejadian abortus inkomplit di ruang CI Kebidanan RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan case control. Pengambilan sampel kasus secara total sampling yaitu sebanyak 68 orang dan Sampel kontrol adalah ibu yang tidak mengalami kejadian abortus inkomplit diambil sebanyak 68 orang dari 293 ibu yang tidak mengalami kejadian abortus, yang diambil dengan teknik systematic Random Sampling dengan interval empat. Hasil penelitian menunjukan dari 136 orang ibu hamil, sebanyak 68 responden (50,0%) mengalami abortus inkomplit, 75 responden (55,1%) dengan usia <20 tahun atau >35 tahun, 90 responden (66,2%) dengan jarak kehamilan >2 tahun dan sebanyak 69 responden (50,7%) dengan tidak adanya riwayat abortus. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara usia, jarak kehamilan dan riwayat abortus dengan kejadian abortus inkomplit di ruang CI Kebidanan RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Dibutuhkan peran dari petugas kesehatan yaitu perlu adanya pemberian pendidikan kesehatan pada ibu hamil yang memiliki usia yang beresiko, jarak kehamilan <2 tahun, adanya riwayat abortus dan faktor-faktor yang akan membahayakan kondisi ibu dan janin, serta pemberian papan bener pada rumah sakit maupun ditempat pelayanan kesehatan lainnya, sehingga komplikasi obstetri dapat terhindari ataupun dapat berkurang.
HUBUNGAN RIWAYAT ABORTUS DENGAN RETENSIO PLASENTA PADA IBU BERSALIN Elza Wulandari; Pitri Subani; Samsulsia Samsulsia
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 4 No 2 (2019): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.836 KB) | DOI: 10.52524/jurnalkebidananjambi.v4i2.98

Abstract

Retensio plasenta merupakan tertahannya atau belum lahirnya plasenta melebihi waktu 30 menit setelah bayi lahir yang dapat menyebabkan terjadinya perdarahan postpartum. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan riwayat abortus dengan retensio plasenta pada ibu bersalin di RSUD Dr Sobirin Kabupaten Musi Rawas Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan Survey Analitik dengan rancangan case control. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Dr. Sobirin Tahun 2017 sebanyak 1710. Sampel sebanyak 116 orang terdiri dari 58 orang retensio plasenta diambil secara total sampling dan 58 orang tidak retensio plasenta diambil secara systematic random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan data sekunder. Hasil penelitian: Ada hubungan yang signifikan antara riwayat abortus dengan retensio plasenta pada di RSUD Dr. Sobirin Kabupaten Musi Rawas, dengan kategori hubungan sedang.
RIWAYAT HIPERTENSI DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI RSUD DR. SOBIRIN Pitri Subani; Elza Wulandari; Choralina Eliagitha; Nani Eti Hartaty
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 5 No 1 (2020): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.578 KB) | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v5i1.99

Abstract

Pre eklampsia ialah penyakit dengan tanda-tanda hipertensi, edema, dan proteinuria yang timbul karena kehamilan yang dapat berakibat pada terganggunya fungsi plasenta. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan riwayat hipertensi dengan kejadian preeklampsia di RSUD Dr. Sobirin Kabupaten Musi Rawas Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan Survey Analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung di RSUD Dr. Sobirin Kabupaten Musi Rawas Tahun 2017 sebanyak 650 orang deiperoleh 87 dengan simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan data sekunder. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square (χ2), Uji Contingency Coefficient (C) dan Odd Ratio (OR). Hasil penelitian didapatkan: (1) terdapat 42,5% preeklampsia dan 57,5% tidak preeklampsia; (2) Terdapat 37,9% riwayat hipertensi dan 62,1% tidak riwayat hipertensi dan (3) Ada hubungan yang signifikan antara riwayat hipertensi dengan kejadian preeklampsia di RSUD Dr. Sobirin Kabupaten Musi Rawas Tahun 2017, dengan kategori hubungan erat. Diharapkan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat terutama tentang dampak riwayat hipertensi terhadap preeklampsia melalui penyuluhan dan penyebaran selebaran.
HUBUNGAN POLA SEKSUAL IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) DI RSUD KEPAHIANG TAHUN 2019 Elza Wulandari; Yuni Ramadhaniati; Choralina Eliagita; Nining Rahayu
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 5 No 2 (2020): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.2 KB) | DOI: 10.52524/jurnalkebidananjambi.v5i2.100

Abstract

Ketuban Pecah Dini (KPD) termasuk penyebab peningkatan angka kematian ibu dengan faktor resiko antara lain riwayat kehamilan sebelumnya dengan KPD, flora servikovaginal, defisiensi Cu Zn Vitamin C, merokok, aktivitas seksual, sindroma ehlers danlos, trauma. Tujuan penelitian ini adalah unutk mengetahui hubungan pola seksual ibu hamil dengan kejadian KPD di RSUD Kepahiang. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain Case Control dengan pendekatan retrospektif. Populasi adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Kepahiang pada bulan Mei Tahun 2019 yang berjumlah 75 orang dan yang mengalami KPD 20 Orang. Sampel sebanyak 40 orang yang terdiri dari sampel kasus 20 orang ibu yang mengalami KPD diambil menggunakan teknik total sampling serta sampel kontrol 20 orang ibu bersalin tidak mengalami KPD yang diambil menggunakan teknik systematic random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi Square (c2) dan Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian ada hubungan antara pola seksual ibu hamil dengan kejadian ketuban pecah dini di RSUD Kepahiang dengan kategori hubungan erat