Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

HIBAH PENGABDIAN BAGI PEMBANGUNAN MASYARAKAT KOMUNITAS IBU BELAJAR MATEMATIKA (IbM) DI SDN CIUMBULEUIT 3 Livia Owen; Farah Kristiani; Ferry Jaya Permana; Liem Chin; Taufik Limansyah
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.138 KB)

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh kelompok dosen dan mahasiswa jurusan Matematika UNPAR untuk kedua kalinya. Sebelumnya kami telah mengadakan dengan SD mitra SDN Bandung Baru 1, SDN Bandung Baru 2, SDN Ciumbuleuit 4 pada tahun 2012. Program ini berupa pelatihan dan pendampingan bagi komunitas ibu untuk belajar Matematika yang biasanya dianggap sulit. Merujuk pada Millennium Development Goals (MDGs) yang dideklarasikan oleh PBB tahun 2000, pendidikan dasar, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan adalah dua diantara delapan tujuan milenium tersebut. Ibu merupakan salah satu faktor penting dalam pendidikan anak-anak, namun kadang karena belum setaranya kesempatan pendidikan bagi perempuan mengakibatkan akses untuk memasuki lapangan kerja tidak mudah demikian pula untuk keterlibatan dalam pendidikan anak-anak mereka. Komunitas Ibu Belajar Matematika (IbM) adalah suatu program pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan kepada kelompok ibu-ibu yang memiliki putera-puteri yang sedang belajar ditingkat sekolah dasar. Melalui program IbM ini, kami ingin membantu pihak sekolah, khususnya SDN Ciumbuleuit 3, untuk menumbuhkan dan mengembangkan minat siswa dalam mempelajari matematika dengan mengubah pandangan bahwa belajar matematika adalah menyenangkan. Pada program IbM ini dilakukan revisi dari modul sebelumnya dan penambahan beberapa modul baru.
KOMUNITAS IBU BELAJAR MATEMATIKA (IPTEKS BAGI MASYARAKAT) : MITRA SDN BANDUNG BARU 1, SDN BANDUNG BARU 2, SDN CIUMBULEUIT 1, SDN CIUMBULEUIT 4 Ferry Jaya Permana; Agus Sukmana; Benny Yong; Erwinna Chendra; Farah Kristiani; Iwan Sugiarto; Liem Chin; Livia Owen; Maria Anestasia; Taufik Limansyah
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1453.761 KB)

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh kelompok dosen dan mahasiswa jurusan Matematika UNPAR untuk kedua kalinya. Sebelumnya kami telah mengadakan dengan SD mitra SDN Bandung Baru 1, SDN Bandung Baru 2, SDN Ciumbuleuit 4 pada tahun 2012. Dan pada tahun 2013 ini ditambah dengan SDN Ciumbuleuit 1. Program ini berupa pelatihan dan pendampingan bagi komunitas ibu untuk belajar Matematika yang biasanya dianggap sulit. Merujuk pada Millennium Development Goals (MDGs) yang dideklarasikan oleh PBB tahun 2000, pendidikan dasar, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan adalah dua di antara delapan tujuan milenium tersebut. Ibu merupakan salah satu faktor penting dalam pendidikan anak-anak, namun kadang karena belum setaranya kesempatan pendidikan bagi perempuan mengakibatkan akses untuk memasuki lapangan kerja tidak mudah demikian pula untuk keterlibatan dalam pendidikan anak-anak mereka. Komunitas Ibu Belajar Matematika (IbM) adalah suatu program pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan kepada kelompok ibu-ibu yang memiliki putera-puteri yang sedang belajar di tingkat sekolah dasar. Melalui program IbM ini, kami ingin membantu pihak sekolah, untuk menumbuhkan dan mengembangkan minat siswa dalam mempelajari matematika dengan mengubah pandangan bahwa belajar matematika adalah menyenangkan.Persiapan kegiatan berupa pendekatan kepada sekolah mitra, penyusunan modul, dan perencanaan dilaksanakan pada semester pertama tahun 2013. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada semester kedua tahun 2014. Kegiatan diikuti oleh sekitar 50 peserta. Sebagian besar peserta adalah ibu-ibu yang memiliki anak yang sedang duduk di kelas 1 SD. Kegitan berlangsung dengan baik, terbukti dari hasil kuisioner evaluasi pelaksanaan dimana para ibu dan sekolah mitra merasakan manfaat dari kegiatan ini dan mengharapkan kelanjutan dari kegiatan ini.
KOMUNITAS IBU BELAJAR MATEMATIKA : MITRA SDN BANDUNG BARU 1, SDN BANDUNG BARU 2, SDN CIUMBULEUIT 1, SDN CIUMBULEUIT 3 DAN SDN CIUMBULEUIT 4 Ferry Jaya Permana; Agus Sukmana; Benny Yong; Erwinna Chendra; Iwan Sugiarto; Farah Kristiani; Liem Chin; Livia Owen; Maria Anestasia; Taufik Limansyah
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2637.602 KB)

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh kelompok dosen dan mahasiswa jurusan Matematika UNPAR untuk ketiga kalinya. Program ini melanjutkan dengan mitra sekolah tahun lalu yaitu SDN Bandung Baru 1, SDN Bandung Baru 2, SDN Ciumbuleuit 1, SDN Ciumbuleuit 3 dan SDN Ciumbuleuit 4. Program tahun 2014 ini juga menghasilkan buku bahan ajar baru yang merupakan revisi dari modul sebelumnya ditambah dengan berbagai materi baru. Program ini berupa pelatihan dan pendampingan bagi komunitas ibu untuk belajar Matematika yang biasanya dianggap sulit. Merujuk pada Millennium Development Goals (MDGs) yang dideklarasikan oleh PBB tahun 2000, pendidikan dasar, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan adalah dua di antara delapan tujuan milenium tersebut. Ibu merupakan salah satu faktor penting dalam pendidikan anak-anak, namun kadang karena belum setaranya kesempatan pendidikan bagi perempuan mengakibatkan akses untuk memasuki lapangan kerja tidak mudah demikian pula untuk keterlibatan dalam pendidikan anak-anak mereka. Komunitas Ibu Belajar Matematika (IbM) adalah suatu program pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan kepada kelompok ibu-ibu yang memiliki putera-puteri yang sedang belajar di tingkat sekolah dasar. Melalui program IbM ini, kami ingin membantu pihak sekolah, untuk menumbuhkan dan mengembangkan minat siswa dalam mempelajari matematika dengan mengubah pandangan bahwa belajar matematika adalah menyenangkan.  
KOMUNITAS IBU BELAJAR MATEMATIKA (IBM) : MITRA SDN CIUMBULEUIT 1 DAN 3 Iwan Sugiarto; Agus Sukmana; Benny Yong; Erwinna Chendra; Farah Kristiani; Ferry Jaya Permana; Liem Chin; Livia Owen; Maria Anestasia; Taufik Limansyah
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1514.762 KB)

Abstract

Kebutuhan dasar manusia mencakup pangan, perumahan, sandang, pemeliharaan kesehatan dan pendidikan. Masalah utama dan pertama ialah masih adanya tingkat pendidikan dasar yang rendah dan masih adanya 30 juta penduduk di Indonesia yang masih hidup dalam kemiskinan. Salah satu masalah utama ialah kurangnya pendidikan yang berkualitas terutama masalah pendidikan dasar. Tujuan komunitas Ibu belajar Matematika (IbM) dengan studi kasus mitra SDN Ciumbuleuit 1 dan 3 ialah memberikan pembelajaran dan peningkatan kualitas pendidikan matematika di sekolah dasar guna meningkatkan mutu pendidikan matematika Indonesia sehingga peserta didik memiliki kualitas internasional. Manfaat komunitas IbM adalah tercapainya penguasaan ilmu matematika dasar bagi para ibu yang mempunyai putra-putrinya di sekolah dsaar dan manfaat lainnya adalah mengurangi kegiatan ibu-ibu yang membuang waktu selama menunggu putra-putrinya di sekolah. Metoda yang digunakan yaitu melalui program penyegaran materi pelajaran matematika di sekolah dasar, disertai dengan pendampingan dan dipandu oleh dosen-dosen dan mahasiswa Program Studi Matematika Unpar. Metoda komunitas IbM oleh para ibu akan memberikan kontribusi agar memiliki bekal untuk membantu putra-putri mereka ketika belajar matematika di rumah. Hasil melalui kegiatan tersebut adalah meningkatkan penguasaan kemampuan matematika para siswa. Dengan meningkatnya kemampuan matematika yang dimiliki para ibu, diharapkan pula tumbuh penghargaan atau sikap hormat dari siswa-siswa tersebut terhadap ibu mereka. Kegiatan IbM sudah diselenggarakam dengan cukup baik oleh Program Studi Matematika sejak tahun 2012. Pada penyelenggaraan tahun 2013, merangkul 5 sekolah mitra (SD Negeri) yang berlokasi di sekitar Unpar. Target penyelenggaraan tahun ini adalah menuntaskan materi tutorial yang sudah diberikan pada semester Ganjil 2013, sesuai pula dengan permintaan peserta. Target lainnya adalah merevisi modul yang akan digunakan, antara lain berupa perbaikan susunan materi, penyempurnaan materi dalam penyajian soal. Selanjutnya modul training manual dalam bahasa Indonesia yang sederhana dilengkapi gambar akan digunakan kegiatan IbM mendatang.Kata kunci: kemiskinan, pendidikan dasar, matematika, SD Negeri, materi pendampingan.  
Komunitas Ibu Belajar Matematika (IBM) 2015 Ferry Jaya Permana; Agus Sukmana; Benny Yong; Dharma Lesmono; Erwinna Chendra; Farah Kristiani; Iwan Sugiarto; Liem Chin; Livia Owen; Maria Anestasia; Taufik Limansyah
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1683.729 KB)

Abstract

Program pengabdian bagi pembangunan masyarakat “Ibu Belajar Matematika (IBM)” diselenggarakan oleh para dosen dan mahasiswa Program Studi Matematika UNPAR sejak tahun 2012. Program ini bertujuan memberdayakan para ibu siswa Sekolah Dasar agar dapat membantu putra-putrinya belajar matematika di rumah. Umumnya para ibu tersebut melaksanakan kegiatan yang kurang produktif, seperti mengobrol, ketika menunggu putra-putrinya bersekolah. Dengan membentuk komunitas IBM, kegiatan yang kurang produktif tersebut dialihkan ke dalam kelas melalui kegiatan tutorial yang interaktif sehingga dapat menjadi bekal bagi para ibu tersebut ketika harus mendampingi putra-putrinya belajar matematika di rumah. Kegiatan tersebut berdampak positif, seperti meningkatkan kepercayaan para ibu dalam pendampingan putra-putrinya belajar matematika di rumah dan meningkatkan rasa hormat dari para siswa terhadap ibu mereka karena ibu mereka kini memiliki kemampuan membantu mereka belajar matematika di rumah. Diharapkan kegiatan tersebut kelak dapat meningkatkan prestasi belajar siswa-siswa sekolah dalam mata pelajaran matematika. Program tahun ini melibatkan lima sekolah mitra yang berlokasi disekitar Kampus UNPAR di Ciumbuleuit yaitu: SDN Bandung Baru 1, SDN Bandung Baru 2, SDN Ciumbuleuit 1, 3 dan 4. Komunitas IBM dibentuk di tiap-tiap sekolah melalui kegiatan di kelas dengan frekuensi 2 kali per minggu, masing-masing pertemuan berlangsung selama 45 – 60 menit.
Metode Excess-of-Loss Menggunakan Bayesian untuk Memodelkan Tingkat Keparahan Klaim Felivia Kusnadi; Benny Yong; Ferry Jaya Permana
MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2020): Vol. 3 No. 2 September 2020
Publisher : Prodi Pendidikan matematika Universitas Islam Majapahit (UNIM), Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamath.v3i2.745

Abstract

Tingkat keparahan klaim merupakan variabel acak, terlebih pada data asuransi umum. Masalah utama dalam memodelkan data ini ialah kesenjangan yang besar antara nominal klaim. Penelitian ini dapat menyelesaikan masalah tersebut dengan mencocokkan distribusi ekor panjang terhadap data. Untuk menentukan distribusi yang digunakan, penulis menggunakan Quantile-Quantile plots beserta Akaike Information Criterion (AIC) untuk setiap model. Penulis menghitung peluang posterior untuk setiap model menggunakan Teorema Bayes dan menentukan besar premi murni untuk excess layer. Penelitian ini menunjukkan statistik dari premi murni per lapisan dengan tujuan agar dapat digunakan untuk memodelkan tingkat keparahan klaim dan menentukan harga premi murni pada excess layer.
Literasi Aktuaria di SMA Kristen Trimulia Bandung Jaya Permana, Ferry; Lesmono, Dharma; Sugiarto, Iwan; Kristiani, Farah; Limansyah, Taufik
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2024): (DESEMBER 2024) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/sucsj.v1i2.7960.16-24

Abstract

Kurikulum Merdeka yang dicanangkan oleh Pemerintah melalui Mendikbudristek pada tahun 2022 memberikan kebebasan pada sekolah dalam mengatur alokasi waktu dan materi pelajaran. Sementara itu siswa juga diberikan kebebasan memilih pelajaran yang sesuai dengan bakat dan minat, serta rencana karir yang akan dipilih. Kebebasan yang diberikan ini juga memberikan permasalahan bagi sekolah, guru dan siswa. Permasalahan tersebut antara lain terkait dengan kurangnya wawasan para siswa tentang berbagai profesi yang dapat ditekuni, lingkup pekerjaan, prospek karir, serta kaitannya dengan mata pelajaran yang harus dipilih untuk menunjang profesi tersebut. SMA Kristen Trimulia sebagai salah satu sekolah yang akan melaksanakan kurikulum Merdeka, menghadapi permasalahan yang sama. Salah satu upaya sekolah untuk mengatasi hal tersebut adalah mengundang berbagai mitra perguruan tinggi untuk memberi wawasan pada siswa tentang bidang studi yang ditawarkan. Kegiatan literasi aktuaria ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat beberapa dosen Program Studi Sarjana Matematika UNPAR. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan matematika dan statistika yang terkait dengan aktuaria, sesuai dengan tingkat pengetahuan mereka sebagai siswa SMA. Melalui kegiatan ini siswa diharapkan memperoleh wawasan terkait aktuaria dan profesi aktuaris, yang dapat membantu siswa untuk memutuskan apakah profesi aktuaris merupakan pilihan karir yang cocok untuk mereka.
PARAMETER ESTIMATION OF LOGNORMAL AND PARETO TYPE I DISTRIBUTIONS USING FREQUENTIST AND BAYESIAN INFERENCES Then, Jenisha; Permana, Ferry Jaya; Yong, Benny
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 19 No 1 (2025): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/barekengvol19iss1pp141-152

Abstract

Extreme events are events that rarely occur but they cause substantial losses. Insurance companies need to take extreme events into account in risk management because extreme events can have a negative impact on the company's financial health. As a result, insurance companies need an appropriate loss model that matches the empirical data from these extreme events. A distribution that is heavy-tailed and skewed to the right is a good distribution for modeling the magnitude of losses from extreme events. In this paper, two distributions with heavy tails and skew to the right will be used to model the magnitude of losses from extreme events, namely the lognormal distribution and the Pareto distribution type I. The parameters of these distributions are estimated using two inferences, namely the frequentist and Bayesian inferences. In the frequentist inference, two methods are applied, namely the moment method and maximum likelihood. On Bayesian inference, two prior distributions are used, namely uniform and Jeffrey. Test model suitability is carried out by visually comparing the model distribution function with the empirical distribution function, as well as by comparing the Root Mean Square Error (RMSE) value. The visualization results of the distribution function and RMSE values ​​show that in general, the Bayesian inference is better at estimating parameters than the frequentist inference. In the frequentist inference, the maximum likelihood method can provide better estimated values ​​than the moment method. In the Bayesian inference, the two prior distributions show a relatively similar fit to the data and tend to be better than the frequentist inference.
Pemodelan banyaknya kematian berdasarkan kasus konfirmasi COVID-19 di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina menggunakan model linear tergeneralisasi Ha, Marlyn; Permana, Ferry Jaya; Yong, Benny
Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika Vol. 25 No. 2 (2025): Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/mims.v25i2.53694

Abstract

In early 2020, the COVID-19 disease, caused by the SARS-CoV-2 virus infection, became a global pandemic impacting the entire world, including Indonesia. To monitor the spread of COVID-19 and determine appropriate strategies to mitigate its impact, the World Health Organization (WHO) routinely reported confirmed case data and death case data due to COVID-19. Mathematical modeling can help understanding the relationship between the number of deaths based on daily confirmed cases. One simple mathematical model is the linear regression model. The linear regression model requires the assumption of homoscedasticity, and when this assumption fails, linear regression cannot be used. In this research, a generalized linear model (GLM) is used to address the shortcomings of the linear regression model. This research will predict the number of daily deaths based on daily confirmed case data using GLM based on historical data from Indonesia, Malaysia, Thailand, and Philippines. The functions used to describe the relationship between predictor and response variables include normal or Gaussian, Poisson, gamma, and negative binomial distributions. To evaluate whether the model fits the data, we used Akaike’s Information Criterion (AIC) and Bayesian Information Criterion (BIC). Additionally, the goodness of fit of the model in predicting the number of deaths is measured by finding the mean squared error (MSE). The best model is determined by considering the smallest AIC, BIC, and MSE values. The simulation results show that the GLM using the normal distribution is the best model in Indonesia, Malaysia, and Philippines, while the GLM using the negative binomial distribution is the best model in Thailand. Using the GLM, it was found that deaths occurred 14 days after a patient was confirmed with COVID-19 in Indonesia, 11 days in Malaysia, 12 days in Thailand, and 13 days in Philippines. Keywords: COVID-19, GLM, AIC, BIC, MSEMSC2020: 92C60, 62P10, 62J02, 62F10
Literasi Aktuaria di SMA Kristen Trimulia Bandung Jaya Permana, Ferry; Lesmono, Dharma; Sugiarto, Iwan; Kristiani, Farah; Limansyah, Taufik
SUBAKTYA: UNPAR COMMUNITY SERVICE JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2024): (DESEMBER 2024) SUBAKTYA: UNPAR Community Service Journal
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/sucsj.v1i2.7960.16-24

Abstract

Kurikulum Merdeka yang dicanangkan oleh Pemerintah melalui Mendikbudristek pada tahun 2022 memberikan kebebasan pada sekolah dalam mengatur alokasi waktu dan materi pelajaran. Sementara itu siswa juga diberikan kebebasan memilih pelajaran yang sesuai dengan bakat dan minat, serta rencana karir yang akan dipilih. Kebebasan yang diberikan ini juga memberikan permasalahan bagi sekolah, guru dan siswa. Permasalahan tersebut antara lain terkait dengan kurangnya wawasan para siswa tentang berbagai profesi yang dapat ditekuni, lingkup pekerjaan, prospek karir, serta kaitannya dengan mata pelajaran yang harus dipilih untuk menunjang profesi tersebut. SMA Kristen Trimulia sebagai salah satu sekolah yang akan melaksanakan kurikulum Merdeka, menghadapi permasalahan yang sama. Salah satu upaya sekolah untuk mengatasi hal tersebut adalah mengundang berbagai mitra perguruan tinggi untuk memberi wawasan pada siswa tentang bidang studi yang ditawarkan. Kegiatan literasi aktuaria ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat beberapa dosen Program Studi Sarjana Matematika UNPAR. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan matematika dan statistika yang terkait dengan aktuaria, sesuai dengan tingkat pengetahuan mereka sebagai siswa SMA. Melalui kegiatan ini siswa diharapkan memperoleh wawasan terkait aktuaria dan profesi aktuaris, yang dapat membantu siswa untuk memutuskan apakah profesi aktuaris merupakan pilihan karir yang cocok untuk mereka.