Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KOMPOSISI BOTANIS DAN PRODUKSI BIOMASA HIJAUAN DI KECAMATAN KUANTAN TENGAH, KABUPATEN KUANTAN SINGINGI RIAU Infitria Infitria; Pajri Anwar; Jiyanto Jiyanto
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Peternakan ( Jurnal Of Animal Science )
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v6i1.6422

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis hijauan yang tumbuh di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian diawali dengan survey (observasi lapang dan penentuan lokasi) kemudian pengambilan sampel hijauan pada 5 Desa yaitu desa Jake, Beringin, Pintu Gobang, Kari, Sungai Jering. Masing-masing Desa diambil 5 lokasi, setiap lokasi diambil 5 titik. Kemudian dilanjutkan dengan identifikasi jenis hijauan dan perhitungan produksi hijauan. Alat yang digunakan untuk pengambilan sampel hijauan terdiri dari kuadran 0,5 x 0,5 m2, gunting rumput, sabit, kantong plastik ukuran 10 dan ukuran 2 kg, karung, tali plastik, dan alat tulis. Perhitungan hijauan dengan persentase hijauan, perhitungan produksi hijauan dilakukan dengan rata rata tiap desa. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat 14 jenis hijauan, yang terdiri atas rumput, legum, dan gulma. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hijauan yang paling dominan tumbuh di Kecamatan Kuantan Tengah adalah dari jenis rumput/gramineae 66,71% yaitu rumput Bede (Brachiaria decumbens) 14,52% dan leguminosae 24,79%. Produksi biomas hijauan tertinggi di Desa Kari99,.95 ton/ha/th.
KUALITAS ORGANOLEPTIK SUSU KAMBING PASTEURISASI DENGAN PENAMBAHAN KAYU SECANG (Caesalpinia Sappan L.) Cici Syafni Guswira; Yoshi Lia Anggrayni; Jiyanto Jiyanto
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Peternakan ( Jurnal Of Animal Science )
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v6i1.6417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kayu secang dengan level berbeda terhadap kualitas organoleptik susu kambing pasteurisasi. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan September sampai bulan Desember 2020 bertempat di Laboratorium Dasar Fakultas Pertanian Universitas Islam Kuantan Singingi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan analisis sensori uji rangking dengan 4 perlakuan yaitu A: sediaan kayu secang level 0%, (kontrol), B: sediaan kayu secang level 2%, C: sediaan kayu secang level 4%, D: sediaan kayu secang level 6%. Parameter yang diamati adalah uji organoleptik yang terdiri dari warna, aroma, rasa dan tingkat kesukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kayu secang terhadap susu kambing pasteurisasi berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap warna, aroma, rasa dan tingkat kesukaan pada susu kambing pasteurisasi. Perlakuan terbaik dari penelitian ini pada perlakuan B yaitu penambahan level kayu secangsebanyak 2%. Nilai rata-rata hasil penilaian uji rangking terhadap warna, aroma, rasa dan tingkat kesukaan yaitu 2.93, 1.43, 1.50 dan 1.43.
Hubungan Lingkar Skrotum dengan Kualitas Semen Sapi Kuantan Riau Jiyanto Jiyanto; Pajri Anwar
Jurnal Ilmu Peternakan Terapan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Peternakan Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study was to determine the correlation between scrotal circumference and semen quality of the Riau Kuantan cattle. The study was conducted in Benai District, Kuantan Singingi Regency. The material used was 15 Kuantan bulls. The parameters observed were scrotal circumference, semen quality and the correlation between scrotal circumference and semen quality. The results of this study indicated that the size of Kuantan cattle scrotum circumference was 23.06 cm; viability 76.67%; and motility 58%. The results of regression analysis which conducted on scrotal circumference for the viability and motility showed not significant (P>0.05). The correlation between scrotal circumference with spermatozoa viability of Kuantan cattle showed a moderate correlation of 0.40. The relationship between scrotal circumference with spermatozoa motility in Kuantan cattle showed a low correlation of 0.22. The regression equation obtained to determine the relationship between scrotal circumference with viability and motility of spermatozoa were Y = 45.44 + 1.35X and Y = 44.77 + 0.57X, respectively. The results of this study indicated that scrotal circumference cannot be made as determinant of spermatozoa quality of in Riau Kuantan bulls.
KUALITAS FISIK DAN NUTRISI FERMENTASI JERAMI PADI DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS GULA Infitria Infitria; Pajri Anwar; Jiyanto Jiyanto
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Peternakan ( Jurnal Of Animal Science )
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v7i1.10106

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik dan nutrisi jerami fermentasi dengan berbagai jenis penambahan gula. Penelitian terdiri atas tiga tahap yaitu survey, pengambilan jerami padi dan kualitas fisik dan nutrisi fermentasi jerami padi. Rancangan penelitian menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan  4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah P0= Kontrol, P1= fermentasi jerami dengan penambahan gula pasir, P2= fermentasi Jerami dengan penambahan gula merah, P3= Fermentasi jerami dengan penambahan sirup marjan, P4= fermentasi jerami dengan penambahan  sari kurma. Parameter yang diamati adalah kualitas  fisik berupa warna, aroma/bau dan tekstur. Kualitas nutrisi berupa kandungan bahan kering, abu, serat kasar, protein kasar, lemak kasar dan BETN. Hasil penelitian memperlihatkan kualitas fisik fermentasi jerami padi berupa warna, aroma, tekstur dan suhu memperlihatkan perbedaan antara perlakuan P0 kontrol dengan P1, P2, P3 dan P4 dengan penambahan berbagai jenis gula. Begitu juga dengan kualitas nutrisi memperlihatkan kandungan yang berbeda. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan terbaik pada kualitas fisik dan kualitas nutrisi yaitu perlakuan P4 dengan penambahan sari kurma, protein kasar 9.86% dan serat adalah 27.32%.
PEMANFAATAN UBI JALAR DALAM PEMBUATAN BAKSO PELANGI Imelda Siska; Yoshi Lia Anggrayni; Dihan Kurnia; Pajri Anwar; Jiyanto Jiyanto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/pkm.v2i1.1006

Abstract

This event is aimed to provide knowledge to community members of Tanjung Medang village about the technology of processing livestock products and to provide knowledge about one of livestock product management thoroughly to the quality of being kind. This event has been in the Tanjung Medang village hall, Kuantan Singingi district, Riau. The result of this event is increase in knowledge and skill the community, and intertwining cooperation state of the lecturers, students and citizens in developing technology especially a field of agriculture and livestock in particular. Expected the event will be the establishment of cooperation are continuing between universities and community.
Pengaruh Tepung Daun Kipait (Tithonia diversifolia) dalam Pakan terhadap Performa, Persentase Karkas, Lemak Abdominal, dan Giblet Broiler Pajri Anwar; Jiyanto Jiyanto; Nariman Hadi; Melia Afnida Santi
Jurnal Agripet Vol 20, No 2 (2020): Volume 20, No. 2, Oktober 2020
Publisher : Agricultural Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v20i2.16172

Abstract

ABSTRAK. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh penggunaan tepung daun kipait (Tithonia diversifolia) (TDTD) terhadap performa, persentase karkas, persentase lemak abdominal, dan bobot relatif giblet. Penelitian menggunakan 200 ekor Day Old Chick (DOC) Strain CP 707 dengan rata-rata bobot badan adalah 106,0311,99 g/ekor. Pakan perlakuan disusun berdasarkan standar kebutuhan nutrisi broiler periode starter dan grower dan diberikan mulai umur 7 hari sampai 35 hari. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan dan empat ulangan, setiap ulangan terdiri atas 10 ekor broiler. Perlakuan dalam penelitian adalah sebagai berikut: P1: Pakan kontrol (0% TDTD); P2: Pakan mengandung 4% TDTD; P3: Pakan mengandung 6% TDTD; P4: pakan mengandung 8% TDTD; dan P5: pakan mengandung 10% TDTD. Peubah yang diukur adalah performa broiler (konsumsi pakan (g/ekor); pertambahan bobot badan (g/ekor); konversi pakan); persentase karkas, persentase lemak abdominal, bobot relatif giblet. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa penggunaan TDTD dalam pakan signifikan (P0,05) memengaruhi konsumsi pakan namun tidak signifikan (P0,05) memengaruhi pertambahan bobot badan, konversi, persentase karkas, persentase lemak abdominal dan giblet. Kesimpulan penelitian adalah TDTD dapat digunakan di dalam pakan sebanyak 4% tanpa memengaruhi performa broiler (konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan). Kemudian penggunaan sampai 10% dapat menurunkan persentase lemak abdominal dan peningkatan persentase karkas.(Effect of feeding Mexican sunflower (Tithonia diversifolia) leaf meal on performance, carcass percentage, abdominal fat, and giblet of broilers) ABSTRACT. The research aimed to see the influence of the used of Mexican sunflower (Tithonia diversifolia) leaf meal (TDLM) on the performance, the percentage of carcasses, the percentage of abdominal fat and the relative weight of giblets. The experiment used 200 day old chick (CP 707) with an average body weight of 106.03 11.99 g/bird.. The treatment diet were arranged according to the standard requirements for the starter and grower period broiler nutrition. The experimental chicken were provided dietary treatments when they were 7-day old and terminated on day 35A completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 4 replications and 10 birds in each replication was used in this experiment. Dietary treatments were: P1= control diet (0% of TDLM); P2= diet containing 4% TDLM ; P3= diet containing 6% TDLM ; P4= diet containing 8% TDLM; and P5: diet containing 10% TDLM. Variables measured were performances (feed consumption; body weight gain and feed conversion); Percentage of carcasses, percentage of abdominal fat, relative weight giblet. The results of analysis of variance showed that the used of TDLM in the diets significant effect (P0,05) on the feed consumption, but not significantly (P0,05) affect body weight gain, feed conversion, percentage of carcasses, the percentage of abdominal fat and the relative weight of giblet.. The conclusion of this study was TDLM can be used as 4% in diets without affecting the performance, the percentage of carcasses, the percentage of abdominal fat and the relative weight of giblet. Then the use of up to 10% can reduced the percentage of abdominal fat and increase the percentage of carcasses.