Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERILAKU PENDERITA TB PARU POSITIF DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN TUBERKULOSIS PADA KELUARGA DI KECAMATAN PANDAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 2012 sedar malem; Eddy Syahrial; Syarifah harahap
Kebijakan, Promosi Kesehatan dan Biostatiskik Vol 2, No 1 (2013): Kebijakan, Promosi Kesehatan dan Biostatistik
Publisher : Kebijakan, Promosi Kesehatan dan Biostatiskik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Tuberculosis (TB) is an infectious disease directly caused by the bacteria Mycobacterium tuberculosis. Germs will grow optimally at temperatures around 37 ° C according to the normal temperature of the human body, tuberculosis bacilli survive for months at room temperature and in a dark and damp, and die quickly in direct sunlight. This study aims to describe the behavior of patients with positive pulmonary TB in preventing transmission of TB to families in District Pandan Central Tapanuli 2012. Type of study design is a descriptive survey method. The study population was all patients with positive pulmonary TB in Pandan districts and as many as 138 people sampled 58 respondents drawn by simple random sampling. Data were obtained through interviews using a questionnaire and analyzed by univariate, presented in frequency distribution. Research results showed that based on the characteristics of the respondents obtained most aged> 30 years 40 people (69.0%), male Sex in 38 people (69.0%), level of education high school 30 people (51.7%), not worked a total of 35 people (60.3%). Knowledge of respondents in the category of either the 36 people (62.1%), attitude of the respondents in both categories is 54 people (93.1%). Measures most respondents in this category is less than 56 people (96.6%). Expected for health workers to provide health services effectively and efficiently, the importance of prevention of Tuberculosis information on the family
PENGARUH AGEN SOSIALISASI TERHADAP POLA PENCARIAN PENGOBATAN MAHASISWA RUMPUN FAKULTAS NON-EKSAKTA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA DI KOTA MEDAN TAHUN 2013 Alam Bakti Keloko; Syarifah Harahap; Rifandi Raflis
Kebijakan, Promosi Kesehatan dan Biostatiskik Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Kebijakan, Promosi Kesehatan dan Biostatiskik
Publisher : Kebijakan, Promosi Kesehatan dan Biostatiskik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.298 KB)

Abstract

Health development aims to increase awareness, willingness and ability of each person to realize the degree of public health as high. Socialization is the process through which a child learns to be a participating member of society. Through this learning process one can take decisions in determining the searching pattern of medical treatment through family, playmate, school , and mass media, but schools are not included in this research due to non-exact student do not learn about health . This research was conducted to determine the influence of socialization agents on the searching pattern of medical treatment on clumps student non-exact faculty of University of Sumatera Utara in Medan in 2013. This research is using quantitative research methods. The data was collected through direct interviews with respondents. The population of this research were all student of non-exact faculty year 2010-2012 of University of Sumatera Utara by 10.784 people, and the sample size were 95 people taken with Proportional Random Sampling methods. The results showed male respondents (46.3%), female (53,7%), age 18 (14,7%), age 19 (18,9%), age 20 (30,5%), age 21 (26,3%), age 22 (9,5%), Faculty of Social and Political Sciences (29,5%), School of Law (20,0%), Faculty of Humanities (17,9%), Faculty of economics (32,6%). Statistical test of bivariate analysis showed that family were not related with students searching pattern of medical treatment (p=0,099>0,05), playmate were related with students searching pattern of medical treatment (p=0,01<0,05), mass media were not related with students searching pattern of medical treatment (p=0,420>0,05). Statistical test of multivariat showed that family were not influence students searching pattern of medical treatment (p=0,105>0,05), playmate were influence students searching pattern of medical treatment (p=0,01<0,05) . Students of non-exact faculty of University of Sumatera Utara needs to improve the search of information about searching pattern of medical treatment for himself and to influence his friends as an agents of socialization. University of Sumatera Utara also need to provide information about searching pattern of medical treatment for students .   Keyword: agents of socialization, searching pattern of medical treatment
PERILAKU BIDAN KIA/KB DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PREVENTION OF MOTHER TO CHILD TRANSMISSION (PMTCT) DI RUMAH SAKIT HAJI KOTA MEDAN TAHUN 2013 Syarifah Harahap; Tukiman MKM; Vonny Syarah
Kebijakan, Promosi Kesehatan dan Biostatiskik Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Kebijakan, Promosi Kesehatan dan Biostatiskik
Publisher : Kebijakan, Promosi Kesehatan dan Biostatiskik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.747 KB)

Abstract

The spread of HIV/AIDS in Indonesia is very fast . Currently there is no province in Indonesia that is free of HIV. PMTCT is an effort to prevent HIV transmission from mother to baby and an effective strategy to cover a broad spectrum, not only the housewives, but also to prostitute, female using injecting drug, migrant workers and others. In Medan there are two hospitals that serve governments PMTCT program. On observations found only 1 midwife who trained in PMTCT programs . The purpose of this study is to describe the behavior of midwives in the implementation of the PMTCT program (Prevention of Mother to Child Transmission) at Haji Hospital in Medan at 2013. This is a descriptive study with a qualitative approach using in-depth interviews to determine the behavior of midwives in the implementation of PMTCT (Prevention of Mother to Child Transmission) at Haji Hospital in Medan at 2013. Results showed midwives knowledge are still low about PMTCT (Prevention of Mother To Child Transmission) program. Midwives attitude positive outlook where midwives do not discriminate patients. Action of midwives in the face of patients didn’t match with the guidebook of PMTCT program. For thatis expected to the hospital to evaluatiate, train, and sosialize the PMTCT program, which is management of HIV infection and antiretroviral therapy for children, adolescent and adults, to assisting patient of PMTCT, and support to patient of PMTCT. Midwives is also espected to read and seek for more information about PMTCT.
Hubungan Hygiene Perseorangan Dengan Kejadian Pityriasis Versikolor Pada Siswa SMK Kesehatan Sentra Medika Medan Syarifah Harahap
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.5062

Abstract

Pitiriasis versikolor adalah infeksi jamur superfisial pada lapisan tanduk kulit yang disebabkan oleh Malasseziafurfur atau Pityrosporumorbiculare. Infeksi ini bersifat kronis, ringan, dan biasanya tanpa peradangan yang menyerang wajah, leher, batang tubuh, lengan atas, ketiak, paha, dan selangkangan. Menjaga kebersihan diri yang buruk merupakan salah satu faktor pemicu terjadinya pitiriasis versikolor. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional terhadap 50 siswa SMK Sentra Medika Medan tahun 2020. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui pengisian angket yang diberikan secara online. Hasil pengumpulan data dilakukan uji chi square dengan bantuan program SPSS dan dengan hasil p value = 0,013 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara personal hygiene dengan kejadian Pityriasis versicolor.
HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DENGAN ANGKA KEJADIAN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RS. HAJI MEDAN PADA TAHUN 2020 Putri Seli; Syarifah Harahap
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 4 No. 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.57 KB) | DOI: 10.30743/stm.v4i2.114

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) dewasa ini telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang cukup besar khususnya di Indonesia. Hal ini ditandai dengan bergesernya pola penyakit yang sering disebut dengan transisi epidemiologi yang ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular seperti stroke, jantung, penyakit ginjal kronik dan diabetes mellitus, Penyebab kematian tertinggi di dunia adalah penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor risiko dengan kejadian penyakit ginjal kronik di RS. Haji Medan pada Tahun 2020. Penelitian ini bersifat analitik, desain cross sectional. Responden penelitian berjumlah 74 orang. Hasil akan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil uji chi square antara usia, jenis kelamin, riwayat keluarga dengan kejadian penyakit ginjal kronik diperoleh nilai p<0,05. Uji chi square antara riwayat hipertensi, diabetes melitus, infeksi saluran kemih, batu saluran kemih dan penggunaan obat-obatan dengan penyakit ginjal kronik diperoleh nilai p<0,05. Berdasarkan hasil tersbeut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara usia, jenis kelamin, dan riwayat keluarga dengan kejadian penyakit ginjal kronik. Faktor risiko yang berhubungan secara bermakna dengan kejadian penyakit ginjal kronik adalah riwayat hipertensi, riwayat diabetes mellitus, riwayat infeksi saluran kemih, riwayat batu saluran kemih dan riwayat obat-obatan.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN UKURAN TELAPAK KAKI PADA ANAK USIA 11-12 TAHUN Safira Aprisuandani; Budi Kurniawan; Syarifah Harahap; Ade Chandra Sulistiawati
Jurnal Kedokteran Ibnu Nafis Vol. 10 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.818 KB) | DOI: 10.30743/jkin.v10i2.141

Abstract

Prevalensi obesitas meningkat dari tahun ke tahun, baik di negara majumaupun negara yang sedang berkembang. Indeks massa tubuh (IMT) adalah salah satu cara pengukuran sederhana untuk mengetahui berat badan ideal dan tinggi badan ideal yang biasa digunakan untuk mengetahui seberapa besar risiko gangguan kesehatan atau obesitas .Salah satu masalah pada anak pada masa pertumbuhan adalah lengkung kaki datar atau disebut flatfoot dan terjadi di usia sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan ukuran telapak kaki pada anak usia 11-12 tahun di Sekolah Dasar Al- Fithriah Kota Medan Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode analitik. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Al- Fithriah Kota Medan.Waktu penelitian dimulai dari bulan Februari 2020 sampai dengan selesai. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 65 orangdengan hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Massa Tubuh (IMT) anak usia 11-12 tahun di Sekolah Dasar Al-Fithriah Kota Medan Tahun 2020 dalam katgeori normal (42%). Ukuran telapak kaki anak usia 11-12 tahun di Sekolah Dasar Al- Fithriah Kota Medan Tahun 2020 dengan nilai rata-rata (36,39) .Ada hubungan yang signifikan IMT dengan ukuran telapak kaki pada anak usia 11-12 tahun di Sekolah Dasar Al- Fithriah Kota Medan Tahun 2020 (r=0,614) (p=0,000)
Hubungan Perilaku Masyarakat Terhadap Pencegahan Covid-19 Di Desa Sunggal Kanan Kecamatan Sunggal Syarifah Harahap; Muhammad Fajrir Halim
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i1.7723

Abstract

Saat ini pemerintah melakukan upaya pencegahan melalui peningkatan protokol kesehatan dan kebijakan- kebijakan terkait penekanan angka penyebaran COVID- 19, Namun hingga saat ini jumlah penderita terus meningkat dengan jumlah yang tinggi dan penyebaran yang sangat cepat temasuk di Kabupaten Deli Serdang. Salah satu penyebabnya dikarenakan masyarakat di daerah tersebut masih memiliki pengetahuan dan perilaku yang kurang baik mengenai pencegahan COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Perilaku Masyarakat Terhadap Pencegahan COVID-19 Di Desa Sunggal Kanan Kecamatan Sunggal Jenis penelitian yang digunakan adalah bersifat analitik dengan metode study cross-sectional dengan sampel 98 orang. Berdasarkan hasil uji korelasi chi square diperoleh nilai p=0,001 (p0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan perilaku masyarakat dalam pencegahan COVID-19
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tindakan Kebersihan Organ Genitalia Eksterna Sebagai Upaya Pencegahan Keputihan Pada Penghuni (Wanita) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padang Sidempuan Tahun 2023 Harahap, Syarifah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7489

Abstract

Banyaknya warga Biro Kelas II B Padangsidimpuan yang mengalami keputihan dengan kurangnya pengetahuan cara mengatasi keputihan, hal ini akan mempengaruhi kesehatan reproduksi, dimana keputihan ini dapat memicu kemandulan dan kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan. perempuan termasuk penghuni Lembaga Pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan kebersihan organ genetik luar sebagai upaya pencegahan keputihan pada warga Kelas II B Padangsidimpuan Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan desain eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh warga Kelas II B Padangsidimpuan sebanyak 34 orang. Sampel sebanyak 34 orang (total sampling). Kemudian diuji statistik dengan program komputer menggunakan Uji Chi-Square dengan α = 0,05. Hasil penelitian dengan analisis bivariat pada post test menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan tindakan tentang kebersihan organ genital luar sebagai upaya pencegahan keputihan (p = 0,016) dan sikap dengan tindakan tentang kebersihan organ genital luar sebagai upaya pencegahan. mencegah keputihan dengan (p = 0,008). Dari hasil yang di dapat, disarankan kepada warga Kelas II B Padangsidimpuan untuk lebih banyak mencari informasi dan membaca buku tentang kebersihan organ genetik luar sehingga dapat memotivasi diri untuk lebih mengenal kesehatan reproduksi khususnya yang benar. pembersihan genetik organ genetik eksterna, Keputihan dan bahaya yang terjadi bila salah satu organ genetik dibersihkan secara eksternal.
HUBUNGAN PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA SISWA/I DI SMA NEGERI 6 BINJAI TAHUN 2020 Sembiring, Mia Noviani; Harahap, Syarifah
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 20 No. 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.176 KB) | DOI: 10.30743/ibnusina.v20i2.98

Abstract

Di masa modern ini banyak peserta didik baik peserta didik SMP maupun SMA yang menggunakan smartphone dalam aktivitas sehari-hari, sebagai media informasi dan media pembelajaran. Saat malam hari, aktivitas mulai berkurang yang menyebabkan penggunaan smartphone pada malam hari lebih lama sehingga mengurangi waktu tidur bahkan mengalami gangguan tidur. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan penggunaan smartphone dengan kualitas tidur pada siswa di SMA Negeri 6 Binjai. Penelitian ini menggunakan rancangan survei analitik dengan desain cross sectional dengan metode pengambilan sampel secara Simple Random Sampling sebanyak 76 responden. Data penggunaan smartphone diambil dengan menggunakan kuesioner Penggunaan Smartphone di Malam Hari dan data kualitas tidur diambil dengan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Berdasarkan hasil uji statistik dengan Spearman Rank diperoleh nilai P value 0,001 (p value < 0,05) yang artinya terdapat hubungan antara penggunaan smartphone dengan kualitas tidur pada siswa/i di SMA Negeri 6 Binjai dengan nilai korelasi (r) = 0,359 dapat dikatakan hubungan lemah dengan arah positif.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tindakan Kebersihan Organ Genitalia Eksterna Sebagai Upaya Pencegahan Keputihan Pada Penghuni (Wanita) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padang Sidempuan Tahun 2023 Harahap, Syarifah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7489

Abstract

Banyaknya warga Biro Kelas II B Padangsidimpuan yang mengalami keputihan dengan kurangnya pengetahuan cara mengatasi keputihan, hal ini akan mempengaruhi kesehatan reproduksi, dimana keputihan ini dapat memicu kemandulan dan kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan. perempuan termasuk penghuni Lembaga Pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan kebersihan organ genetik luar sebagai upaya pencegahan keputihan pada warga Kelas II B Padangsidimpuan Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan desain eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh warga Kelas II B Padangsidimpuan sebanyak 34 orang. Sampel sebanyak 34 orang (total sampling). Kemudian diuji statistik dengan program komputer menggunakan Uji Chi-Square dengan α = 0,05. Hasil penelitian dengan analisis bivariat pada post test menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan tindakan tentang kebersihan organ genital luar sebagai upaya pencegahan keputihan (p = 0,016) dan sikap dengan tindakan tentang kebersihan organ genital luar sebagai upaya pencegahan. mencegah keputihan dengan (p = 0,008). Dari hasil yang di dapat, disarankan kepada warga Kelas II B Padangsidimpuan untuk lebih banyak mencari informasi dan membaca buku tentang kebersihan organ genetik luar sehingga dapat memotivasi diri untuk lebih mengenal kesehatan reproduksi khususnya yang benar. pembersihan genetik organ genetik eksterna, Keputihan dan bahaya yang terjadi bila salah satu organ genetik dibersihkan secara eksternal.