Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENDUGAAN SEBARAN AIR TANAH MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRKONFIGURASI WENNER Ratni Sirait; Juwita Juwita; Abdul Halim Daulay
EINSTEIN (e-Journal) Vol 9, No 3 (2021): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.816 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v9i3.28903

Abstract

Telah dilakukan Penelitian Pendugaan Sebaran Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner yang dilakukan di daerah Dusun XVII, Tambak Bayan, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui litologi lapisan bawah permukaan air tanah dan mengetahui sebaran air tanah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalahmetode geolistrik dengan konfigurasi wenner. Pengambilan data menggunakan Resistivity  meter dengan tipe  Georesist RS-505 yang dilakukan pada satu titik dengan bentangan sepanjang 90 m. Spasi jarak elektroda yang digunakan dalam pengambilan data adalah 5 m, 10 m, dan 15 m sebanyak 27 kali pengukuran. Pengolahan data pada penelitianmenggunakan google earth, microsoft excel, notepad, software ArcGIS dan software  Res2dinv. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa litologi lapisan bawah permukaan air tanah adalah lempung-pasir, pasir, dan pasir kerikilan dengan sebaran air tanah berada pada jarak 30,2-45 m dan kedalaman air tanah 6,36-9,26 m yang merupakan jenis air tanah dangkal.
Potensi Ekonomi Energi Terbarukan Biomassa: Permasalahan dan Kendala Pengembangannya Nelly Nelly; Syaifuddin Yana; Radhiana Radhiana; Filia Hanum; Fitriliana Fitriliana; Juwita Juwita; Kasmaniar Kasmaniar
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6448

Abstract

Target bauran energi menjadi prioritas pemerintah dalam mengejar sisa waktu sampai dengan tahun 2025, yaitu capaian energi terbarukan sebesar 23%. Berbagai kendala dan hambatan masih menjadi perhatian khusus pemerintah dalam implementasi bauran tersebut. Kajian ini bertujuan untuk mereview potensi ekonomi pengelolaan sumber energi terbarukan dari sumber biomassa. Beberapa persoalan konflik kepentingan lintas sektor seperti pengolahan biofuel dari CPO menjadi stearin dari kelapa sawit. Disisi lain, produk ini juga masih dibutuhkan pada industri lainnya seperti oleokimia, makanan, dan kosmetik. Hal ini sangat berpengaruh pada pengembangan energi terbarukan dari biomassa kedepannya. Oleh karena itu, peran pemerintah dalam mengatur dan menyesuaikan kepentingan berbagai sektor yang tumpang tindih, seperti sumber pangan dan turunannya, sektor industri, olahan kimia dan lainnya. Disamping itu, pemerintah sebaiknya fokus pada prioritas pengembangan dan pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi terbarukan dan pengembangan yang berkelanjutan. Agar dapat menjaga keberlanjutan pentingnya roadmap pengembangan energi terbarukan. Roadmap pengembangan energi terbarukan sangat membantu langkah pemerintah dalam mengembangkan konsep energi terbarukan dimasa yang akan datang.
Manajemen Pembelajaran Dan Penanganan Cedera Pada Siswa Juwita Juwita; Rita Prima Bendriyanti; Citra Dewi; Desrio Windoro M.
KENDURI : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru atau pendidik khususnya guru penjas harus mempunyai inovasi yang dapat meningkatkan pembelajaran pada anak didiknya, oleh karenanya di butuhkan sekali pendidikan yang bermutu, berkarakter dan berdaya saing global dengan adanya pendidikan yang bermutu, berkarakter dan berdaya saing global tersebut, maka akan lahir bibit unggul yang tidak hanya cerdas namun berkarakter, mandiri dan memiliki daya saing dan dapat be-kerjasama dalam menghadapi kemajuan pendidikan ini.Untuk mencapai tujuan pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa guru dituntut agar selalu memperbaiki manajemen pembelajaran disekolah. Manajemen pembelajaran mencakup perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Sementara hasil belajar siswa dipengaruhi oleh faktor intern dan faktor ekstern. faktor intern, dari dalam diri siswa itu sendiri berupa kemampuan yang dimilikinya untuk belajar seperti, intelegensi, kesehatan, bakat, kete-kunan. Dan faktor ekstern seperti keluarga, guru, kualitas pengajaran menyangkut proses belajar mengajar atau manajemen pembelajaran, sarana prasarana, kedisiplinan, dan lingkungan tempat belajar. Keberhasilan suatu siswa dapat di tentukan dari tingkat pemahaman oleh pendidiknya dalam menerapkan manajemen pembelajaran tersebut.
Potensi Ekonomi Energi Terbarukan Biomassa: Permasalahan dan Kendala Pengembangannya Nelly Nelly; Syaifuddin Yana; Radhiana Radhiana; Filia Hanum; Fitriliana Fitriliana; Juwita Juwita; Kasmaniar Kasmaniar
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6448

Abstract

Target bauran energi menjadi prioritas pemerintah dalam mengejar sisa waktu sampai dengan tahun 2025, yaitu capaian energi terbarukan sebesar 23%. Berbagai kendala dan hambatan masih menjadi perhatian khusus pemerintah dalam implementasi bauran tersebut. Kajian ini bertujuan untuk mereview potensi ekonomi pengelolaan sumber energi terbarukan dari sumber biomassa. Beberapa persoalan konflik kepentingan lintas sektor seperti pengolahan biofuel dari CPO menjadi stearin dari kelapa sawit. Disisi lain, produk ini juga masih dibutuhkan pada industri lainnya seperti oleokimia, makanan, dan kosmetik. Hal ini sangat berpengaruh pada pengembangan energi terbarukan dari biomassa kedepannya. Oleh karena itu, peran pemerintah dalam mengatur dan menyesuaikan kepentingan berbagai sektor yang tumpang tindih, seperti sumber pangan dan turunannya, sektor industri, olahan kimia dan lainnya. Disamping itu, pemerintah sebaiknya fokus pada prioritas pengembangan dan pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi terbarukan dan pengembangan yang berkelanjutan. Agar dapat menjaga keberlanjutan pentingnya roadmap pengembangan energi terbarukan. Roadmap pengembangan energi terbarukan sangat membantu langkah pemerintah dalam mengembangkan konsep energi terbarukan dimasa yang akan datang.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Juwita Juwita; Nuraeni Nuraeni; Munirah Munirah
Journal Innovation In Education Vol. 2 No. 1 (2024): Maret : Journal Innovation in Education (INOVED)
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/inoved.v2i1.875

Abstract

This research aims to improve students' Biology learning outcomes by using the Discovery Learning learning model on Virus material in class X.9 UPT SMA Negeri 1 Maros. This research is classroom action research which has been carried out in 2 cycles. The subjects taken in this research were all students in class X.9 UPT SMA Negeri 1 Maros for the 2023/2024 academic year. The data collection technique in this research is (1). Observation, (2). documentation, (3). Test. Based on the research results, it can be concluded that Discovery Learning is effectively used on Virus material. This is shown in cycle I, the average student score was 53.5, and in cycle II it increased to 82.3. Based on the results of observations of the learning model used in the Discovery Learning research, student and teacher activities are at a level that is effective for students.
Penggunaan Distribusi Sampling Untuk Mengidentifikasi Kesenjangan Digital Berdasarkan Data Akses Digital Chyntia Stefhany; Juwita Juwita; Universitas Palangka Raya
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Nusantara
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v2i1.3165

Abstract

The development of information and communication technology (ICT) has had a significant impact on global society, particularly in enhancing access to information, education, and economic opportunities. However, the digital divide remains a major issue, with large disparities in internet access between developed and developing countries. This study aims to identify the digital divide based on internet access data across countries using the sampling distribution method. The data used in this research was sourced from Kaggle and analyzed using Python to obtain an overview of the variability and average internet user percentages across different countries. The findings indicate a significant disparity in internet access, with developed countries enjoying near-universal access, while developing countries, particularly in sub-Saharan Africa and South Asia, face serious barriers to internet penetration. The sampling distribution analysis reveals a clear pattern of disparity, influenced by economic factors, government policies, and digital infrastructure readiness. This study suggests the need for improved technology infrastructure, internet access subsidies, and digital literacy training in countries with low internet penetration. With these measures, the digital divide can be reduced, supporting more inclusive and sustainable economic growth.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Tentang Keputihan dengan Kejadian Keputihan pada Siswi Kelas VIII SMPN 5 Pangkalpinang Tahun 2025 Juwita Juwita; Sri Hastini Jaelani; Shandy Kusumawardani
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 4 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v4i3.6588

Abstract

Vaginal discharge is a reproductive health problem that commonly occurs in adolescent women and can be influenced by the individual’s level of knowledge and attitude towards intimate organ hygiene. Lack of understanding can increase the risk of pathological vaginal discharge. This study aims to determine the relationship between knowledge and attitudes towards the incidence of vaginal discharge in adolescent women. Based on data obtained from a research study conducted at SMPN 5 Pangkalpinang class VIII in February 2025, 7 out of 10 female students have experienced vaginal discharge. This means that most of the eighth grade female students who have experienced puberty experience whiteness in their lives. This research uses a quantitative design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 68 respondents selected using purposive sampling technique. Data was collected through a structured questionnaire which had been tested for validity and reliability. Data analysis was carried out using the Chi-Square test. The research results showed that 57 (83.8%) respondents had experienced vaginal discharge, while the other 11 respondents (16.2%) had never experienced vaginal discharge. In the knowledge variable, 51 (75%) respondents had low knowledge, 13 (19.1%) had sufficient knowledge and the remaining 4 (5.9%) had high knowledge, while for the attitude variable 55 (80.9%) had a negative attitude, 13 (19.1%) other respondents had a positive attitude towards the incidence of vaginal discharge at SMPN 5 Pangkalpinang. The results of this study indicate that there is a significant relationship between knowledge and attitudes towards vaginal discharge with a Sig value of p = .000 < 0.05.It is recommended that the SMPN 5 Pangkalpinang school provide education, promotion or health education about the incidence of vaginal discharge, so that it can improve the health status of teenagers. And for educational institutions to further deepen students’ knowledge of health by increasing knowledge about the incidence of vaginal discharge, especially in adolescents.