Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Self Management dengan Konflik Kerja pada Perawat Zurista Anisatul Ummah; Suratmi Suratmi; Masunatul Ubudiyah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v9i1.850

Abstract

Konflik kerja perawat masih banyak ditemui di lingkungan rumah sakit dan dapat berdampak serius terhadap kualitas pelayanan keperawatan. Konflik ini kerap muncul akibat tekanan kerja, perbedaan persepsi antar tim, serta kurangnya kemampuan dalam mengelola stres dan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan Self Management dengan konflik kerja pada perawat. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional menggunakan instrumen kuesioner Skills (SCMS) dan kuesioner konflik kerja yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2025 di RSUD Soegiri Lamongan. Sampel sebanyak 117 perawat dipilih melalui teknik cluster random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara Self Management dan konflik kerja (p = 0,000; r = -0,394), yang berarti semakin tinggi kemampuan Self Management maka semakin rendah tingkat konflik kerja. Faktor konflik kerja yang paling dominan adalah interdependensi aktivitas kerja, sementara aspek Self Management yang paling berpengaruh adalah kemampuan self monitoring. peningkatan kemampuan Self Management, khususnya dalam aspek pemantauan diri dan pengendalian stres, penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.
Hubungan faktor organisasi dengan kinerja perawat dalam pemberian asuhan keperawatan : The relationship between organizational factors and nurses performance in providing nursing care Diana Aprilia Pratiwi; Suratmi Suratmi; Nurul Hikmatul Qowi
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 1 (2026): JiKep | Februari 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i1.2924

Abstract

Kualitas pelayanan dan hasil kesehatan yang diharapkan, yang menunjukkan bahwa kinerja perawat tidak hanya memengaruhi diri mereka sendiri tetapi juga berdampak luas pada keselamatan dan kualitas pelayanan kepada pasien Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan faktor organisasi dengan kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional dengan menggunakan teknik probality sampling berupa sample random sampling diperoleh 58 responden menggunakan instrument lembar kuesioner faktor organisasi dan kinerja perawat. Penelitian ini memperoleh hasil faktor organisasi sebagian besar kategori baik dan sebagian besar perawat memiliki kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan dengan kategori baik. Penelitian ini menggunakan uji Spearman rank dengan nilai p<0,05 yang berarti ada hubungan faktor organisasi dengan kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Berdasarkan penelitian diharapkan perilaku perawat dalam faktor organisasi dengan kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan harus dilandasi oleh pemahaman yang baik.
Hubungan Etos Kerja Dengan Kinerja Perawat di RUD Ngimbang Muhammad Iqbal Ramadhan Aji; Suratmi Suratmi; Nurul Hikmatul Qowi
KOLONI Vol. 5 No. 3 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v5i3.1062

Abstract

Nursing performance is susceptible to decline due to factors such as low discipline, lack of responsibility, and insufficient commitment to professional duties. A strong work ethic is a critical factor influencing the enhancement of nursing performance, thereby ensuring the delivery of optimal nursing care. This study aimed to analyze the relationship between work ethic and the performance of nurses at RSUD Ngimbang. A quantitative study was conducted with a population of 128 nurses; a sample of 93 nurses was selected using quota sampling. Data were collected using questionnaires on work ethic and Six-Dimension Scale of Nursing Performance (SDSP)questionnaires. Following tabulation, data were analyzed using the Spearman Rank correlation test via SPSS 16.0. The results indicated that the majority of nurses possessed a “high” work ethic (58.1%), while a significant proportion demonstrated “moderate” performance (50.5%). Statistical analysis revealed a strong and significant correlation between work ethic and nursing performance ( ; ). This indicates that higher levels of work ethic among nurses are associated with better performance at RSUD Ngimbang. To improve nursing performance, it is essential to maintain and cultivate a strong work ethic through the reinforcement of responsibility, discipline, professional commitment, and continuous competency development, ultimately contributing to the improvement of nursing service quality.