Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KARYA GRUP VOKAL AWAN VOICE Ari Widyaningrum
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2016): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v3i2/ Ok.1162

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran pendidikan karakter yang terdapat dalam karya grup vokal Awanvoice. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian analisis kualitatif dengan lokasi penelitian di Kota Semarang, adapun wujud dan sumber data terdiri dari sumber dan wujud data tertulis maupun tidak tertulis. Instrumen dan teknik pengambilan data mengunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Sedangkan teknik analisis dan pengolahan data pengumpulan, reduksi, klarifikasi dan verifikasi data. Karya grup vokal Awan Voice memiliki ciri khas sebagai grup musik yang berformat acapella dengan sentuhan beatbox. Karya Awan voice dilihat dari aspek judul lagu, dari komposisi lagunya, struktur lagunya, dari harmonisasinya, dari pangsa pasar nya, dan motif dari lagu menggunakan tema: ke-Tuhan-an, Sosial, lingkungan dan Pendidikan. Sebagai sebuah grup vokal yang memiliki peran dalam menghibur penikmat musik, mereka memiliki karakter yang kuat, unik, kreatif dan berprinsip dalam berkarya sehingga dapat dikatakan grup Awan Voice mempunyai profitabilitas. Pendidikan karakter dapat kita temukan dalam karya grup vokal Awan Voice baik dari lirik lagu, komposisi karya maupun dalam pertunjukkannya. Kata kunci: Pendidikan karakter, karya, Awan Voice.
PENGEMBANGAN MEDIA BUKU PENGAYAAN MONTASE PADA PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA KELAS IV SEKOLAH DASAR ROFIAN ROFIAN; ARI WIDYANINGRUM; NITATRI WAHYUNI
BASIC Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 2, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/dwijaloka.v2i3.1255

Abstract

Latar belakang yang mendorong dalam penelitian ini adalah kurangnya media pembelajaran SBdP yang melibatkan kreativitas siswa dan pendukung kegiatan literasi sekolah sebagai sumber bahan belajar siswa. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan media buku pengayaan montase pada pembelajaran SBdP kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang digunakan ialah Research and Development (RnD) dengan model pemikiran Borg and Gall. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil kelayakan berdasarkan analisis data oleh pakar ahli memperoleh rata-rata presentase sebesar 92,46% untuk kelayakan media dan 91,31% untuk kelayakan materi pembelajaran. Perolehan respon guru terhadap keberterimaan media memperoleh presentase di SD Negeri Ukir 01 sebesar 95,58% dan di SD Negeri Ukir 02 sebesar 88,25% Hasil angket respon siswa memperoleh 94,16% di SD Negeri Ukir 01 dan 89,39% di SD Negeri Ukir 02. Media Buku Pengayaan Montase pada pembelajaran SBdP kelas IV Sekolah Dasar telah memenuhi kriteria sangat baik dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.Kata Kunci: Pengembangan, Media, Buku Pengayaan, Montase, Bahan Ajar
PEMBELAJARAN PRONUNCIATION MELALUI LAGU ANAK DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI SISWA SD KRAMAT KABUPATEN KUDUS Ari Widyaningrum; Muhammad Arief Budiman; Anggun Dwi Setya Putri
Jurnal CULTURE (Culture, Language, and Literature Review) Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Aki

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Inggris merupakan bahasa asing yang mulai diperkenalkan di Sekolah Dasar (SD). Sekolah dasar merupakan jenjang pendidikan awal. Pada pendidikan awal ini para guru perlu memberikan fondasi yang kokoh untuk melangkah ke jenjang pendidikan selanjutnya. Untuk itu guru perlu memberikan pengalaman pembelajaran bahasa Inggris yang menarik agar anak merasa senang dan tertarik untuk belajar bahasa Inggris yang ucapan-ucapan dan tulisannya masih asing bagi mereka. Untuk memberikan pengalaman pembelajaran bahasa Inggris terutama dalam pengucapan/pelafalan yang menarik diperlukan kreativitas guru dalam memanfaatkan dan merancang sumber-sumber belajar yang ada di lingkungan sekolah dan rumah. Lagu-lagu anak yang ssering didengarkan dalam keseharian merupakan sumber belajar yang sangat bermanfaat untuk digunakan sebagai media pembelajaran pronunciation dalam berbahasa Inggris bagi anak SD. Hal ini disebabkan oleh karakteristik anak SD yang masih senang bernyanyi, belajar sambil bermain, berpikir secara holistik, dan masih menyenangi benda-benda yang konkrit. Selain itu, penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian-penelitian pembelajaran bahasa Inggris sebelumnya. Penelitian ini akan fokus mengkaji secara mendalam mengenai pembelajaran pronunciation melalui lagu anak berbahasa Inggris di SD Kramat Kabupaten Kudus dengan menggunakan metode kualitatif yang akan memperdalam kajian tentang pembelajaran pronunciation bahasa Inggris beserta solusinya untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekolah dasar secara global. Sehingga pada akhirnya ditemukan upaya implementasi yang efektif dan efisien bagi sekolah dasar. Oleh karenanya penelitian ini menjadi sangat penting untuk dikaji. Penelitian ini juga dapat menjadi dasar penelitian lanjutan untuk meningkatkan kualitas implementasi bahasa Inggris di sekolah dasar. Keywords: Pembelajaran pronunciation, Bahasa Inggris, Sekolah Dasar
Pengaruh Motivasi Belajar Pada Penerapan Model Air (Auditory Intellectually Repetition) Berbantu Media Kartu Soal Cerdas Terhadap Hasil Belajar Tematik Siswa Kelas V SDN Sampangan 02 Semarang Atik Budiarti; Ferina Agustini; Ari Widyaningrum
Wahana Kreatifitas Pendidik (WKP) Vol 2 No 2 (2019): Volume 2 No.2 Tahun 2019
Publisher : Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.869 KB)

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitianpre-Eksperimental Designpre-experimental design berupa one group pretest-postest design.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi pada penerapan model pembelajaran AIR (Auditory Intellectually Repetition) berbantu media kartu soal cerdas terhadap hasil belajar tematik siswa kelas V SD. Sampel yang diambil adalah 38 siswa. Berdasarkan uji-t diperoleh t hitung > t tabel yaitu 10,34> 2,02. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima.Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil uji regresi linier sederhana diperoleh persamaan Y = -8,65 + 1,13X dengan determinasi R2 sebesar 0,699 maka terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar pada penerapan model AIR (Auditory Intellectually Repetition) berbantu kartu soal cerdas pada pembelajaran tematik subtema 1 “Peredaran Darahku Sehat” siswa kelas VA SD Negeri Sampangan 02 Semarang sebesar 69,9% dan dipengaruhi oleh faktor lain sebesar 30,1%.
Analisis Kemampuan Penalaran Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Dengan Metode Polya Ani Rizki Novianti; Joko Sulianto; Ari Widyaningrum
JANACITTA Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.648 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v3i1.299

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pembelajaran matematika dan mendeskripsikan klasifikasi kemampuan penalaran siswa sekolah dasar dalam memecahkan masalah matematika. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian pada proses pembelajaran matematika sudah dalam kategori sangat baik terbukti dengan perolehan presentase 78%. Sedangkan hasil klasifikasi penalaran pada aspek memahami pengertian diperoleh presentase 72,79% termasuk dalam kategori tinggi, aspek berpikir logis diperoleh presentase 28,60% termasuk dalam kategori rendah, aspek memahami contoh negatif diperoleh presentase 60,69% termasuk dalam kategori tinggi, aspek berpikir deduksi diperoleh presentase 66,97% termasuk dalam kategori tinggi, aspek berpikir sistematis diperoleh presentase 24,41% termasuk dalam kategori sangat rendah, aspek berpikir konsisten diperoleh presentase 61,39% termasuk dalam kategori baik, aspek menarik kesimpulan diperoleh presentase 55,81% termasuk dalam kategori baik, aspek menentukan metode diperoleh presentase 41,16% termasuk dalam kategori rendah, aspek membuat alasan diperoleh presentase 29,76% termasuk dalam kategori rendah, dan aspek menentukan strategi diperoleh presentase 22,32% termasuk dalam kategori sangat rendah.
PEMBELAJARAN SENI MUSIK DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL YOUTUBE BAGI SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 BULUROTO Noorvita Murdyanti; Ari Widyaningrum; Sunan Baedowi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2047

Abstract

The context of this research is based on the learning process which cannot be separated from the learning media. Learning media is a teacher's tool to make it easier to convey material information to students. The research focus that drives this research is "What is the process of learning the art of music using YouTube audio-visual media in class IV of SD Negeri 1 Buluroto?". The aim of this research is to determine the process of learning the art of music using YouTube audio-visual media in class IV of SD Negeri 1 Buluroto. This research was conducted on class IV students at SD Negeri 1 Buluroto. This type of research is qualitative. The research subjects were 12 class IV students at SD Negeri 1 Buluroto, class IV teachers and the school principal. Data collection methods were carried out by means of observation, interviews and documentation. Checking the validity of the data by means of technical triangulation. The research findings are that the application of YouTube media increases learning motivation. Teachers use learning media once every 2 weeks, both video and image media. The school has also provided facilities for using learning media. YouTube media is very effective because learning the art of music in the classroom with the help of audio-visual media is considered exciting so it gives a very good impression to students. In this way, the objectives of learning the art of music in class IV at school can be achieved. Based on data analysis in this research, the process of learning the art of music using YouTube audio-visual media in class IV of SD Negeri 1 Buluroto was carried out using YouTube video learning media. This has been proven to increase student learning motivation and student interest in learning, because in reality not everyone likes it. learning the art of music. The suggestion in this research is that teachers use YouTube media in learning and prepare well in the selection of learning videos, the school completes learning facilities and this research becomes a comparison for the use of YouTube media in learning the art of music and can be used as a source of literature related to the use of YouTube media in educational learning. music Art.
Pengaruh Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Pada Tema 6 Subtema 1 di SD Negeri Tandang 01 erwinda, nisa; Ari Widyaningrum; Fine Reffiane
JANACITTA Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jnctt.v6i2.2261

Abstract

Abstract The background of this study is the learning outcomes achieved by students, which can be seen from various aspects of cognitive learning outcomes, attitudes and assessment of student activity during learning, and that many students have poor learning outcomes. Yes, and is still below the KKM grades of many students. (minimum completeness criteria). The purpose of this study was to determine the effect of a project-based learning model in improving her 5th grade learning outcomes for SD Negeri Tandang 01, Theme 6, Subtheme 1. This study used a pre-experimental design, type 1 group pre-test-post-test. ). For a significance level of α=0.05 and a sig value of 0.01, the ttable value is tcount ie −2.022<1.703, which is known to be Sig If 0.05, ie 0.01 < 0.05, Hα is accepted and H0 is rejected at the significance level α = 0.05. Therefore, we can conclude that there is an impact on the project-based learning model that addresses student learning outcomes for V6 subtopic 1. To improve overseas elementary schools 01.   Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar yang dicapai siswa, yang dapat dilihat dari berbagai aspek hasil belajar kognitif, sikap dan penilaian aktivitas siswa selama pembelajaran, dan masih banyak siswa yang memiliki hasil belajar yang kurang baik.  Iya, dan masih dibawah nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) kebanyakan siswa.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Tandang 01 Tema 6 Subtema 1 tes-pasca-tes.  Untuk tingkat signifikansi α=0,05 dan nilai sig 0,01, maka nilai ttabel adalah thitung yaitu −2,022<1,703 yang diketahui Sig Jika 0,05 yaitu 0,01 < 0,05 maka Hα diterima dan H0 ditolak pada signifikansi  tingkat α = 0,05.  Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat dampak terhadap model pembelajaran berbasis proyek yang membahas hasil belajar siswa subtopik V6 1. Untuk meningkatkan Sekolah Dasar perantauan 01.