Rudi Hartadi
PS. Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Jember

Published : 27 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS EFISIENSI TEKNIS PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHATANI SEMANGKA DI DESA MAYANGAN KECAMATAN GUMUKMAS KABUPATEN JEMBER Luluk Rofiqoh; Titin Agustina; Rudi Hartadi
AGRIBEST Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v2i1.1369

Abstract

Desa Mayangan sudah lama membudidayakan semangka akan tetapi masih terjadi kendala diantaranya tingkat produktivitas yang masih rendah, kapasitas produksi yang menurun, kondisi iklim dan cuaca yang tidak menentu.  Tingkat produktivitas yang rendah dapat berhubungan dengan penggunaan faktor produksi serta tingkat efisien petani dalam menggunakan input yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat produksi, (2) efisiensi teknis usahatani semangka, (3) faktor-faktor yang mempengaruhi inefisiensi teknis usahatani semangka di Desa Mayangan Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Metode dalam penelitian menggunakan data deskriptif dan analitis dengan pengambilan contoh dilakukan dengan cara Proportionate stratified random sampling, sehingga terpilih 50 sampel petani semangka berdasarkan tingkatan luas lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi semangka di Desa Mayangan adalah luas lahan (X1), tenaga kerja (X2), pupuk organik (X3), pupuk kimia (X4), dan bibit (X5), sedangkan pestisida cair (X6) dan pestisida padat (X7) tidak berpengaruh nyata. (2) Tingkat efisiensi teknis petani semangka secara keseluruhan dalam penggunaan faktor produksi semangka di Desa Mayangan dengan rata-rata sebesar 0,68. (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi inefisiensi teknis secara parsial dalam usahatani semangka di Desa Mayangan adalah pengalaman petani (tahun) dan dummy keikutsertaan kelompok tani.
Faktor-faktor yang mendasari pengambilan keputusan Petani tebu bermitra dengan PG. Djatiroto Bella Dyah Valentine; Ebban Bagus Kuntadi; Rudi Hartadi
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v1i1.1248

Abstract

Bahan baku tebu di PG. Djatiroto diperoleh dari  tebu milik sendiri (TS) dan tebu rakyat (TR) melaui sistem kemitraan kerjasama bagi hasil dengan petani. Penelitian  bertujuan untuk: (1) mengetahui faktor-faktor yang mendasari pengambilan keputusan petani tebu bermitra dengan PG. Djatiroto, (2) perbedaan pendapatan petani tebu yang bermitra dan petani tebu yang tidak bermitra dengan PG. Djatiroto. Metode pengambilan contoh  menggunakan Proportionate stratified random sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan Regresi Logistik dan Independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan: (1) faktor yang berpengaruh nyata terhadap pengambilan keputusan petani tebu bermitra dengan PG. Djatiroto adalah faktor pengalaman dengan nilai signifikansi sebesar 0,092, faktor pendapatan dengan nilai signifikansi sebesar 0,036, dan faktor jumlah anggota keluarga dengan nilai signifikansi sebesar 0,068 sedangkan faktor umur dan pendidikan berpengaruh tidak nyata terhadap pengambilan keputusan petani tebu bermitra dengan PG. Djatiroto; (2) terdapat perbedaan pendapatan antara petani tebu yang bermitra dan petani tebu yang tidak bermitra dengan PG. Djatiroto dengan nilai signifikansi sebesar 0,002, pendapatan petani tebu yang bermitra lebih besar dari pada pendapatan petani tebu yang tidak bermitra dengan PG. Djatiroto. Rata-rata pendapatan petani tebu yang bermitra sebesar Rp. 25.822.092/ha/tahun sedangkan rata-rata pendapatan petani tebu yang tidak bermitra sebesar RP. 20.010.176/ha/tahun.
Analisis Nilai Tambah Dan Tingkat Produktivitas Kerja Serta Strategi Pengembangan Home Industry Gula Kelapa Di Desa Tembokrejo Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember Yohana Tyas Sulistiowati; Joni Murti M Aji; Rudi Hartadi
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v1i1.1253

Abstract

Home industry gula kelapa di Desa Tembokrejo melakukan pengolahan nira menjadi gula kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Nilai tambah pada home industry gula kelapa di Desa Tembokrejo, (2) tingkat produktivitas kerja home industry gula kelapa di Desa Tembokrejo (3) Strategi pengembangan home industry gula kelapa di Desa Tembokrejo. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja (Purposive Method), yaitu di Desa Tembokrejo Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan analitis, dan metode pengambilan contoh yang digunakan adalah Total Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Analisa yang digunakan adalah analisis nilai tambah, analisis produktivitas kerja, analisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Nilai tambah pada home indutry gula kelapa di Desa Tembokrejo adalah Rp 1.637,04/kg. (2) Tingkat produktivitas kerja home industry gula kelapa adalah rendah yaitu sebesar Rp 5.858/jam. (3) Strategi pengembangan home industry gula kelapa berada pada posisi White Area. (4) QSPM diperoleh prioritas strategi home industry gula kelapa dengan nilai Total Attractiveness Score (TAS) sebesar 6,13 yaitu meningkatkan produksi gula kelapa.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PETANI MELAKUKAN KONVERSI LAHAN SAWAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDAPATAN PETANI (Studi Kasus Konversi Lahan Sawah di Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember) Yuanita Ayu Wulandari; Rudi Hartadi; Aryo Fajar Sunartomo
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v1i2.1154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat konversi lahan sawah di Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember; (2) faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani untuk mengubah sawah di Kecamatan Kaliwata Kabupaten Jember; (3) dampak konversi sawah terhadap pendapatan petani di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan analitis. Data dianalisis dengan menggunakan tingkat konversi, regresi logistik, dan uji t perbedaan rata-rata. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah proportionated stratified random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) tingkat konversi sawah menunjukkan menyusutnya sawah di Kecamatan Kaliwata Kabupaten Jember. Tingkat konversi sawah selama periode 2006-2015 di Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember adalah 4,359% atau 38,48 ha per tahun. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani untuk mengubah sawah di Kecamatan Kaliwata Kabupaten Jember adalah harga tanah, jumlah keluarga yang tergantung, dan saluran air irigasi. (3) Dampak konversi sawah terhadap pendapatan petani di Kecamatan Kaliwata Kabupaten Jember, tidak ada perbedaan pendapatan yang signifikan antara petani sebelum dan sesudah konversi lahan sawah. Rata-rata total pendapatan petani sebelum dan sesudah konversi sawah berubah dari Rp. 3.888.520 menjadi Rp. 4.367.397
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN KONTRIBUSI PENDAPATAN TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PEMBUDIDAYA IKAN LELE DUMBO Marwatin Fika P.W; Anik Suwandari; Rudi Hartadi
AGRITROP Vol 14, No 2 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v14i2.434

Abstract

Lele merupakan salah satu komoditas perikanan budidaya yang memiliki prospek cukup tinggi. Lele dihargai oleh masyarakat karena merupakan makanan bergizi yang mudah untuk dilayani sebagai lauk. permintaan tinggi menyebabkan harga ikan lele meningkat. Ini menjadi insentif bagi petani untuk menanam lele intensif. Jember merupakan salah satu kabupaten yang memiliki populasi ikan lele cukup besar di provinsi Jawa Timur. Pusat budidaya ikan lele di Desa Mojomulyo Kecamatan Puger. Lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini diambil secara simple random sampling dengan jumlah sampel adalah 34. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) lele Budidaya di Desa Mojomulyo Puger Jember Kabupaten layak secara finansial usaha dengan NPV positif kriteria investasi 130,113,461.00, Net B / C 2.29, Gross B / C 1.12, PR 3,38, IRR adalah 30,22% dan jangka waktu pengembalian modal (periode ulang) modal 3,65 tahun atau 3 tahun 8 bulan (tingkat bunga 12,3%) 12 hari; (2) Budidaya lele tidak sensitif dengan perubahan yang meningkat harga pakan sebesar 5% dan penurunan produksi ikan patin adalah 5% (3) Kontribusi dari budidaya ikan lele pada petani ikan lele pendapatan rumah tangga di Desa Kecamatan Mojomulyo Puger Jember adalah tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata kontribusi budidaya ikan lele di pendapatan rumah tangga dengan 70,56%.
ANALISIS PEMASARAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KUBIS DI DESA SUMBERJO KECAMATAN AMBULU KABUPATEN JEMBER Mega Ratnasari; Rudi Hartadi; Julian Adam Ridjal
AGRITROP Vol 14, No 1 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v14i1.412

Abstract

Desa Sumberejo Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember merupakan desa penghasil kubis tertinggi di Kabupaten Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola saluran pemasaran kubis, efisiensi saluran pemasaran kubis di Desa Sumberjo, strategi pengembangan usahatani kubis di Desa Sumberjo. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dan analitik. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis Margin Pemasaran dan analisis SWOT. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa (1) Dalam proses pemasaran kubis di Desa Sumberjo terdapat tiga pola saluran pemasaran, yaitu saluran pemasaran satu tingkat (Petani → Tengkulak → Konsumen), saluran pemasaran dua tingkat (Petani → Tengkulak → Pengecer → Konsumen), dan saluran pemasaran tiga tingkat (Petani → Tengkulak → Pedagang Besar → Pengecer → Konsumen); (2) Saluran pemasaran yang paling efisien yaitu saluran pemasaran satu tingkat; (3) Usahatani kubis di Desa Sumberjo berada pada posisi (White Area) kuat berpeluang maka usahatani tersebut memiliki peluang pasar yang prospektif dan memiliki kompetensi untuk mengerjakannya dengan menggunakan strategi S-O (StrenghtsOpportunities).
The Impacts of Fundamental and Macroeconomic Factors on the Stock Price of Oil Palm Plantation Companies in Indonesia Stock Exchange (IDX) Ayudya, Resi; Suwandari, Anik; Hartadi, Rudi
Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura Vol. 20 No. 2 (2017): August - November 2017
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/jebav.v20i2.847

Abstract

The oil palm plantation companies in this study were the selected companies listed on the Indonesia Stock Exchange. This study aimed to determine the impacts of fundamental and macroeconomic factors on the stock price of the oil palm plantation companies in IDX. The determination of the research area was based on the designed method (purposive sampling) consisting of PT Astra Agro Lestari Tbk, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk, and PT Tunas Baru Lampung Tbk. The data was collected using literature review method with secondary data sources in the form of time series data of stock prices, fundamental and macroeconomic factors in the period from January 2006 up to June 2016. The results of this study indicated that the movement of stock prices of oil palm plantations in Indonesia Stock Exchange was influenced by the fundamental and macroeconomic factors which consist of ROE (Return on Equity) with a regression coefficient of -133.35, DER (Debt to Equity Ratio) with a regression coefficient of -26.37, and EPS (Earning per Share) with a regression coefficient of 15.47. The macroeconomic factors consist of Rupiah exchange rate with a regression coefficient of -0273 and the CPO (Crude Palm Oil) price with a regression coefficient of 0.859. For the investors, they can consider the overall internal and external factors, which are based on the company's financial ratios and macroeconomic conditions.