Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS Panrita

PENYULUHAN PEMBERIAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF UNTUK MENGATASI KECEMASAN MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA TACCORONG KAB. BULUKUMBA Nurlina; Fatmawati; Asri
Jurnal ABDIMAS Panrita Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Abdimas Panrita
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jap.v3i1.801

Abstract

Virus COVID-19 telah menjadi pandemi di seluruh dunia.Berdasarkan data angka kejadian COVID-19 di seluruh dunia pada tanggal 25 November 2020 sudah mencapai angka 60.250.141 kasus orang yang terinfeksi Covid-19, Negara Amerika Serikat menempati peringkat pertama dengan jumlah kejadian 12.958.805 kemudian disusul oleh India yang menempati urutan ke dua dengan jumlah kejadian 9.225.045, sedangkan di Indonesia sendiri kasus terkonfirmasi sudah berada di angka 511.836 kasus (Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Indonesia, 2020; World Heath Organization, 2020). Setiap individu mengalami gejala kecemasan, tetapi umumnya hanya sesekali dan singkat, dan tidak menimbulkan masalah. Tetapi ketika gejala kecemasan, fisik, dan kognitif terus-menerus dan parah, kecemasan bisa saja menyebabkan tekanan dalam kehidupan seseorang sampai-sampai hal itu berdampak negatif pada kemampuannya untuk bekerja atau belajar, bersosialisasi, dan mengelola tugas-tugas sehari-hari, itu mungkin saja melampaui batas. jarak normal.Maka Dari itu kami mencoba untuk memberikan Terapi Relaksasi otot progresif untuk menurunkan tingkat kecemasan pada warga Desa Taccorong. Relaksasi otot atau relaksasi progresif merupakan suatu metode yang terdiri peregangan dan relaksasi sekelompok otot, serta memfokuskan pada perasaan rileks. Manfaat melakukan relaksasi otot progresif untuk menurunkan ketegangan otot, mengurangi tingkat kecemasan. Dengan begitu orang yang setelah melakukan relaksasi otot ini dapat meningkatkan rasa kebugaran dan konsentrasi, membangun emosi positif dan emosi negatif, dan menurunkan ketegangan otot, kecemasan, nyeri leher dan punggung. Terapi relaksasi ini tidak memiliki efek samping dan mudah dalam melakukannya
EDUKASI BAHAYA NARKOBA DAN HIV/AIDS DI SMA NEGERI 19 KAB BULUKUMBA Andi Suswani; Asri
Jurnal ABDIMAS Panrita Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Abdimas Panrita
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jap.v3i1.818

Abstract

Tingginya kasus HIV/AIDS dan maraknya pengguna narkoba dikalangan remaja menjadi masalah yang perlu penanganan yang serius. Pelibatan orang tua dan guru sangat pentin dalam memberikan pemahaman pentingnya pencegahan penyakit HIV/AIDS dan bahaya narkoba.. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan kesehatan tentang penyakit HIV/AIDS dan bahaya narkoba di SMA 19 Lingkungan Gusunge Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Metode dalam pelaksanaan pengabdian melalui penyuluhan Kesehatan, dan diskusi tentang pentingnya upaya pencegahan HIV/AIDS dan bahaya pada remaja dengan melibatkan kepala sekolah, pemegang program HIV/AIDS puskesmas, dan siswa SMA itu sendiri. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan remaja sebagai generasi muda dalam memahami tentang pentingnya menjaga kesehatan baik dirinya maupun lingkungan sekitarnya, mengetahui pentingnya pencegahan diri dari bahaya Penyakit HIV/AIDS, pentingnya menghindari narkotika dan obat terlarang lainnya.
PELATIHAN SENAM KAKI MENGGUNAKAN KORAN TERHADAP PENDERITA DIABETES MELLITUS DI DESA TACCORONG KEC. GANTARANG KAB. BULUKUMBA Asri; Andi Suswani
Jurnal ABDIMAS Panrita Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Panrita
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.861 KB) | DOI: 10.37362/jap.v2i1.737

Abstract

Penanganan DM dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu farmakologis dan non farmakologis. Terapi farmakologis seperti pemberian injeksi insulin dan obat hiperglikemik oral (OHO). Sedangkan non farmakologis yaitu pengaturan diet,olahraga, merokok. Kebanyakan dari penderita DM lebih cenderung melakukan pengaturan diet dan mengkomsumsi obat-obatan. Namun pelaksanaan diet yang teratur belum menjamin akan terkontrolnya kadar gula darah, namun akan lebih baik jika dimbangi dengan latihan fisik yang sesuai. Latihan jasmani merupakan bagian dari penatalaksanaan DM, salah satu latihan yang dianjurkan yaitu senam kaki diabetes. Senam kaki merupakan salah satu latihan jasmani yang berpengaruh terhadap penurunan kadar glukosa pada diabetes tipe 2 dengan pengurasan glukosa akibat latihan.Tujuan dari pengabmas ini adalah untuk melakukan kegiatan pelatihan pada masyarakat yang mengalami Diabetes Mellitus. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan penyuluhan/ pemberian materi tentang Diabetes Mellitus serta melakukan pelatihan senam DM dengan menggunakan Koran. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat dan penurunan kadar glukosa darah. Kesimpulan dari pengabmas ini adalah bahwa Senam DM dapat menurnkan kadar Glukosa Pasien , Olehnya itu diharapkan kegiatan senam ini menjadi perhatian untuk diterapkan ke masyarakat secara rutin dan berkesinambungan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERKEBUNAN KELAPA MENJADI MINYAK KELAPA MURNI (VCO) SKALA INDUSTRI RUMAH TANGGA Muriyati; Safruddin; Asri; Subakhir Salnus
Jurnal ABDIMAS Panrita Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Abdimas Panrita
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.202 KB) | DOI: 10.37362/jap.v2i2.738

Abstract

Proses pengolahan daging buah kelapa menjadi produk minyak kelapa murni atau sering disebut Virgin Coconut Oil (VCO) dapat memanfaatkan teknologi yang sederhana karena proses pembuatannya yang relatif sederhana, tanpa penggunaan bahan pengawet (zat kimia) dan tanpa proses pemanasan atau dengan pemanasan pada suhu rendah. Pembuatan Virgin Coconut Oil dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain dengan pemanasan suhu rendah (slow cooking), cara pancingan, cara fermentasi dan cara pengadukan (sentrifugal). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui cara pengolahan hasil perkebunan kelapa menjadi minyak kelapa murni (VCO) skala industri rumah tangga di Kelurahan Dannuang Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba. Metode dalam pelaksanaan pengabdian melalui sosialisasi dan pelatihan tentang pembuatan VCO dengan melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT), Penyuluh Pertanian, pemerintah desa, tokoh agama dan masyarakat. Hasil kegiatan sosialisasi dan pelatihan adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pengertian, kandungan, manfaat dan Teknik Pengolahan Buah Kelapa menjadi VCO. Kegiatan pemberdayaan pembuatan VCO ini memberikan dampak baik secara ekonomi, social dan kepada pemerintah daerah serta berdampak pada peningkatan derajat Kesehatan jika dikonsumsi secara teratur. Kesimpulan Kelompok Wanita Tani (KWT) mampu menerapkan teknologi sederhana produksi VCO di kelurahan Dannuang telah dilakukan dengan membuat demonstrasi cara pembuatan VCO pada kelompok wanita tani (KWT). Tingkat produksi pembuatan VCO yang diujicobakan dengan menggunakan 12 buah kelapa dalam dan 12 buah kelapa hibrida masing-masing menghasilkan VCO sebesar 229 mL dan 208 mL. pada analisis keuntungan produksi VCO efisien dari segi penerimaan atau menguntungkan dari segi penerimaan. Usaha produksi VCO perlu dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
PENYULUHAN CEGAH HYPERTENSI DAN KOMPLIKASINYA DENGAN PENERAPAN DIETARY APPROACHES TO STOP HYPERTENSION (DASH) Asri; Andi Suswani
Jurnal ABDIMAS Panrita Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Abdimas Panrita
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jap.v3i2.1018

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab kematian terbesar setelah stroke, data World Health Organization (WHO) membuktikan bahwa pada tahun 2020 jumlah kematian akibat hypertensi di semua jenis kelamin yaitu sebesar 22.995 orang meninggal. Tujuam dari penyuluhan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat ctentang cara mencegha hypertensi lebih dini dengan menggunakan metode DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Metode yang digunakan adalah penyuluh kepada masyarakat dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang yang terdiri dari segala usia baik remaja, dewasa mapun lansia. Hasil penyuluhan ini memberikan gambaran tingkat pengetahuan masyarakat menjadi meningkat setelah dilakukan penyuluhan. Kesimpulan yang dapat diberikan bahwa dengan adanya penyuluhan ini mampu berikan gambaran kepada masyarakat bahwa metode DASH ini mampu efektif untuk menurunkan dan mencegah masyarakt untuk tidak terkena hipertensi, saran yang dapat kami berikan bahwa pemerintah setempat bekerjasama dengan lintas program dari puskesmas untuk lebih meningkatkan kegiatan promotif dan preventif kepada masyarakat baik yang menderita hipertensi maupun yang belum menderita , sehingga kejadian hipertensi dapat kita cegah dan mampu memberikan penyembuhan kepada yang mengidap.
Optimalisasi Kader Dalam Pelaksanaan Pelayanan Posyandu Lansia Di Dusun Sapabessi Kabupaten Bulukumba Makmur, Andi Suswani; Asri; Aszrul
Jurnal ABDIMAS Panrita Vol 5 No 1 (2024): Jurnal ABDIMAS Panrita
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jap.v5i1.1323

Abstract

Peningkatan lansia akan memunculkan berbagai masalah bagi lansia tersebut maupun keluarga serta masyarakat. Diperlukan adanya fasilitas layanan kesehatan seperti posyandu lansia agar lansia tetap mandiri, sehat dan produktif. Posyandu lansia dusun Sapabessi merupakan bentuk kepedulian warga masyarakat terhadap lansia. Masalah utama yang dihadapi posyandu lansia ini diantaranya keterbatasan jumlah kader, rendahnya pengetahuan serta keterampilan kader terhadap pelayanan yang diberikan dalam posyandu lansia. Metode pengabdian masyarakat yang diterapkan adalah dengan menggunakan pendekatan PAR (Participatory Action Research ) dengan melakukan penyuluhan kepada kader dengan pelibatan petugas kesehatan, kader posyandu dan lansia. Metode ini berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Hasil kegiatan pemberdayaan kader posyandu lansia yang dilakukan satu hari, adalah meningkatkanya pengetahuan kader tentang penyakit penyakit yang sering terjadi pada lansia dan pengelolaan posyandu sebesar 50,1 % setelah diberikan penyuluhan