Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Mekanisasi Proses Packaging Pada Kelompok Usaha Makanan Bahagia di Dusun Wanujoyo Lor Sotya Anggoro; Zuhri Nurisna; Meilia Safitri; Ririn Sotyarini
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.54.963

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Wanujoyo Lor, Srimartani, Piyungan Bantul dengan mitra kelompok Usaha Makanan Bahagia. Permasalahan yang dihadapi kelompok Usaha Makanan Bahagia yang pertama adalah proses pengemasan makanan yang masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan distaples atau dengan menggunakan lilin untuk menutup kemasan plastik, dimana cara ini tidak tahan lama sehingga membuat makanan cepat rusak dan tidak renyah lagi serta tidak ada standar kesamaan dengan kualitas pengemasannya. Selain itu, kelompok usaha makanan bahagia ini tidak mengetahui material peralatan untuk proses pengolahan makanan yang memenuhi standar kesehatan makanan atau yang disebut dengan material food grade. Solusi yang dilakukan adalah mekanisasi pada packaging produk makanan, dengan menggunakan alat packaging yang memenuhi standar maka diharapkan produk makanan seperti peyek, keripik bayam dan lainnya akan lebih awet dan tahan lama serta memiliki standar kulitas pengemasannya lebih seragam. Selanjutnya dengan mengadakan penyuluhan tentan material yang aman untuk pengolahan makanan serta pelatihan mengenai proses pengolahan makanan yang sesuai dengan standar kesehatan. Metode yang dilakukan yaitu pengadaan alat, pelatihan dan pendampingan. Pelatihan dan pendampingan diawali dengan memberikan pelatihan cara pemrosesan packaging yang baik dan higienis serta tentang cara penggunaan alat packaging. Kedua, melakukan penyuluhan mengenai pentingnya menggunakan material yang memenuhi standar kesehatan atau menggunakan material food grade. Kegiatan ini terlaksana dengan baik dan disambut antusias oleh kelompok usaha makanan bahagia
Penerapan Alat Penyangga Elektrik sebagai Alat Bantu Perbaikan dan Pengelasan Pada Sepeda Motor Sotya Anggoro; Zuhri Nurisna; Meilia Safitri
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.54.973

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Desa Palur Wetan yang terletak di Kelurahan Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Mitra dari program pengabdian ini adalah kelompok usaha beberapa bengkal las dengan nama Anugerah Las. Permasalahan yang dialami Kelompok usaha Anugerah Las ini apabila ada pelanggan yang melakukan perbaikan sepeda motor dengan jenis Motor Sport / Motor Gede (Moge) sangat kesulitan untuk melakukan perbaikan karena motor tidak dapat dikondisikan pada posisi tegak, sehingga digunakan alat bantu berupa papan kayu, besi balok dan terkadang disenderkan pada tembok, tentu saja hal ini memerlukan waktu persiapan yang cukup lama sehingga membuat waktu perbaikan juga semakin lama dan juga kurang safety atau keselamatan kerjanya rendah karena kemungkinan sepeda motor roboh sangat besar. Solusi yang dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan mitra tersebut dibuat sebuah alat penyangga sepeda motor sehingga sepeda motor sport/Moge dapat berdiri tegak dengan stabil. Alat penyangga yang ditawarkan merupakan sebuah alat penyangga sepeda motor yang dapat dioperasikan secara elektrik menggunakan motor listrik (dinamo). Dimana alat ini sangat mudah dioperasikan oleh satu orang tanpa membahayakan orang lain dan Sepeda Motor pada saat proses pemasangannya. Metode yang dilakukan yaitu pengadaan alat, pelatihan dan pendampingan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah berhasil dilaksanakan dengan sukses. Mitra program pengabdian sangat terbantu dengan adanya alat penyangga elektrik yang telah dibuat
Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pemeriksaan Status Gizi di Posyandu Aster Wanujoyo Lor Meilia Safitri; Sotya Anggoro
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1102

Abstract

Stunting merupakan kondisi pertumbuhan dan perkembangan seorang anak yang mengalami kegagalan yang diakibatkan oleh kekurangan gizi yang berkepanjangan pada masa 1000 hari pertama kehidupan. Dalam upaya pencegahan stunting, posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) disebut sebagai garda terdepan dalam upaya penurunan kasus stunting di Indonesia. Posyandu Aster Wanujoyo Lor merupakan posyandu yang terletak di Dusun Wanujoyo Lor Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. Permasalahan Posyandu tersebut adalah kurangnya alat ukur berat badan dan tinggi badan yang memadai untuk melaksanakan tugas utama dalam mendampingi dan melakukan pemantauan status gizi peserta posyandu. Selain itu, tingkat kesadaran ibu peserta posyandu mengenai langkah-langkah pencegahan serta risiko stunting sangat kurang. Solusi yang ditawarkan adalah pemberian bantuan alat berupa timbangan dan alat ukur tinggi badan untuk bayi dan balita, pelaksanaan program pemeriksaan status gizi bagi bayi dan balita, memberikan edukasi langkah-langkah pencegahan stunting, serta pemberian penyuluhan mengenai pentingnya pemberian MPASI yang adekuat sesuai rekomendasi IDAI. Metode yang digunakan dimulai dengan melakukan koordinasi dengan kader Posyandu Aster, identifikasi permasalahan yang dihadapi, sosialisasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan peserta posyandu, persiapan alat dan bahan, pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini disambut baik oleh peserta Posyandu dan terlaksana dengan sukses
Robot Autonomous Sterilisasi Ruangan Memanfaatkan Ultraviolet-C dan Sistem Line Follower Muhammad Pasya Mutawakkil; Muhammad Bagus Turahman; Meilia Safitri; Brama Sakti
Medika Teknika : Jurnal Teknik Elektromedik Indonesia Vol 4, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/mt.v4i2.15359

Abstract

Rumah sakit merupakan istilah fasilitas pelayanan kesehatan bertujuan menyembuhkan pasien yang sakit. Namun rumah sakit juga merupakan tempat yang rawan penularan infeksi nosokomial yang disebabkan oleh keberadaan mikroba patogen. Cara untuk meminimalkan mikroba patogen dapat melakukan sterilisasi menggunakan lampu ultraviolet (UV). Namun sterilisator ultraviolet yang awam digunakan di rumah sakit hanya diletakkan di tengah ruangan dan diam ditempat. Sehingga semakin jauh jarak objek yang akan disterilkan dan sumber cahaya ultraviolet, semakin kecil pula intensitas cahayanya. Akibatnya mikroba patogen yang berada jauh dari lampu UV tidak terpapar cahaya dengan sempurna. Maka diperlukan pembuatan sterilisator ultraviolet dengan mengkombinasikan sistem robotik berupa line follower agar mampu meratakan penyinaran dari ultraviolet terhadap seluruh benda yang tidak mampu dijangkau apabila lampu hanya diletakkan di tengah ruangan. Pada penelitian ini juga memastikan robot tetap berjalan di atas jalur yang sudah ditentukan dan mengukur kecepatannya menggunakan Tachometer. Sehingga penelitian ini menghasilkan pengujian robot yang mampu mengelilingi ruangan untuk meratakan penyinaran ultraviolet pada garis lintasan dengan keakurasian sebesar 60%-70% dan kecepatan berkisar 9-37 RPM.