Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGEMBANGAN BUDAYA RELIGIUS SEKOLAH ISLAM TERPADU (Studi Kasus di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo) Nur Kolis & Komari IAIN Ponorogo Nur Kolis; Komari .
Ar-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.448 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa lepas dari kehidupan. Dengan pendidikan bisa menunjukkan kebudayaan dan meningkatkan derajat bangsa di mata internasional. Pendidikan akan sangat terus gersang apabila tidak berhasil mencetak sumber daya manusia yang berkualitas baik segi spiritual, intelejensi, dan skill. SDIT Qurrota A’yun dalam melaksanakan pendidikannya sangat memperhatikan pengembangan nilai-nilai Islam menjadi budaya di sekolah. Hal ini dilakukannya melalui 5 langkah: 1) Mengembangkan visi misi, 2) Analisis strategis dengan SWOT, 3) Formulasi Strategis dengan strategi penyehatan, strategi agresif, strategi diversifikasi konsentrik, strategi bertahan, strategi tuntutan pasar, strategi fungsional, strategi SDM, 4) Implementasi strategi dengan program, anggaran, SOP, staffing, directing, dan 5) Evaluasi dan tindak lanjut dengan membuat KPI, menentukan standar hasil kinerja, mengambil tindakan perbaikan. Adapun implementasi manajemen strategis dalam pengembangan budaya religius berdampak positif terhadap: 1) penerapan praktik-praktik ibadah siswa dan guru terlihat dari kerajinan berdo’a, berdzikir, menyebarkan salam, sholat berjama’ah, menghafal dan membaca al-Qur’an, 2) terwujudnya sikap dan perilaku religius seperti sopan, selalu tersenyum, hormat, rendah hati, bersih dan rapi, menghargai orang lain, peduli sesama, bertanggung jawab, 3) ada peningkatan kinerja yang baik pada guru dan siswa dilihat dari kedisiplinan yang baik, prestasi yang semakin meningkat.
SANGKAN PARANING DUMADI: Eksplorasi Sufistik Konsep Mengenal Diri dalam Pustaka Islam Jawa Prespektik Kunci Swarga Miftahul Djanati Nur Kolis; Kayyis Fithri Ajhuri
Dialogia Vol 17, No 1 (2019): DIALOGIA JURNAL STUDI ISLAM DAN SOSIAL
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/dialogia.v17i1.1653

Abstract

Abstract: This article is an essential part of the development of the treasures that relates to the realm of the mystical life of Javanese, particularly those related to the ancient literature studied by the adherents of  the mystical Islamic teachings of Kejawen. The manuscript of  Kunci Swarga Miftahul Djanati provide an attempt to integrate the Sufism theory into the realm of the adherents in different perspective, namely by emphasizing esoteric aspects in the daily life of Javanese, especially the concept of relations of God with the universe .The emphasis of the manuscript is the aspects of the personal quality of human beings (Insan Kamil). In this context, the researcher is intended to scrutinize the practice of Sangkan Paraning Dumadi.The data were in the form of Sangkan Paraning Dumadi teachings in the manuscript of Kunci Swarga Mifthul Djanati written by Bratakesawa  in 1952. The findings showed that the manuscripts of Swarga Miftahul Djanati encompasses several principles which related to views of Sufism. It can be ascertained by a number of terminologies that can be found in the text, such as the nature of life, Nur Muhammad, ma'rifah, self-knowledge, self-mutilation and worship. Furthermore, the uniqueness of the idea can be seen from the description process by reducing through simplification of the local language used. Then, it has strong influences of the Javananese’s exposure.الملخص: هذا لبحث جزء مهم من استكشاف تطور الكنوز الإسلامية للأرخبيل التي تتعلق بمجال الحياة الصوفية للشعب الجاوي ، وخاصة المتعلقة بالأدب القديم الذي يدرس من خلال ممارسة التعاليم الإسلامية الصوفية لكيجوين. في نص Kunci Swarga Miftahul Djanati، محاولة من قبل المؤلف لجذب نظرية التصوف إلى عالم الممارسة العملية باستخدام اتجاه مختلف، أي من خلال التأكيد على الجوانب الباطنية في سلوك الحياة اليومية للشعب الجاوي ، وخاصة في النظر إلى علاقات العبد مع الله والكون ، بالطبع يتم التركيز على الجوانب المثالية للجودة الشخصية للبشر (إنسان كامل). في هذا السياق ، يصف الباحث تعاليم sangkan paraning، ثم يحللها ، بحيث يمكن رؤيتها شاملا. البيانات المستخرجة هي بيانات sangkan paraning تعاليم dumadi في نص Kunci Swarga Mifthul Djanati  الذي كتبه Bratakesawa عام 1952. يحتوي النص الرئيسي Swarga Miftahul Djanati على العديد من الأشياء المهمة المتعلقة بوجهات النظر في عالم الصوفية. يتضح هذا من خلال عدد من المصطلحات التي يمكن العثور عليها في النص، مثل طبيعة الحياة، نور محمد،  المعرفة، معرفة الذات، تشويه الذات، العبادة ، وما أشبه ذلك. وأما خصوصيته في عملية الوصف، من قبل المؤلف الذي تم تخفيضها من خلال تبسيط اللغة المحلية المستخدمة. في هذه الحالة ، يظهر التعرض الأذواق الجاوية قوية جدًا.Abstrak: Tulisan ini merupakan bagian penting dari eksplorasi pengembangan khazanah Islam Nusantara yang berhubungan dengan ranah kehidupan mistis masyarakat Jawa, khususnya yang berhubungan dengan pustaka kuno yang dikaji oleh pengamal ajaran mistik Islam kejawen. Dalam naskah Kunci Swarga Miftahul Djanati terdapat suatu upaya penulisnya untuk menarik teori tasawuf ke ranah pengamalan praktis dengan menggunakan cara pandang yang berbeda, yakni dengan lebih menekankan aspek esoterikal dalam perilaku kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa, khususnya dalam memandang hubungan hamba dengan Tuhan dan alam semesta. Tentu saja penekanan aspek kualitas personal manusia sempurna (insan kamil) dikedepankan. Dalam konteks ini peneliti mendeskripsikan ajaran sangkan paraning dumadi, kemudian dilakukan analisis, sehingga bisa dilihat secara keseluruhan ajaran tersebut. Adapun data yang digali adalah data ajaran sangkan paraning dumadi dalam naskah Kunci Swarga Mifthul Djanati yang ditulis oleh Bratakesawa pada tahun 1952. Naskah Kunci Swarga Miftahul Djanati mengandung beberapa hal penting terkait pandangan-pandangan dalam ranah tasawuf. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah terminologi yang dapat ditemukan dalam naskah tersebut, misalnya seperti sifat hayat, Nur Muhammad, ma’rifah, mengenal diri, mematikan diri, musyahadah, dan lain sebagainya. Sedangkan keunikannya adalah proses deskripsinya, yang oleh penulisnya, bisa jadi telah mengalami reduksi melalui simplifikasi lewat bahasa lokal yang digunakan. Dalam hal ini paparan itu menunjukkan cita-rasa Jawa yang begitu kuat.
Supervisi Kepala Sekolah dalam Rangka Pengembangan Kompetensi Profesional Guru di SMAIT Al Huda Wonogiri Sigit Kuncoro; Nur Kolis
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 1 No. 02 (2021): Excelencia : Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v1i02.197

Abstract

Pengembangan kompetensi profesional guru merupakan suatu keharusan, mengingat guru merupakan garda terdepan dalam pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus Karena penelitian ini mempunyai latar subjek suatu kejadian di SMAIT AL Huda Wonogiri. Data bersumber dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah teknik supervisi yang digunakan oleh kepala SMAIT Al Huda yaitu teknik supervisi perseorangan meliputi kunjungan kelas virtual, observasi kelas dan kroscek kepada siswa. Serta teknik supervisi kelompok meliputi rapat dan mengadakan diskusi kelompok. Usaha pengembangan kompetensi profesional guru yaitu peningkatan kompetensi profesional guru dalam merencanakan pembelajaran, peningkatan kompetensi profesional guru dalam pelaksanaan pembelajaran, peningkatan kompetensi profesional guru dalam evaluasi pembelajaran. Sedangkan usaha pengembangan kompetensi profesional guru yaitu kajian pekanan, pembinaan hari senin, upgrading, penilaian kinerja guru (PKG), dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Kendala yang dihadapi dalam supervisi kepala SMAIT AL Huda Wonogiri yaitu tidak mengetahui langsung kondisi siswa, jaringan internet, tidak mengetahui respon siswa secara maksimal. Hasil supervisi dilakukan kepada 2 guru yaitu ustadzah Putri Ratna Juwita, M.Pd. mendapat skor 49 dari skor maksimal 52 artinya sangat baik, sedangkan ustadzah Asritami Sinta Hapsari S.E. mendapat Skor 44 dari skor maksimal 52 artinya baik.
IMPLEMENTASI HIDDEN CURRICULUM PESANTREN UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SMK SUNAN KALIJAGA SAMPUNG PONOROGO Rohmad; Nur Kolis
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 1 No. 02 (2021): Excelencia : Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v1i02.408

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan kebijakan hidden curriculum pesantren di SMK Sunan Kalijaga Sampung Ponorogo, mengkritisi implementasi hidden curriculum pesantren di SMK Sunan Kalijaga Sampung Ponorogo, dan menganalisis implikasi implementasi hidden curriculum pesantren terhadap karakter religius siswa SMK Sunan Kalijaga Sampung Ponorogo, mengkritisi implementasi hidden curriculum pesantren di SMK Sunan Kalijaga Sampung Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis model akhir yang meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclution). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa: Kebijakan hidden curriculum pesantren sudah terencana sesuai visi misi sekolah, yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan hidden curriculum pesantren di SMK Sunan Kalijaga Sampung Ponorogo sudah terlaksana dengan cukup baik. Strategi yang digunakan adalah; pembiasaan, keteladanan, kedisiplinan, dan religius culture. Implikasi pelaksanaan hidden curriculum pesantren di SMK Sunan Kalijaga Sampung Ponorogo berdampak pada peningkatan karakter religius siswa yang meliputi nilai akidah, ibadah, dan akhlak
Gaya Pengambilan Keputusan dalam Lembaga Pendidikan Islam: Studi Atas Perilaku Pengelola Lembaga Pendidikan Islam Luluk Fuadah; Nur Kolis
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 01 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i01.1480

Abstract

Pengambilan keputusan merupakan suatu proses menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan untuk menyelesaikan masalah. Dalam menentukan keputusan, setiap individu atau kelompok memiliki gaya yang berbeda-beda. Gaya dalam pengambilan keputusan meliputi gaya direktif, gaya analitik, gaya konseptual, dan gaya perilaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana gaya pengambilan keputusan yang ada di MTs AL-Mukarrom, Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Lokasi penelitian di MTs Al-Mukarrom dengan responden Guru sejumlah 35 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Instrument mengumpulan data menggunakan lembar kuisioner gaya pengambilan keputusan. Teknik analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Adapun teknik keabsahan data dilihat menggunakan ketekunan dalam mengamati, triangulasi, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya pengambilan keputusan di MTs Al-Mukarrom menggunakan kombinasi antara gaya perilaku dan gaya direktif.
Evaluasi program pelatihan penyusunan jadwal dengan ASC timetable menggunakan model CIPP Edi Irawan; Yaya Sukjaya Kusumah; Nur Kolis
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 19 No. 1 (2023): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v19i1.6032

Abstract

[Bahasa]: Perkembangan teknologi perlu dimanfaatkan secara optimal dalam berbagai bidang kehidupan tidak terkecuali dalam dunia pendidikan. Teknologi perlu dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan yang ada dalam dunia pendidikan, salah satunya adalah permasalahan dalam penyusunan jadwal pelajaran pada beberapa sekolah atau madrasah yang ada di Kabupaten Ponorogo. Solusi yang ditawarkan adalah program pengabdian masyarakat menggunakan pendekatan service learning dalam bentuk pelatihan penyusunan jadwal menggunakan software Asc TimeTable. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi program menggunakan model CIPP, yang terdiri dari empat komponen evaluasi, yaitu evaluasi context, evaluasi input, evaluasi process, dan evaluasi product. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari aspek context, program yang ditawarkan sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh sasaran program, yaitu para guru/ustadz dan pengelola sekolah/madrasah. Pada aspek input, strategi program yang ditawarkan juga sangat sesuai dengan kebutuhan dan harapan dari sasaran program. Evaluasi proses pelaksanaan program menunjukkan bahwa program telah terlaksana dengan sangat baik. Demikian halnya dari aspek evaluasi produk diketahui bahwa pemahaman subjek sasaran program sudah baik. Secara umum program yang dilaksanakan sudah berjalan dengan baik dan efektif. Oleh karena itu, diharapkan hasil studi ini menginspirasi pelaksanaan program serupa dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi di era Society 5.0 ini untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci: Asc TimeTable; CIPP; evaluasi program; penyusunan jadwal, society 5.0  [English]: Technology development should be utilized optimally in various fields of life, including education. Technology needs to be used to overcome problems in education, including the problem of preparing lesson schedules in several schools or madrasahs in Ponorogo Regency. The proposed solution is a community service program utilizing the service learning approach through training sessions on schedule planning using the Asc TimeTable software. This study aims to evaluate the program using the CIPP model, which consists of four components: context, input, process, and product. The evaluation results show that from the context aspect, the programs offered are under the problems the program targets face: teachers/ustadz and school/madrasah administrators. In the input aspect, the program offered is also highly relevant to the needs and expectations of the target. Evaluation of the program implementation process shows that the program has been carried out very well. Likewise, from the aspect of product evaluation, it is known that understanding the program target's subject is good. In general, the program implemented has been running well and effectively. As a result, it is hoped that the findings of this study may inspire similar projects aimed at optimizing the use of technology in the period of Society 5.0 for community advancement and welfare. Keywords: Asc TimeTable, CIPP, program evaluation, scheduler, society 5.0
Analisis Implementasi Media Gambar dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SDMT Ponorogo Latifah Kurnia Utami; Nur Kolis; Mukhibat Mukhibat
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6 No 4 (2023): Desember
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v6i4.3284

Abstract

This research aims to determine the application of image media as a learning medium in Islamic Religious Education subjects at elementary school level, especially for grade 1 students, to find out how image media can increase student participation and concentration, image media can influence students' motivation and interest in learning, and the effectiveness of their use. image media in the learning process. The method in this research is qualitative with a descriptive approach. Data collection techniques use interview, observation and documentation techniques. The data analysis technique uses the theory of Miles Huberman and Saldana, namely through the stages of data condensation, data presentation, and drawing conclusions/verification. The results of the research show that the application of image media as a learning medium in Islamic Religious Education subjects is very much needed. The application of image media is especially needed when teaching first grade students. Image media can increase student participation in learning activities, increase student concentration during the learning process. Image media also greatly influences student motivation and interest. With image media, students will not feel bored or fed up when learning takes place. So that image media is effectively used in the learning process.
The Implication of the Sima’an Ahad Pahing on the Qur'an Memorization at PPTQ Al-Hasan Ponorogo Roni Susanto; Wahyu Widodo; Nur Kolis
Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan Vol 18 No 2 (2023): Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/adabiya.v18i2.2396

Abstract

The digital era leaves problems of credibility and authenticity for those who memorize the Qur'an. The question of credibility could be seen by the decrease in the quality of reading, such as makharij and tajwid. In contrast, the question of authentication is evidenced by the low quality of students' memorization. This study aims to discuss the implications of the Sima’an Ahad Pahing activity on students’ memorization at PPTQ Al-Hasan Ponorogo. This study departs from cognitive, affective, and psychomotoric problems with the reinforcement of the psychological theory of behaviorism developed by John Watson. This study uses a qualitative method with a psychological approach. Data sources were obtained through interviews with 1 kiai, 4 ustadz, and 5 students. The analysis used in this study is Huberman & Saldana, which includes three steps, namely data compaction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that implicitly the Sima’an at PPTQ Al-Hasan Ponorogo provided a new method for maintaining the credibility and authenticity of the students' memorization.
KONSTRUKSI PEMIKIRAN TASAWUF WUJUDIYAH DALAM NASKAH AMBULUNG DI KALIMANTAN SELATAN Nur Kolis
Al-A'raf : Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat Vol. 17 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/ajpif.v17i1.1956

Abstract

This article aims to refute the opinion that states, Sufism as a static construction of orthodox thought. It is done by looking deeply into the dynamic dimensions of Sufism and capturing the side of transformation that occurs, as seen in the Ambulungmanuscript in South Kalimantan. Starting from three main issues, related to; mapping the contextual (transformative) dimensions of Sufism in the Ambulung manuscript; various factors influencing the transition of Sufism understanding construction in the Ambulung manuscript; and the construction process of Sufism’s teaching concept in the Ambulungmanuscript, the results of the study show that the Sufism’s teaching in the Ambulung manuscript is a wujudiyyah concept which is full of controversy in the Islamic history. This manuscript is only studied by the sir (special or limited) community, whose participants are limited for Sufism teachers. Not for the public audience, because of its teachings are considered potentially being misunderstood. The teachings contained in this manuscript, indirectly persuade people to dynamically think moderately,through understanding tauhid wujudiyyah which are tolerant and openness to the diversity.
PENGEMBANGAN MADRASAH PERSPEKTIF BLUE OCEAN STRATEGY MTs ALISLAM JORESAN PONOROGO Mufid Ahsan Rofiqi; Nur Kolis
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2020): EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.963 KB) | DOI: 10.62775/edukasia.v1i2.23

Abstract

Abstrak: One of the institutions is MTs Al-Islam Joresan which has experienced an increase in interest over a period of 4 years, when several institutions are competing to slam prices, is considered successful in carrying out its strategy.The researcher wants to know the MTs Al Islam strategy when it is read qualitatively descriptive with a blue ocean strategy (BOS) perspective. First, what is the formulation and implementation of BOS? Second, what is the focus of the institution if seen from the principles of ERRC (eliminate, reduce, raise, create)? Based on the data collected and analyzed, it can be seen that the first MTs Al-Islam Institutions have carried out the strategy formulation stage and implemented it according to the perspective of the Blue Ocean Strategy. Second MTs Al-Islam institutions have carried out the principles of Eliminate, reduce, and raise, and have not implemented the principle of create. Abstrak: Salah satu lembaga MTs Al-Islam Joresan yang mengalami kenaikan peminat selama kurun waktu 4 tahun, disaat beberapa lembaga berlomba membanting harga, dianggap sukses menjalankan strateginya. Penelitian kualitatif ini ingin menganalisis strategi MTs Al Islam dalam mengembangkan madrasah dengan perspektif blue ocean strategy (BOS), yang meliputi syarat perumusan dan fokusya dalam perpektif BOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga MTs Al-Islam telah memenuhi syarat Blue Ocean strategy; yaitu: fokus pada kurva lembaganya, divergensi( gerak menjauh dari persaingan), serta memiliki motto yang memikat (Merawat Tradisi Dan Merespon Modernisai). Lembaga MTs Al-Islam telah melakukan tahapan perumusan strategy serta meng-implementasikan nya menurut perspektf Blue Ocean Strategy. lembaga MTs Al-Islam telah melakukan prinsip Eliminate, reduce, dan raise, serta belum menjalankan prinsip create.