Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Interaksi Waktu dan Ruang dalam Ruang Kosong: Mengalami Senthong Tengah Melalui Experience Space Saniyya Zahra Nabila; Susilo Kusdiwanggo
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengalaman ruang senthong tengah dalam rumah tradisional Jawa melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan strategi autoetnografi. Analisis dilakukan pada senthong tengah di tiga bangunan, yaitu Dalem Yudhanegaran, Dalem Bupati Kanjengan Surakarta, dan Omah UGM. Studi ini menunjukkan bahwa ruang kosong dalam senthong tengah tidak hanya bersifat fisik, melainkan menghadirkan atmosfer spiritual dan kultural yang kuat, yang dapat dipahami melalui pengalaman multisensorik. Temuan mengarah pada konsep tan wadhag, yaitu ruang yang meskipun secara visual tampak kosong, justru mengandung makna tersirat yang mengungkap keterhubungan manusia dengan nilai-nilai yang lebih dalam. Variasi pengalaman pada masing-masing lokasi dan waktu juga menciptakan sense of place yang unik. Temuan ini memperkaya pemahaman filosofis terhadap arsitektur Jawa serta memberikan kontribusi terhadap studi arsitektur berbasis pengalaman dan pelestarian warisan budaya.   Kata kunci: pengalaman ruang, kekosongan, autoetnografi, arsitektur Jawa
Narasi Ganda Pada Perancangan Cultural Center di Kecamatan Cisolok Muhammad Zulhan Adinegoro; Susilo Kusdiwanggo
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 13 No. 4 (2026): Jurnal Mahasiswa Arsitektur UB
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Ciletuh–Palabuhanratu UNESCO Global Geopark di Kabupaten Sukabumi memiliki kekayaan geologi, lanskap alam, serta keberadaan Masyarakat Adat Pancer-Pangawinan sebagai warisan budaya hidup yang masih dipraktikkan hingga saat ini. Namun, hingga kini belum tersedia wadah arsitektural yang secara khusus mampu mewadahi kegiatan pelestarian, edukasi, dan representasi budaya masyarakat adat secara terpadu dan kontekstual. Perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan Cultural Center di Kecamatan Cisolok yang mampu menjembatani kepentingan masyarakat adat sebagai subjek budaya dan wisatawan sebagai pengguna ruang. Pendekatan yang digunakan adalah narasi ganda, dengan paradigma intuitif sebagai metode perancangan. Narasi budaya lokal sakuren dan pola spasial paparakoan dijadikan dasar dalam pengolahan tata massa, sirkulasi, hirarki ruang, serta pengalaman arsitektural. Metode intuitif diterapkan untuk menangkap fenomena non fisik tapak yang tidak sepenuhnya dapat dipahami melalui pendekatan rasional. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan narasi ganda mampu menghasilkan ruang budaya yang berfungsi sebagai fasilitas pelestarian sekaligus medium arsitektural yang menyampaikan identitas lokal dan dialog antara tradisi dan konteks kontemporer.   Kata kunci: Cultural Center, Narasi Ganda, Intuitif, Masyarakat Adat Pancer-Pangawinan