Andika Citraningrum
Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Brawijaya University

Published : 30 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Tata Lanskap Terhadap Kondisi Lingkungan Termal pada Taman Among Tani Kota Batu Elsa Amanda; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang publik bisa memunculkan berbagai kegiatan bersama, sehingga dikategorikan sebagai ruang umum. Ruang publik salah satunya bisa berupa ruang terbuka hijau. Ruang terbuka hijau merupakan lahan pada suatu area atau kawasan yang pemanfataannya untuk penghijauan tanaman. Tata lanskap merupakan salah satu hal penting dalam perancangan suatu objek arsitektural. Taman merupakan salah satu bagian dari ruang terbuka hijau sekaligus sebagai ruang publik. Kondisi lingkungan termal pada suatu taman mempunyai pengaruh terhadap kenyamanan pengguna taman. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh tata lanskap terhadap kondisi lingkungan termal pada Taman Among Tani Kota Batu dengan menggunakan indeks THI (Thermal Humidity Index). Berdasarkan hasil analisis menggunakan indeks THI, Taman Among Tani mempunyai rata-rata nilai THI 24,8 dengan kategori nyaman. Tata lanskap dan kondisi geografis taman mempunyai pengaruh terhadap kondisi lingkungan termal taman.
Optimasi Redesain Selubung Bangunan pada Bangunan Perkantoran Berlantai Banyak di Jakarta Selatan dengan Perhitungan OTTV Ghefira Rahma Tsurayya; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BTPN Office Tower merupakan bangunan perkantoran bertingkat tinggi di Jakarta Selatan yang telah menerapkan prinsip green building. Meskipun memiliki peringkat gold pada sertifikasi Greenship, namun usaha penghematan energi pada bangunan ini belum maksimal karena nilai OTTV bangunan eksisting belum memenuhi standar yang ditetapkan oleh SNI yaitu 39,30 W/m2. Jika ditinjau dari kondisi eksisting, bangunan masih dapat dioptimalkan terutama pada desain selubung. Dengan mengoptimalkan desain selubung bangunan tentunya akan berpengaruh terhadap penerimaan radiasi matahari dan penurunan nilai OTTV pada bangunan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif, komparatif, dan evaluatif yang didukung dengan simulasi software ecotect analysis 2011 dan sketchup 2018. Simulasi pada objek penelitian dilakukan dengan memberikan perlakuan terhadap desain selubung, kemudian pengaruh yang muncul dari hasil simulasi akan diamati dan dianalisis. Analisis dilakukan untuk mengetahui rekomendasi desain yang paling tepat untuk selubung bangunan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan secondary skin yang dikombinasikan dengan pemilihan material kaca dengan nilai SCk yang lebih rendah dapat menekan penerimaan radiasi matahari harian pada bangunan hingga 36.3% dan nilai OTTV total berhasil diturunkan menjadi 26.99 W/m2.
Prinsip Struktur Atap Tribune JIEP Pulomas Sebagai Dasar Perancangan Atap Tahan Gempa Arif Nur Yanto; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan populasi, berkembanglah berbagai bangunan dengan skala besar, salah satunya adalah bangunan bentang lebar. Indonesia merupakan negara dengan daerah rawan gempa bumi. Perencanaan desain bangunan atap bangunan tribun Jakarta International Equestrian Park (JIEP) menggunakan sistem struktur rangka batang dengan skala yang besar. Prinsip-prinsip bangunan tahan gempa pada atap tribun JIEP harus terpenuhi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan eksperimental. Metode deskriptif dilakukan untuk mengkaji prinsip-prinsip bangunan tahan gempa pada JIEP Pulomas sesuai dengan literatur. Metode eksperimental dilakukan untuk mengetahui kesesuaian atap bangunan tribun dengan SNI 1726:2002 menggunakan simulasi SAP2000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur atap tribun JIEP memiliki faktor-faktor yang sesuai dengan prinsip-prinsip bangunan tahan gempa. Prinsip bangunan tahan gempa tersebut antara lain, denah dengan bentuk yang sederhana dan simetris, desain elemen pondasi pilecap dengan tiang pancang, kesederhanaan struktur dengan sistem konstruksi yang menerus ke pondasi, resistensi dan kekakuan ke segala arah, dan beban gempa nominal static ekuivalen.
Pengaruh Rekayasa Fasad Terhadap Temperatur Ruang Kuliah Gedung Pasca Sarjana Universitas Islam Malang Radin Andhy Dharma Wisambudi; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modifikasi permukaan tanah melalui pengembangan kota yang menggunakan material yang menyimpan panas menyebabkan fenomena Urban Heat Island (UHI), yaitu naiknya temperatur pada kawasan urban. Universitas Islam Malang (UNISMA) sebagai universitas yang berada pada kawasan pendidikan yang padat pembangunan juga turut menerima dampak UHI sehingga suhu udara meningkat dan juga mempengaruhi temparatur udara ruang kuliah Gedung Pascasarjana UNISMA, sedangkan kenyamanan termal dibutuhkan untuk mengoptimalkan kinerja pengguna ruang. Identifikasi permasalahan menunjukan bahwa fasad kaca berupa curtain wall dengan rasio penuh dan orientasi barat daya dan timur laut juga turut memperbesar radiasi matahari pada bangunan. Penggunaan AC central sebagai solusi permasalahan termal memiliki dampak pada besarnya energi terbuang pada ruang kuliah tidak terpakai. Metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimental digunakan dalam penelitian untuk dapat mengetahui pengaruh alternatif rekayasa fasad terhadap penurunan temperatur ruang kuliah. Hasil penelitian menunjukan bahwa temperatur masih dapat diturunkan dengan penerapan rekayasa elemen fasad dan peningkatan kinerja ventilasi alami yang baik melalui rekayasa bukaan ventilasi.
Pengoptimalan Pencahayaan Alami pada Pondok Pesantren Putri Darul Huda, Mayak Ponorogo Andy Rosmita; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1342.846 KB)

Abstract

Pondok pesantren dikenal sebagai wadah untuk menuntut ilmu atau belajar. Dimana belajar merupakan kegiatan utama yang dilakukan oleh para santri. Sangat erat kaitannya antara pencahayaan dan belajar. Pencahayan merupakan elemen terpenting yang dibutuhkan untuk kegiatan belajar. Letak Indonesia yang berada di iklim tropis lembab dengan intensitas cahaya yang kuat dapat sebagai penunjang kegiatan utama pada pondok pesantren dengan mengoptimalkan cahaya matahari. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif yaitu yaitu dengan melakukan pengukuran intensitas cahaya di dalam ruang dengan Lux Meter, observasi lapangan dan melakukan simulasi dengan software DiaLux versi 4.12 untuk mendapat beberapa alternatif desain. Hasil dari penelitian ini dapat memberi solusi desain terhadap pondok pesantren untuk dapat memaksimalkan cahaya matahari ke dalam ruang sehingga menghasilkan ruang yang memiliki tingkat intensitas cahaya yang standar dan nyaman untuk digunakan belajar. Hasil dari rekomendasi desain yaitu penataan ulang letak, jumlah dan luas jendela, selain itu juga dilakukan penataan ulang terhadap perabot an redesain shading device. Rekomendasi desain di sesuaikan dengan kebutuhan Lux di dalam ruangan dan sesuai dengan standar yang ada, sehingga menghasilkan ruang yang memiliki intensitas cahaya optimal.Kata kunci: Pencahayaan alami, ruang belajar, kenyamanan belajar
Rekayasa Shading Device Gedung Fakultas Teknik Pertanian Universitas Brawijaya untuk Mengurangi Penerimaan Radiasi Matahari Prasetio Herjuno; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia terletak pada area garis khatulistiwa dengan iklim tropis sehingga Indonesia bisa mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun. Akibat dari posisinya tersebut, Indonesia menerima radiasi sinar matahari paling besar dari arah barat dan timur. Bangunan di Indoensia perlu perlindungan dari radiasi matahari dengan menggunakan shading device dengan bentuk dan ukuran yang sesuai. Pada objek penelitian, Gedung Fakultas Teknik Pertanian Universitas Brawijaya, sisi terpanjangnya menghadap barat dan timur tanpa perlindungan shading device yang mencukupi untuk membayangi sisi tersebut. Metode pada penelitian ini menggunakan metode simulasi. Objek di simulasi dengan program Autodesk Ecotect Analysis 2012 untuk mengetahui penerimaan radiasi matahari pada kedua sisi tersebut dan juga dilakukan perhitungan dengan OTTV (Overall Thermal Transfer Value) sebelum dan sesudah diberikan shading device yang direkomendasikan. Dengan rekomendasi shading device yang tepat, penerimaan radiasi matahari pada sisi barat dan timur bangunan dapat berkurang hingga 22,99% dari semula dan menurunkan nilai OTTV menjadi sesuai standar SNI yaitu 35 Watt/m2, dari 37,02 Watt/m2 menjadi 25,31 Watt/m2.
Pengaruh Material Bekas pada Fasade Bangunan terhadap kenyamanan visual (studi kasus : Microlibrary, Bandung Putri Irania Pangestu; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1289.27 KB)

Abstract

Fenomena penggunaan kembali barang bekas sebagai material bangunan saat ini marak diterapkan dalam bidang arsitektur. Microlibrary merupakan salah satu bangunan yang menerapkan material bekas pada fasade bangunannya yaitu berupa 2000 ember plastik bekas wadah es krim. Indonesia adalah negara beriklim tropis yang mendapat penyinaran matahari berlimpah. Penggunaan material plastik bekas mempengaruhi kenyamanan visual di dalam ruang karena cahaya yang masuk menembus benda tidak transparan. Oleh karena itu diperlukan cara yang mampu menciptakan ruang tanpa meninggalkan konsep desain utama dengan memperhatikan standar kenyamanan visual bagi para pengguna. Fokus penelitian ini pada elemen fasade yang sekaligus menjadi bukaan pencahayaan alami dan penggunaan lampu sebagai pencahayaan buatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental yaitu suatu penelitian untuk menilai pengaruh suatu variabel terhadap tindak perlakuan dengan menggunakan teknik prediksi model digital. Hasil rekomendasi didapat dari perhitungan rumus perancangan tata cahaya buatan. Dihasilkan empat alternatif desain tata cahaya alami dan desain tata cahaya buatan yang disimulasikan dengan software digital untuk mengetahui instensitas dan distribusi cahaya yang tercipta. Evaluasi pengaruh material fasade dilakukan dengan membandingkan material plastik dan material lain yang menghasilkan persyaratan pengaplikasian material plastik pada fasade bangunan agar performanya memenuhi standar kenyamanan pengguna.Kata kunci: material bekas, fasad bangunan, kenyamanan visual
The Impact of Different Types of Permeable Pavement Utilization on Air Temperature and Building Energy Consumption Andika Citraningrum
RUAS (Review of Urbanism and Architectural Studies) Vol 10, No 1 (2012)
Publisher : RUAS (Review of Urbanism and Architectural Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.681 KB) | DOI: 10.21776/ub.ruas.2012.010.01.3

Abstract

Pavements are found to be a significant contributor to the urban heat island. One of the strategies to mitigate it is by using permeable pavement. The purpose of this study is to investigate the impact of utilization of permeable pavement on air temperature above the pavement and building energy consumption. Simulation on five types of pavement (dense grade asphalt concrete/DGAC, permeable asphalt concrete/PAC, concrete, permeable interlocking concrete block/PICB, and grass block) using DesignBuilder software with concrete as the base for comparison shows that PICB has the highest air temperature reduction and energy consumption reduction compared to other type of pavements.Keywords: Permeable pavement, air temperature, energy consumption, DesignBuilder
Optimasi Desain Bukaan Shelter Terminal Arjosari Untuk Meningkatkan Kenyamanan Termal Ikhlas Edix Kahrual; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tren kenaikan suhu bumi dalam beberapa tahun terakhir sangat memberi dampak pada iklim dunia. Indonesia sebagai negara yang terletak dibawah katulistiwa tentunya sangat merasakan fenomena tersebut. Tercatat dalam hasil observasi BMKG bahwa terjadi kenaikan suhu sebesar 0,9oC dalam 30 tahun. Masalah ini tentunya juga berpengaruh terhadap semua individu termasuk manusia. Manusia memiliki sebuah kriteria terkait kondisi termal yang membuatnya dapat merasakan kenyamanan termal. Kenyamanan termal dapat diperoleh dengan berbagai cara, salah satunya melalui optimasi desain bukaan bangunan. Desain yang kurang cermat mengakibatkan kurangnya efektifitas sebuah bukaan bangunan. Terminal Arjosari merupakan sebuah objek studi yang menarik penulis untuk melakukan penelitian berdasarkan desain bukaannya. Studi dilakukan dengan menganalisis data kuantitatif untuk mendapatkan kondisi termal eksisting, kemudian melakukan simulasi berdasarkan variabel bentuk bukaan dan kondisi termal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa jenis bukaan dan komposisi shading device dapat meningkatkan kenyamanan termal di dalam bangunan.
Analisis Kinerja Akustik terhadap Ruang Ibadah Gereja HKBP M.T. Haryono di Jakarta Timur Margaretha Margaretha; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gereja HKBP M.T. Haryono merupakan sebuah rumah ibadah kecil di Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Dalam tugas akhir ini, dilakukan analisis akustik ruang pada ruang ibadah Gereja HKBP M.T. Haryono Jakarta Timur karena belum adanya penanganan yang baik dalam mengendalikan suara. Penilaian objektif dilakukan dengan parameter-parameter akustik menggunakan alat ukur yang sesuai dengan kaidah yang sudah ditentukan dan sebuah simulasi. Parameter tersebut diantaranya adalah Distribusi Tingkat Tekanan Bunyi (TTB), Waktu Dengung (RT), Speech Transmission Index (STI), Speech Clarity (C50), dan Music Clarity (C80). Dari hasil analisis dan pembahasan, keadaan akustik pada Gereja HKBP M.T. Haryono belum memenuhi standar akustik di setiap parameternya. Oleh karena itu, perlu dilakukan usaha untuk memperbaiki akustik ruang tersebut. Perbaikan yang dilakukan dibagi menjadi tiga tahap, yang pertama penambahan material penyerap bunyi, yang kedua penambahan sumber suara, dan yang ketiga penataan ulang sumber suara agar persebaran bunyi lebih maksimal. Perbaikan ini memberkan hasil yang baik, sehingga saat dilakukan simulasi ulang, keadaan akustik Gereja HKBP M.T. Haryono sudah memenuhi standar.