Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTASI PERIZINAN PELAKSANAAN REKLAMASI PANTAI DAN PULAU-PULAU PESISIR DINEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA Bagusti, Fadel Ilham; Hayati, Tri
Gorontalo Law Review Vol 7, No 1 (2024): Gorontalo Law Review
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/golrev.v7i1.3034

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan reklamasi pantai yang merupakan salah satu pembangunan terhadap usaha dan/atau kegiatan penimbunan tanah yang dilakukan di pinggiran sungai maupun laut dengan cara pengurugan, pengeringan lahan atau drainase. Pelaksanaan reklamasi pantai diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor Pm 53 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor Pm 125 Tahun 2018 Tentang Pengerukan Dan Reklamasi, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 52 Tahun 2011 Tentang Pengerukan dan Reklamasi, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2014 Tentang  Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil, Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 25/Permen-Kp/2019 Tentang Izin Pelaksanaan Reklamasi Di Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil, Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 122 Tahun 2012 Tentang Reklamasi Di Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil. Pelaksanaan reklamasi tidak lepas dari adanya kontroversi, menyebabkan polemik yang menjadikan pembahasan dikalangan umum bagaimanakah pengaturan perizinannya yang dapat dijadikan landasan hukum dalam pelaksanaan reklamasi dan bagaimana implementasi Peraturan Perizinan Pelaksanaan Reklamasi Pantai Dan Pulau-Pulau Pesisir Dinegara Kesatuan Republik Indonesia.  Dalam Penelitian ini menggunakan metode penelitian yang meliputi spesifikasi penelitian yang bersifat deskiptif analitis, metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis normative, data penelitian diambil dari data sekunder, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan studi dokumen melalui studi kepustakaan.
Siskeudes As A Village Governance Instrument: An Analysis Of Effectiveness And Implementation Challenges Hayati, Tri; Bangun, Raihatunnisa; Tampubolon, Jason Nicholas Bonar Parulian; Muchsin, Muhammad Arsyad Hawari; Marpaung, Glen Hasian; Irawan
Proceedings of The International Conference on Computer Science, Engineering, Social Science, and Multi-Disciplinary Studies Vol. 1 (2025)
Publisher : CV Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/cessmuds.v1.109

Abstract

The Village Financial System (Siskeudes) was developed by BPKP and the Ministry of Home Affairs as a digital instrument to enhance transparency, accountability, and effectiveness in village financial management. This study aims to analyze the effectiveness of Siskeudes in supporting village financial governance and to identify the challenges encountered during its implementation. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, observations of Siskeudes usage processes, and document reviews, including the Village Budget (APBDes), accountability reports, and application-generated outputs. The research informants include the Village Head, Village Secretary, Finance Officer, Siskeudes operator, Village Consultative Body (BPD), and village facilitators in Suka Damai Village, Kuala Subdistrict, Langkat Regency. The findings indicate that Siskeudes is effective in improving administrative order, accelerating report preparation, minimizing potential irregularities, and strengthening public transparency and accountability. The application also facilitates audits through automatically structured and consistent transaction records. However, the effectiveness of implementation is hindered by limited human resource competencies, inadequate technological infrastructure, reliance on a single operator, suboptimal data synchronization, and updates to the system that are not always accompanied by improvements in village officials’ capacities. This study recommends strengthening human resource capacities, improving digital infrastructure, integrating data across institutions, and developing a system that is more adaptive to village needs. These findings affirm that Siskeudes is a strategic instrument for realizing modern and accountable village governance