Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MENINGKATKAN KUALITAS GARAM DALAM NEGERI UNTUK KEGIATAN EKSPOR DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI ULIR FILTER KABUPATEN JENEPONTO Hendarto, Hendarto
Riset Sains dan Teknologi Kelautan Volume 3, Nomor 1, Tahun 2020
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/sensistek.v3i1.13234

Abstract

Perairan di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di dunia dan tempat intensif untuk kegiatan manusia.salah satu wilayah pesisir yang sangat berpotensi untuk dikembangkan adalah daerah pesisir kabupaten Jeneponto. Potensi garam kabupaten Jeneponto merupakan salah satu pemasok garam yang besar dan bisa dikembangkan. Namun yang menjadi permasalahan adalah produksi garam yang tidak stabil yang disebabkan cuaca, kepemilikan lahan, stuktur pemasaran, dan teknologi yang menyebabkan produksi garam kurang berkualitas. Rendahnya kualitas garam yang dihasilkan mengakibatkan rendahnya harga jual garam di pasaran terutama untuk ekspor dan impor. Tujuan dari penulisan artikel ini untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara untuk meningkatkan kualitas garam demi kesejahteraan petani serta swasembada garam nasional. Teknologi yang digunakan dalam artikel ini adalah Teknologi Ulir Filter (TUF) dengan evaporasi air laut dengan bantuan sinar matahari pada petakan patakan berseri dalam proses penuaannya material alam yang berperan sebagai filter. Teknologi ulir filter dapat dilakukan dengan memodifikasi lahan yaitu membuat petakan patakan memanjang berseri dalam satu kolam kondeser (ulir) dan memperdalam kolam Reservior. Dari artikel ini dapat dilihat cara untuk membuat dan mengembangkan teknologi dalam meningkatkan kualitas garan nasional terutama di kabupaten Jeneponto sehingga bisa dilakukan kegiatan ekspor garam local dengan kualitas yang mampu bersaing dengan kulitas garam yang menggunakan teknologi yang modern.
Eksperimen Alat Peraga Pendidikan Tentang Gempa Bumi Dan Mitigasinya Untuk Anak Sekolah Dasar Dengan Fitur Augmented Reality (AR) Prayogi, sigit Firdaus; Hendarto, Hendarto
Jurnal Desain Indonesia. Vol 6 No 1 (2024): Fluid and Ubiquitous
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52265/jdi.v6i1.122

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan terhadap bencana gempa bumi karena terletak di antara tiga lempeng bumi tektonik aktif (Pasifik, Eurasia, dan Indo-Australia) dan cincin api pasifik yang akan selalu mengalami pergerakan dan pergeseran lempeng selama bumi berputar. Bencana gempa bumi banyak menimbulkan kerusakan, baik itu kerusakan fasilitas umum, infrastruktur hingga jatuhnya korban jiwa. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008, anak-anak merupakan salah satu kelompok rentan yang paling berisiko terkena dampak bencana. Sebagai upaya meminimalkan resiko akibat gempa bumi diperlukan mitigasi yang meliputi edukasi tentang gempa bumi, tindakan sebelum kejadian, tindakan saat kejadian dan tindakan setelah kejadian. Oleh karena itu, dibutuhkan edukasi terkait bencana gempa bumi dan mitigasinya di sekolah. Di sisi lain, dalam upaya pencegahan wabah Covid-19, pemerintah pada tanggal 16 Maret 2020 mengeluarkan peraturan yang mengharuskan sekolah-sekolah di Indonesia untuk menerapkan metode sistem pembelajaran secara daring atau online. Dengan adanya peraturan tersebut, dibutuhkan inovasi dalam edukasi tentang gempa bumi dan mitigasinya untuk anak sekolah dasar. Output pada perancangan ini berupa alat peraga gempa bumi, buku pengetahuan gempa bumi dan mitigasinya serta animasi 3D augmented reality yang terdiri dari proses terjadinya gempa, tindakan sebelum gempa, tindakan sesaat gempa dan tindakan setelah gempa. Dalam penelitian ini, akan dilakukan uji usability untuk mengukur tingkat kegunaan produk kemudian dilakukan uji black box testing untuk mengetahui fungsionalitas aplikasi dan uji respon pengguna bagi anak sekolah dasar untuk memaksimalkan fungsi alat agar dapat digunakan secara maskimal. Tujuan dari perancangan ini juga dimaksudkan agar pengguna sekolah dasar dapat memahami dan mengerti tentang gempa bumi dan mitigasinya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT MOTIVASI PETANI SAWIT DALAM PENGEMBALIAN KREDIT DI KOPERASI BAITUL MAAL WATAMWIL DESA SRIKATON KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH Hendarto, Hendarto; Badrudin, Redy; Yuliarso, M. Zulkarnain
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 11 NO 01 2012 (MARCH)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.332 KB) | DOI: 10.31186/jagrisep.11.1.22-34

Abstract

The objectives of this research were to find out the level farmer’s motivation in the refunding their loan at Baitul Maal Watamil (BMT) and to determine factors are associated with the level of motivation. This research was held on 15 November 2011 to 15 Desember 2011 in Srikaton Village in Central Bengkulu Regency. The respondents of this research were taken by using census technique. The results of this research indicate that the level of motivations to repay the loans at Baitul Maal Watamil (BMT) could be categorized in medium level or quite good. Then the factors related to the level of farmers motivations in refunding the credit, there were three factors namely. First the level of farming experience. Second the value of collateral and the last level of farmers perceptions of BMT cooperative and the credit program of cooperative it self.
Evaluasi Program Respon Cepat Pencegahan Pencurian Diatas Kapal Diarea Labuh Jangkar Tanjung Priok Jakarta Hendarto, Hendarto; Aisyah, Siti; Wahyono, Effendi
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v8i1.10309

Abstract

The sea serves as a vital artery for Indonesia’s national economy; however, the high intensity of maritime activities at major ports such as Tanjung Priok, Jakarta, makes the area vulnerable to incidents of theft on board ships. As a preventive effort, the Directorate of Marine Police of the Indonesian National Police launched the Quick Response Program for the Prevention of Theft on Board Ships to enhance maritime security in anchorage areas. This study aims to evaluate the effectiveness of the program’s implementation using the CIPP evaluation model (Context, Input, Process, Product). The research employed a qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies involving Polairud personnel, port authorities, ship operators, and maritime service users. The results indicate that, contextually, the program is highly relevant to national maritime security needs; however, its planning remains normative and lacks a comprehensive situational analysis. In the input dimension, limitations in human resources, patrol fleet capacity, and insufficient technical training for approximately 40% of personnel are identified as major constraints. The process dimension reveals weak interagency coordination due to the absence of integrated Standard Operating Procedures (SOPs), which extend the average response time from the ideal 5–10 minutes to 20–30 minutes. Meanwhile, the product dimension shows that although the number of theft cases decreased from 97 in 2022 to 76 in 2023, the program’s long-term effectiveness remains limited due to the absence of a sustainable evaluation and feedback mechanism.