Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Strategi Manajemen Peningkatan Mutu Peserta Didik MTS Miftahussalam 1 Wonosalam Demak Muthofi’ah Muthofi’ah; Sukarman Sukarman; Achmad Chusairi; Lutfi Aula
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2410

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan merupakan salah satu tantangan utama dalam dunia pendidikan, khususnya di madrasah. MTS Miftahussalam 1 Wonosalam Demak menghadapi tuntutan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki karakter Islami yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen peningkatan mutu peserta didik yang diterapkan di madrasah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang melibatkan analisis data dari buku, jurnal, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan mutu peserta didik dilakukan melalui beberapa langkah strategis, antara lain peningkatan profesionalitas guru melalui pelatihan berkelanjutan, pengembangan kurikulum yang relevan dengan nilai-nilai keislaman dan perkembangan teknologi, dukungan fasilitas dari pemerintah, kepemimpinan kepala sekolah yang visioner, serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penerapan manajemen berbasis sekolah yang terstruktur dan berkelanjutan untuk memastikan mutu pendidikan tetap terjaga. Strategi yang diidentifikasi dapat menjadi model bagi madrasah lain dalam meningkatkan mutu pendidikan di tengah tantangan global.
STRENGTHENING THE MANAGEMENT OF SECONDARY DATA-BASED ISLAMIC EDUCATION IN JEPARA Ahmad Sufyan; Sukarman Sukarman; Muhammad Sofyan Atsauri; Muhammad Aris Kurniawan
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 10, No 1 (2026): BENCHMARKING (Author Geographical Coverage: Negeria, South African and Indonesi
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/benchmarking.v10i1.29698

Abstract

This research aims to analyze and formulate a conceptual model of Islamic Education Management based on secondary data in Jepara Regency by integrating three main issues, namely mapping Madrasah Diniyah, access to educational assistance through the Smart Indonesia Program, and empowering religious teachers through MANDIRI MADINQu. The research uses a descriptive qualitative approach with a document study design. Data was collected from the statistics table of the Central Statistics Agency of Jepara Regency, official publications of the Ministry of Religion, government regulations, credible news, and relevant academic literature. Data analysis is carried out through document content analysis, descriptive analysis, source criticism, and source triangulation. The results of the study show that Jepara has a wide network of Madrasah Diniyah, but the distribution is not evenly distributed. By 2025, there will be 684 Madrasah Diniyah in 16 sub-districts, with the highest concentration in Batealit, Mayong, Tahunan, Kedung, and Bangsri, while Karimunjawa has the smallest number. The Indonesia Pintar program reaches 17,799 madrasah students and strengthens the dimension of access to education. MANDIRI MADINQu shows a model of teacher empowerment through economic support, mentoring, technical guidance, and institutional partnerships. The resulting conceptual model relates data inventory, institutional mapping, access diagnosis, teacher empowerment, coordination, and document-based evaluation.
Peran Kepemimpinan Transformasional Dalam Pengembangan Pembelajaran Bilingual Di Madrasah Ibtidaiyah Arina Arina; Sukarman Sukarman; Nur Istianah; Moh Sahal
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i2.83743

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan transformasional dalam implementasi pembelajaran bilingual di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Jepara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis dokumen yang melibatkan kepala madrasah, koordinator kelas bilingual, wakil kepala bidang kurikulum, dan guru bilingual sebagai informan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui proses reduksi data, pengodean, kategorisasi tema, dan interpretasi temuan dengan menerapkan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala madrasah berperan penting dalam mendukung implementasi pembelajaran bilingual melalui pemberian visi yang jelas, stimulasi intelektual, keteladanan, pengembangan kompetensi guru, dan penguatan sistem kurikulum. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan kompetensi bahasa Inggris guru dan siswa, rendahnya kepercayaan diri siswa, serta kebutuhan menjaga integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran bilingual. Untuk mengatasi tantangan tersebut, madrasah menerapkan pelatihan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi pembelajaran, metode pembelajaran interaktif, dan integrasi nilai-nilai keislaman dalam kegiatan akademik. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran bilingual yang inovatif, adaptif, dan tetap selaras dengan karakteristik pendidikan Islam di madrasah
MANAJEMEN SARANA PRASARANA SEBAGAI STRATEGI BRANDING MADRASAH: STUDI KASUS MTS MATHALIBUL HUDA MLONGGO Nurul Fitria; Sukarman Sukarman
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.60777

Abstract

Persaingan antar lembaga pendidikan yang semakin kompetitif menuntut madrasah untuk memiliki strategi yang mampu meningkatkan daya tarik dan kepercayaan masyarakat. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah melalui pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan yang efektif sebagai bagian dari upaya branding lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen sarana dan prasarana pendidikan sebagai strategi branding madrasah dalam meningkatkan penerimaan peserta didik baru di MTs Mathalul Huda Mlonggo Jepara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap berbagai sumber literatur, seperti jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian yang relevan dengan manajemen sarana dan prasarana, branding pendidikan, dan penerimaan peserta didik baru. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi, mengkaji, dan menginterpretasikan berbagai temuan yang berkaitan dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana yang dilaksanakan secara terencana melalui kegiatan perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan evaluasi mampu mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan di madrasah. Selain berfungsi sebagai pendukung proses pembelajaran, sarana dan prasarana juga berperan sebagai instrumen branding yang membentuk citra positif lembaga di mata masyarakat. Keberadaan fasilitas yang memadai, lingkungan belajar yang nyaman, serta fasilitas pembelajaran yang representatif menjadi faktor yang memengaruhi kepercayaan orang tua dalam memilih madrasah. Pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif terbukti dapat meningkatkan daya tarik lembaga dan berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan peserta didik baru. Namun demikian, upaya tersebut masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan pendanaan, kebutuhan pemeliharaan fasilitas yang berkelanjutan, dan tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen sarana dan prasarana pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai pendukung proses pembelajaran, tetapi juga merupakan strategi branding yang efektif dalam meningkatkan daya saing madrasah dan penerimaan peserta didik baru. Oleh karena itu, pengelolaan sarana dan prasarana perlu dilakukan secara profesional, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan strategi pemasaran pendidikan guna memperkuat citra serta keunggulan kompetitif madrasah.