Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : ABDIMAS SILIWANGI

PROGRAM KECAKAPAN WIRAUSAHA SEBAGAI ALTERNATIF PENDIDIKAN KETERAMPILAN DALAM MENJAGA KESTABILAN PANGAN KELUARGA Adang Danial; Wiwin Herwina; Mumu Mumu; Nastiti Novitasari
Abdimas Siliwangi Vol 4, No 1: Januari, 2021
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v4i1p61-70.6454

Abstract

The general purpose of this community service is to facilitate the community in obtaining new livelihoods during the COVID-19 period. To be able to adapt to new livelihoods, people must be equipped with skills that suit the needs of the business world, one of the alternatives is through an entrepreneurial training program (PWK). The external type of community service activities is expected to improve people's skills to work and entrepreneurship to support family income that leads to family food security. Based on the findings in the field obtained information that the program participants feel that the PWK program is considered suitable for the community amid the limitations of the community in recognizing the potential, so that most program participants expect this activity to be carried out continuously in order to improve the skills of program participants. Furthermore, the participants of this program hope that this program can be equipped with assistance in pioneering efforts. The target set in the community service food security scheme (Pbm-KP) is to provide training to the community in District Cibeureum through the PWK program so that the community acquires knowledge and skills to increase family income so that it is ultimately able to maintain the stability of family food security. The implementation team in this service as many as three people who are lecturers majoring in public education FKIP UNSIL.
Efektivitas pelatihan menjahit dalam program mobile training unit pada BLK Tasikmalaya Wiwin Herwina; Nur Taqiyah; Mardho tillah; Ayu Rasmini Simanungkalit
Abdimas Siliwangi Vol 6, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i1.15216

Abstract

Dampak dari salah satu permasalahan yang cukup rumit yang dihadapi suatu bangsa adalah masalah pengangguran dan angkatan kerja yang semakin membengkak.  mengakibat tidak tertampungnya angkatan kerja pada instansi pemerintah maupun swasta. Untuk  mengatasi hal tersebut pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk menekan angka pengangguran tersebut dengan memberikan pelatihan keterampilan bagi usia angkatan kerja yang produktif. Kebijakan pemerintah memberikan pelatihan keterampilan bagi usia angkatan kerja produktif ini dilaksanakan di balai Latihan kerja kabupaten tasikmalaya. menurut Abdurahmat (2003:92) dalam (Purwaningsih et al., 2002, p. 16) “efektivitas adalah pemanfaatan sumber daya, sarana dan prasarana dalam jumlah tertentu yang secara sadar ditetapkan sebelumnya untuk menghasilkan sejumlah pekerjaan tepat pada waktunya”. Pelatihan keterampilan ini meliputi menjahit, tata boga, dan las dalam program Mobile Training Unit (MTU) di gelar di rumah- rumah warga setempat.Identifikasi kebutuhan pelatihan, yang bertujuan untuk melihat dan menentukan peatihan apa yang akan diadakan berdasarkan kebutuhan peserta pelatihan, merupakan salah satu langkahnya. Membuat program diklat,seperti Menyusun kurikulum dan menyiapkan alat bantu ajar yang di perlukan. Melaksanakan program diklat dengan menyeleksi calon peserta pelatihan dan melaksanakan diklat evaluasi dalam bentuk evaluasi kejuruan dan program. Kesimpulannya dengan model pelatihan berbasis kompetensi yang dilakukan Balai Latihan Kerja Tasikmalaya bisa menjadikan lulusan peserta pelatihan sebagai tenaga kerja yang profesional, sehingga bisa membantu mengurangi angka pengangguran di Tasikmalaya. Permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut : Bagaimanakah efektivitas pelatihan menjahit dalam program mobile training unit yang di laksanakan di BLK kabupaten tasikmalaya? Berdasarkan hasil penelitian dengan analisis data kualitatif maka disimpulkan bahwa pelatihan keterampilan dari beberapa jurusan seperti menjahit, tataboga, las. Yang dilaksanakan di BLK kabupaten tasikmalaya,telah mampu menumbuhkan kewirausahaan secara efektif pada angkatan kerja produktif pada tahun 2022.Kata kunci: Efektivitas, pelatihan, menjahit,mobile training unit,instruktur