Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Lifelong Education Journal

Peran Orang Tua Dalam Mendukung Kegiatan Pembelajaran Online (Daring) di Masa Pandemi Covid-19: Studi pada orang tua yang memiliki anak usia 6-12 tahun di Kampung KB Sukapala Kelurahan Gunung Gede Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya Hanifah Rahmah Sari; Wiwin Herwina; Ahmad Hamdan
Lifelong Education Journal Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.022 KB) | DOI: 10.180685/lej.v2i1.82

Abstract

Parents in the village of KB Sukapala Gunung Gede Village Kawalu Kota Tasikmalaya with the existence of Online learning activities some parents take pains to support or complete learning needs in the Covid-19 pandemic. The school such as teachers or teachers are not only able to provide materials but can understand and understand social, environmental and economic conditions. The purpose of this study is to find out the role of parents in supporting Online learning activities in the Covid-19 pandemic. This method of research uses qualitative descriptive with data collection techniques through observation, interview and documentation studies. The data analysis technique in this study uses miles and huberman models with several flows, namely data reduction(data reduction), data display (presentation of data) and conclustion drawing (village). Based on the results of research obtained that parents act as educators such as teachers at home and encourage children with motivation and become facilitators to meet learning needs and parents also guide with full direction.
Pemberdayaan Kelompok Tani Padi Melalui Penyuluhan Pertanian: Studi Pada Kelompok Tani Mukti Wilayah Binaan Karanganyar BPP Kawalu Kota Tasikmalaya Setia Ramandani; Adang Danial; Wiwin Herwina
Lifelong Education Journal Vol 2 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.180685/lej.v2i2.113

Abstract

Pemberdayaan kelompok tani harus di dasarkan pada kebutuhan dan permasalahan yang di alami petani. Penyuluhan sangat penting dilakukan untuk merubah sikap, pengetahuan, dan keterampilan petani. Upaya pemberdayaan yang dilakukan adalah melalui penyuluhan pertanian.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pemberdayaan kelompok tani padi melalui penyuluhan pertanian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, display data, dan conclusion drawing. Hasil penelitian menunjukan tahap – tahap pemberdayaan kelompok tani dilakukan dengan, Pertama tahap mengembangkan kesadaran awal yakni (a) pembentukan kelompok tani (b) kepemimpinan bergilir (c) study banding. Kedua tahap transformasi kemampuan yakni (a) membuat rencana penyuluhan (b) penyuluhan dan pelatihan (c) kemampuan adopsi inovasi (d) pertemuan rutin. Ketiga tahap percaya diri berkembang yakni (a) kemandirian (b) pendampingan (c) perubahan pengetahuan, keterampilan, dan sikap . Keempat tahap peningkatan kesejahteraan yakni (a) peningkatan produksi (b) pendapatan petani meningkat. Simpulan penelitian bahwa pemberdayaan kelompok tani melalui penyuluhan pertanian dilakukan dengan 4 tahapan pemberdayaan, yakni : 1) Mengembangkan kesadaran awal, 2) Transformasi kemampuan, 3) Percaya diri berkembang , 4) Peningkatan kesejahteraan.
Pengaruh Keberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Potensi Lokal Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Anggota Kelompok Wanita Tani Indri Dwi Ramadani; Wiwin Herwina; Bayu Adi Laksono
Lifelong Education Journal Vol 2 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.180685/lej.v2i2.128

Abstract

Indonesia is a country where the majority of the work is as a farmer. Agricultural problems in Ciamis Regency, especially Lumbung Village, such as low yields and lack of community participation must be addressed by various parties, especially the Women Farmers Group (KWT) as one of the implementers of agriculture in managing agricultural land. Women Farmer Groups (KWT) must be efficient, capable, and independent in order to improve the economy of the community and family. The purpose of this study was to determine the effect of community empowerment in utilizing local potential to improve the welfare of members of the Women Farmers Group. The method used in this research is correlational quantitative method with data collection techniques through observation, questionnaires, and documentation. The analysis technique used is classical assumption test and simple linear regression test using SPSS. The population used is all members of the Women Farmers Group (KWT) as many as 60 people. The sample was taken using the Slovin formula and the technique used was the Cluster Random Sampling technique which resulted in a sample of 37 members of the Women Farmers Group (KWT). The results of research that have been carried out by testing the hypothesis that there is an influence of community empowerment in the utilization of local potential on increasing the welfare of members of the Women Farmers Group (KWT) is 12%. The multiple correlation value (R) of 0.355 indicates a weak relationship between the community empowerment variable and the community welfare variable. The conclusion of this study is that there is a positive and significant influence between community empowerment in the utilization of local potential to increase the welfare of members of the Women Farmers Group (KWT).
Pemberdayaan Kelompok Tani Padi Melalui Penyuluhan Pertanian: Studi Pada Kelompok Tani Mukti Wilayah Binaan Karanganyar BPP Kawalu Kota Tasikmalaya Setia Ramandani; Adang Danial; Wiwin Herwina
Lifelong Education Journal Vol 2 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59935/lej.v2i2.113

Abstract

Pemberdayaan kelompok tani harus di dasarkan pada kebutuhan dan permasalahan yang di alami petani. Penyuluhan sangat penting dilakukan untuk merubah sikap, pengetahuan, dan keterampilan petani. Upaya pemberdayaan yang dilakukan adalah melalui penyuluhan pertanian.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pemberdayaan kelompok tani padi melalui penyuluhan pertanian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, display data, dan conclusion drawing. Hasil penelitian menunjukan tahap – tahap pemberdayaan kelompok tani dilakukan dengan, Pertama tahap mengembangkan kesadaran awal yakni (a) pembentukan kelompok tani (b) kepemimpinan bergilir (c) study banding. Kedua tahap transformasi kemampuan yakni (a) membuat rencana penyuluhan (b) penyuluhan dan pelatihan (c) kemampuan adopsi inovasi (d) pertemuan rutin. Ketiga tahap percaya diri berkembang yakni (a) kemandirian (b) pendampingan (c) perubahan pengetahuan, keterampilan, dan sikap . Keempat tahap peningkatan kesejahteraan yakni (a) peningkatan produksi (b) pendapatan petani meningkat. Simpulan penelitian bahwa pemberdayaan kelompok tani melalui penyuluhan pertanian dilakukan dengan 4 tahapan pemberdayaan, yakni : 1) Mengembangkan kesadaran awal, 2) Transformasi kemampuan, 3) Percaya diri berkembang , 4) Peningkatan kesejahteraan.
Pengaruh Keberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Potensi Lokal Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Anggota Kelompok Wanita Tani Indri Dwi Ramadani; Wiwin Herwina; Bayu Adi Laksono
Lifelong Education Journal Vol 2 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59935/lej.v2i2.128

Abstract

Indonesia merupakan negara yang mayoritas pekerjaannya adalah sebagai petani. Permasalahan pertanian di Kabupaten Ciamis khususnya Desa Lumbung seperti masih rendahnya hasil panen dan kurangnya partisipasi masyarakat harus ditangani oleh berbagai pihak khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai salah satu pelaksana pertanian dalam mengelola lahan pertanian. Kelompok Wanita Tani (KWT) harus berdaya guna, memiliki kemampuan, dan mandiri guna meningkatkan ekonomi masyarakat dan keluarga.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keberdayaan masyarakat dalam pemanfataan potensi lokal terhadap peningkatan kesejahteraan anggota Kelompok Wanita Tani. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif korelasional dengan tehnik pengumpulan data melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Adapun tehnik analisis yang digunakan yaitu uji asumsi klasik dan uji regresi linier sederhana menggunkan SPSS. Populasi yang digunakan yaitu seluruh anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) sebanyak 60 orang. Pengambilan sampelnya menggunkan rumus slovin dan tehnik yang digunakannya yaitu tehnik Cluster Random Sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 37 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT). Hasil penelitian yang telah dilakukan melalui uji hipotesis bahwa terdapat pengaruh keberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan potensi lokal terhadap peningkatan kesejahteraan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) sebesar 12%. Nilai korelasi berganda (R) sebesar 0,355 menunjukan hubungan yang lemah antara variabel keberdayaan masyarakat terhadap variabel kesejahteraan masyarakat. Simpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh positif dan signifikan antara keberdayaan masyarakat dalam pemanfataan potensi lokal terhadap peningkatan kesejahteraan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT).