Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM PRESENTASI MAHASISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ZOOM CLOUDS MEETING DI IKIP SILIWANGI Latifah Latifah
Jurnal Semantik Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10 NUMBER 1, FEBRUARY 2021
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v10i1.p65-76

Abstract

Penelitian ini berawal dari hasil observasi yang dilakukan di IKIP Siliwangi pada saat proses kegiatan belajar mengajar berlangsung. Berdasarkan hasil obeservasi diketahui bahwa dalam proses pembelajaran mata kuliah fonologi dengan menggunakan metode presentasi yang dilakukan mahasiswa pada media whats up massenger, mahasiswa cenderung menggunakan alih kode dan campur kode bahasa daerah dan bahasa Indonesia ( bahasa sunda dan bahasa Indonesia) bahkan tak jarang mahasiswa memadukan dengan bahasa gaul/alay. Hal ini tentunya menarik untuk diteliti, sehingga dapat memberikan gambaran penggunaan alih kode dan campur kode yang dilakukan mahasiswa pada saat mempresentasikan materi. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui bentuk alih kode dan campur kode bahasa yang digunakan oleh Mahasiswa IKIP Siliwangi pada saat presentasi dan untuk mengetahui alasan-alasan yang mempengaruhi terjadinya alih kode dan campur kode. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatitif. Dalam metode penelitian deskriptif disebut juga metode penelitian naturalistic karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamamiah) kualitatif bersifat sementara, tentatif, dan akan berkembang atau berganti setelah peneliti berada di lapangan. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa saat presentasi mahasiswa cenderung melakukan alih kode dan campur kode. Alasan mahasiswa melakukan alih kode dan campur kode  sangat beragam diantaranya adalah Faktor kebiasaan, gugup, Mengikuti situasi dan kondisi lingkungan, pemaparan lebih cepat, ekspresif,  komunikatif. Serta tujuan mahasiswa beralih kode dan campur kode adalah  mempermudah ketika menyampaikan materi, Menjelaskan materi yang sulit agar menjadi lebih mudah disampaikan, memperlancar komunikasi, Memperjelas argument yang dijelaskan, serta membangun koneksi agar lebih   dekat
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN WACANA MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN BERPIKIR KRITIS DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI SQRQCQ (SURVEY, QUESTIONS, READ, QUESTIONS, COMPUTE, QUESTIONS) DI KELAS 7 SMP PGRI 4 CIMAHI Latifah Latifah
Jurnal Semantik Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Number 1, February 2019
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.094 KB) | DOI: 10.22460/semantik.v8i1.p1-17

Abstract

Penelitian ini berjudul Peningkatan Kemampuan membaca Pemahaman Wacana matematika melalui Model Pembelajaran Berpikir Kritis dengan menggunakan Strategi SQRQCQ ( Survey, Questions, Read, Questions, Compute, Questions) di kelas 7 SMP PGRI 4 Cimahi, sampel dalam penelitian ini adalah kelas 7C sebagai kelas eksperimen dan kelas 7D sebagai kelas kontrol. Adapun masalah yg dikaji yaitu (1) bagaimanakah profil pembelajran membaca siswa kelas 7 SMP PGRI 4 Cimahi?  (2) Bagaimanakah rancangan pembelajaran pembelajaran membaca siswa kelas 7 SMP PGRI 4 Cimahi.(3) bagaimanakah rancangan pembelajaran kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan strategi SQRQCQ? (4)  pengaruh model pembelajran pengembangan kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan Strategi SQRQCQ dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman wacana matematika.Metode yg digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pretes-postes group design. Data penelitian diperoleh melalui proses dan hasil belajar. Data proses berupa kegiatan belajar dengan menggunakan pendekatan berpikir kritis serta strategi SQRQCQ. Model ini didasarkan pada model pembelajaran yang disampaikan Arend ,yakni suatu pembelajaran atau pendekatan yang dirancang untuk mengajarkan kepada siswa memahami bacaan dengan baik dan mengacu kepada sekumpulan kegiatan kognitif tertentu dan secara perlahan melakukan fungsi-fungsinya sendiri.Pengaruh model pembelajaran pengembangan kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan strategi SQRQCQ dalam materi membaca pemahaman wacana matematika diperoleh melalui perbandingan hasil uji t antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dan pembuktian hipotesis. Berdasarkan hasil uji statistik pada kelas eksperimen, diperoleh keterangan bahwa t hitung  sebesar 10,5. Sementara itu, t tabel pada taraf signifikansi 0,05 atau setingkat kepercayaan 95% dan db (46) sebesar 2,515, yang ternyata nilai t hitung (10,5) lebih besar dari pada t tabel (2,515). Berdasarkan hal tersebut berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan kata lain bahwa pembelajaran dengan pengembangan kemampuan berpikir kritis melalui strategi SQRQCQ efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman wacana matematika siswa kelas7 SMP PGRI 4 Cimahi.
PEMBELAJARAN SAINTIFIK BERBASIS ICT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MENGAJAR GURU DI KECAMATAN CAGAK KABUPATEN SUBANG JAWA BARAT Ika Mustika; Latifah Latifah; Restu Bias Primandhika
Abdimas Siliwangi Vol 3, No 2: Juli 2020
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v3i2p%p.3593

Abstract

In the 2013 curriculum (K-13) there was a paradigm shift in learning that initially centered on the teacher (teacher-centered) to be centered on students (student-centered). Based on the results of observations made to teachers in the Cagak District Subang District, West Java, the application of the scientific approach is not maximally carried out, this is because according to the narrative of the teachers in the area the use of science in the learning process takes a long time. To facilitate the steps of the scientific approach carried out by teachers in the Subang District of West Java and the material learned is easily understood by students, ICT will be very helpful, at the stage of identifying students can use the internet to find information and then formulate a problem, compile a problem, testing hypotheses, collecting data, processing, and analyzing data can be easily carried out with the help of internet media, then at the stage of compiling reports students can use laptops to store the results of material that has been sought and studied, at the presentation stage students can use PowerPoint media to makes it easy to present the material so that the material presented is more interesting
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BERITA DENGAN MENGGUNAKAN METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA PESERTA DIDIK KELAS XII SMK Ade Hadiana; Latifah Latifah
Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/p.v1i1p45-54.26

Abstract

Pembelajaran menulis masih dirasakan sulit oleh siswa, ini terbukti dari hasil observasi awal yang dilakukan di kelas XII SMK  bahwa nilai pembelajaran menulis masih rendah, hal ini disebabkan karena siswa merasa kesulitan untuk mengungkapkan ide, gagasan, atau hasil pemikiran ke dalam suatu tulisan. Salah satu kesulitan siswa  dalam pembelajaran menulis adalah menulis teks berita. Agar kesulitan tersebut dapat diatasi salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menerapkan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran mengonversi teks berita.  Hasil penelitian di lapangan masih terdapat peserta didik yang kesulitan dalam mengonversi teks berita secara tepat dan benar. Dari latar belakang masalah tersebut maka rumusan masalah  dalam penelitian ini yaitu bagaimana aktivitas pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran teks berita melalui metode contextual teaching and learning di kelas XII SMK? bagaimana respon peserta didik sesudah menggunakan metode contextual teaching and learning didalam pembelajaran menulis teks berita di kelas XII SMK?  Apakah terdapat perbedaan selama sebelum dan sesudah menggunakan metode contextual teaching and learning dalam pembelajaran menulis teks berita di kelas XII SMK?  Berdasarkan rumusan masalah tersebut  maka hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan yang signifikan dalam pembelajaran menulis teks berita dengan menggunakan metode contextual teaching and learning hal ini dapat terlihat dari peningkatan hasil nilai rata-rata pretes dan postes. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen pretest-posttest control group design, dalam desain ini terdapat dua kelompok yang masing-masing dipilih secara random dalam pembelajaran menulis teks berita dengan menggunakan metode CTL, sehingga dapat mendukung hipotesis yang telah dirumuskan. Berdasarkan hasil analisis data kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan metode CTL efektif digunakan di kelas XII SMK ini terlihat dari adanya perbedaan perolehan nilai rata-rata pretes yaitu 75,59 dan nilai postes meningkat menjadi 90,50. Dari perolehan nilai tersebut membuktikan bahwa adanya peningkatan kemampuan peserta didik dalam menulis teks berita setelah menggunakan pendekatan CTL.
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NEGOSIASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISCOVERY LEARNING SETTING DECISION MAKING utep toni hartono; Rochmat Tri Sudrajat; Latifah Latifah
Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 4, No 4 (2021): VOLUME 4 NOMOR 4, JULI 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/p.v4i2p%p.7215

Abstract

This study aims to describe the implementation of learning to write negotiation text using discovery learning method of decision making setting, and to describe the students' ability in writing negotiation text. The research was conducted using a qualitative descriptive method. The subjects in this study were 22 high school class X students. Based on the results of the observer's assessment that 94.64% of teachers were able to carry out learning activities well. Based on the results of the observer's assessment that 96.42% of students were able to follow the learning process of writing negotiating texts well. The results of the research conducted showed that students had difficulty understanding aspects of spelling. The results of the test of the ability to write negotiation text for class X MIPA I high school students got an average final score of 81.79.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM PEMBELAJARAN MATA KULIAH SINTAKSIS BERBASIS LESSON STUDY PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA STKIP SILIWANGI BANDUNG Rochmat Tri Sudrajat; Reka Yuda Mahardika; Latifah Latifah
Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/p.v1i1p83-100.32

Abstract

Ada asumsi-asumsi mengapa para mahasiswa melakukan kesalahan dalam berbahasa. Padahal jelas, sebagai mahasiswa bahasa dan sastra Indonesia, semestinya mereka hirau dengan bahasa yang mereka gunakan dan meminimalkan kesalahan-kesalahan berbahasa. Pertama, mereka kurang peduli terhadap bahasa yang benar sekedar menganggap bahwa bahasa yang benar adalah bahasa yang semata-mata dapat dipahami oleh para pembaca. Kedua, mereka tidak memiliki motivasi untuk mempelajari penggunaan bahasa secara benar, sehingga mereka tidak memedulikan pemahaman dan pengejawantahan yang menyeluruh terhadap bahasa Indonesia. Ketiga, para mahasiswa kurang menguasai teknik berbahasa Indonesia yang benar, baik ditinjau dari tata bahasa, EYD, logoka bahasa, dan lainnya. Rumsan masalah dalam penelitian ini meliputi; 1) bagaimanakah langkah-langkah penerapan pembelajaran mata kuliah sintaksis berbasis lesson study di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia?, 2) bagaimanakah kemampuan berbahasa Indonesia pada mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Siliwangi Bandung?, bagaimanakah penguasaan kaidah bahasa Indonesia pada mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Siliwangi Bandung? Dari hasil analisis kesalahan berbahasa didapat kesimpulan bahwa, dari empat aspek yaitu ejaan, kata, frasa, dan kalimat, kemampuan yang kurang dimiliki mahasiswa terutama dari sisi penguasaan penggunaan kata dengan (68) kesalahan. Bandingkan dengan kesalahan ejaan (37), frasa (15), dan kalimat (33). Dari penguasaan kaidah, mahasiswa prodi bahasa dan sastra Indonesia memiliki kekurangan terbesar terutama dari penguasaan penggunaan kata. Hal ini merefleksikan bahwa penggunaan kata-kata yang tidak benar sudah digunakan secara masif, bahkan oleh mahasiswa bahasa dan sastra Indonesia. Bila bahasa adalah kebiasaan, maka solusi yang paling memungkinkan adalah perlu adanya contoh dari para dosen dan pembiasaan mahasiswa untuk meminimalkan penggunaan kata-kata yang tidak benar.
ANALISIS SEMANTIK PADA PUISI "CINTAKU JAUH DI PULAU" KARYA CHAIRIL ANWAR Desih Pratiwi; Dewi Purnamasari; Fauziah Nurul Fatimah; Latifah Latifah
Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.003 KB) | DOI: 10.22460/p.v1i2p%p.202

Abstract

A poem is a kind of literature that is interested in all society. Not only for reading it, but some of them are interested to produce a poem. In the language thing, poem tends to free,  unbounded with the particular rules. The use of analogical terms makes us difficult to comprehend the hidden meaning inside it. This research is done to describe the meaning of the poem that saw with using semantic analysis that focuses on analyzing lexical meaning, grammatical meaning, reference meaning, and analogical meaning. The research method that we used is a descriptive qualitative method. The result discussion showed that poem can be analyzed using semantic. This poem tells the love story.
PENGARUH PENDEKATAN HIGH ORDER THINKING SKILL (HOTS) TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPLANASI Siti Rukmini; Rochmat Tri Sudrajat; Latifah Latifah
Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 4, No 1 (2021): VOLUME 4 NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/p.v4i1p129-140.6997

Abstract

Writing is a language skill in expressing main ideas or ideas in writing. Writing skills are not easy to do in learning, this is related to the level of writing at the highest level position. Learning must be done by choosing an approach that can promote students' critical thinking skills. The explanatory text is a text that can express students' ideas in writing about phenomena. Therefore, this study was conducted on the background of how the learning process of writing explanatory text with an approach that can provide a stimulus for critical thinking. The purpose of this study was to determine the explanatory text writing skills influenced by the HOTS approach. The research method used in this study was descriptive qualitative. The subjects of this study were 26 students of class VIII-B of SMPN 2 Margaasih. The results showed that 16 students got high scores, 7 students got adequate scores and 3 students got low scores. The results of the study concluded that the use of HOTS-based approaches in class VIII-B students could improve their explanatory text writing skills. 
PENGGUNAAN INSTRUMEN ASESMEN LITERASI BERMUATAN KARAKTER DENGAN MENGGUNAKAN METODE LINK AND MATCH PADA MAHASISWA IKIP SILIWANGI Latifah - Latifah; Siti Salamah Azzahra
Jurnal Semantik Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Number 2, September 2022
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v11i2.p215-228

Abstract

The purpose of this study was to determine the use of character-laden literacy assessments using the link and match method and to determine the relationship between student test results regarding character-loaded literacy assessments and student questionnaire results. The method used in this research is descriptive qualitative method, which is a research method that makes a systematic, accurate, and factual overview of a fact, its nature, and the relationship between the phenomena studied. The data analysis technique in this study, namely the test technique, is to determine the results of character-laden literacy assessments by using the link and match method and the questionnaire technique used to determine the relationship between the results of literacy assessment tests containing character and the results of student questionnaires. The subjects in this study were students of IKIP Siliwangi class B1 class of 2019 Indonesian Language Education Study Program. The results obtained from the student literacy assessment were 72%. And the results of student questionnaires about the average character of 86.5%. Based on the descriptive analysis criteria table, the percentage for literacy assessment is in the high category criteria, while for the questionnaire filled with characters the percentage is in the very good criteria.
An Analysis of Person and Spatial Deixis Song Lyric of Adele’s Songs Puja Latifah Sari; Ula Nisa El Fauziah
JEPAL (Journal of English Pedagogy and Applied Linguistics) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32627/jepal.v3i2.674

Abstract

This research aims to determine the person and spatial deixis used in Adele's song lyrics. Descriptive qualitative techniques were used to collect statistics. They categorize them into deixis forms based on their standards, and their findings are that types of deixis, such as individual deixis and spatial deixis, use song lyrics by using Adele. From the study results, it can be concluded that character deixis and spatial deixis of placement and dialogue are present in all song lyrics, personal deixis is most commonly found in 299 phrases, namely the words “I, you, me, and you dominate all songs. Spatial deixis is located in a 16-phrase. This can be seen from the character deixis from the final evaluation results and spatial deixis, which may be found in many of the six-song lyrics. It is the writer's great hope that this research can assist readers in studying the types of persons and spatial deixis.