Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMBUATAN MEDIA INSEKTARIUM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI OLEH GURU-GURU MTs SWASTA DI LAMONGAN FAIZAH, ULFI; AMBARWATI, RENI; Hidayat, M. Thamrin
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika dan Sains Vol 19, No 2 (2012): Vol. 19, No. 2, Desember 2012
Publisher : Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru seringkali mengalami kesulitan untuk meyediakan serangga yang diperlukan sebagai media pembelajaran biologi karena saat ini beberapa jenis serangga mulai sulit didapatkan di lingkungan sekitar sekolah. Media insektarium dapat membantu para guru untuk memenuhi kebutuhan media pembelajaran biologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan dan respon para guru-guru MTS swasta di Lamongan dalam pembuatan insektarium sebagai media pembelajaran biologi. Penelitian ini dilakukan pada September 2012. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode analisis hasil observasi kegiatan dan respon dari 29 guru yang menjadi obyek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para guru-guru MTS swasta di Lamongan mampu membuat insektarium sebagai media pembelajaran biologi dan mereka memberikan respon positif. Kata kunci: Insektarium, media pembelajaran biologi, guru Lamongan Teachers often have difficulty to provide the necessary insect as a learning media because at this time some insects difficult to found in the environment around the school. Insectarium media can help teachers to meet the learning of biology media. The purpose of this study was to describe the ability of the teachers in the private MTS Lamongan in making insectarium as a biology media. The study was conducted in September 2012. This study is using  descriptive method by analysing the results of activities observation and response that given to 29 teachers who become the object of research. The results of this study indicate that the teachers in the private MTS Lamongan capable in making insectarium as a media of learning biology and they give a positive response. Key words: Insectarium, as a media of learning biology, Lamongan’s teachers
MELATIHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PEMAHAMAN KONSEP DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN Mufiannoor, Eddy; Hidayat, M. Thamrin; Soetjipto, Soetjipto
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p934-941

Abstract

Teaching and learning process of natural science subjects includes aspects of: knowledge, skill, and thinking competence. Teachers did not implement the teaching activity which emphasize on thinking and conceptual understanding process because of limited time to make teaching and learning set which can train students? creative thinking and conceptual understanding competence. This research aimed to produce teaching and learning set of natural science subject that is valid, practice, and effective to train creative thinking and conceptual understanding competence of junior high school students. This research was conducted to implement the teaching and learning set based on guided Inquiry. The target of this research was teaching and learning set. The design of this research is research and development research using Thiagarajan?s 4D model with one group pre-test post-test design. The data analysis technique used descriptive quantitative. Learning-based guided Inquiry was successful to train creative thinking and conceptual understanding competence. The result of creative thinking showed that the average score of pre-test was 42,61 and 83,19 of post-test with 0,70 of N-Gain, categorized as high level. The result of conceptual understanding (knowledge) showed that the average score of pre-test was 41,30 and 86,30 of post-test with 0,77 of N-Gain, categorized as high level. Based on the research result, it can be concluded that teaching and learning set of natural science subjects based guided Inquiry has been developed and it is valid, practice, and effective train students? creative thinking and conceptual understanding competence. Proses pembelajaran IPA meliputi aspek sikap, pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan berpikir. Guru belum melaksanakan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir dan pemahaman konsep karena keterbatasan waktu dalam menyusun perangkat pembelajaran yang dapat melatihkan kemampuan berpikir kreatif dan pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kemampuan berpikir kreatif dan pemahaman konsep pada siswa SMP. Pembelajaran ini dilakukan dengan cara menerapkan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing. Sasaran penelitian adalah perangkat pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D dari Thiagarajan dan desain ujicoba penelitian menggunakan one group pre-test post-test. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing berhasil melatihkan kemampuan berpikir kreatif dan pemahaman konsep. Hasil belajar tes berpikir kreatif, rata-rata persentase pretest sebesar 42,61 dan posttest 83,19 dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,70 dengan kategori tinggi. Hasil belajar pemahaman konsep siswa (aspek pengetahuan), rata-rata pretest sebesar 41,30 dan posttest 86,30 dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,77 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis data dan diskusi hasil serta temuan-temuan, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA berbasis inkuri terbimbing yang telah dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kemampuan berpikir kreatif  dan pemahaman konsep siswa.
MELATIHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PEMAHAMAN KONSEP DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN Mufiannoor, Eddy; Hidayat, M. Thamrin; Soetjipto, Soetjipto
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p934-941

Abstract

Teaching and learning process of natural science subjects includes aspects of: knowledge, skill, and thinking competence. Teachers did not implement the teaching activity which emphasize on thinking and conceptual understanding process because of limited time to make teaching and learning set which can train students’ creative thinking and conceptual understanding competence. This research aimed to produce teaching and learning set of natural science subject that is valid, practice, and effective to train creative thinking and conceptual understanding competence of junior high school students. This research was conducted to implement the teaching and learning set based on guided Inquiry. The target of this research was teaching and learning set. The design of this research is research and development research using Thiagarajan’s 4D model with one group pre-test post-test design. The data analysis technique used descriptive quantitative. Learning-based guided Inquiry was successful to train creative thinking and conceptual understanding competence. The result of creative thinking showed that the average score of pre-test was 42,61 and 83,19 of post-test with 0,70 of N-Gain, categorized as high level. The result of conceptual understanding (knowledge) showed that the average score of pre-test was 41,30 and 86,30 of post-test with 0,77 of N-Gain, categorized as high level. Based on the research result, it can be concluded that teaching and learning set of natural science subjects based guided Inquiry has been developed and it is valid, practice, and effective train students’ creative thinking and conceptual understanding competence. Proses pembelajaran IPA meliputi aspek sikap, pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan berpikir. Guru belum melaksanakan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir dan pemahaman konsep karena keterbatasan waktu dalam menyusun perangkat pembelajaran yang dapat melatihkan kemampuan berpikir kreatif dan pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kemampuan berpikir kreatif dan pemahaman konsep pada siswa SMP. Pembelajaran ini dilakukan dengan cara menerapkan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing. Sasaran penelitian adalah perangkat pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D dari Thiagarajan dan desain ujicoba penelitian menggunakan one group pre-test post-test. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing berhasil melatihkan kemampuan berpikir kreatif dan pemahaman konsep. Hasil belajar tes berpikir kreatif, rata-rata persentase pretest sebesar 42,61 dan posttest 83,19 dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,70 dengan kategori tinggi. Hasil belajar pemahaman konsep siswa (aspek pengetahuan), rata-rata pretest sebesar 41,30 dan posttest 86,30 dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,77 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis data dan diskusi hasil serta temuan-temuan, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA berbasis inkuri terbimbing yang telah dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kemampuan berpikir kreatif  dan pemahaman konsep siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA Nadliyah, Alfiyaturrizqi; Taufiq, Mohammad; Hidayat, M. Thamrin; Kasiyun, Suharmono
Natural Science Education Research Vol 2, No 1 (2019): Natural Science Education Research
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.449 KB) | DOI: 10.21107/nser.v2i1.5559

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS SCRATCH PADA MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Fiorentina, Ella Viola; Nafiah, Nafiah; Ibrahim, Muslimin; Hidayat, M. Thamrin
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 1 (2025): MARET
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v5i1.5029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil uji validitas ahli media dan ahli materi terhadap media pembelajaran berbasis scratch, serta mengetahui perbedaan minat belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan media pembelajaran scratch pada peserta didik kelas V mata pelajaran IPA. Jenis penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu Analyze (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Penerapan), dan Evaluation (Evaluasi). Penelitian ini menggunakan 25 peserta didik. Uji validitas ahli media dan ahli materi dihitung menggunakan statistik Aiken’s V. Hasil uji validitas ahli media diperoleh angka 0,95 dan termasuk dalam kategori sangat valid. Pada hasil uji validitas ahli materi diperoleh angka 0,83 dan juga termasuk pada kategori sangat valid. Sedangkan untuk mengetahui perbedaan minat belajar peserta didik sebelum dan sesudah penggunaan media pembelajaran digunakan uji paired sample t test. Berdasarkan uji yang telah dilakukan, diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan ada perbedaan signifikan antara sebelum dan setelah menggunakan media pembelajaran berbasis scratch terhadap minat belajar peserta didik kelas V SD Dumas Surabaya pada mata pelajaran IPA.