Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

RESILIENSI KOMUNITAS PEDAGANG MIGRAN TERHADAP NILAI – NILAI BUDAYA JAWA Slamet Santoso; Yusuf Adam Hilman
Jurnal Partisipatoris Vol. 4 No. 1 (2022): March
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami nilai-nilai budaya Jawa yang mampu mendorong para pedagang migran Jawa agar dapat mengembangkan usaha di Kota Ponorogo. Penelitian ini lebih mengarah pada penelitian kualitatif dengan subyek penelitian individu yang menjadi anggota kelompok pedagang migran Jawa yang berhasil mengembangkan usahanya di Kota Ponorogo. Penentuan subyek penelitian tersebut dengan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi atau pengamatan secara langsung. Teknik analisis data berlangsung atau mengalir dengan model interaktif. Hasil penelitian memperlihatkan bentuk resiliensi migran Jawa dalam mengembangkan usaha sektor informal. Salah satu faktor dimaksud adalah masalah berjalannya budaya yang masih dipegang erat dalam sebuah kelompok usaha sektor informal. Khususnya para pedagang migran Jawa, yang terus berupaya untuk saling tolong - menolong, gotong royong, keeratan hubungan kekerabatan, dan merasa senasib sepanggungan, terbukti telah mampu menguatkan para pedagang migran Jawa dalam menjalankan usahanya di daerah orang lain. Kegigihan dalam berusaha dengan cara membentuk kelompok usaha telah menguatkan keberadaan mereka dan dampaknya mampu memberikan peningkatan kesejahteraan bagi kehidupan mereka.
Pengaruh Dukungan Pimpinan Serta Pendidikan dan Pelatihan Pegawai terhadap Kinerja Pemakai Sistem Informasi Akuntansi Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo Riza Desi; Slamet Santoso
ASSET: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 3, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/asset.v3i2.2998

Abstract

Sistem pemrosesan informasi dengan mengikuti perkembangan teknologi seperti komputer dianggap banyak memberikan kemudahan dalam aktifitas organisasi terutama para akuntan untuk dapat menghasilkan suatu informasi penting secara relevan, dapat dipercaya, tepat waktu, lengkap, mudah difahami serta teruji.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh pendidikan, pelatihan, dukungan pimpinan terhadap kinerja pemakai sistem informasi akuntansi pada dinas perhubungan kabupaten ponorogo.Penelitian ini mengambil lokasi di dinas perhubungan kabupaten ponorogo dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini berjumlah 50 responden dengan menggunakan teknik sensus. Sehingga populasi yang ada semua dijadikan sampel pada penelitian ini. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan kuesioner. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, dan uji reliabilitas, uji asumsi klasik dan analisis regresi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hipotesis dengan menggunakan uji T maka pendidikan, pelatihan serta dukungan pimpinan mempunyai pengaruh secara signifikan. Sedangkan berdasarkan pengujian hipotesis uji F statistik memberikan hasil bahwa pendidikan, pelatuhan serta dukungan pimpinan secara serempak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pemakai sistem informasi akuntansi pada dinas perhubungan kabupaten ponorogo.Kata Kunci    : Pendidikan, Pelatihan , Dukungan Pimpinan, Kinerja pemakai SIA
Efforts to Increase Free Regional Original Income on the Ponorogo Regency Regional Tax Road-Map for 2022-2026 Yulia Krismya Putri; Rochmat Aldy Purnomo; Yeni Cahyono; Slamet Santoso; Sayid Abas
MediaTrend Vol 17, No 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/mediatrend.v17i2.17018

Abstract

Local tax revenue is the largest source of local revenue. Conditions in Ponorogo Regency in the local tax revenue sector have decreased in 2020 due to the Covid-19 pandemic. The government must prepare a strategy and design to recover lost tax revenues in 2020. Projections are made to find out the amount of local tax revenue, especially in Ponorogo Regency in the coming 2022-2026. This study aims to calculate and project the value of regional tax revenue for Ponorogo Regency in 2022-2026 and design activities so that these projections can be fulfilled. Secondary data obtained from the Office of Revenue, Financial Management and Regional Assets of Ponorogo Regency. The largest revenue from the Regional Tax for Ponorogo Regency in 2013-2021 is land and building taxes with a total of 250,443,706,350 and the lowest is the groundwater tax post which only reaches 1,862,439,630. However, after making projections for 2022-2026 the largest tax post occurs in total hotels with a value of 6,072,824,558 and the lowest tax post occurs with a parking tax of 722,938,090. The value of the highest tax item has changed in the hotel tax post as well as the hidden tax item in the parking tax which has changed in its entirety from before the projection was carried out. So it is necessary to renew new activity programs in order to increase tax items that are still low and maintain tax items that are already large.
Rationality of Informal Sector Vendor Groups in Maintaining Business Slamet Santoso; Khusnatul Zulfa Wafirotin; Yeni Cahyono; Iin Wijayanti; Riza Dessy Nila Ayutika
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 20, No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v20i1.2025.pp196-207

Abstract

Informal sector vendors have now penetrated every city. This phenomenon is interesting to study further, especially their rational efforts to maintain their business. This study aims to determine how the rationality of informal sector vendor groups works in running and maintaining their business. Studying rationality becomes important because, for base consideration, it is important that they run in the group so that they are capable of maintaining their efforts until the moment. This study uses a social definition paradigm with a qualitative approach and a case study research type. The data collection methods used are in-depth interviews and observations. Data analysis uses interactive model analysis with data validity checks by triangulation. The study results show that informal sector vendors do not run informal sector vendors individually and separately, but their vendors are run in groups. The existence of these groups is important because they can help each other or help each other, support each other's vendors by maintaining harmony and mutual respect between each other so that they can run and maintain their business. The rationality of informal sector vendors is included in the type of value rational action (Werk Rational).